Connect with us

Berita Anime & Manga

“Digimon Adventure tri.” Tambahkan Miho Arakawa dalam Jajaran Seiyuu

Published

on

GwiGwi.com – Kabar terbaru datang dari sekuel Digimon Adventure tri. yang tinggal menunggu hari untuk episode pertamanya. Baru saja diungkapkan dalam sebuah presentasi bahwa Miho Arawaka akan berperan sebagai Meiko Mochizuki yang merupakan teman kelas Taichi yang pemalu namun memiliki hati yang kuat dan sangat bersemangat ketika dalam pertempuran Digimon. Hal ini diungkapkan pada acara screening Digimon Adventure tri. di Shinjuku Wald 9 theater bersama para seiyuu lainnya, Natsuki Hanae (voice of Taichi Yagami), Natsuki Hanae (Taichi Yagami) and MAO (Hikari Yagami) yang hadir dalam balutan busana siswa Jepang.

Digimon Adventure tri. seiyuu

Digimon Adventure tri. akan hadir dalam 6 bagian film, yang mana episode pertamanya, Saikai (Reunion) akan dirilis pada tanggal 21 November 2015 di Jepang. Blu-ray dari episode 1 ini akan keluar sebulan kemudian pada tanggal 18 Desember 2015.

Digimon Adventure tri. tampil dalam majalah Animedia edisi September. Dalam majalah tersebut, terdapat poster untuk film terbaru dari  Digimon Adventure tri. Poster pertama mempromosikan film pertama yang akan berjudul Reunion.

Digimon-Adventure-Tri.-Poster-Promotes-the-First-Film-character-spread

Selain itu, pada halaman lainnya terdapat beberapa informasi mengenai para pemeran Digimon Adventure tri.

  • Yagami Hikari – Tahun kedua di sekolah menengah. Dia populer dengan anak-anak di klub sepak bola kakaknya karena sikap lucunya. Dia menyukai es krim. Partner Digimonnya adalah Tailmon.
  • Takaishi Takeru – Tahun kedua di sekolah menengah. Dia tampaknya menjadi populer dengan gadis-gadis di sekolah. Sementara ia tinggal terpisah dari saudaranya karena keadaan orang tua mereka, mereka bergaul dengan sangat baik. Digimonnya ialah Patamon.
  • Kido Jou – Tahun ke-3 di SMA. Dia mengikuti sekolah persiapan untuk mempersiapkan ujian universitas. Walau asyik dengan belajar sehari-hari tetapi ada kekhawatiran pada dirinya tidak akan mendapat nilai yang dia inginkan. Digimonnya adalah Gomamon.
  • Tachikawa Mimi – Tahun pertama di SMA. Dia seorang yang ceria dan berkepribadian ekspresif. Saat ini dia tinggal jauh dari Jepang, di Amerika. Digimonnya adalah Palmon.
  • Izumi Koushiro – Tahun pertama di SMA. Dia terampil komputer dan memiliki kedua kemampuan untuk menganalisis dan memahami situasi. Kadang-kadang ia akan begitu tenggelam dengan apa yang ada di depannya bahkan ia mengabaikan segala sesuatu yang lain. Digimonnya adalah Tentomon.
  • Ishida Yamato – Tahun ke-2 di SMA. Bahkan sebagai seorang siswa SMA, ia terus berada di sebuah band sebagai bassist dan vokalis, seperti yang telah dilakukannya saat masih SMP. Digimonnya adalah Gabumon.
  • Takenouchi Sora – Tahun ke-2 di SMA. Dia bertindak sebagai “kakak” yang mengatur para The Chosen Children. Dia adalah teman kelas Taichi. Digimonnya adalah Piyomon.
  • Yagami Taichi – Tahun ke-2 di SMA. Dia bagian dari klub sepak bola di sekolahnya dan terus tekun melatih untuk sepak bola setiap hari, tapi akhir-akhir ini telah mulai memutuskan jalur karirnya. Digimonnya adalah Agumon.

Digimon, merupakan kependekan Digital Monster, sebuah franchise Jepang yang sukses baik di anime, manga, video games, films dan mainannya. Bercerita tentang mahluk digital yang tinggal disebuah Digital World. Pertama kali tayang pada tahun 1999, Digimon berhasil membangun para penggemar yang setia hingga kini. Anime yang direncanakan rilis pada musim semi lalu, Digimon Adventure tri. diundur hingga bulan November 2015. Episode pertama yang berjudul “Reunion” (再会 Saikai) akan memperlihatkan para jagoan Digimon yang dulu masih kecil kini telah beranjak remaja. Ini juga merupakan masih bagian dari Digimon Adventure 15th Anniversary.

Advertisement

Daftar Anime

Alasan Kenapa Tomura Shigaraki Layak Menjadi Salah Satu Antagonis Terbaik

Published

on

Alasan Kenapa Tomura Shigaraki Layak Menjadi Salah Satu Antagonis Terbaik

Di dalam anime Boku no Hero Academia, ada satu antagonis yang cukup menarik bernama Tomura Shigaraki. Dia pertama kali muncul sebagai orang kepercayaan All For One. Semenjak eksplorasi lebih dalam tentang karakter ini, bisa dipastikan kalau Shigaraki agak berbeda dengan kebanyakan antagonis dalam anime.

Hal itu bisa kita lihat dari latar belakang, motif, hingga kekuatannya. Beberapa alasan Tomura layak jadi salah satu antagonis terbaik adalah sebagai berikut.

1.      Latar Belakang Tragis

Alasan Kenapa Tomura Shigaraki Layak Menjadi Salah Satu Antagonis Terbaik

Alasan Kenapa Tomura Shigaraki Layak Menjadi Salah Satu Antagonis Terbaik

Shigaraki bukan tipe karakter yang sudah dilahirkan untuk menjadi penjahat. Dia tidak pernah menginginkan untuk jadi penjahat. Akan tetapi, dirinya memang dipaksa untuk menjadi penjahat.

Latar belakang Shigaraki memberikan dorongan kuat untuk mengubahnya jadi penjahat. Sebagai cucu dari Nana Shimura, Shigaraki bercita-cita untuk menjadi pahlawan saat dirinya masih kecil. Tapi, ayah Shigaraki yang Kotaro Shimura selalu menentang impian anaknya. Sebab, dirinya merasa telah ditelantarkan oleh ibunya. Kotaro selalu bersikap kasar setiap Shigaraki mengatakan impiannya tentang menjadi pahlawan.

Suatu hari, saat Shigaraki dihukum oleh Kotaro, Quirk Shigaraki tiba-tiba bangkit. Shigaraki kehilangan kendali atas kekuatan itu dan tidak sengaja membunuh keluarganya. Dia mencoba cari pertolongan, tetapi orang-orang malah takut kepadanya.

Shigaraki tentu sudah menunggu pahlawan untuk menyelamatkannya. Alih-alih pahlawan yang datang, All For One malah jadi satu-satunya orang yang mengulurkan tangan. Jika orang-orang peduli kepadanya atau pahlawan tidak datang terlambat, Shigaraki mungkin tidak akan jatuh ke tangan All For One.

2.      Kemampuan yang Cocok untuk Villain

Alasan Kenapa Tomura Shigaraki Layak Menjadi Salah Satu Antagonis Terbaik

Alasan Kenapa Tomura Shigaraki Layak Menjadi Salah Satu Antagonis Terbaik

Selain memiliki latar belakang mendukung, Shigaraki juga mempunyai kekuatan yang sangat mendukung. Kekuatan Shigaraki sangat mengerikan untuk digunakan oleh pahlawan. Bisa dikatakan, Quirk Shigaraki hanya cocok untuk seorang penjahat.

Decay milik Shigaraki memungkinkan penggunanya menghancurkan apa saja yang disentuh. Setelah kekuatan ini bangkit, Decay menjadi Quirk yang begitu mengerikan. Sebab, Shigaraki hanya perlu menyentuh tanah untuk menghancurkan seisi kota.

3.      Tujuan dan Motif Jelas

Alasan Kenapa Tomura Shigaraki Layak Menjadi Salah Satu Antagonis Terbaik

Alasan Kenapa Tomura Shigaraki Layak Menjadi Salah Satu Antagonis Terbaik

Shigaraki sangat berbeda dengan antagonis anime secara umum. Dirinya mempunyai motif dan tujuan jelas untuk menjadi penjahat. Shigaraki tidak seperti antagonis anime lain yang sekadar menginginkan kekuasaan atau suka menjadi jahat.

Dia memiliki pandangan bahwa masyarakat dan dunia pahlawan sudah terlalu busuk. Dari pada membenahi masyarakat yang sudah terlanjur rusak, Shigaraki memilih untuk menghancurkan semuanya. Hal ini membedakannya dengan All For One yang hanya menginginkan kekuatan.

4.      Perkembangan Karakter yang Baik

 

Kebanyakan, sang pengarang lebih berfokus pada perkembangan protagonisnya. Tapi, hal tersebut tidak berlaku bagi Shigaraki. Kohei Horikoshi bisa dibilang cukup baik dalam mengembangkan karakter antagonisnya.

Shigaraki pertama kali diperkenalkan sebagai penjahat kecil yang hanya berperan sebagai boneka All For One. Setelah All For One ditangkap, Shigaraki membuktikan bahwa dirinya cukup mampu untuk menggantikan peran Simbol Kejahatan tersebut. Pada akhir seri, Shigaraki berubah menjadi penjahat paling mengerikan yang pernah ada dalam serial ini.

 

Continue Reading

Daftar Anime

Inilah Antagonis di Anime yang Mirip dengan Protagonisnya

Published

on

Inilah Antagonis Di Anime Yang Mirip Dengan Protagonisnya

Peran antagonis di anime memang muncul sebagai musuh untuk sang protagonis. Umumnya, protagonis dan antagonis mempunyai tujuan yang berlawanan. Sehingga, mereka perlu saling mengalahkan satu sama lain.

Walaupun begitu, tidak jarang juga antagonis justru menjadi cerminan dari sang protagonis. Beberapa antagonis di anime ini justru adalah versi jahat dari protagonis. Jika penasaran, berikut uraiannya.

1.      Nagato Uzumaki dan Naruto Uzumaki (Naruto)

Inilah Antagonis Di Anime Yang Mirip Dengan Protagonisnya

Inilah Antagonis Di Anime Yang Mirip Dengan Protagonisnya

Nagato dan Naruto memang berasal dari klan yang sama. Akan tetapi, bukan itu yang membuat keduanya terhubung. Sebagai sesama murid Jiraiya, Nagato dan Naruto merupakan sama-sama anak yang diramalkan.

Nagato memang berhasil membunuh gurunya sendiri. Akan tetapi, sama seperti Naruto, Nagato juga mewarisi impian Jiraiya. Sehingga, menciptakan perdamaian di dunia shinobi. Karena Nagato dikendalikan oleh Obito, dirinya mencoba mewujudkan impian gurunya dengan cara salah. Meskipun begitu, pada akhirnya Nagato terpukul oleh ucapan Naruto. Hal itu membuat dirinya memercayakan mimpi Jiraiya kepada Naruto.

2.      Blackbeard dengan Monkey D Luffy (ONE PIECE)

Inilah Antagonis Di Anime Yang Mirip Dengan Protagonisnya

Inilah Antagonis Di Anime Yang Mirip Dengan Protagonisnya

Jika dilihat secara seksama, Blackbeard adalah versi jahat dari Luffy. Sebab, keduanya sama-sama merupakan bajak laut pemula dengan perkembangan sangat pesat. Selain itu, Blackbeard dan Luffy juga bersaing untuk menemukan ONE PIECE dan menjadi Raja Bajak Laut.

Bedanya, Blackbeard lebih sering menggunakan cara yang tidak bermoral untuk mencapai tujuannya. Blackbeard selalu melakukan apa saja untuk mencapai puncak. Bahkan, itu termasuk membunuh mantan kaptennya sendiri. Saat ini, Blackbeard dan Luffy sudah sama-sama menjadi Yonko. Bahkan, mereka semakin dekat dengan pertarungan untuk memperebutkan ONE PIECE.

3.      Tomura Shigaraki dan Izuku Midoriya (Boku no Hero Academia)

Inilah Antagonis Di Anime Yang Mirip Dengan Protagonisnya

Inilah Antagonis Di Anime Yang Mirip Dengan Protagonisnya

Pada saat ini, Shigaraki mungkin adalah penjahat paling berbahaya yang harus dikalahkan oleh Izuku Midoriya alias Deku. Di samping perseteruan mereka, Deku dan Shigaraki sebenarnya saling terhubung satu sama lain. Hal yang membedakan mereka hanyalah siapa penyelamatnya.

Deku dan Shigaraki merupakan korban dari sisi gelap Quirk. Sementara Deku cukup beruntung karena diselamatkan oleh All Might. Sayangnya, Shigaraki diselamatkan oleh All For One. Keduanya adalah orang yang ditakdirkan untuk menjadi Simbol Perdamaian dan juga Simbol Kejahatan selanjutnya.

Dari hal tersebut, Deku sangat mengerti Shigaraki lebih dari siapa pun. Hal ini menjadi alasan kenapa Deku ingin menyelamatkan Shigaraki dibandingkan membunuhnya.

4.      L dan Light Yagami (DEATH NOTE)

Inilah Antagonis Di Anime Yang Mirip Dengan Protagonisnya

Inilah Antagonis Di Anime Yang Mirip Dengan Protagonisnya

Bisa dikatakan, DEATH NOTE sedikit berbeda dengan ketiga anime sebelumnya. Di sini, protagonisnya justru berperan sebagai penjahat utamanya. Bahkan, L dan Light sebenarnya sudah seperti saudara kembar.

Keduanya memiliki rasa keadilan yang tinggi dan diberkati dengan kegeniusan luar biasa. Bedanya, Light memiliki cara keji untuk menegakkan keadilan. Mereka terhubung melalui hubungan rivalitas dan musuh yang begitu kompleks.

5.      Griffith dan Guts (Berserk)

 

Mereka dulunya adalah sahabat dekat. Griffith sangat berjasa karena dirinya yang memberikan Guts rumah dan keluarga. Akan tetapi, semua terjadi setelah menerima penyiksaan yang membuat Griffith kehilangan akal sehatnya. Bahkan, Griffith mengorbankan teman-temannya untuk direinkarnasi menjadi Femto.

Guts dan Griffith telah melalui waktu berat. Keduanya sama-sama tumbuh di medan perang. Hanya dengan menjadi pembunuh, mereka bisa bertahan hidup. Tapi, rasa penderitaan tersebut yang mengubah Griffith menjadi jahat, sementara Guts tidak.

 

Continue Reading

Daftar Anime

Perbedaan Izuku Midoriya dengan Tokoh Utama Shounen Lainnya

Published

on

Perbedaan Izuku Midoriya Dengan Tokoh Utama Shounen Lainnya

Berbicara tentang Izuku Midoriya atau Deku memang cukup menarik diikuti. Jika kita melihatnya sebagai protagonis shounen modern, dia memiliki perbedaan.

Bisa dikatakan, Izuku Midoriya mampu mematahkan beberapa template protagonis shounen yang cukup klise. Beberapa perbedaanya bisa kamu lihat di bawah ini.

1.      Memulai Semuanya dari Nol

Perbedaan Izuku Midoriya Dengan Tokoh Utama Shounen Lainnya

Perbedaan Izuku Midoriya Dengan Tokoh Utama Shounen Lainnya

Setiap protagonis shounen sebenarnya memang memulai semuanya dari nol. Kebanyakan dari mereka memang berawal dari orang yang biasa saja. Akan tetapi, kemudian berkembang menjadi yang terkuat.

Seiring berjalannya waktu, banyak yang terungkap bahwa mereka tidak benar-benar mengawali semuanya dari nol. Biasanya, mereka sudah memiliki potensi besar, tetapi tidak tahu cara mengembangkannya.

Tak sedikit juga dari mereka yang merupakan keturunan dari karakter kuat. Contoh paling mudah adalah Naruto. Meskipun awalnya dikucilkan oleh penduduk desa, Naruto memiliki Kurama dalam tubuhnya. Selain itu, dirinya adalah anak dari Hokage Keempat.

Sementara itu, Deku dilahirkan di keluarga yang benar-benar biasa saja. Orangtua Deku juga bukan orang yang berpengaruh, apalagi memiliki kekuatan luar biasa. Deku juga tidak memiliki potensi apa-apa. Sebab, dirinya dilahirkan sebagai seorang Quirkless.

2.      Keluarganya Masih Lengkap

Perbedaan Izuku Midoriya Dengan Tokoh Utama Shounen Lainnya

Perbedaan Izuku Midoriya Dengan Tokoh Utama Shounen Lainnya

Nilai tambah dari Deku adalah dirinya tidak memiliki latar belakang tragis. Deku memang pernah jadi korban perundungan. Akan tetapi, keluarganya masih lengkap. Deku merupakan anak satu-satunya keluarga Midoriya.

Ibu Deku adalah seorang ibu rumah tangga biasa, sementara ayah Deku bekerja di luar negeri. Hal ini membedakan Deku dengan kebanyakan protagonis shounen. Pasalnya, kebanyakan protagonis shounen sudah yatim piatu sejak kecil. Entah keluarganya dibunuh atau menghilang secara misterius. Kebanyakan protagonis shounen tidak memiliki keluarga lengkap.

3.      Deku Mendapatkan Kekuatan dengan Cara yang Unik

Perbedaan Izuku Midoriya Dengan Tokoh Utama Shounen Lainnya

Perbedaan Izuku Midoriya Dengan Tokoh Utama Shounen Lainnya

Setiap anime memounyai caranya tersendiri untuk mendapatkan kekuatan. Dalam ONE PIECE, seseorang bisa menjadi kuat dengan memakan Buah Iblis atau mempelajari Haki. Hal tersebut bisa dibilang masih wajar dan tidak aneh.

Namun, cara bagaimana Deku mendapatkan kekuatan benar-benar aneh dan mungkin sedikit menjijikkan. Deku harus memakan rambut pengguna sebelumnya, yakni All Might, untuk mendapatkan kekuatan. Hal tersebut dilakukan untuk menjadi pewaris One For All. Artinya, seseorang harus memiliki DNA dari pengguna sebelumnya.

4.      Lebih Cerdas Dibandingkan Protagonis Shounen Lainnya

Perbedaan Izuku Midoriya Dengan Tokoh Utama Shounen Lainnya

Perbedaan Izuku Midoriya Dengan Tokoh Utama Shounen Lainnya

Deku memang dilahirkan lebih lemah dari kebanyakan protagonis shounen lainnya. Akan tetapi, perlu diakui bahwa Deku lebih cerdas dari kebanyakan protagonis shounen. Rata-rata protagonis shounen biasanya sangat kuat, tetapi sangat bodoh.

Protagonis shounen secara umum kesulitan untuk mengerti pada hal-hal rumit. Mereka juga sering melakukan serangan impulsif, tanpa memikirkan dampak dari tindakan mereka. Hal ini berbeda dengan Deku yang selalu menganalisis kemampuan musuhnya.

Dalam pertarungan, Deku selalu menjadi ahli strategi yang brilian. Hal itu membuat dirinya selalu mampu mengalahkan musuh yang lebih kuat darinya.

5.      Memiliki Emosional lebih tinggi

 

Protagonis shounen terkenal sebagai sosok yang bodoh dan keras kepala. Akan tetapi, hal tersebut yang biasanya membuat mereka memiliki mental kuat. Hal ini sangat berbeda dengan Deku yang cenderung emosional serta cengeng.

Deku sangat mudah terbawa suasana sehingga dirinya sering menangis pada momen yang emosional. Meskipun begitu, hal tersebut tidak menjadikannya sebagai sosok lemah. Air matanya justru jadi hal yang mendorongnya untuk lebih kuat lagi. Dengan begitu, dirinya bisa menjadi pahlawan bagi semua orang.

 

Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending