Connect with us

News

Android O – Oreo Resmi Sambangi Xiaomi Mi A1!

Published

on

GwiGwi.com – Masih ingat dengan jawara teranya Xiaomi Mi A1? Sesuai janjinya, Xiaomi resmi meng-update Xiaomi Mi A1 ke Sistem Operasi Android paling baru yaitu Android Oreo. Hal ini berarti Mi A1 yang mengusung Project Android One resmi menjadi salah satu Android dengan sistem operasi paling baru dari Android, bahkan mengalahkan beberapa kompetitor dengan nama besar.

mi a1

Update Android Oreo bisa user dapatkan apabila sudah mengupdate perangkat mereka ke software 7.1.2 dengan December Patch melalui System Update. Jika user belum melihat Update Oreo, mungkin sebaiknya mengecek perangkat anda apakah sudah mendapatkan atau terinstall update December Patch. Selain itu pastikan anda terhubung kepada koneksi internet (disarankan melalui jaringan WiFi) dan juga baterai yang cukup untuk bisa menginstall update ini.

mi a1

Apa saja yang terdapat pada update software terbaru yaitu Android Oreo ini? Berikut adalah detailnya:

  • Picture-in-Picture : Fitur ini merupakan salah satu fitur yang ditunggu-tunggu pengguna Xiaomi Mi A1. Fitur ini membuat Mi A1 selangkah lebih maju lagi dalam hal multitasking yaitu dengan kemampuan untuk memutar video bersamaan dengan pekerjaan lainnya. Berbeda dengan Multi-Screen atau Multi-Windows yang sebelumnya sudah ada, pemutar video yang ada kali ini bersifat floating sehingga dapat diposisikan sesuka hati.
  • New Notification Dots : Fitur ini merupakan fitur yang disematkan pada Android 7.0 Nougat. Pada Oreo, user dapat lebih mudah lagi mengakses banyak shortcut yang sudah disematkan kedalam Aplikasi yang mendukungnya.
  • Auto-Fill : Fitur ini mempermudah user untuk melengkapi form pada Aplikasi yang mendukungnya.
  • Fast Charging : Sebenarnya SoC atau System On Chip yang dipakai oleh Mi A1 seharusnya sudah mendukung adanya Fast Charging. Namun Xiaomi memutuskan untuk mematikannya pada Android Nougat dan akhirnya dihidupkan kembali pada Android Oreo. User juga sangat menantikan ini karena Fast Charging sepertinya sudah menjadi kebutuhan umum untuk membantu user yang sangat mobile dan hanya punya waktu singkat untuk mengisi baterai perangkat mereka.
  • UI and Performance Improvements : Ada beberapa hal yang diperbaiki lagi oleh Xiaomi dan juga Google pada perangkat Android One ini. Salah satunya yang sempat ditemukan oleh beberapa user adalah lebih hematnya penggunaan baterai pada update ini.
Baca Juga:  Sambut Trailer Perdana dari Film The King's Man

mi a1

Xiaomi Mi A1 sangat diunggulkan oleh Xiaomi dikarenakan oleh harganya yang cukup terjangkau dikisaran 3 Juta Rupiah dan dijual resmi melalui PT.Erajaya. Berbekal Qualcomm Snapdragon 625Ram 4GBMemory 64GB dan juga mengusung kamera yang lagi trending yaitu Dual Camera membuat Xiaomi Mi A1 menjadi pesaing tangguh dan juga bahkan sebagai Alternatif smartphone kelas atas seperti iPhone 7 Plus dan juga OnePlus 5. Operating System yang digunakannya saat keluar dari Box adalah Pure Android Nougat 7.0 dan juga berada dibawah projek Android One yang berarti device ini memiliki dukungan langsung dari Google. Selain itu, USB-C juga menjadi pilihan Xiaomi untuk mengisi daya dan mengirim data dari perangkat ini membuat Mi A1 menjadi opsi terbaik dalam cakupan harga tersebut dan juga paling banyak memiliki fitur.

mi a1

Xiaomi menjanjikan update Oreo akan dirilis pada akhir tahun 2017 sewaktu meluncurkan Xiaomi Mi A1 ini dan mereka berhasil mengirimkannya tepat waktu walau secara bertahap, akan tetapi masih dengan delay yang minim. Sebelumnya Android Oreo untuk Xiaomi Mi A1 sudah masuk fase Beta dan Xiaomi mencari beberapa kandidiat untuk melakukan testing.

Freelancer serabutan yang demenannya beragam sampai tidak jelas kemana. Saat ini sedang berkutat sebagai Web Developer sembari mengupdate informasi tentang Gadget Teranyar yang biasanya berada di segmentasi affordable hingga high end flagship. Selain itu juga jadi Youtuber untuk GwiGwi. Kontak: fsp@giwgwi.com.

News

Sambut Trailer Perdana dari Film The King’s Man

Published

on

(more…)

Continue Reading

News

Mungkinkah Black Shark 2 Masuk Indonesia? Kabarnya Lolos TKDN!

Published

on

By

GwiGwi.com – Perusahaan asal Tiongkok, Black Shark, dikabarkan akan memboyong flagship-nya yaitu Black Shark 2 ke Indonesia. Dilansir GwiGwi dari GadgetTren(sumber), Flagship trendy yang berfokus pada mobile-gaming ini sedang menjalani TKDN dan akan dirilis di Indonesia.

Pihak Black Shark sendiri dikabarkan siap tunduk pada seluruh aturan yang berlaku di Indonesia mengenai peluncuran perangkat pintar di Indonesia. Salah satunya adalah kesiapan untuk memenuhi Tingkat Komponen Dalam Negeri atau yang dikenal sebagai TKDN sebesar 30% untuk bisa diluncurkan secara resmi di Indonesia.

Black Shark 2 ini memang sempat menjadi incaran para penggiat gadget di tanah air karena smartphone ini merupakan salah satu smartphone yang memang dikhususkan sebagai perangkat Gaming selain merk-merk ternama lainnya seperti Asus ROG Phone, Razer Phone, dan Nubia Black Magic. Di Indonesia sendiri, yang pernah secara resmi diumumkan adalah ASUS ROG Phone.

Black Shark 2 memiliki prosesor flagship yang sudah tidak perlu diragukan lagi jika diajak bermain game-game kelas atas pada perangkat pintar Android yaitu Qualcomm Snapdragon 855. Selain itu untuk persoalan RAM, Black Shark 2 memiliki setup hingga 12GB dan memori penyimpanan internal 256GB. Performa dari Black Shark 2 sudah tentu setara dengan flagship kelas atas bahkan lebih karena adanya optimalisasi yang lebih mendalam lagi di segi OSnya untuk performa gaming.

Baca Juga:  Xiaomi & Meitu rilis ponsel spesialis selfie, Mi CC9 dan Mi CC9e

Namun demikian, yang membuat Black Shark 2 menjadi pusat perhatian jika dibandingkan dengan kompetitor lainnya adalah di segi harga, dan peripherals pelengkapnya. Black Shark 2 dibanderol dengan harga sekitar 6 hingga 7 Jutaan Rupiah saja di Tiongkok untuk seri terendahnya dengan RAM 6GB dan Memory Penyimpanan 128GB. Sedangkan untuk versi RAM 12GB dan Memory 256GB, Black Shark 2 dibanderol dengan harga kurang dari 9 Jutaan Rupiah. Selain itu, sejak versi pertamanya, Black Shark memiliki controller yang terintegrasi secara seemless layaknya perangkat konsol seperti Nintendo Switch, yang membuat bermain di Black Shark sangatlah menarik karena presisinya.

Tentu menjadi kabar yang sangat baik jika Black Shark berhasil diluncurkan di Indonesia dengan harga serupa. Namun demikian, belum ada kabar kapankah perangkat ini akan mendarat di Indonesia. Jika benar, apakah Gwiples akan tertarik untuk meminang si perangkat gaming hiu ini?

Review Black Shark 2 

Continue Reading

News

Redmi K20 Pro Mendarat 6 Minggu Lagi Di India, Tidak Berubah Nama!

Published

on

By

GwiGwi.com – Perangkat yang digadang menjadi Flagship Killer dari Xiaomi Redmi akan resmi hadir di India, dengan nama aslinya yaitu Redmi K20 dan Redmi K20 Pro. Perangkat yang diberi kode sebagai Flagship Killer 2.0 dari Redmi ini memiliki segudang spesifikasi yang memang dapat “membunuh” perangkat flagship yang sudah dirilis oleh brand lainnya secara global.

Setelah melalui perdebatan dan spekulasi yang panjang, Redmi K20 dan K20 Pro akan resmi diboyong Redmi ke India, tanpa adanya perubahan nama. Setelah sebelumnya Xiaomi membawa Redmi K20 ini ke pasar “Global” luar Asia dengan nama Xiaomi Mi9T, dan juga dirumorkan akan mendarat ke pasar lainnya dengan nama Pocophone F2, kini terbuka sudah bahwa Redmi akan tetap menggunakan nama aslinya.

Redmi K20 dan K20 Pro sendiri pernah dipakai untuk menyindir Flagship sekelas OnePlus 7 dan OnePlus 7 Pro, yang diluncurkan belum lama lalu. Namun saat itu, Redmi K20 dan K20 Pro baru akan diumumkan di China saja, dan saat diluncurkan memang menuai antusias yang sangat tinggi dan adanya ketertarikan dari pasar Global untuk segera menghadirkan perangkat itu.

Redmi K20 dan K20 Pro mengusung prosesor teranyar dari Qualcomm yaitu Snapdragon 730 dan Snapdragon 855, dimana 730 merupakan prosesor paling tinggi dipasar budget, dan 855 sebagai chipset flagship. Keduanya juga mengusung spesifikasi flagship kekinian dengan adanya pop-up camera dengan sensor sebesar 20 megapiksel, dan juga sidik jari yang disematkan dibawah layar. Lalu semua itu dilengkapi dengan pilihan memori yang tak kalah menarik, yaitu RAM mulai dari 6GB, hingga 8GB, dengan opsi memori penyimpanan hingga 256GB.

Baca Juga:  Xiaomi & Meitu rilis ponsel spesialis selfie, Mi CC9 dan Mi CC9e

Kemudian semua itu dilengkapi Xiaomi dengan harganya yang sangat terjangkau mulai dari 260 EURO atau sekitar 4,1 jutaan. Murah sekali kan? Namun itu berlaku hanya untuk Redmi K20 yang merupakan versi paling “kecil” dari seri Flagship Killer ini. Kemudian untuk versi 6GB/128GB akan dibanderol dengan harga 2,099 CNY (sekitar 4,5 jutaan), dan versi 8GB/256GB dengan harga 2,599 CNY atau sekitar 5,3 jutaan. Untuk Redmi K20 Pro dimulai dengan harga 2,499 CNY untuk 6/64, 2,599 CNY untuk 6/128, 2,799 CNY untuk 8/128, dan yang termahal 2,999 CNY untuk 8/256GB. Harga ini berlaku saat ini untuk di China, dan belum diketahui apakah akan lebih mahal atau lebih murah saat mendarat di India.

Sepertinya perangkat ini juga akan hadir di Indonesia, namun mungkin tidak berbarengan dengan versi India karena belum ada desas desus yang dimunculkan untuk mendatangkan perangkat gahar nan murah ini ke tanah air. Namun demikian, keinginan pasar cukup tinggi untuk mendatangkan perangkat yang bisa “membunuh” flagship mahal.

Baca juga: Dirilis Setelah Lebaran, Inilah Si Samsung Galaxy M40! Harga dan Spesifikasi

Continue Reading

Trending