Connect with us

TV & Movies

Akhirnya Spiderman bergabung bersama Marvel’s The Avengers

Published

on

GwiGwi.com – Kamu penggemar Spiderman? sekarang kamu bisa berbahagia, karena Superhero manusia laba-laba ini resmi bergabung bersama Marvel. Spiderman akan bergabung dengan Iron Man, Thor, dan Hulk dalam film The Avengers selanjutnya setelah Sony Pictures dan Walt Disney sepakat berbagi hak produksi film Spiderman.

Setelah Sony Pictures gagal mendongkrak perolehan keuntungan Amazing Spider-Man 2 di atas US$1 miliar maka Kesepakatan dua rumah produksi itu ditempuh sebagai jalan keluar yang terbaik. Film yang dibintangi Andrew Garfield itu hanya mengantongi US$709 juta atau setara dengan Rp9 triliun.

Siapkan dirimu, karena berkat kesepakatan tersebut, Spiderman sangat memungkinkan tampil dalam film Captain America: Civil War yang akan dirilis 2016 mendatang. Setelah itu, Marvel dan Sony baru akan meluncurkan film khusus Spiderman selanjutnya pada tahun 2017.

Baca Juga:  'Only Murders in the Building' Rilis Teaser Kedua

“Ini adalah keputusan tepat untuk bisnis kami, untuk Marvel, dan untuk para fans,” kata Direktur Sony, Michael Lynton.

Adapun Direktur Marvel Studios, Kevin Feige, mengaku sangat gembira Spiderman bisa diproduksi Marvel. “Saya sama girangnya dengan para fans atas kesempatan Spiderman tampil di Marvel. Ini adalah sesuatu yang ditunggu selama bertahun-tahun oleh kami di Marvel dan para fans.”

Kini, dengan munculnya kesepakatan baru antara Sony dan Walt Disney, peran Garfield sebagai Peter Parker dan Spiderman pun berakhir, menurut laporan harian Los Angeles Times. Sony dilaporkan tengah mencari pemeran baru Spiderman. Bahkan, ada kabar bahwa film yang menyoroti musuh-musuh Spiderman, berjudul The Sinister Six, akan rilis tahun depan.

Maaf Anda Melihat Iklan
Advertisement
Click to comment
0 0 votes
Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Box Office

‘Thor: Love and Thunder’ Rilis Poster dan Teaser Trailer Baru

Published

on

GwiGwi.com – Trailer dan poster terbaru Marvel Studios’ “Thor: Love and Thunder” telah tersedia, mengungkapkan detail baru tentang petualangan terbaru dari sang Dewa Petir, termasuk perjalanan ke Olympus di mana Zeus (Russell Crowe) berkuasa.

Film ini menceritakan Thor (Chris Hemsworth) dalam sebuah perjalanan yang belum pernah ia jalani – pencarian jati diri. Namun, masa pensiunnya terganggu oleh seorang pembunuh galaksi yang dikenal sebagai Gorr sang Dewa Jagal (Christian Bale), yang ingin memusnahkan para dewa.

Untuk mengatasi ancaman, Thor meminta bantuan Raja Valkyrie (Tessa Thompson), Korg (Taika Waititi), dan mantan kekasihnya Jane Foster (Natalie Portman), yang secara mengejutkan dan misterius berhasil menggunakan palu ajaibnya, Mjolnir, sebagai Mighty Thor.

Baca Juga:  Hirose Alice Umumkan Hiatus dari Dunia Hiburan

Bersama, mereka memulai petualangan kosmik yang mendebarkan untuk mengungkap misteri pembalasan Dewa Jagal dan menghentikannya sebelum terlambat. Disutradarai oleh Taika Waititi (“Thor: Ragnarok,” “Jojo Rabbit”) dan diproduseri oleh Kevin Feige dan Brad Winderbaum, Marvel Studios’ “Thor: Love and Thunder” akan tayang di bioskop pada bulan Juli 2022.

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Box Office

Review Film ‘Top Gun: Maverick,’ Tom Cruise flies back into the danger zone

Published

on

GwiGwi.com – Saya gak gitu ingat dengan film pertamanya, TOP GUN (1986). Pokoknya setau saya filmnya aksinya tak sebanyak yang saya kira, banyak ngomongnya, pacaran, dan aksi pesawatnya kurang enak presentasinya. Yah, adegan Tom Cruise ngebut di samping pesawat jet memang ikonik dan mantap sih.

Apakah butuh liat film pertama buat nikmati TOP GUN: MAVERICK? Enggak sih. Mungkin cuma perlu ingat jagoannya, Pete “Maverick” Mitchell (Tom Cruise) adalah pilot nekat yang rada bandel and you're good to go.

Sisanya apakah soal kejadian ato teman penting dulu terepresentasikan dengan baik di sekuelnya ini tanpa ngurangi bobot emosinya. Paling terlihat di peran Tom “iceman” Kazanski (Val Kilmer) di mana beliau tak banyak ucap dan dari pandangan mata ke Maverick cukup menginformasikan dalamnya persahabatan mereka. Membuat non fans film pertama juga paham.

Maverick masih menantang maut dan tetap di pangkat lamanya, seolah dia adalah relikui yang nyangkut di tahun 80an. Jaket bomber lama, motor tua, nekat macu jet mach 10 (cepatlah pokoknya), etcetera. Sampai dia ditugaskan melatih sekelompok pilot jago untuk lebih jago lagi ato ke level “Maverick” demi menyelesaikan misi super sulit nan berbahaya.

Dari judulnya, TOP GUN: MAVERICK terkesan film yang personal dan protagonis sentris sekali. Secara meta bisa saja dikomen ini film proyek personal Tom Cruise yang berpotensi jadi self serving ego trip flick. Hebatnya sih enggak.

Dengan karismanya, Tom Cruise memang layak berada di posisi depan itu. Seperti di franchise MISSION IMPOSSIBLE, dia mantap sekali bermain jadi manusia berskill super tapi tetap rendah hati dan tetap diliputi keraguan dan ketakutan. Memang kesannya Maverick mirip Ethan Hunt, but he's sooo good in it so who cares?

Cast lainnya Miles Teller, Monica Barbaro, Glenn Powell, Lewis Pullman, mereka diberikan karakter yang punya kepribadian mencolok masing-masing (yah perannya Monica Barbaro gak terlalu sih. Tipikal strong woman hollywood biasa) dan mereka cukup baik bawainnya. Tapi pengen sih liat mereka lebih banyak di luar perspektif Maverick. Apalagi perannya Miles Teller, Bradley “Rooster” Bradshaw sebagai anak “Goose” (Anthony Edwards), teman Maverick yang tewas dan jadi beban batin si jagoan.

Baca Juga:  Film Super Mario Bros. Ditunda hingga April 2023 Secara Global

Secara cerita sebenernya klasik sekali (kalo gak mau dibilang klise) dan kiranya dah diangkat di berbagai genre lain selama berdekade-dekade. Tentang protagonis berusaha lepas dari trauma dan move on. Itu saja.

Rasanya hanya eksekusinya yang membuat TOP GUN: MAVERICK ini memiliki kelas di atas film-film bercerita serupa. Apa itu dramanya yang berhasil dijaga agar gak jatoh ke mellow sinetron, memiliki bobot dan kedalaman atau ketegangan dengan detail misi, maneuver, istilah aviasi yang menambah seriusnya situasi dan masuknya penonton di situ. Hebatnya lagi diselipkan komedi yang benar-benar lucu. Klasik Hollywood blockbuster.

Aksi main pesawatnya? Saya nonton di IMAX dan rasanya rugi kalo nonton di luar format ini. Gambar apalagi suara yang menggelegar. Baru menit-menit pertama HTM bioskop layar gedee itu terbayarkan. Beberapa aksinya beneran bikin menganga, jaw drop, saking luar biasanya. Lebih luar biasa lagi kalau ingat kebanyakan stunt pesawatnya nyata bukan CG.

Hanya aksi latihan pertama para pilot dengan Maverick yang agak kurang karena banyak sekali cutting dan kurang tergambarkan posisi siapa di mana yang bisa bikin bingung. Mengejar pesan disorientasi para pilot muda lawan veteran tapi kurang clarity untuk penonton. Jadinya kurang konek ke adegan.

TOP GUN: MAVERICK mau dari gambar, artistik dan shot kesan 80annya kental sekali. Justru menjadi corak unik franchisenya sendiri. Pertanyaannya apa ada banyak isi baru di sekuel ini, yang lepas dari bayangan ikoniknya film pertama? Saya kira enggak.

Sebaik apapun jadinya sekuel ini, rasanya gak ada sesuatu yang menggambarkan tahun 2022 di filmnya, aka si sekuel gak punya coraknya yang kekal diingat kayak film pertama untuk bisa berdiri sendiri. Kalo mau bikin film ketiga, masih butuh daya tarik Maverick bukan karakter sekuelnya. Barangkali terbang di Mars lawan Elon Musk.

Looks of swearing and pacaran stuff.

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Film Jepang

Studio Film Layar Lebar Jepang Tuntut Mereka Yang Membuat Video Rangkuman Klip Rekaman Film Bioskop Sebesar 500 Juta Yen

Published

on

GwiGwi.com – Tiga belas perusahaan film menuntut tiga orang untuk 500 juta yen (sekitar US$3,9 juta) karena memproduksi versi ringkasan singkat 10 menit dari film mereka yang dikenal sebagai “film cepat” (“quick eiga”). Kasus ini diajukan pada 19 Mei oleh studio, yang meliputi TOHO dan Nikkatsu. Pada Juni 2021, polisi menangkap pembuat ringkasan online “film cepat” karena mengunggah konten dan pelanggaran hak cipta secara tidak sah.

Jumlah kerusakan dihitung dengan melihat jumlah tampilan internet untuk “film cepat” dari 54 film yang ditayangkan perdana di Jepang, termasuk Shin Godzilla (gambar kanan). Setiap tampilan dihargai 200 yen (sekitar $2) oleh studio. Lebih dari 2,65 juta orang telah menonton beberapa “film cepat”.

Baca Juga:  Hirose Alice Umumkan Hiatus dari Dunia Hiburan

Perekaman film tidak sah di bioskop adalah ilegal di Jepang, menurut Undang-Undang tentang Mencegah Perekaman Film Tidak Sah. Pelanggaran hak cipta termasuk mengunggah film tersebut di YouTube, Twitter, Facebook, dan layanan lainnya. Orang yang melanggar undang-undang pencatatan yang melanggar hukum dan Undang-undang Hak Cipta umum di Jepang menghadapi hukuman sepuluh tahun penjara, denda hingga sepuluh juta yen (sekitar $90.000), atau keduanya.

Source: ANN

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Trakteer

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending

GwiGwi
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x