Connect with us

TV & Movies

Sony dan Marvel mempertimbangkan Iko Uwais menjadi Spiderman

Published

on

GwiGwi.com – Kesepakatan baru antara Sony Pictures dan Marvel Studios membuat peran Andrew Garfield sebagai Peter Parker dan Spiderman pun berakhir. Nama-nama aktor pun kemudian mulai bermunculan, dan yang paling mengejutkan adalah munculnya nama aktor asal Indonesia Iko Uwais (The Raid) dalam daftar calon pemeran superhero manusia laba-laba ini.

Maaf Anda Melihat Iklan

Menurut Editor Firstshowing, Ethan Anderton, “Berbicara mengenai seseorang yang memiliki kemampuan berkelahi, kecepatan, dan ‘kegarangan’, Iko Uwais sangat cocok untuk peran Spider-Man. Uwais memang memiliki usia yang paling tua dari seluruh aktor di daftar ini (saat ini usianya 32 tahun), tapi ia masih terlihat muda, dan sesuai untuk peran seperti ini.” 

Bermasalah dalam bahasa Inggris membuat Ethat berpendapat Iko Uwais akan sulit mendapatkan peran ini. Iko Uwais saat ini sedang syuting film hollywood Beyond Skyline dan Star Wars 7: The Force Awakens dalam menanjaki karirnya di Hollywood.

Baca Juga:  Matsui Rena mendapat peran utama di film 'Yodaka no Kataomoi'

Selain Iko berikut ini daftar bintang-bintang muda terkenal yang menjadi ‘saingannya' menurut Firstshowing seperti Nick Robinson (The King of Summer), Thomas Mann (Project X), Anton Yelchin (Star Trek), Donald Glover (The Muppets), Ansel Elgort (The Fault in Our Stars), dan kandidat terkuat yang paling diperbincangkan saat ini Dylan O’ Brien (The Maze Runner).

Maaf Anda Melihat Iklan
Advertisement
1 Comment
0 0 votes
Rating
Subscribe
Notify of
guest
1 Comment
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Box Office

Review Film Candyman (2021), Dia Hadir Kembali. Sayangnya.

Published

on

GwiGwi.comAnthony McCoy (Yahya Abdul-Mateen II) adalah pelukis yang kesulitan membuat karya baru. Mendengar adanya legenda boogeyman Candyman di bekas kompleks pemukiman bernama Carbini-Green, Anthony menjadikan kisah itu untuk art piece terbarunya…. dan dari karya itulah teror hantu bertangan kait berselimuti lebah ini kembali bangkit.

Maaf Anda Melihat Iklan

Candyman (2021) adalah sekuel langsung dari Candyman (1992) yang cukup legendaris dengan penampilan Tony Todd sebagai si hantu. Film terbaru karya sutradara Nia Dacosta, melanjutkan tema diskriminasi, rasisme dan brutalitas dari kaum mayoritas di film pertama yang semuanya masih relevan di Amerika hingga saat ini.

Ada banyak sekali mayat dan pembunuhan hasil kerja Candyman di sini untuk memuaskan penggemar horror macabre. Aksinya ditampilkan dengan campuran creepy perlahan yang elegan diakhiri dengan tebasan brutal. Nia Dacosta tak sering menunjukkan bacok mem bacok ini secara frontal. Sebagian ia biarkan terjadi off frame di mana suara teriakan korban dan sayatan terdengar kencang. Membiarkan imajinasi penonton liar membayangkan sang hantu “bekerja.”

Beragam adegan teror Candyman memang mengerikan nan menawan tapi di saat yang sama seperti tak memiliki korelasi dengan tema SARA nya. Bisa jadi karena banyak pembunuhan itu tak dimotivasi oleh alasan politis atau rasisme seperti misal korbannya memang rasis atau aktif menekan aktifitas minoritas. Kesannya seperti cek list aksi menebar keseraman saja.

Baca Juga:  Review Film No Time To Die, Sebuah Salam Perpisahan dari Daniel Craig

Hal itu juga terkesan dengan plot Anthony yang makin menggila akibat mendalami kisah Candyman. Plot ini terasa tidak berhubungan dengan tema rasis nya. Rasanya jika isu rasisnya dicabut, film ini dapat menjadi cerita orang biasa yang perlahan menjadi monster seperti di film Afflicted (2013).

Walau kadang terdapat ketidaksesuaian tema dengan horrornya, Filmmaker mengemas legenda Candyman ini menjadi cautionary tale/cerita peringatan yang tak terisolir sebagai kisah orang african-american saja tetapi sebagai cerita yang mungkin muncul di mana pun ketidakadilan, rasisme dan brutalisme terjadi. Adegan bunuh membunuh yang cukup intens dan memiliki banyak kata kata kasar akan cocok untuk gwiples yang menyukai film aksi horror nan mencekam ini.

Jadi gwiples, jangan lupa untuk menonton film Candyman (2021) di bioskop kesayangan kalian dan bersiaplah akan suasana yang menegangkan saat menonton film ini.

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

TV & Movies

Review Film Haloween Kills, Terror Michael Myers yang Belum Usai

Published

on

Gwigwi.com – Mimpi buruk belum usai, pasca kejadian di film Halloween (2018). Laurie Strode beserta anak dan cucunya dilarikan ke rumah sakit dikarenakan cedera yang cukup parah.

Maaf Anda Melihat Iklan

Sementara Michael Myers yang tengah terjebak berhasil lolos akibat kelalaian petugas pemadam kebakaran yang mencoba mengevakuasi rumah milik Laurie. Maka teror pun kembali menghantui kota kecil Haddonfield di malam Halloween.

Momen ini, bertepatan dengan 40 tahun Michael Myers menebar teror di tiap perayaan Halloween. Beberapa orang seperti Marion, Lindsey, dan Lonnie memperingati hari tersebut dan turut berduka atas insiden teror yang dilakukan oleh Michael.

Teror tersebut kembali terjadi dan memakan banyak korban di Haddonfield, lantas Laurie pun ingin menghabisi Michael Myers. Serta dibantu oleh Lonnie dan kawan-kawan yang mengajak seluruh masyarakat Haddonfield untuk menghabisi Michael Myers dan mengakhiri teror yang menghantui di setiap perayaan Halloween.

Berhasilkah Laurie dan warga Haddonfield mengakhiri teror Ini?

Langsung ke filmnya. Film Ini merupakan film ke-12 dari keseluruhan franchise Halloween. Serta merupakan direct sequel Kedua dari film lawas rilisan 1978. Dan termasuk H40 timeline dikarenakan kisah Ini terjadi Setelah 40 tahun di film pertamanya.

Baca Juga:  Kreator Seri Fatal Frame ungkap Proyek Film Masih Digarap di Luar Negeri

Bisa dibilang H40 timeline merupakan soft reboot, dengan kemasan sesuatu yang baru demi penyegaran sebuah franchise. Terlihat dari Michael Myers yang biasanya bergerak secara tenang namun mematikan. Kali Ini ia tak segan-segan untuk menghabisi siapapun karena memang begitu orangnya.

Jajaran cast yang meramaikan film Ini, seperti Jamie Lee Curtis sebagai Laurie Strode merupakan karakter kunci dan juga anak dan cucunya ikut terlibat kali Ini Dalam menghadapi teror dari Michael Myers. Beberapa karakter pendukung disini juga berhasil melakukan performa yang apik.

Emosi dan perasaan dendam akan kehilangan orang di sekitar menjadi alasan yang kuat untuk mengganyang Michael Myers yang kembali menebar teror di kota kecil Haddonfield.

Menurut gue, sajian Halloween kali ini merupakan sesuatu yang fresh agar franchise nya gak basi..dengan rentang waktu sekuelnya yang gak terlalu jauh membuat film Ini menjadi dinamis.

Secara keseluruhan, Halloween Kills berhasil memperkuat franchise yang Sudah Eksis cukup lama di perfilman Hollywood dengan sajian yang tetap segar.

Teror Michael Myers tidak Berakhir disini, mengingat sekuelnya Tengah disiapkan yaitu Halloween Ends yang akan dirilis di tahun 2022.

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Live Action

Live-Action ‘Thus Spoke Rohan Kishibe’ Tayangkan Perdana 3 Episode Baru pada 27-29 Desember

Published

on

GwiGwi.com – NHK mengumumkan pada hari Kamis bahwa tiga episode baru dari mini-seri live-action dari Thus Spoke Kishibe Rohan (Kishibe Rohan wa Ugokanai), manga spin-off Hirohiko Araki untuk manga JoJo's Bizarre Adventure-nya, akan tayang perdana pada 27-29 Desember selama tiga kali berturut-turut. malam jam 10 malam (08:00 EST) di saluran NHK General. Perusahaan juga meluncurkan visual baru:

Issei Takahashi mengulangi peran utama dari tiga episode pertama yang ditayangkan Desember lalu. Marie Iitoyo juga kembali sebagai Kyoka Izumi, editor Rohan. Anggota pemeran baru adalah Shō Kasamatsu di episode 4, aktor kabuki Ichikawa Ennosuke IV (One Piece) di episode 5, dan Rio Uchida (Chimamire Sukeban Chainsaw, Kamen Rider Drive, Princess Jellyfish) di episode 6.

Maaf Anda Melihat Iklan

Sumber: ANN

Baca Juga:  Mackenyu Arata Akan Membintangi Film Hollywood “Knights of the Zodiac”
Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Trakteer

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending

1
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x