Connect with us

Berita Anime & Manga

ACG Network, Persilangan Konten Digital dan Teknologi Blockchain

Published

on

GwiGwi.com – ACG Network adalah sebuah platform yang meng-kombinasi konten digital dan teknologi blockchain. Ini adalah platform kelas dunia untuk menggali dan mengembangkan karya dari para kreator yang ambisius dan memiliki impian besar.

ACG Network membawa perubahan luar biasa pada industri konten digital Asia (termasuk Jepang) dan fokus pada pengembangan industri Animasi, Komik dan Permainan (Animation, Comic and Games) dengan pengenalan teknologi blockchain baru, yang pertama dari jenisnya. Dengan rencana untuk menerobos industri konten digital dari pembuatan APP dan cryptocurrency-nya. Menerapkan teknologi blockchain dan kontrak intelektualnya sendiri, ACG Network dapat merealisasikan fungsi-fungsi seperti: isi dan perencanaan, penggalangan dana, komentar pengguna, pengumpulan ide dalam Anime, Komik, Gaming, Serial TV, Film, dan lainnya.

ACG Foundation Limited (kantor pusat: Singapura) meng-kombinasi Animasi, Komik, dan Industri Gaming dengan teknologi blockchain secara bersamaan, yang sukses memproduksi ACGN Wallet, yang merupakan bagian dari ACGN Network.

Logo dari ACG Network:

ACG Network Wallet sebagai bagian dari ekosistem ACGN Network, yang menggunakan platform eksklusif Token-CATT (Content Aggregation Transfer Token) yang memberikan cara efektif untuk mengumpulkan dana dengan transaksi cryptocurrency. Sistem transparan yang memungkinkan kreator dan member ACG secara real time dengan Sistem Voting.

Kreator mungkin menghadapi masalah ketika mereka tidak dapat melihat ide dan kreatifitas mereka berkembang karena permintaan sponsor atau dukungan keuangan. Banyak kreator dengan sedikit kesempatan untuk menuliskan ide mereka karena permintaan dari sponsor. Bahkan ada kreator tidak dapat mencapai impian mereka. Tetapi sekarang, semua individu dapat masuk ke ACG Network secara gratis, dan menampilkan bakat mereka kepada penggemar di seluruh dunia.
Dengan platform ini, kreator dapat mengubah mimpi menjadi kenyataan secara global.

Dalam media tradisional, hanya individu tertentu yang dapat memutuskan apakah perencanaan dan ide-ide kreatif dapat dijalankan, tetapi dalam ACG Network, keputusan penting dibuat oleh pengguna ACG Network melalui sistem pemungutan suara yang transparan. Tidak hanya untuk Jepang, Cina, dan Asia, karya mereka dapat ditampilkan kepada semua pengguna yang tertarik dengan industri Anime, Komik, dan Game di seluruh dunia. Sekarang, kreator dapat menunjukkan bakat dan ide mereka kepada pengguna.

Penggemar bahkan dapat mengusulkan ide mereka sendiri, misalnya, jika mereka ingin melihat animasi atau adaptasi permainan dari komik atau novel tertentu. Platform ini akan menyatukan para kreator dan penggemar, yang memiliki tujuan yang sama. ACG Network didukung oleh veteran dari industri animasi populer Jepang yaitu Shinichiro Maeda, Masuo Ueda, dan Katsuaki Kato.

Founder dari ACG Network (dari kiri ke kanan): (1) Shinichiro Maeda, (2) Ervin Zhuang, (3) Masuo Ueda, (4) Katsuaki Kato

Shinichiro Maeda, co-founder, pernah bekerja sebagai produser & pimpinan dari departemen produksi di NIPPON TV(NTV), beliau juga merupakan kepala produser dari departemen “金曜ロードSHOW!“. Bertanggung jawab untuk Animasi, Drama TV, Produksi Film. Maeda telah berulang kali menerima banyak penghargaan. Salah satu contohnya adalah “Lupin III DEAD OR ALIVE” and “DNA2”.

Baca Juga:  *GEBRAK MEJA* First Impression POCOPHONE F1 - Beneran Flagship Murah Nih?

Masuo Ueda memulai karir pada tahun 1979 di Nippon Sunrise, dimana beliau bekerja untuk banyak proyek, yang salah satunya adalah serial Gundam. Pada tahun 2010, beliau menjadi president dan CEO dari A-1 Pictures, membawa judul-judul popular Sword Art Online dan Space Brothers kepada penggemar di seluruh dunia. Salah satu contoh pekerjaannya adalah “Mobile Suit Gundam III Meets in The Universe”, “The Milky Way Rafting”, ”City Hunter” dan seterusnya.

Katsuaki Kato adalah direktur, koordinator dari departemen Gaming.
Sebagai pimpinan editor “Family Fami Talk“, COO dari Famitsu Group. Mempertahankan kontak luas dengan produsen dan staf kreatif di industri game mainstream di Jepang. Beliau berpartisipasi dalam pembuatan “Walker47“, platform informasi yang berorientasi pada smartphone yang diluncurkan oleh Grup KADOKAWA, bersamaan menjabat sebagai direktur redaksi dan editorial.
Kemudian berpartisipasi dalam bisnis baru KADOKAWA ・ DWANGO dan menjabat sebagai kepala editor di departemen editorial BO.

Gun x Gal, salah satu projek ACG Network

ACG Network adalah sistem brilian yang menerobos batasan konvensional, membawa nilai produksi baru dan mengembangkan kreator generasi berikutnya. Itu mungkin dapat memperbaiki masalah sulit untuk mendukung, menggali, dan mengembangkan kreator.

Tindakan seperti pengguna yang mengunggah perencanaan dan pekerjaan mereka, mendukung kreator dan mengunggah kembali akan dipublikasikan setelah bergabung dengan proyek. Banyak kreator khawatir tentang cara melindungi keuntungan mereka sendiri, tetapi platform ACGN memberikan solusi untuk membantu masalah mereka.

Para profesional telah menunjukkan harapan besar tentang proyek ini, dengan alasan bahwa mereka dapat mempertimbangkan kembali rencana-rencana tertentu yang telah ditolak sebelumnya dan visi mereka untuk memasukan konten baru ke platform untuk memberikan ide ke dalam industri.

Teller Of Grim, salah satu projek ACG Network

Meskipun konferensi pers hanya mengeluarkan bisnis investasi perencanaan konten digital menggunakan crypto pada tingkat konsep, ACG Network telah membentuk sebuah perusahaan (ACG Network Japan Co., Ltd.) dengan pekerja inti yang berpengalaman dalam industri konten digital. Jaringan ACG dilihat sebagai satu-satunya yang mengimplementasikan gerakan konkret dan merekrut kandidat dari industri konten digital secara keseluruhan.

Serial Anime

6 Pasangan Anime 2017 yang Paling Difavoritkan

Published

on

GwiGwi.com – Genre romance adalah genre yang paling sulit untuk dilewatkan. Jadi tidak mengherankan jika anime dengan genre ini cukup banyak setiap tahunnya. Yang paling ditunggu dari anime genre romance adalah para pasangan anime yang hubungannya bisa membuat penonton menggebu-gebu. Dan sepertinya pasangan anime 2017 ini mulai menghantui para penggemar anime karena sedang sering menjadi bahan perbincangan di forum internet.

Wah, pasangan anime mana sajakah itu? Ini dia!

1. Akane Mizuno dan Kotarou Azumi (Tsuki ga Kirei)

Pasangan ini memiliki hobi yang berbeda. Akane menyukai olahraga. Sedangkan Azumi bercita-cita menjadi penulis. Namun meski berbeda, mereka memiliki perasaan yang sama. Yang akan membuatmu gregetan adalah perilaku malu-malu mereka mengakui perasaan masing-masing. Anime ini akan mengingatkanmu akan cinta pertama.

2. Chise Hatori dan Elias (The Anciet Magus’ Bride)

Chise Hatori memiliki masa lalu yang kelam. Masa lalu itu membuatnya pendiam dan tidak mudah percaya pada orang lain. Namun kehadiran Elias berhasil membuatnya seperti memiliki kehidupan kembali walaupun Elias sendiri adalah sosok yang misterius. Kisah cinta mereka yang unik membuat para penggemar anime beranggapan bahwa cinta sejati itu memang ada.

3. Moriko Morioka dan Yuuta Sakurai (Recovery of an MMO Junkie)

Melihat Moriko dan Yuuta, kamu pasti akan menyadari bahwa pasangan yang bertemu di internet bisa menjadi romantis. Moriko dan Yuuta memiliki sifat yang sama, yaitu sama-sama pendiam. Mereka hanya berani mengekspresikan diri di internet. Ketika bertemu di dunia nyata kamu akan gemas sendiri melihat hubungan mereka yang seperti ditarik-ulur kayak layangan. Namun akhirnya mereka menyadari jika mereka tidak bisa dipisahkan satu sama lain.

Baca Juga:  Pulau Hokkaido dilanda gempa 6.7 SR

4. Chtholly Nota Seniorious dan Willem Kmetsch (WorldEnd: What do you do at the end of the world? Are you busy? Will you save us?)

Willem 500 tahun yang lalu bertarung dengan monster kuat dan mengalami tidur panjang di dalam patung es. Ia kemudian terbangun tanpa mengenali dunia yang sedang kacau balau. Kemudian ia bertemu dengan Chtholly yang merupakan petarung monster juga.

5. Miou Aida dan Haruki Serizawa (Itsudatte Bokura no Koi wa 10 cm Datta)

Miou adalah cewek yang pemalu dan Haruki adalah cowok yang tampak bisa akrab dengan siapa saja. Mereka bersahabat sejak lama, tapi menyembunyikan perasaannya masing-masing. Hubungan mereka yang dekat, tapi malu-malu kucing inilah yang membuat para fans anime gemas sendiri.

6. Mio Natsume dan Eita Izumi (Just Because)

Mio sejak kecil menyukai Eita. Namun ia tidak pernah menyampaikan perasaannya. Hingga suatu hari Eita jadi murid baru di sekolahnya. Mio pun tahu bahwa ini adalah kesempatannya untuk menyatakan perasaan. Pasangan anime ini juga akan mengejarkanmu kalau cinta jangan dipendam.

Continue Reading

Serial Anime

Inilah Karakter-Karakter Anime Terbaik dari Tahun 2017

Published

on

GwiGwi.com – Para penggemar anime di Jepang memilih karakter-karakter anime terbaik di tahun 2017 melalui website Charapedia. Beberapa karakter lama masih bertahan, tapi sepertinya para penggemar Jepang lebih menyukai karakter-karakter anime baru yang lebih mencuri perhatian mereka. Karakter-karakter ini punya ciri khas tersendiri dan tentu saja ngangenin. Kira-kira di antara mereka ada yang jadi karakter favoritmu?

1. Serval (Kemono Friends)

Serval merupakan seekor kucing Serval yang selalu penasaran dan enerjik. Tidak mengherankan para penggemar anime di Jepang menyukainya karena kehadirannya memang selalu bikin ceria. Lihat saja rupanya yang imut dan menggemaskan.

2. Sagiri Izumi (Eromanga Sensei)

Sagiri Izumi adalah cewek imut yang lebih senang menghabiskan waktunya sendiri. Bisa dikatakan ia adalah seorang hikkikomori. Namun dibalik semua itu, ia punya bakat terpendam yang tidak pernah disangka.

3. Chise Hatori (The Ancient Magus’ Bride)

Chise Hatori memiliki masa lalu kelam yang membuat siapa saja merasa sedih. Maka dari itu tidak mengherankan para penggemar Jepang menyukainya. Namun setelah bertemu dengan sosok bertopeng menyeramkan, ia mulai menemukan kehidupannya yang baru.

4. Asuna (Sword Art Online: Ordinal Scale)

Asuna merupakan karakter yang tidak pernah kehilangan penggemarnya di Jepang. Meski tahun 2017 lalu hanya tampil sedikit, tapi para fans sepertinya sudah tidak sabar menyaksikan aksi Asuna berikutnya.

Baca Juga:  Eks anggota Morning Musume ini ditahan karena tabrak lari dalam keadaan mabuk

5. Gintoki Sakata (Gintama)

Gintoki dikenal sebagai karakter yang konyol, tapi jago bertarung dengan mengandalkan pedang kayunya. Anime ini juga terbilang menghibur karena seluruh karakternya seperti pintar melawak. Kehadirannya selalu ditunggu-tunggu setiap tahun.

6. Kaban (Kemono Friends)

Anime Kemono Friends memang yang paling berjaya di tahun 2017. Setelah Serval yang memuncaki posisi pertama, sahabat Serval bernama Kaban pun masuk ke dalam daftar karakter terbaik di tahun 2017. Ia dan Serval memang berbeda, tapi selalu bersama di mana pun.

7. Izuminokami Kanesada (Touken Ranbu)

Punya wajah yang rupawan dan kemampuan bertarung yang oke, membuat Izuminokami memiliki banyak penggemar, terutama dari kalangan fans cewek.

8. Hozuki (Hozuki’s Coolheadedness)

Hozuki punya rupa yang menyeramkan. Ia adalah seorang iblis yang bekerja di Neraka. Hozuki disukai para fans Jepang karena meski menyeramkan, ia bisa juga membuat penonton tertawa.

9. Shoto Todoroki (My Hero Academia)

Shoto bisa dibilang karakter anime paling dingin di My Hero Academia. Ketika menghadapi musuh yang kuat pun ekspresinya akan tetap biasa.

10. Maika Sakuranomiya (Blend S)

Maika memiliki tampang imut, tapi terkadang bisa sadis juga. Keunikannya inilah yang membuatnya jadi karakter yang populer.

Continue Reading

Berita Anime & Manga

adidas Jepang akan rilis sneaker edisi Dragon Ball Z

Published

on

By

GwiGwi.com – adidas dan Dragon Ball Z mengumumkan kolaborasi perdana dengan merilis sepatu sneaker adidas edisi Dragon Ball Z.

Ada 7 desain sneaker dirilis mulai tanggal 29 September. Dua model pertama dengan desain terinspirasi dari Goku dengan seri ZX 500 RMDB dan Frieza dengan seri YUNG-1DB. Keduanya akan rilis dengan packaging dus yang eksklusif.

Pada bulan Oktober giliran edisi Son Gohan (adidas Deerupt) dan Cell (adidas Prophere), disusul Vegeta (adidas Ultra Tech) dan Majin Buu (adidas Kamanda) pada bulan November, terakhir Shenron (adidas EQT Support Mid ADV Primeknit) di bulan Desember.

Baca Juga:  Pulau Hokkaido dilanda gempa 6.7 SR

Ini dia penampakannya serta harga jual untuk edisi Goku dan Freiza.

Goku (ZX 500 RM DBD97046): ¥17,000 (Pre-Tax)


Frieza (YUNG-1 DB D97048): ¥22,000 (Pre-Tax)

Continue Reading

Trending