Connect with us

Japan

Keisuke Honda & Makoto Hasebe Pensiun Dari Timnas Jepang

Published

on

GwiGwi.com – Keisuke Honda menyimpulkan untuk mundur dari pentas internasional sesudah Jepang tersisih di babak 16 besar Piala Dunia 2018.

Keputusan gelandang berusia 32 tahun tersebut dibuntuti oleh teman sekaligus kapten Samurai Biru, Makoto Hasebe yang pun sama-sama menikmati kekalahanan 3-2 dari Belgia, Selasa (3/7) kemarin.

Honda, yang pernah berkostum AC Milan, mengaku mengambil tahapan ini demi membuka jalan untuk generasi baru Jepang untuk berkembang.

“Mereka [generasi baru] akan menciptakan sejarah baru untuk sepakbola Jepang,” ujar Honda.

Memiliki total 37 gol dari 98 penampilan di level internasional, peran Honda di Piala Dunia tahun ini mulai tergantikan dengan sekadar tiga kali tampil sebagai pemain cadangan.

Baca Juga:  Polisi Kyoto tangkap pria atas tuduhan menjual imitasi kartu Yu-Gi-Oh! langka

Sementara itu, Hasebe, 34, memberitahukan keputusannya untuk mundur melewati laman Instagram selepas mencatatkan 114 penampilan untuk Jepang.

“Saya hendak mengucapkan terima kasih untuk kolega saya yang sudah berusaha bersama sekitar 12 separuh tahun semenjak 2006, dan untuk seluruh masyarakat Jepang yang sudah menyokong saya,” tulis penggawa Eintracht Frankfurt tersebut.

Skuat Jepang adalahsalah satu yang tertua di Piala Dunia kali ini, mempunyai rata-rata umur di atas 28 tahun.

Japan

Jepang akan larang drone terbang di sekitar lokasi Olimpiade dan Paraolimpiade 2020 Tokyo

Published

on

By

GwiGwi.com – Pemerintah Jepang telah memutuskan untuk melarang drone terbang di sekitar area penyelengaraan Olimpiade dan Para Olimpiade 2020 Tokyo.

Hal ini dilakukan untuk mencegah serangan terorisme. Pemerintah bekerjasama dengan petugas polisi untuk membantu mengamankan drone yang melanggar, boleh dihancurkan jika kedapatan terbang didaerah yang sudah dilarang.

Jepang sendiri merupakan salah satu negara yang melarang terbang drone di sembarang tempat, seperti tempat-tempat pemukiman, dan lokasi pemerintahan, namun untuk area olahraga masih belum semua.

“Ada kemungkinan drone membawa alat peledak ataupun cairan yang berbahaya di lokasi, tetapi sulit untuk melarangnya dengan aturan yang berlaku sekarang,” ungkap juru bicara pemerintah Jepang.

Baca Juga:  Gempa 5,9 Magnitudo Guncang Hokkaido, Jepang

Continue Reading

Japan

Gempa 5,9 Magnitudo Guncang Hokkaido, Jepang

Published

on

By

GwiGwi.com – Gempa berkekuatan 5,9 magnitudo mengguncang Pulau Hokkaido di Jepang, Senin (5/11) dini hari. Dilansir AFP, gempa itu berpusat di kedalaman 8 kilometer atau 107 kilometer unsur timur laut Kota Shibetsu.

Berdasarkan keterangan dari Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), bisa jadi ada korban jiwa dampak gempa tersebut. Di samping itu, gempa pun mengakibatkan kehancuran banuntukn walau tak terlampau banyak.

Gempa ini terjadi sejumlah bulan sesudah gempa berkekuatan 6,6 magnitudo mengguncang Hokkaido di bulan September. Sehingga merangsang tanah longsor, lokasi tinggal runtuh dan menewaskan lebih dari 40 orang.

Baca Juga:  Gempa 5,9 Magnitudo Guncang Hokkaido, Jepang

Jepang adalahnegara yang terdapat di empat lempeng tektonik. Selain tersebut setiap tahun selalu merasakan sejumlah gempa yang relatif lumayan ganas.
Namun dengan konsep banuntukn tahan gempa serta pondasi yang kuat, terkadang gempa berkekuatan besar melulu membuat lokasi tinggal mengalami kehancuran kecil.

Continue Reading

Japan

Seorang guru Jepang resign dari kerjaan setelah ketahuan bekerja sebagai prostitusi

Published

on

By

GwiGwi.com – Dewan Pendidikan kota Osaka mengumumkan pengunduran diri seorang guru dari Sekolah Menengah Atas setelah ketahuan dirinya bekerja part-time dibisnis prostitusi.

Menurut Dewan Pendidikan, guru berumur 27 tahun ini bekerja paruh waktu di sebuah bisnis “kesehatan” dimana pekerjanya mengenakan kostum dan memberikan jasa seksual oral. Bu guru ini dilaporkan telah bekerja dari bulan April hingga September, dengan pendapatan 80.000 yen per bulan.

Dirinya juga bergabung bisnis MLM yang menjual alat kosmetik dan perlengkapan toilet. Atas keterlibatannya ini, dewan Pendidikan mengungkapkan bahwa guru ini telah menyalahi Undang-Undang Layanan Publik Lokal.

Baca Juga:  Ditahan ISIS selama 3 tahun, Junpei Yasuda Wartawan Jepang kini bebas

Guru ini ketahuan setelah Dewan Pendidikan banyak laporan mencurigakan. Sejak April, si guru sering meminta guru lain untuk menggantinya mengajar. Guru ini juga mengakui dia melakukan ini karena harus melunasi utang-utangnya.

Sebenarnya, si guru diskors selama 3 bulan, namun dirinya memilih mengundurkan diri.

“Saya mengakui kesalahan saya, hal ini akan menjadi dampak buruk bagi anak didik.” Ungkap si Guru.

Continue Reading

Trending