Connect with us

Berita Anime & Manga

15 Karakter Anime yang Memiliki Mata Indah

Published

on

GwiGwi.com –  Sebenarnya karakter anime secara keseluruhan memiliki bentuk mata yang unik, dan warnanya yang bermacam-macam, namun karakter-karakter anime ini memiliki desain mata lain dari yang lain. Maka dari itu mata-mata tersebut terlihat menarik dan indah.

Di bawah ini adalah daftar karakter anime yang memiliki mata indah.

1. Akashi Seijuro (Kuroko no Basuke)

Akashi memiliki mata yang unik. Bentuk matanya mirip dengan kucing. Lalu kedua matanya memiliki warna yang berbeda, yang satu merah menyala, dan satunya lagi berwarna jingga. Mata ini juga mampu memprediksi masa depan.

Akashi-seijuro

2. Lelouch Lamperouge (Code Geass: Lelouch of the Rebellion)

Lelouch memiliki mata berwarna ungu yang salah satunya bisa berubah warna. Mata tersebut seperti memiliki sayap di dalamnya. Mata ini juga memiliki kekuatan mengendalikan pikiran seseorang.

lelouch-lamperouge

3. Tet (No Game No Life)

Tet memiliki mata yang unik. Satu matanya terukir bentuk sekop, yang sebelahnya lagi berbentuk wajik. Belum lagi campuran warna cerah yang mengelilinginya.

tet

4. Shiki Ryougi (Kara no Kyoukai)

Shiki memiliki mata ajaib yang berwarna biru kemerah-merahan. Mata aslinya berwarna hitam keabu-abuan.

shiki

5. Arbiter (Death Parade)

Mereka adalah kelompok yang memutuskan apakah orang yang telah meninggal bisa bereinkarnasi lagi atau dibuang di tempat lain. Arbiter kesemuanya memiliki mata keunguan yang terdapat ukiran salib di korneanya.

arbiter

6. Kaneki Ken (Tokyo Ghoul)

Semenjak menjadi makhluk setengah ghoul, satu mata Kaneki berubah menjadi merah kehitaman ketika ia tengah marah atau kelaparan. Di dalam anime-nya sendiri, mata Kaneki memang dianggap indah.

kaneki-ken

7. Eru Chitanda (Hyouka)

Gadis manis ini memiliki wajah imut dan mata keunguan yang begitu besar. Meski matanya tidak memiliki kekuatan apapun, namun matanya tetap terlihat indah.

Eru-Chitanda

8. Kuroko Tetsuya (Kuroko no Basuke)

Tokoh utama Kuroko no Basuke ini memiliki mata berwarna biru muda. Melihat matanya jadi seperti sedang melihat langit cerah tanpa awan.

kuroko-tetsuya

9. Jibril (No Game No Life)

Mata Jibril memiliki warna keemasan yang terang. Jika dilihat dengan baik, matanya seperti berubah menjadi emas sungguhan.

Jibril

10. Ryner Lute (Legend of Legendary Heroes)

Mata Ryner Lute saat sedang normal hanya berwarna cokelat. Namun ketika mengeluarkan kekuatannya, mata tersebut berganti dengan warna biru dan bentuknya pun berubah menjadi bintang.

ryner-lute

11. Yasuri Nanami (Katanagatari)

Nanami memiliki mata unik yang hanya terdiri dari dua warna, yaitu putih dan ungu. Dengan matanya itu Nanami bisa meniru kemampuan seseorang hanya dengan satu kali melihatnya.

Yasuri-Nanami

12. Higaki Rinne (Katanagatari)

Mata Rinne bentuknya mirip lebah. Selain itu ada empat warna di dalam matanya. Paduan warna yang tidak biasa di dalam anime.

rinne

 13. Shinigami (Kuroshitsuji)

Kelompok ini memiliki mata hijau, yang diselimuti dengan warna kekuningan. Di anime Kuroshitsuji, shinigami adalah sekelompok manusia yang mati karena bunuh diri.

shinigami

14. Enma Ai (Jigoku Shoujo)

Enma memiliki wajah pucat dan mata yang sangat merah. Matanya persis seperti warna api yang menyala.

Enma-Ai

15. Riko Mikogami (Anyamaru Tantei Kiruminzuu)

Riko memiliki mata yang besar dan berukiran ‘love'. Warna matanya yang ungu kemerah-merahan juga membuatnya jadi cantik.

riko-mikogami

Advertisement

Serial Anime

Review Clevatess Season 2 Episode 1: Misi Rahasia Klen dan Alicia Dimulai, Visual Makin Manjakan Mata!

Published

on

By

Review Anime Clevates S2 Episode 1

www.gwigwi.com – Setelah season sebelumnya Klen melawan Dorel, Clevatess Season 2 Episode 1 memilih memulai babak baru dengan pendekatan yang lebih tenang, tetapi tetap menarik. Alih-alih langsung menyajikan aksi tanpa henti, episode ini membangun fondasi cerita baru ketika Klen dan Alicia mendapat misi menyusup ke Akademi Sihir Solsein. Tujuan mereka bukan sekadar menyamar sebagai murid, melainkan mengungkap rahasia di balik bagaimana Dorel mampu memperoleh dan menguasai sihir terlarang yang hampir mengubah keseimbangan dunia. Premis ini membuat arah cerita terasa segar karena beralih dari perang terbuka menjadi penyelidikan penuh intrik.

Hal yang paling mencuri perhatian adalah peningkatan kualitas presentasi visualnya. Studio Lay-duce mempertahankan identitas fantasi gelap khas musim pertama, tetapi kini menghadirkan animasi yang terasa lebih halus. Latar Akademi Solsein dibuat sangat detail, mulai dari bangunan megah, ruang kelas sihir, hingga efek mantra yang memancarkan nuansa magis tanpa terlihat berlebihan. Permainan warna yang sedikit bernuansa retro justru memperkuat atmosfer dunia fantasi klasik yang menjadi ciri khas serial ini.

Episode ini juga memperkenalkan cukup banyak karakter baru. Para siswa, guru, hingga sosok misterius di akademi mulai bermunculan dengan kepribadian yang berbeda-beda. Meski sebagian masih tampil singkat, kehadiran mereka membuat Solsein terasa sebagai dunia yang benar-benar hidup, bukan sekadar latar sementara. Kehadiran karakter seperti Ray Forester juga memberikan tanda bahwa penyelidikan Klen dan Alicia akan berkembang menjadi konflik yang jauh lebih besar daripada sekadar mencari peninggalan Dorel.

Yang tetap menjadi kekuatan utama serial ini adalah interaksi antara Klen dan Alicia. Hubungan keduanya masih dipenuhi percakapan yang menghibur, dengan Alicia yang sering dibuat frustrasi oleh keputusan Klen yang sulit ditebak, sementara Klen tetap tenang karena selalu memiliki tujuan di balik setiap tindakannya. Chemistry mereka membuat episode yang sebagian besar berisi pengenalan dunia baru tetap terasa hidup dan tidak membosankan.

Sebagai pembuka musim kedua, episode ini memang lebih berfokus membangun misteri dibanding menyajikan pertarungan spektakuler. Namun justru itulah daya tariknya. Penonton diajak memasuki lingkungan baru yang penuh rahasia, konspirasi, dan eksperimen sihir yang belum sepenuhnya terungkap. Jika episode-episode berikutnya mampu memanfaatkan seluruh karakter baru dan misteri Solsein dengan baik, musim kedua berpotensi melampaui pendahulunya.

Nilai: 9/10. Episode pembuka yang kuat dengan kualitas animasi yang semakin matang, dunia yang semakin luas, dan misteri baru yang cukup efektif membangkitkan rasa penasaran untuk mengikuti petualangan Klen dan Alicia selanjutnya.

Continue Reading

Berita Anime & Manga

Review Film The Mandalorian and Grogu, Is this The Way?

Published

on

Review Film The Mandalorian And Grogu, Is This The Way?

www.gwigwi.com – www.gwigwi.com –   Sukses dari serial Disney+ nya, Abang Din Djarin alias Mandalorian (Pedro Pascal) bersama Grogu kali ini nongol di layar besar bioskop. Apakah bisa menyuguhkan petualangan yang lebih wah?

Mandalorian diminta Kolonel Ward (Sigourney Weaver) untuk menyetujui permohonan kembar Hutt. Kedua dedengkot kriminal gang Hutt itu meminta si pemburu hadiah untuk mencari Rotta (Jeremy Allen White) yakni anak dari si cacing legendaris trilogi orisinil Star Wars, Jabba The Hutt.

Plot sebenarnya tidak se straight forward kedengarannya dan masih memberikan surprise yang boleh lah menegangkan. Walau terasa episode tambahan saja dari serialnya.

Barangkali yang disayangkan, transisi ke layar lebar ini kurang dibarengi presentasi yang lebih sinematik.

Review Film The Mandalorian And Grogu, Is This The Way?

Review Film The Mandalorian And Grogu, Is This The Way?

Konsep sinematografinya terasa tak jauh berbeda dengan di serialnya yang untuk layar kecil. Membuat petualangan ini sedikit terasa kurang epik.

Mungkin tujuannya memang menampilkan skala konflik yang lebih kecil tapi rasa low budget nya jadi berkesan sekali apalagi melihat dari layar lebar. Begitu pun spesial efek yang cukup sering terlihat kurang meyakinkan apalagi di paruh awal.

Penulis Dave Filoni (yang sekarang menjadi Presiden Lucasfilm) dan sutradara Jon Favreau, boleh jadi ahli dalam world building baik soal desain planet baru dan alien baru, tapi rasanya kurang menginjeksinya dengan karakterisasi yang unik.

Review Film The Mandalorian And Grogu, Is This The Way?

Review Film The Mandalorian And Grogu, Is This The Way?

Rotta memiliki kontras yang menarik dengan Hutt lain yang doyan jadi jahat. Kalau saja ditampilkannya tak melulu dengan dia mengeksposisi situasi dan perasaannya layaknya sinetron, dan dengan cara yang lebih subtil.

Rasanya jadi paham kenapa James Gunn begitu komitmen dengan komedinya dan serial The Boys kerap memperlihatkan nyelenehnya; gunanya untuk menghidupkan adegan dan memberi keunikan. Sesuatu yang dibutuhkan THE MANDALORIAN AND GROGU untuk lebih memoles desain produksinya yang cakap.

Apabila tujuan film ini adalah menampilkan petualangan pulp sederhana yang seru dibumbui komedi, duo Mando dan Grogu sudah plek sekali cocoknya.

Review Film The Mandalorian And Grogu, Is This The Way?

Review Film The Mandalorian And Grogu, Is This The Way?

Namun rasanya mereka membutuhkan para karakter pendukung yang punya kepribadian kuat, unik dan menghibur lebih banyak lagi, juga ketegangan dan komedi yang lebih kental lagi.

Bila sudah demikian, mau berapa kali pun petualangan THE MANDALORIAN AND GROGU dirilis, meskipun tak banyak benang merah di antaranya, penonton boleh jadi masih akan wow dengan aksi keren Mando dan terpesona lucunya Grogu.

Untuk sekarang THE MANDALORIAN AND GROGU mungkin not exactly the way.

Continue Reading

Berita Anime & Manga

Biblia Koshodou no Jiken Techou Resmi Diumumkan, Tayang 2027

Published

on

Biblia Koshodou No Jiken Techou Resmi Diumumkan, Tayang 2027

www.gwigwi.com – www.gwigwi.com –

Kabar menarik datang untuk penggemar cerita misteri bernuansa literatur. Light novel populer Biblia Koshodou no Jiken Techou atau The Case Files of Biblia Bookstore akhirnya resmi dikonfirmasi akan mendapatkan adaptasi anime dan dijadwalkan tayang pada tahun 2027.

Kisah ini berpusat pada toko buku tua yang menyimpan berbagai koleksi langka. Buku-buku kuno yang ada di sana bukan sekadar bacaan biasa, melainkan menyimpan rahasia dan misteri yang mampu menarik perhatian siapa pun yang terlibat. Setiap cerita menghadirkan kasus unik yang berkaitan dengan sejarah buku, membuat alurnya terasa berbeda dari anime misteri pada umumnya.

Adaptasi anime ini akan digarap oleh CloverWorks, studio yang dikenal lewat berbagai judul populer dengan kualitas visual yang solid.

Keterlibatan CloverWorks tentu menambah ekspektasi penggemar terhadap bagaimana suasana misterius dan hangat dari toko buku tersebut akan divisualisasikan dalam format anime.

Dari segi genre, anime ini mengusung kombinasi drama dan misteri. Ceritanya tidak hanya berfokus pada pemecahan kasus, tetapi juga menggali emosi karakter serta hubungan mereka dengan buku-buku yang menjadi pusat cerita. Pendekatan ini menjadikan Biblia Koshodou no Jiken Techou memiliki daya tarik tersendiri, terutama bagi penonton yang menyukai kisah tenang namun penuh makna.

Hingga saat ini, detail lebih lanjut seperti tanggal rilis pasti, jumlah episode, maupun jajaran pengisi suara masih belum diumumkan. Meski begitu, pengumuman ini sudah cukup untuk membangun antusiasme, terutama bagi penggemar light novel aslinya.

Dengan premis unik yang memadukan dunia literasi dan misteri, anime ini berpotensi menjadi salah satu tontonan menarik saat perilisannya nanti. Jika digarap dengan baik, bukan tidak mungkin Biblia Koshodou no Jiken Techou akan menjadi salah satu anime misteri yang mencuri perhatian di tahun 2027.

Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending