Connect with us

Tech & life

Xiaomi Resmikan Authorized Mi Store di Bali

Published

on

GwiGwi.com – Pemimpin teknologi global, Xiaomi, semakin memperkuat komitmennya terhadap pasar di Indonesia dengan meresmikan Authorized Mi Store pertama di Bali (11/11). Berlokasi di Ruko Teuku Umar no. 99 Denpasar, gerai ini hadir untuk menjawab kebutuhan pelanggan dan Mi Fans yang sejalan dengan misi perusahaan untuk membawa inovasi bagi semua orang.

Xiaomi menyadari potensi Bali sebagai pusat budaya dan seni di Indonesia, dan juga merupakan salah satu tujuan wisata terkenal di dunia. Oleh karena itu, Xiaomi berusaha untuk memperkenalkan produk-produknya kepada masyarakat yang lebih luas, khususnya di Bali dan kancah internasional.

Gerai offline Xiaomi menyediakan berbagai produk inovatif, mulai dari smartphone seperti Redmi Note 6 Pro, Redmi 6, Redmi S2, Mi A2, Mi A2 Lite, POCOPHONE F1 dan masih banyak lagi. Selain itu, produk-produk ekosistem seperti Mi Band, Mi Powerbank, Mi Bluetooth Speaker, dan Mi City Sling Bag pun dapat dibeli para pelanggan serta Mi Fans di Authorized Mi Store Bali.

Robert Koe, perwakilan Xiaomi secara resmi memperkenalkan Authorized Mi Store di Bali pada hari Minggu (11/11). Xiaomi membuka gerai offline di Bali berdasarkan potensinya sebagai destinasi tujuan wisata yang populer secara global, serta menunjukan misi Xiaomi untuk membawa inovasi kepada semua orang termasuk turis mancanegara.

Tampak pada foto, antrian ratusan Mi Fans dan pelanggan yang antusias menyambut kehadiran Authorized Mi Store pertama di Bali sejak pukul 07.00 WITA. Setelah toko akhirnya resmi dibuka, Robert Koe, perwakilan Xiaomi terlihat sedang melayani dan memberikan informasi produk kepada pelanggan pertama. Untuk memenuhi kebutuhan pelanggan terhadap produk-produk bergaransi resmi, Xiaomi terus menghadirkan Authorized Mi Store di seluruh Indonesia termasuk Bali.

Tampak pada foto, tampilan dalam Authorized Mi Store Bali yang terletak di Ruko Teuku Umar No. 99, Denpasar yang baru saja diresmikan pada hari Minggu (11/11). Berlokasi strategis di pusat kota pulau dewata, Authorized Mi Store memudahkan para pelanggan dan Mi Fans untuk mengakses berbagai produk smartphone dan produk ekosistem seperti Mi Band, Mi Power Bank, Mi Bluetooth Speaker dan Mi City Sling Bag.

Bersamaan dengan peresmian Authorized Mi Store pertama di Bali pada hari Minggu (11/11), Xiaomi memberikan berbagai promo spesial dalam rangka memeriahkan festival belanja online yang berlangsung pada hari yang sama. Promo yang ditawarkan seperti cashback Rp200.000 untuk Redmi S2, smartphone dengan kamera depan beresolusi 16MP dengan AI Beautify 4.0 dan lampu LED selfie yang mampu menghasilkan selfie sempurna dengan sekali jepret. Serta cashback hingga Rp300.000 untuk Redmi 6, smartphone entry level dengan AI dual kamera belakang 12MP + 5MP.

***

Tentang Xiaomi

Baca Juga:  Sony luncurkan Produk Walkman Terbarunya

Pengusaha teknologi global, Xiaomi didirikan pada April 2010 dan terdaftar pada papan utama bursa efek Hong Kong pada 9 Juli 2018 (1810.HK). Xiaomi merupakan perusahaan internet dengan smartphone dan smart hardware yang terhubung oleh platform IoT sebagai intinya.

Dengan visi untuk menjadi sahabat bagi para penggunanya dan menjadi “coolest company” di hati para penggemarnya, Xiaomi berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai inovasi, dengan selalu berfokus pada kualitas dan efisiensi. Misi perusahaan adalah untuk menciptakan produk-produk yang menakjubkan dengan harga sebenarnya agar semua orang di dunia dapat memiliki kualitas hidup yang lebih baik melalui inovasi teknologi.

Saat ini, Xiaomi merupakan brand smartphone terbesar ke-4 di dunia dan telah membangun platform IoT terbesar di dunia, dengan lebih dari 100 juta smart device (tidak termasuk smartphone dan laptop) yang terhubung pada platform-nya. Saat ini, Xiaomi hadir di lebih dari 70 negara dan daerah di seluruh dunia serta telah menjadi pemimpin di berbagai market.

Chief dan editor, suka nonton anime mainstream yang ga ribet, mulai mendalami yang namanya cameco (cameramen cosplay)

Tech & life

Sony luncurkan Produk Walkman Terbarunya

Published

on

By

GwiGwi.com – Sony adalah satu perusahaan asal Jepang yang bergerak di bidang elektronik. Baru-baru ini Sony baru mengumumkan produk keluaran terbarunya, yaitu Walkman NW-A50.

Walkman seri baru ini sudah dilengkapi dengan kualitas yang lebih baik, khususnya dari segi suara. Semua jenis audio sangat bisa mendukung untuk digunakan pada Walkman NW-A50 ini. Termasuk MP3, CD sampai musik-musik yang diunduh pada smartphone.

Walkman nya juga sudah sangat menyesuaikan dengan perkembangan teknologi masa kini. Panelnya menggunakan layar sentuh. Para pengguna dengan mudah bisa menggunakan layar sentuh, ini juga memudahkan untuk mengganti lagu langsung dari dalam tas atau saku tanpa harus melihat.

Baca Juga:  Sony luncurkan Produk Walkman Terbarunya

Sampai sekarang Sony sendiri masih menjadi perusahaan produsen elektronik di Jepang bahkan di dunia.

Continue Reading

Tech & life

“Robot Polisi” diperkenalkan Jepang untuk persiapan Olimpiade Tokyo 2020

Published

on

By

GwiGwi.com – Sebuah robot dikembangkan untuk bertugas menjaga keamanan stasiun kereta api di Jepang, diperkenalkan untuk ikut membantu polisi Jepang dalam event olahraga Olimpiade dan Para-Olimpiade Tokyo 2020.

Dilengkapi dengan camera pengawas dengan kecerdasan buatan, robot ini dapat mendeteksi serta melaporkan orang atau benda yang mencurigakan di stasiun kereta api.

Diberi nama Persesubot diadaptasi dari pahlawan mitos Yunani, robot ini memiliki tinggi 167.5 cm dan lebar 61 cm. Robot akan dicoba di Stasiun Seibu Shinjuku pada tanggal 26-30 November 2018.

Baca Juga:  Sony luncurkan Produk Walkman Terbarunya

Robot ini dapat menghindari rintangan saat sedang melakukan patroli. Robot ini juga mengirim pesan ke handphone staf keamanan jika mendeteksi orang atau objek mencurigakan, seperti gerakan-gerakan penumpang di kereta.

Robot ini merupakan hasil pengembangan Tokyo Metropolitan Industrial Technology Research Institute, Seibu Railway Co, information technology firm Nihon Unisys Ltd. dan AI camera developer Earth Eyes.

Continue Reading

News

#Mending Xiaomi atau #Mending Realme? Genderang Perang Baru Smartphone Murah di Indonesia!

Published

on

By

GwiGwi.com – Beberapa waktu ini, genderang perang baru smartphone murah di Indonesia mulai berkumandang. Adalah Xiaomi dan RealMe yang menjadi pusat perhatian perang ini. Kedua perusahaan ini adalah produsen smartphone pada segmentasi yang sangat kompetitif di Indonesia, yaitu segmentasi budget smartphone dimana kedua perusahaan mengeluarkan perangkat dengan performa yang sangat baik pada kelasnya, namun menawarkan harga kompetitif yang tidak bisa disaingi oleh kompetitor lainnya yang bertanding di segmentasi market yang sama dengan harga yan lebih premium. Hal ini menjadi pusat perhatian bagi warga Indonesia yang merupakan target yang tepat untuk memiliki solusi dari segmentasi yang mulai dipenuhi kompetitor dan hanya bisa dimenangi melalui kompetisi harga.

Perkenalkan Xiaomi, Perusahaan Asal Negeri Tiongkok yang Menggebrak Pasar Smartphone

Didirikan oleh Lei Jun, Xiaomi dikenal di negeri asalnya sebagai pesaing utama Samsung dan juga Apple yang telah memimpin pasar smartphone selama beberapa waktu. Xiaomi hadir sebagai solusi domestik yang menawarkan perangkat yang memiliki kualitas cukup baik terutama dari segi performa, namun tidak membuat jebol kantong para pengkonsumsi gadget. Hal ini membuat Xiaomi sukses menjadi rajanya pasar smartphone di negeri asalnya kembali lagi, karena harga yang kompetitif.

Tak hanya bersaing di segi smartphone, Xiaomi mulai mengeluarkan inovasi teknologi canggih lainnya, namun tetap dalam tangkapan mindset yang sama, yaitu good tech on a budget. Disini Xiaomi mulai meraih momentum pasar yang semakin kuat. Sebagai negara yang paling besar memproduksi perangkat teknologi, demand di China untuk peralatan canggih yang dapat digunakan konsumer berbasis Internet of Things menjadi peluang besar untuk Xiaomi dan melalui beberapa anak perusahaan seperti Mijia (Rumah Mi), Yi (Young Innovators), dan sejumlah sub-brand lainnya, Xiaomi berhasil menjadi produsen teknologi dengan varias beragam demi memenuhi kebutuhan pasar.

Momentum ini akhirnya digunakan Xiaomi untuk memperluas pasar, hingga akhirnya menjelajah ke negara Asia lainnya seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Jepang, Korea, India, dan juga akhirnya sampai ke tanah air Indonesia. Xiaomi sudah memiliki pengalaman pasar yang cukup kuat di India, dan keputusannya untuk selalu mengupdate Xiaomi Indonesia hingga ke tahap tertentu menyerupai India, membuat Xiaomi Indonesia sangat diminati di pasar yang baru mulai berkembang, dengan demand yang besar.

Xiaomi pun akhirnya semakin memiliki posisi nyaman di Indonesia pada tahun 2018, dengan memposisikan dirinya sebagai smartphone dengan penjualan terbaik, pengguna terbanyak, dan yang paling diminati pasar nomor 2 di Indonesia, dengan persentasi yang beda tipis dengan Samsung yang sudah lama menjadi rajanya Smartphone di Indonesia. Ini pun dibuktikan dengan mulai bermunculannya Xiaomi Mi Official Store di berbagai area di Indonesia, dan bermunculan hampir setiap bulan di beberapa kota.

Xiaomi pun memiliki komunitas yang besar di Indonesia melalui Mi Fans yang disebut sebagai fans yang sangat antusias, dan selalu mendukung Xiaomi Indonesia pada setiap perjalanannya. Ini pun didukung juga dengan keinginan Xiaomi untuk mendatangkan Mi Fans ke beberapa event mereka seperti Launching, Mi Pop, Mi Community Day, dan lainnya.

Xiaomi tatkala juga menciptakan sebuah sub-brand yang bertujuan untuk menyaingi brand kelas flagship yang sudah semakin mahal dengan menciptakan POCOPHONE atau POCO di India. Tak lama setelah itu, POCOPHONE pun diboyong ke Indonesia dan memperkenalkan smartphone pertamanya, POCOPHONE F1 (baca reviewnya disini).

Namun, pada penghujung tahun 2018, salah satu saingan Xiaomi yang sudah tertanam kuat di Negara kedua terbaiknya selain China yaitu India, RealMe Mobile, akhirnya menancapkan taringnya kedalam pasar kompetitif penuh saingan dari banyak ragam kompetitor di Indonesia.

Perkenalkan RealMe Mobile, Berasal dari Perusahaan Penghasil Smartphone Terindah Secara Aestetika.

Realme Mobile, atau lebih dikenal dengan lebih sederhana sebagai RealMe adalah salah satu perusahaan produsen smartphone dari negara yang sama dari Xiaomi, namun dengan teori yang lebih budget lagi, tapi tidak merusak aestetika dari sebuah Smartphone. Perusahaan ini dimulai oleh Sky Li, mantan Vice President of International Mobile Business dari perusahaan smartphone yang sudah cukup dikenal di Indonesia, yaitu OPPO. RealMe sendiri, pada saat peluncuran smartphone pertamanya, masih mengusung nama OPPO dan pada kala itu masih bernama OPPO Real dan perangkatnya adalah RealMe 1.

Sky Li, kemudian memutuskan untuk memecahkan diri dari OPPO agar lebih memiliki segmentasi market sendiri dan bergerak “mandiri” sebagai perusahaan terpisah, RealMe Mobile. Strategi ini berbeda dengan Xiaomi yang memang menciptakan POCOPHONE untuk mengisi segmentasi yang serupa. Ini bukanlah hal yang baru bagi OPPO Mobile. OPPO sendiri sudah terpisah menjadi 3 kubu sebelum RealMe ikut berpisah. OPPO memiliki 3 brand total dibawah sayapnya yaitu OnePlus One yang berfungsi sebagai produsen smartphone flagship harga budget, OPPO yang menawarkan segmentasi market menengah dengan smartphone yang memiliki estetika yang menarik dan selfie camera yang menyentuh angka 25 megapiksel, dan juga VIVO yang menawarkan segmentasi yang sama di market OPPO sendiri, tapi dengan improvement di beberapa area yang berbeda seperti performa main game, dan juga kamera belakang yang cukup mumpuni serta inovasi seperti on-screen fingerprint sensor.

RealMe lalu memulai perjalanan baru di India, sebagai produsen smartphone yang berusaha menggebrak pasar India. Saat itu India sudah mulai dipenuhi oleh beberapa kompetitor lainnya seperti Xiaomi dan juga OnePlus One yang merupakan saudara dekat dari RealMe. Akan tetapi, RealMe berhasil menggandeng beberapa kerjasama disana-sini di India, dan akhirnya berhasil meraih posisi ke-4 dalam penjualan dengan performa penjualan yang sangat baik dari RealMe 1.

Kedatangan Keduanya di Indonesia Menjadi Sinyal Perang Baru Smartphone Budget

Lalu kita kembali ke pasar Indonesia. Di Indonesia, demand untuk smartphone yang murah namun berkualitas sangatlah tinggi. Terutama setelah adanya gebrakan dari Xiaomi, Nokia, Honor dan bahkan produsen lokal seperti Advan membuat persaingan di pasar ini sangat ketat. Selain itu harga flagship yang semakin tidak affordable bagi berbagai kalangan, membuat pasar ini menjadi santapan lezat bagi setiap produsen yang bisa memberikan smartphone yang memenuhi demand tersebut.

Xiaomi adalah salah satu dari perusahaan yang menggebrak pasar dengan mengeluarkan smartphone dengan harga dibawah 3 juta rupiah, dan sudah menggunakan “prosesor dengan nama besar” yaitu Qualcomm Snapdragon. Tapi ini adalah saat dimana Xiaomi sudah mulai dikenal lebih luas di Indonesia dibawah naungan Grup Erajaya. Xiaomi awalnya datang melalui Lazada dan memperkenalkan “trend” flashsale ke Indonesia dengan perangkat pertamanya yaitu Redmi 1S.

Baca Juga:  Sony luncurkan Produk Walkman Terbarunya

Seiring waktu berjalan, market budget smartphone semakin penuh dipimpin oleh produsen lainnya seperti Nokia, Honor, dan lainnya. Tetapi Xiaomi semakin kuat. Hingga, akhirnya beberapa waktu ini dan kedepannya, mungkin akan ada sebuah perubahan sangat signifikan.

RealMe resmi datang ke Indonesia pada 9 Oktober 2018 kemarin dan berencana memperkenalkan 3 perangkat sekaligus yaitu RealMe 2, RealMe 2 Pro, dan RealMe C1. Ke-3 perangkat dari RealMe ini seolah-olah sudah siap menjatuhkan Xiaomi dari tahta yang sudah didukinya selama beberapa waktu. Walau mungkin tidak dalam waktu yang sangat cepat, berbagai tanggapan positif-pun sudah mulai berdatangan.

Di berbagai outlet sosial media-pun, para Netizen sudah mulai menyampaikan perasaan bahwa lebih baik salah satu merk dari yang lainnya dikarenakan 1 faktor, yaitu harga. Kiblat para Netizen seolah mulai bergejolak, sama seperti ketika Xiaomi pertama kali mendarat di Indonesia dan menyebabkan booming budget smartphone. Akan tetapi, terkadang ada faktor lainnya yang dapat dengan mudahnya mematahkan faktor tersebut.

Adalah Brand Loyalty yang nantinya akan menyelamatkan brand-brand yang sudah dikenal di Indonesia. Sebagai pengguna berbagai merk smartphone-pun saya menyadari hal tersebut. Saat ini saya sudah terikat dengan 2 brand utama yang bertolak belakang, yaitu Samsung dan juga Apple. Rasa nyaman terhadap 2 brand tersebut telah menguatkan posisi kedua brand dalam ekosistem keseharian. Beberapa brand lainnya pun sempat bertahan untuk beberapa waktu, hingga akhirnya saya memutuskan untuk kembali.


@SobatHAPE melalu cuitannya menginformasikan tentang Mimin Xiaomi yang mulai direcokin

Loyalist dari #MendingXiaomi juga tidak dalam jumlah sedikit. Komunitas yang sudah kuat didirikan tidak begitu mudah bisa digoyahkan karena kenyamanan dalam sebuah ekosistem. Hanya faktor personal seperti kondisi ekonomi lah yang sepertinya bisa menggoyangkan hal tersebut.


Dilansir dari cuitan @rendy_ricardo yang membagikan tangkapan layar dari Social Media Xiaomi

Xiaomi dan RealMe memiliki beberapa kesamaan. Keduanya sudah berhasil mendatangkan perangkat yang sangat affordable, berada di posisi harga sub-3jtan. Selain itu keduanya memiliki otak prosesor yang hampir serupa, yaitu sama-sama dari Qualcomm Snapdragon. Untuk Xiaomi, mereka memakai mulai dari Snapdragon 425 hingga 835 yang menjadikan segmentasi beragam dari Xiaomi untuk hal prosesor saja. Sedangkan RealMe menggunakan Snapdragon 450 dan 660 sebagai pilihannya.

Keduanya pun menawarkan kapasitas memori penyimpanan yang besar, dan didukung oleh RAM yang cukup besar mulai dari konfigurasi RAM 2GB hingga 8GB, ditambah memori penyimpanan mulai dari 16GB untuk segmentasi budget terendah, hingga 128GB untuk kalian yang suka “unlimited” memory. Akan tetapi, Xiaomi disini memiliki poin kemenangan terutama untuk Xiaomi Mi A Series seperti Mi A1, Mi A2, dan Mi A2 Lite yang didukung oleh Google sebagai hasil kerjasama projek Android One. Android One memberikan kesempatan untuk seri tersebut memiliki kapasitas penyimpanan foto tak terbatas yang diberikan oleh Google.

Akan tetapi, RealMe memiliki nilai lebih yang berbeda. Dari segi kamera, RealMe didukung oleh kemampuan OPPO untuk menghasilkan kamera yang cukup oke, melampaui perangkat Xiaomi pada umumnya (kecuali beberapa model yang memang dipergunakan untuk keperluan fotografi). Keduanya pun memiliki kemampuan Artificial Inteligence yang digunakan pada prosesor gambar dan lensa kamera masing-masing, yang diduga meningkatkan kualitas foto yang ditangkap.

Jadi pada akhirnya, apakah #MendingXiaomi atau #MendingRealMe dapat dimenangkan salah satu pihak? Menurut saya tentu saja tidak. Posisi absolut ini kini sudah menjadi suatu yang sangat lumrah. Jika kita ingat, dulu Samsung pernah menjajaki strategi-strategi yang sama untuk melawan Apple, dan secara harafiah, saat ini keduanya malah sudah memiliki target market masing-masing yang sepertinya tidak memakan satu sama lainnya. Xiaomi dan RealMe sepertinya akan memiliki persaingan ketat yang sama seperti kedua merk raksasa yang tadi disebutkan, hanya dikarenakan segmentasi yang kuat untuk target market mereka di Indonesia.

Toh demikian, keduanya memiliki perangkat yang sangat bagus, dan tentunya diharapkan bisa memiliki penjualan yang sangat baik di Indonesia. Kompetisi sangatlah bagus karena kompetisi meningkatkan Inovasi. Hanya saja, terkadang sebenarnya yang membuat “onar” di Internet adalah para fans fanatik yang lebih menjagokan salah satu brand dibandingkan yang lainnya. Itu wajar. Dan sesungguhnya itulah yang dimaanfatkan dalam teknik marketing untuk meningkatkan sales.

Genderang perang sudah dibunyikan, dan kedua perusahaan asal Tiongkok sedang berusaha merebut market. Masing-masing memiliki nilai jual yang positif dan juga negatif. Baiknya adalah kita sebagai netizen untuk mengatur diri dan memilih brand sesuai beberapa faktor yang dijalani pribadi seperti:

1. Apakah merk ini cocok dengan saya?

2. Apakah saya memang sedang membutuhkannya?

3. Apakah saya memiliki budget yang sesuai?

Paling tidak, ketiga faktor diatas lah yang menjadikan tolak ukur. Toh pula, para produsen hanya berusaha sebaik mungkin untuk menjual perangkat mereka demi kesuksesan perusahaan.

Pada akhir kata, belilah merk yang kalian memang sukai, karena smartphone adalah sebuah aset berharga yang harusnya dapat bertahan untuk waktu yang cukup lumayan, minimal setidaknya 1 tahun digunakan, dan menjadi jendela penghubung kita sebagai makhluk sosial ke jendela dunia.

Jadi kalau kalian, lebih pilih mana? #MendingXiaomi? #MendingRealMe? Atau malah #MendingSamsung dan #MendingApple?

Jangan lupa untuk subscribe di Newsletter GwiGwi.com agar tidak kelewatan informasi-informasi menarik seputar Pop Culture, Games, Gadgets dan Technology yang sedang panas di Indonesia.

Follow juga akun sosial media GwiGwi.com di Facebook, Twitter, dan juga Instagram.

Untuk mendapatkan info-info menarik, foto-foto teknologi dan juga cosplay atau sekedar mengintip “kegiatan” sosial penulis artikel ini, silahkan follow Instagram saya di @fspplus dan jangan lupa say hi agar difollow kembali 😀

Terimakasih,

Sampai bertemu di artikel berikutnya!

FSP signing out~

Continue Reading

Trending