Mobile Gaming
Vainglory Menyambut 5 Organisasi Esport Dunia ke Dalam Daftar Tim Profesional untuk Berkompetisi
GwiGwi.com – Super Evil Megacorp (SEMC), pembuat game Vainglory, permainan Esport mobile terkemuka, hari ini menyambut lima tim Esport tingkat dunia — Fnatic, Echo Fox, NRG, Rogue dan Immortals — ke dalam daftar tim profesional mereka. Tim-tim tersebut akan berlaga di Musim Semi Vainglory, yang akan dimulai pada bulan Maret, menandai permulaan musim tahunan Esport Vainglory. Mereka akan bergabung dengan TSM, Cloud9, G2 Esports, SK Gaming, Team Secret, mousesports dan DetonatioN Gaming dalam kompetisi bergengsi, yang akan mencapai puncak di Desember 2017, saat digelarnya Vainglory World Championship yang kedua nanti. Untuk merayakan kedatangan tim-tim pro ini, SEMC akan menyelenggarakan sebuah event yang berlokasi di “Super Evil Lair”, San Mateo. Event ini bertajuk “Run the Gauntlet” yang merupakan undangan pra-musim pada tanggal 26 Februari dan akan ditayangkan Live di twitch.tv/vainglory.
- Bermarkas di London, sejak 2004, Fnatic adalah organisasi Esport global dengan tim-tim profesional untuk game-game populer seperti League of Legends, Counter Strike, Dota 2, Overwatch, Heroes of the Storm, dan sekarang, untuk pertama kalinya: Esport mobile, Vainglory.
- Salah satu tim yang pesat berkembang, Echo Fox sudah memulai 2017 dengan awal yang menjanjikan, dengan tambahan 9 orang pemain game fighting, saat ini mereka dilihat sebagai tim komunitas game fighting terkuat di dunia. Untuk bidang MOBA, saat ini mereka berkompetisi di League of Legends Champion Series Spring Split, Amerika Utara – memasuki Esport mobile dengan tim Vainglory.
- NRG, berbasis di Los Angeles, yang saat ini menduduki peringkat pertama di Amerika Utara untuk Rocket League dan Smite, memperkenalkan tim Vainglory mereka yang terdiri dari para veteran yang sudah memiliki banyak pengalaman bertanding.
- Tim Rogue yang terhitung baru, dikenal pada game Overwatch, Counter-Strike: Global Offensive, Call of Duty, dan baru-baru ini, H1Z1, membawa pulang prize pool terbesar di turnamen Overwatch: APAC Premier China, menyambut tim Vainglory sebagai tim kelima mereka.
- Immortals memasuki Esport Vainglory dengan merekrut 3 pemain yang berasal dari Hammers Velocity, juara musim semi Amerika Utara dan semifinalis Worlds.
Daftar tim dan informasi lengkap mengenai kelima tim ini bisa dilihat pada website resmi Vainglory.
“Mereka adalah tim-tim high-profile dalam dunia Esport,” ujar Kristian Segerstrale, CEO Super Evil Megacorp. “Tidak hanya menunjukkan perkembangan Vainglory dari tahun ke tahun, tapi dengan dibuatnya tim yang didedikasikan khusus untuk game mobile, hal ini berarti kompetisi pada musim 2017 akan lebih kompetitif dari sebelumnya. Sebagian besar tim-tim ini dimiliki dan dibina oleh mereka yang memiliki nama besar di bidang olahraga dan entertainmen, dan ada kesempatan besar bagi semua yang terlibat untuk mengantar Esport ke tahap yang lebih tinggi lagi.”
Di antara nama-nama di belakang tim-tim tersebut, terdapat mantan juara NBA dan pemilik Echo Fox, Rick Fox, NBA Hall of Famer dan co-owner NRG, Shaquille O’Neal, juara MLB World Series dan co-owner NRG Alex Rodriguez dan Jimmy Rollins, co-owner Sacramento Kings Andy Miller dan Mark Mastrov, juga pemilik NRG, produser musik ternama, DJ, dan co-owner Rogue, Steve Aoki, dan President of Interactive Ventures and Games Lionsgate, Peter Levin, yang merupakan investor Immortals.
“Untuk Fnatic, bergabung ke game dan turnamen Vainglory dapat disebut sebagai istilah ‘one small step for a man, one giant leap for mankind’,” kata Patrik Sättermon, Chief Gaming Officer dari Fnatic. “Semenjak Vainglory diluncurkan, kami telah mengikuti dari dekat perkembangannya menjadi permainan Esport yang hebat dan dewasa. Kami percaya akan masa depan yang cerah untuk Esport berbasis mobile, yang merupakan pergeseran dari dominasi game-game berbasis PC saat ini. Fnatic dan tim Vainglory yang berbakat melihat ke depan untuk memuaskan para fans, langsung dari markas kami di London.”
Yang pertama menjadi bagian program untuk Vainglory adalah Home City Program, Fnatic mengklaim London sebagai rumah mereka. Di sana, tim akan membantu komunitas Vainglory dengan mengadakan turnamen lokal, gathering, dan banyak lagi. Home City Program membuat tim-tim bisa terhubung dengan komunitas lokal dan pemain melalui berbagai event seperti LAN party serta ‘nonton bareng’ (nobar).
“Echo Fox bangga untuk bergabung,” ujar pemilik tim, Rick Fox. “Vainglory mendapatkan perhatian kami karena perkembangannya yang luar biasa dan dedikasi Super Evil Megacorp untuk membangun ekosistem yang kompetitif. Para pemain yang kami rekrut telah menunjukkan bakat mereka dan kami bangga menjadi bagian gerakan menuju Esport mobile. Saya senang menyambut FooJee, MICSHE, CullTheMeek, dan LoneDelphi ke dalam tim.”
Vainglory menunjukkan perkembangan yang pesat di tahun 2016 dalam hal pemain aktif, penonton Esport, dan keseluruhan komunitas. Vainglory menambah sampai 3 kali lipat jumlah pemain aktif di komunitas Android, menghasilkan lebih dari 450 juta menit waktu tonton untuk kompetisi di berbagai platform streaming. World Championship juga diadakan untuk pertama kalinya, berlokasi di TCL Chinese Theatre, Hollywood yang melegenda, mendapatkan lebih dari 25.000 penonton pada saat bersamaan dari fans yang menonton di rumah. Vainglory membentuk jalan untuk game mobile, di mana terjadi perubahan dari bermain sendiri dalam waktu singkat, menjadi pengalaman bermain yang dalam dan saling berbagi.
Kalender Esport tahun 2017 untuk Vainglory dapat dilihat pada vainglorygame.com.
Vainglory dapat di-download GRATIS dari App Store dan Google Play.
Mobile Gaming
Nekopara Sekai Connect Bermasalah Sejak Awal, Pemain Keluhkan Bug dan Koneksi Tidak Stabil
www.gwigwi.com –
Game terbaru dari franchise populer Nekopara Sekai Connect langsung menghadapi berbagai kendala teknis bahkan sejak pertengahan April, jauh sebelum peluncuran resminya bisa berjalan mulus. Situasi ini memicu keluhan dari banyak pemain yang sudah mencoba mengakses game tersebut di hari-hari awal.
Sejumlah pengguna melaporkan bahwa akses ke dalam game sering kali tidak stabil. Gangguan koneksi menjadi salah satu masalah utama, di mana pemain kerap mengalami putus sambungan saat bermain. Tidak hanya itu, pihak pengembang juga beberapa kali melakukan emergency maintenance untuk mencoba memperbaiki kondisi server yang belum optimal.
Masalah lain yang cukup mencolok adalah munculnya bug dan crash, terutama ketika pemain menggunakan pengaturan bahasa Inggris. Komunitas menemukan bahwa kendala ini bisa sedikit dikurangi dengan mengganti bahasa ke Jepang. Namun, solusi tersebut tentu bukan pilihan ideal, terutama bagi pemain global yang mengandalkan terjemahan untuk memahami cerita dan gameplay.
Kondisi ini membuat pengalaman bermain menjadi kurang nyaman, terutama bagi pemain baru yang berharap mendapatkan kesan pertama yang baik dari game ini. Beberapa pemain bahkan memilih untuk menunda bermain hingga kondisi server dan sistem benar-benar stabil.
Sebagai bentuk tanggung jawab, pihak developer telah menjadwalkan maintenance hingga 17 April untuk memperbaiki berbagai masalah yang ada. Selain itu, mereka juga menyiapkan kompensasi bagi pemain sebagai permintaan maaf atas gangguan yang terjadi selama periode tersebut.
Kompensasi yang diumumkan meliputi 100 Gems sebagai pengganti waktu maintenance, serta tambahan Gems yang akan diberikan terkait masalah koneksi yang masih berlangsung. Menariknya, pemain juga mendapatkan bonus sebesar 3.000 Gems sebagai bentuk apresiasi karena game ini sempat mencapai peringkat pertama di kategori Free Chart.
Meski awal perjalanannya cukup penuh tantangan, masih ada harapan bagi Nekopara Sekai Connect untuk memperbaiki kualitas layanan mereka. Jika pengembang mampu mengatasi masalah teknis dengan cepat dan efektif, game ini berpotensi kembali mendapatkan kepercayaan dari komunitas dan berkembang lebih stabil ke depannya.
Mobile Gaming
Nekopara Sekai Connect Resmi Rilis, Hadirkan Waifu Neko Global dengan Gameplay Variatif
www.gwigwi.com –
Kabar bahagia untuk para penggemar seri Nekopara! Good Smile Company akhirnya resmi merilis game terbaru mereka, Nekopara Sekai Connect, yang kini sudah tersedia untuk platform Android dan iOS.
Game ini menjadi seri terbaru dalam franchise Nekopara dengan pendekatan yang lebih modern, mengusung format gacha free-to-play (F2P) yang dikombinasikan dengan berbagai genre gameplay menarik.
Gameplay Santai dengan Banyak Variasi
Nekopara Sekai Connect menawarkan pengalaman bermain yang cukup beragam dan tidak monoton. Beberapa fitur utama yang bisa dinikmati pemain antara lain:
Simulasi toko bergaya sandbox
Pemain dapat mengelola toko dengan kebebasan dalam mengatur aktivitas dan perkembangan bisnis.
Semi-auto battle system
Pertarungan dengan mekanik yang lebih santai, cocok untuk pemain kasual.
Rhythm game dengan musik original
Menambah variasi gameplay sekaligus menghadirkan pengalaman musikal khas Nekopara.
Perpaduan ini membuat game terasa fleksibel, baik untuk pemain yang ingin santai maupun yang ingin eksplorasi fitur lebih dalam.
Cerita Baru dan Karakter Lebih Beragam
Game ini juga menghadirkan cerita baru yang memperluas dunia Nekopara, lengkap dengan:
Episode karakter yang lebih mendalam
Voice acting penuh untuk meningkatkan imersi
Banyak karakter baru, termasuk waifu neko dari berbagai wilayah dunia
Roster karakter yang lebih luas menjadi salah satu daya tarik utama, terutama bagi penggemar yang menyukai koleksi karakter dengan desain unik.
Rencana Rilis PC
Untuk saat ini, Nekopara Sekai Connect masih tersedia secara eksklusif di perangkat mobile. Namun, pihak developer sudah mengonfirmasi rencana ekspansi ke PC melalui Steam yang dijadwalkan rilis pada musim gugur mendatang.
Daya Tarik Utama
Dengan kombinasi gameplay kasual, karakter yang menarik, serta elemen musik dan cerita yang kuat, Nekopara Sekai Connect berpotensi menjadi salah satu game gacha yang cukup menonjol di tahun ini—terutama bagi penggemar franchise Nekopara maupun pemain baru yang mencari game ringan namun variatif.
Mobile Gaming
Doki Doki Literature Club Dihapus dari Google Play, Ini Penyebabnya
www.gwigwi.com –
Kabar mengejutkan datang untuk para pemain mobile. Game visual novel populer Doki Doki Literature Club dilaporkan tiba-tiba menghilang dari Google Play tanpa pemberitahuan sebelumnya. Banyak pengguna Android baru menyadari hal ini setelah game tersebut sudah tidak lagi tersedia untuk diunduh.
Penghapusan ini kemudian dikonfirmasi oleh kreator game, Dan Salvato, bersama publisher Serenity Forge. Dalam pernyataannya, mereka menjelaskan bahwa keputusan tersebut berasal langsung dari pihak Google, bukan dari developer maupun publisher.
Alasan Penghapusan: Konten Sensitif
Menurut informasi yang beredar, Doki Doki Literature Club dianggap melanggar kebijakan terkait konten sensitif di platform Android. Meski pada awalnya tampil seperti game dating simulator dengan visual karakter imut, DDLC memang dikenal memiliki cerita yang jauh lebih gelap.
Game ini mengeksplorasi tema serius seperti kesehatan mental, tekanan psikologis, hingga elemen disturbing yang menjadi ciri khasnya sejak pertama kali dirilis di PC. Justru karena pendekatan unik inilah DDLC mendapatkan popularitas besar di kalangan gamer.
Namun, pendekatan tersebut tampaknya berbenturan dengan kebijakan distribusi konten di Google Play yang memiliki batasan ketat, terutama untuk aplikasi yang dapat diakses oleh audiens luas.
Dampak ke Pemain Android
Dengan dihapusnya game ini dari Google Play, pemain Android kini tidak lagi bisa mengunduh Doki Doki Literature Club secara resmi melalui platform tersebut. Hal ini tentu menjadi kerugian bagi pengguna baru yang ingin mencoba game ini di perangkat mobile.
Meski begitu, DDLC masih tersedia dan dapat dimainkan di platform lain seperti PC dan konsol, sehingga tidak sepenuhnya “hilang” dari peredaran.
Sikap Developer: Tidak Mau Sensor
Pihak developer menegaskan bahwa mereka tidak berencana untuk menyensor atau mengubah konten utama dari game ini hanya demi memenuhi kebijakan platform. Sebaliknya, mereka saat ini sedang mencari alternatif distribusi agar versi Android tetap bisa diakses oleh para pemain tanpa mengorbankan visi asli game tersebut.
-
Box Office4 weeks agoReview Film Phi Phong: The Blood Demon, Hantu Asli dari Vietnam
-
Laptop3 weeks agoHP EliteBook 8 G1i 14 AI: Tangguh untuk Bisnis, Siap Gaming Ringan
-
Box Office3 weeks agoReview The Death of Robin Hood, Akhir Tragis Sang Legenda
-
Serial Anime2 weeks agoReview Clevatess Season 2 Episode 1: Misi Rahasia Klen dan Alicia Dimulai, Visual Makin Manjakan Mata!
-
News2 weeks agoAnime Festival Asia Rayakan Edisi ke-10 di Indonesia!
-
TV & Movies2 weeks agoReview Film Love Barista, Megabintang yang Terdampar
-
TV & Movies2 weeks agoREVIEW FILM MOANA (2026), Keindahan Visual Kepulauan Pasifik
-
Gaming2 weeks agoAkhirnya Rilis! Wuthering Waves Versi 3.5 Hadirkan Region Baru dan Resmi Tuju Xbox!









