Music
Singing Cosplayer Hikari baru saja memulai crowdfunding untuk seluruh dunia menggunakan Kickstarter!
GwiGwi.com – Singing Cosplayer Hikari, yang memulai debutnya di Tahun Baru 2021, aktif mengirimkan video dan foto “BUDAYA JEPANG” ke dunia dengan cosplay karakter dari anime, game, Vocaloid, dll dan menyanyikan lagu cover yang berhubungan dengan karya-karya itu. Hikari telah menjalin berbagai komunikasi terutama melalui SNS (YouTube / Instagram / Facebook / TikTok / Twitter). Hanya dalam dua bulan sejak debutnya, Hikari telah menerima respon yang jauh lebih besar dari yang dia harapkan. Jadi, di hari ulang tahunnya, Kamis, 29 April, dia memutuskan untuk mengadakan mini live pertamanya di Shibuya Take Off 7, Tokyo, Jepang. Dan juga, untuk menerima dukungan sebagai bagian dari pendanaan untuk kegiatan Mei-Juni, dia memulai proyek crowdfunding untuk Jepang dari 5 Maret menggunakan CAMPFIRE, dan baru saja memulai untuk seluruh dunia pada 10 Maret menggunakan Kickstarter.
Singing Cosplayer Hikari memulai semuanya dengan konsep “bernyanyi sambil cosplay”, namun karena sulitnya konsep dalam hal hak cipta, hanya dua dari sembilan lagu cover yang dia rekam dan yang diproduksi disetujui oleh pemegang hak cipta. Video lagu cover terkait Evangelion yang dia nyanyikan saat cosplay sebagai Rei Ayanami saat ini tidak tersedia untuk umum, tetapi video tersebut telah ditonton lebih dari 1,1 juta kali di YouTube dalam 20 hari sejak Hari Tahun Baru, dan dua video terkait Vocaloid miliknya. Video tersebut masing-masing telah dilihat lebih dari 320.000 kali di YouTube. Dan dia sangat dipuji oleh penggemar lagu anime dan penggemar lagu Vocaloid di seluruh dunia. Di YouTube, saluran tersebut telah menerima tanggapan yang luar biasa, dengan lebih dari 6.000 subscribers hanya dalam waktu dua bulan.
-[COVER] Confession Rehearsal (Kokuhaku Yokou Renshuu) / HoneyWorks feat.GUMI
-[COVER] Senbonzakura / Kurousa P Feat. Hatsune Miku
Hikari telah membuat sumber suara, video, dan foto dengan keinginannya untuk memberikan karya yang berkualitas tinggi kepada semua orang di seluruh dunia.
Namun, semua dana untuk kegiatannya dikumpulkan dari tabungan pribadinya. Untuk menjaga kualitas produksi di masa depan, ada batasan jumlah uang yang dapat dia kumpulkan dengan tabungan pribadinya. Oleh karena itu, dia memutuskan untuk meminta dukungan melalui crowdfunding.
Karena mengalami kesulitan dalam banyak kasus untuk mendapatkan izin dari pemegang hak cipta, ia mengumumkan perubahan konsep pada 28 Februari dan mengubah konsep asli “menyanyi sambil cosplay” menjadi “cosplay, menyanyi, dan mentransmisikan BUDAYA JEPANG” dan bersiap untuk mengunggah berbagai foto, video dan sumber suara. Dia telah menyiapkan beberapa hadiah untuk para pendukungnya melalui Kickstarter.
- Jumlah dukungan: 3.000 yen (buku foto mini)
Buku foto mini pertama (warna B5, 16 halaman) dengan tanda tangannya dan foto acak yang tidak dipublikasikan akan ditawarkan sebagai satu set.
- Jumlah dukungan: 2.000 yen (mini live di video on demand)
Mini-live pada 29 April akan difilmkan dengan tiga kamera dan diedit untuk disediakan sebagai video-on-demand di kemudian hari. Selain itu, live performance pada hari itu juga akan didistribusikan secara gratis dengan menggunakan satu kamera tetap.
- Jumlah dukungan: 1.000 yen (foto digital yang digunakan dalam buku foto mini)
Hikari akan mengirimi Anda salinan digital dari foto-foto yang digunakan dalam “Buku Foto Mini Pertama”, yang merupakan bonus dari dukungan senilai “3.000 yen”.
Selain hal di atas, Kickstarter juga mengizinkan dukungan non-hadiah (janji) dari minimal 100 yen, jadi mohon dukung kegiatan Singing Cosplayer Hikari. Semakin banyak dukungan yang didapat, semakin baik pula ia untuk terus berkarya.
Karena dia memiliki jumlah pengikut terbesar di Indonesia, dia telah merilis komentar video dalam bahasa Indonesia untuk meminta dukungan. Untuk menjangkau penggemar di seluruh dunia, dia berencana menambahkan subtitle dalam 18 bahasa, dan saat ini subtitle tersedia dalam 14 bahasa: Indonesia, Inggris, Jepang, Arab, Jawa, Spanyol, Thailand, Hindi, Prancis, Vietnam, Portugis, Korea, Cina Tradisional, dan Cina Sederhana.
Entertainment
Akemi ID Hadirkan Dua Member Baru, Ochi dan Mika Sebagai Bagian dari Regenerasi Grup
www.gwigwi.com – Jakarta, Agustus 2026 — Independent girl group asal Jakarta, Akemi ID, mengumumkan perubahan dalam susunan member sekaligus memperkenalkan dua wajah baru yang akan melanjutkan perjalanan grup.
Sebelumnya, Manajemen Akemi ID telah memutuskan untuk mengakhiri status keanggotaan Aiko sebagai Member Akemi ID setelah melalui proses evaluasi dan komunikasi bersama Manajemen. Keputusan tersebut menjadi bagian dari dinamika dan perkembangan Akemi ID dalam menjaga komitmen serta profesionalisme seluruh member.
Di tengah perubahan tersebut, Akemi ID kini menyambut dua member baru, Ochi dan Mika, yang diharapkan dapat memberikan warna baru dalam perjalanan grup ke depannya.
Ochi Kembali Bergabung dengan Akemi ID
Ochi bukanlah nama baru bagi Akemi ID. Ia merupakan mantan member Akemi yang kini kembali bergabung sebagai bagian dari perjalanan baru grup. Ochi secara resmi diperkenalkan kembali sebagai Member Akemi ID dalam penampilan di Indonesia Designer Art-Toys Expo Vol. 4 pada 9 Agustus 2026.
Dalam formasi barunya, Ochi akan membawa identitas warna orange dengan branding bunga orange marigold.
Kembalinya Ochi diharapkan dapat memperkuat dinamika internal maupun penampilan Akemi ID, khususnya melalui kemampuan public speaking yang dimilikinya.
Mika Resmi Naik Menjadi Member Akemi ID
Sementara itu, Mika merupakan trainee yang telah menjalani proses latihan bersama Akemi ID sejak Desember 2025. Setelah melalui proses pengembangan dan evaluasi sebagai trainee, Mika akhirnya resmi bergabung sebagai Member Akemi ID dan diperkenalkan kepada publik dalam event School of Rock pada 17 Agustus 2026.
Mika akan membawa identitas warna white dengan branding bunga white jasmine.
Dengan karakter vokalnya yang memiliki suara merdu, Mika diharapkan dapat memberikan warna tambahan bagi musik dan penampilan Akemi ID.
Menyambut Babak Baru Akemi ID
Dengan bergabungnya Ochi dan Mika, Akemi ID memasuki fase baru dalam perjalanan grup. Keduanya membawa karakter dan kemampuan yang berbeda, namun diharapkan dapat saling melengkapi dengan member Akemi ID lainnya.
“Kami berharap kehadiran Ochi dan Mika bisa memberikan warna baru untuk Akemi ID. Ochi dengan kemampuan public speaking-nya, dan Mika dengan karakter vokalnya, tentunya akan menjadi tambahan yang menarik untuk perkembangan Akemi ke depan,” ujar Manajemen Akemi ID.
Sebagai independent girl group yang telah aktif sejak 2018 dan memiliki pengalaman tampil di berbagai panggung, Akemi ID akan terus mengembangkan karya, pertunjukan, serta program-programnya untuk menghadirkan pengalaman yang lebih beragam bagi para penggemar.
Kehadiran Ochi dan Mika menjadi bagian dari langkah Akemi ID untuk terus bertumbuh dan memasuki babak baru dengan semangat serta warna yang baru.
Akemi Operation Team
AKEMI ID

Kontak Akemi
Instagram: https://www.instagram.com/akemiofficial.id/
Facebook: https://www.facebook.com/akemiofficial.id
TikTok: https://www.tiktok.com/@akemiofficial.id
Youtube: https://www.youtube.com/@akemiofficial2756
Spotify: https://open.spotify.com/artist/0dwjZ0qHyZxRynpZFycg01
Whatsapp: 08551614433
Music
SHIFT UP Dikritik Usai Promosikan Stellar Blade: Bloodrain Lewat Video Musik Berbasis AI
www.gwigwi.com – SHIFT UP menuai sorotan dari komunitas setelah merilis video musik orisinal untuk Stellar Blade: Bloodrain di kanal YouTube resminya. Video berjudul “Wanna be in LOVE” tersebut dipublikasikan hari ini, namun alih-alih mendapat sambutan positif, konten tersebut justru memicu gelombang kritik dari para penggemar.
Sejumlah penonton menilai video musik tersebut tampak dibuat menggunakan teknologi generative AI.
Dugaan ini muncul karena banyak adegan yang memperlihatkan hasil visual dengan karakteristik yang dianggap tidak konsisten, mulai dari perubahan bentuk wajah, proporsi tubuh, hingga detail anatomi karakter yang terlihat berbeda di setiap adegan.
Salah satu aspek yang paling banyak disorot adalah penampilan Evie, karakter utama dalam Stellar Blade: Bloodrain.
Banyak penggemar menilai wajah dan proporsi tubuh Evie dalam video tersebut tidak sesuai dengan desain resminya di dalam game. Perbedaan tersebut memicu berbagai komentar di media sosial, dengan sebagian pemain mengaku kecewa karena kualitas visualnya dianggap tidak mencerminkan standar yang selama ini dikenal dari SHIFT UP.
Komunitas juga mempertanyakan keputusan pengembang menggunakan video bergaya AI untuk mempromosikan game yang selama ini dipuji berkat kualitas grafis dan desain karakternya. Menurut sejumlah penggemar, pendekatan tersebut justru mengurangi identitas visual Stellar Blade yang selama ini dibangun melalui proses produksi konvensional.
Di sisi lain, ada pula pengguna yang berpendapat bahwa SHIFT UP belum memberikan pernyataan resmi mengenai proses pembuatan video tersebut.
Meski menuai kritik, video musik tersebut tetap berhasil menarik perhatian komunitas dan memicu diskusi luas di berbagai platform.
Kini para penggemar menantikan apakah SHIFT UP akan memberikan klarifikasi terkait proses produksi video tersebut atau memilih mempertahankan pendekatan yang digunakan dalam materi promosi Stellar Blade: Bloodrain.
Music
for Revenge Rilis ‘I Miss You Every Brand New Day’, Original Song untuk film Spider-Man: Brand New Day
www.gwigwi.com – for Revenge mempersembahkan ‘I Miss You Every Brand New Day', sebuah original song untuk film Spider-Man: Brand New Day. Kolaborasi ini berawal dari tawaran Sony Music dan Sony Pictures, yang melihat karya-karya for Revenge sejalan dengan emosi cerita dalam film tersebut.
Bagi for Revenge, kesempatan ini menjadi sebuah pencapaian sekaligus tantangan kreatif yang istimewa. Untuk pertama kalinya, mereka menulis karya yang tidak hanya berangkat dari pengalaman personal, tetapi juga dari perjalanan emosional Peter Parker. “Buat kami, ini sebuah kehormatan. Nggak pernah bayangin for Revenge bisa diberi kesempatan untuk menulis karya based on salah satu franchise film terbesar di dunia,” ungkap Boniex. Band ini juga mengaku harus menyelami sudut pandang yang berbeda dalam proses penciptaan lagu tersebut. “Biasanya kami membuat karya berdasarkan apa yang kami alami. Kali ini harus menyatu dengan apa yang dirasakan Peter Parker di film tersebut. Sebagai fanboy Spider-Man, sekali lagi, ini sebuah kebanggaan, untuk menggali sisi emosional seorang Peter Parker,” lanjutnya.
‘I Miss You Every Brand New Day' membawa identitas emosional for Revenge ke dalam semesta Spider-Man: Brand New Day. Lagu ini menjadi pertemuan antara narasi personal yang selama ini kuat dalam karya for Revenge dengan dinamika perjalanan salah satu karakter pahlawan super paling ikonis di dunia. Diperkaya oleh kontribusi sejumlah musisi dan sosok kreatif, lagu ini menghadirkan vokal tamu dari Cynantia Pratita, arahan vokal oleh Kamga, serta paduan suara dari Gege Gumilar, Mulia Aprianto, Nadine Arlyanaza, dan Luginia Raftiane. Proses produksinya turut melibatkan sejumlah nama di balik layar industri musik Indonesia, menegaskan skala dan keseriusan karya ini sebagai original songl.
‘I Miss You Every Brand New Day' akan menjadi karya spesial bagi pendengar for Revenge, penggemar Spider-Man, serta siapa pun yang pernah berhadapan dengan rindu, kehilangan, dan harapan untuk memulai sebuah hari yang baru. Dengarkan sekarang di seluruh digital streaming platform di Indonesia
Executive Producer : Muhammad Soufan for Sony Music Entertainment Indonesia
A&R : Keke Kananta
Performed by : for Revenge
Composed by : Moch Boniex Nurwega & Faisal Riant Sahputra
Music Produced by : for Revenge, Faisal Riant Sahputra & Samuel Theophilus Japutra
Vocal Directed by : Kamga
Vocal Recorded by : Yusup Albantani at Sony Music Studios Indonesia
Guest Vocal by : Cynantia Pratita
Choir by : Gege Gumilar, Mulia Aprianto, Nadine Arlyanaza & Luginia Raftiane
Vocal Edited by : Sinyo Luntungan at Ebony Ivory Studio
Drums Recorded by : Ikhsan Rizaldy at Studio 12
Drums Edited by : Samuel Theophilus Japutra
Mix Prep by : Samuel Theophilus Japutra
Mixed & Mastered by : Dimas Pradipta at Sum It! Studio
Assisted by : Carlo Jogi & Dita Suria at Sum It! Studio
Dolby Atmos by : Gamaliel A. Pradipta at Sony Music Studios Indonesia
Published by : PT. Sony Music Publishing Indonesia
-
TV & Movies2 weeks agoReview Film Mutiny: Klasik Statham Yang Kurang Menggebuk
-
Gaming3 weeks agoArknights Resmi Rilis Versi PC, Berikut Spesifikasi yang Dibutuhkan
-
TV & Movies4 weeks agoReview Film Dear You, Surat yang Terlupakan
-
Gaming3 weeks agoArknights: Endfield Segera Hadir di Steam, Akses Pemain PC Bakal Lebih Mudah
-
TV & Movies3 weeks agoReview Film Seni Merayu Tuhan, Drama Religi 2.0?
-
TV & Movies2 weeks agoReview Film Kung Fu Soccer, Evolusi Komedi Absurd Stephen Chow di Era Modern
-
Berita Anime & Manga2 weeks agoOvergeared Ungkap Trailer Kedua, Visual Baru, dan 6 Karakter Tambahan
-
News2 weeks agoFate/Grand Order Rilis Video Pembuka Pameran, Dianimasikan oleh CloverWorks




