Connect with us

News

Siap-siap, Samsung Galaxy Note 9 Segera Dirilis

Published

on

GwiGwi.com – Samsung segera merilis salah satu jargon terbaiknya di pasar smartphone flagship kelas atas, Samsung Galaxy Note 9. Lini perangkat yang memulai dominasi pasar dengan ukurannya yang besar dan memperkenalkan kategori baru didunia smartphone yaitu Phablet atau PhoneTablet. Seperti apa Galaxy Note 9 ini nantinya?

Samsung dikenal memang memiliki 2 jargon utama di segi kelas flagship melalui seri Galaxy S, dan juga Galaxy Note yang dikenal sebagai pusat perhatian smartphone Android dengan segudang fitur yang umumnya tidak dimiliki perangkat Android lainnya ataupun perangkat besutan Apple. Setiap tahunnya Samsung memiliki kebiasaan untuk merilis perangkatnya melalui mid-year cycle dimana pada kwartal pertama Samsung akan merilis seri Galaxy S, sedangkan kwartal ke 3 atau 4 meluncurkan seri Galaxy Note.

Setelah merilis Galaxy S9 dan S9 Plus pada bulan Maret 2018 lalu, Samsung kali ini siap merilis Galaxy Note 9. Galaxy Note 9 dikabarkan akan memiliki sejumlah perubahan, dengan mengusung upgrade dari Galaxy S9 yang sebelumya belum dimiliki S8 ataupun Note 8, serta yang menurut rumor menjadi game changer seri Galaxy Note, berada di kekuatan S Pen-nya. Galaxy Note memang khas dengan S Pennya, namun Note 8 tidak menunjukan perubahan drastis untuk segi ini, melainkan berfokus pada kamera.

Galaxy Note 9 akan memiliki spesifikasi yang diperkirakan menyerupai Galaxy S9, dengan Prosesor teranyar dari Qualcomm Snapdragon 845, atau Exynos 9810 diluar Amerika Serikat (termasuk Indonesia), RAM 6GB atau 8GB, beserta dengan memori penyimpanan yang luas, dimulai dengan 64GB hingga 256GB. Selain itu, kehadiran kamera dengan aparture atau bukaan yang dapat berubah tergantung kebutuhan cahaya (night mode atau day mode), dan juga sejumlah upgrade yang membuat Note 9 sejajar atau lebih powerful dari Galaxy S9, dan membuat Note 8 sedikit tertinggal.

Setelah sejumlah spekulasi, Samsung sudah siap mengumumkan Galaxy Note 9 ke dunia pada tanggal 9 Agustus 2018 nanti, dan preorder akan dimulai di Indonesia pada keesokan harinya (tanggal 10 Agustus 2018 Jakarta). Belum ada kepastian berapa harga yang nantinya akan dirilis, namun melalui bocoran terbaru dari sebuah sumber dari Twitter, mematok harga Galaxy Note 9 seharga Rp. 13.500.000 di Indonesia.

Pada gambar tersebut juga diperlihatkan bahwa ada beberapa bonus preorder seperti hadiah langsung Smart TV 32″ dari Samsung untuk penyimpanan 128GB, dan 40″ untuk penyimpanan 512GB. keduanya ditemani bundling dari Indosat selama 12 bulan, beserta cashback sebesar Rp. 750.000.

Advertisement

News

Usada Pekora Ungkap Kriteria Pria Ideal, Kepribadian Lebih Penting dari Penampilan

Published

on

www.gwigwi.com – VTuber hololive JP Gen 3, Usada Pekora, membahas mengenai kriteria pria idealnya saat melakukan live streaming di channel pribadinya pada 14 Agustus 2026. Dalam kesempatan tersebut, Pekora menjelaskan bahwa penampilan fisik bukan menjadi faktor utama yang ia cari dari seorang pasangan.

Menurut Pekora, pria ideal tidak harus memiliki tubuh atletis atau berotot. Ia justru mengatakan bahwa penampilan yang biasa saja sudah cukup, selama orang tersebut tetap mampu merawat dan menjaga penampilannya dengan baik.

Bagi Pekora, faktor yang jauh lebih penting adalah kepribadian. Ia tampaknya lebih mempertimbangkan bagaimana seseorang bersikap dan memperlakukan pasangannya dibandingkan sekadar penampilan luar.

Meski demikian, Pekora memiliki satu kriteria yang cukup spesifik dalam hubungan. Ia mengatakan bahwa pasangan idealnya harus mampu menerima sekaligus menghadapi sifat manja dan berbagai keinginannya.

Hal tersebut menjadi salah satu bagian yang menarik perhatian penggemar karena Pekora secara terbuka mengakui bahwa dirinya menginginkan pasangan yang cukup sabar dalam menghadapi sifat tersebut. Dengan kata lain, kesabaran menjadi salah satu kualitas penting yang menurutnya dibutuhkan dalam menjalani hubungan dengannya.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam konteks pembahasan santai selama siaran. Karena itu, komentar Pekora lebih menggambarkan preferensi pribadinya dibandingkan sebuah standar yang harus dipenuhi oleh calon pasangan.

Pembahasan mengenai pasangan ideal memang bukan hal baru dalam siaran VTuber. Namun, komentar Pekora mengenai pentingnya kepribadian dan kesabaran cukup menarik perhatian karena memberikan sedikit gambaran mengenai bagaimana ia melihat hubungan romantis.

Dari pernyataannya, dapat disimpulkan bahwa Pekora tidak terlalu menempatkan penampilan fisik sebagai prioritas. Pria dengan penampilan sederhana tetap dapat menjadi pasangan ideal selama mampu menjaga diri, memiliki kepribadian yang cocok, serta dapat menerima sisi manja dirinya.

Sementara itu, kemampuan untuk menghadapi berbagai keinginan Pekora menjadi semacam “ujian kesabaran” tersendiri. Bagi dirinya, pasangan yang mampu memahami dan tetap sabar kemungkinan akan lebih cocok untuk menjalani hubungan dalam jangka panjang.

Meski dibahas secara ringan dalam livestream, pernyataan tersebut langsung menjadi bahan perbincangan di kalangan penggemar. Terlebih, Usada Pekora merupakan salah satu talent hololive yang memiliki basis penggemar besar dan dikenal dengan karakter serta gaya komunikasinya yang khas.

Pada akhirnya, kriteria yang disampaikan Pekora menunjukkan bahwa kecocokan karakter dan kemampuan saling memahami lebih penting baginya dibandingkan standar fisik tertentu. Penampilan mungkin menjadi bagian dari ketertarikan, tetapi kepribadian dan kesabaran justru menjadi faktor yang lebih utama.

Continue Reading

News

COVER Corporation Catat Penurunan Kinerja di Kuartal I 2027, Merchandise Jadi Faktor Utama

Published

on

Hololive Dreams Rilis Video Gameplay Perdana, Tandai Game Smartphone Pertama Berlabel Hololive

www.gwigwi.com – COVER Corporation, perusahaan di balik agensi VTuber hololive, melaporkan penurunan kinerja pada kuartal pertama tahun fiskal 2027. Berdasarkan laporan terbaru perusahaan, pendapatan dan laba bersih sama-sama mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Pendapatan COVER Corporation tercatat sebesar 8,825 miliar yen, turun sekitar 8,3% secara tahunan. Sementara itu, laba bersih perusahaan merosot lebih dalam, yakni 40,1% menjadi 415 juta yen.

Salah satu faktor terbesar yang memengaruhi performa tersebut berasal dari bisnis merchandise. Pendapatan dari penjualan barang terkait talent dan berbagai produk hololive turun 22,1% menjadi 4,546 miliar yen.

COVER menjelaskan bahwa penurunan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor operasional. Perubahan komposisi talent, penyesuaian jadwal produksi produk, hingga persoalan persediaan menjadi sejumlah penyebab yang berdampak terhadap kinerja segmen merchandise.

Selain itu, perusahaan juga menghadapi tantangan ketika melakukan transisi dalam operasional e-commerce. Masalah terkait ketersediaan stok serta pemilihan produk disebut turut memengaruhi penjualan selama periode tersebut.

Meski mengalami tekanan pada sektor merchandise, tidak semua lini bisnis COVER mengalami penurunan. Salah satu perkembangan paling positif justru datang dari bisnis acara langsung.

Pendapatan dari kegiatan live event meningkat secara signifikan hingga 109,6% menjadi 908 juta yen. Pertumbuhan tersebut didorong oleh sejumlah acara, termasuk konser holoX dan Shishiro Cup, yang membantu meningkatkan kontribusi segmen event terhadap pendapatan perusahaan.

Pertumbuhan bisnis acara menjadi salah satu sinyal bahwa aktivitas offline masih memiliki potensi besar bagi COVER. Konser, turnamen, serta berbagai event yang melibatkan talent dapat menjadi sumber pendapatan sekaligus memperkuat hubungan antara VTuber dan komunitas penggemarnya.

COVER sendiri menggambarkan periode tersebut sebagai bagian dari fase investasi. Perusahaan masih mempersiapkan berbagai proyek dan pengembangan bisnis yang diharapkan dapat memberikan dampak lebih besar terhadap pertumbuhan dalam jangka panjang.

Dengan demikian, penurunan kinerja pada kuartal pertama belum tentu mencerminkan kondisi bisnis COVER secara keseluruhan untuk satu tahun fiskal. Perusahaan masih memiliki sejumlah proyek dan strategi yang dapat memberikan kontribusi pada periode berikutnya.

Performa merchandise tetap menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan, mengingat segmen tersebut memiliki kontribusi besar terhadap pendapatan COVER. Di sisi lain, peningkatan tajam dari bisnis acara menunjukkan adanya peluang pertumbuhan melalui ekspansi kegiatan offline.

COVER kini dihadapkan pada tantangan untuk menyeimbangkan investasi dan pertumbuhan bisnis sambil memperbaiki persoalan operasional yang sebelumnya berdampak pada penjualan merchandise. Hasil kuartal berikutnya akan menjadi indikator penting untuk melihat apakah strategi tersebut mulai memberikan hasil.

Continue Reading

News

IGRS Ditargetkan Kembali Aktif Sebelum Akhir 2026, Komdigi Masih Lakukan Evaluasi

Published

on

Arknights Resmi Rilis Versi Pc, Berikut Spesifikasi Yang Dibutuhkan

www.gwigwi.com – Indonesia Game Rating System (IGRS) ditargetkan kembali beroperasi sebelum akhir 2026. Meski demikian, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) belum memberikan tanggal pasti mengenai kapan sistem rating game tersebut akan kembali diaktifkan.

Saat ini, IGRS masih menjalani evaluasi menyeluruh untuk memastikan sistem klasifikasi usia game dapat berjalan lebih akurat. Evaluasi tersebut tidak hanya mencakup aspek teknis, tetapi juga mempertimbangkan kebijakan dan kebutuhan yang berlaku di Indonesia saat ini.

Pemerintah melihat pembaruan IGRS sebagai langkah penting untuk menciptakan sistem rating yang dapat memberikan informasi lebih jelas mengenai kesesuaian sebuah game berdasarkan kelompok usia. Dengan begitu, orang tua maupun pemain dapat memiliki referensi sebelum memilih game yang akan dimainkan.

Proses evaluasi juga melibatkan berbagai pihak dari ekosistem industri game. Pemerintah menggandeng developer game, pelaku industri, asosiasi, komunitas gamer, hingga perwakilan orang tua untuk memberikan masukan mengenai sistem yang sedang dikembangkan.

Keterlibatan banyak pihak tersebut diharapkan dapat membuat IGRS tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga mampu mempertimbangkan kondisi nyata yang dihadapi pemain dan keluarga di Indonesia.

Selain itu, sejumlah kementerian dan lembaga pemerintah turut dilibatkan dalam proses evaluasi. Langkah tersebut dilakukan agar penerapan sistem rating nantinya dapat berjalan sesuai dengan regulasi serta kebijakan yang berlaku.

Sebelumnya, proses pemberian rating melalui IGRS sempat dihentikan sementara setelah sistem tersebut mendapatkan sorotan. Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah adanya klasifikasi game yang dinilai kurang sesuai dengan konten sebenarnya.

Penghentian sementara tersebut kemudian menjadi kesempatan bagi pemerintah untuk melakukan peninjauan terhadap mekanisme yang digunakan. Evaluasi diharapkan dapat menghasilkan sistem yang lebih konsisten ketika IGRS kembali aktif.

Meski proses rating dihentikan sementara, kondisi tersebut tidak berarti seluruh game langsung diblokir. Para pemain tetap dapat mengakses dan memainkan game seperti biasa selama tidak terdapat kebijakan atau keputusan pemblokiran secara khusus.

Dengan target reaktivasi sebelum akhir 2026, pemerintah masih memiliki waktu untuk menyelesaikan berbagai evaluasi dan penyesuaian sebelum sistem tersebut kembali digunakan.

Jika nantinya IGRS telah aktif kembali, sistem ini diharapkan dapat menjadi acuan yang lebih jelas bagi masyarakat Indonesia dalam memahami batas usia sebuah game. Di sisi lain, keberadaan rating yang akurat juga dapat membantu orang tua dalam menentukan game yang sesuai bagi anak-anak mereka.

Untuk saat ini, tanggal resmi reaktivasi IGRS masih belum diumumkan. Komdigi masih melanjutkan evaluasi bersama berbagai pemangku kepentingan sebelum menentukan kapan sistem tersebut siap digunakan kembali secara penuh.

Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending