Produk Telkomsel Orbit
Di masa awal kehadirannya ini, Telkomsel Orbit hadir dalam dua jenis produk, yakni Orbit Star dan Orbit Max. Apa saja kelebihan dari masing-masing produk?
GwiGwi.com – Telkomsel Orbit merupakan salah satu produk Telkomsel untuk layanan internet rumah yang menggunakan perangkat modem WIFI dengan kualitas jaringan selular, serta paket data tanpa perlu berlangganan. Layanan ini mirip dengan XL Home dari XL Axiata.
Telkomsel Orbit bukanlah layanan internet berbasiskan kabel fiber. Melainkan memanfaatkan jaringan seluler 4G milik Telkomsel. Layanan ini memang diperuntukkan bagi segmen keluarga, terutama yang tinggal di wilayah yang tak tercover jaringan kabel (fixed line) atau serat optik.
Internet bisa dipakai selama 24 jam penuh. Router tersebut juga dapat digunakan hingga 32 perangkat sekaligus melalui jaringan WiFi.
Untuk pembelian perangkat internet rumah ini, bisa melalui website resmi Telkomsel Orbit. Dari situ, kita bisa memilih jenis modem (Orbit Star atau Orbit Max) dan extra kuota untuk pembelian awal ini.
Di masa awal kehadirannya ini, Telkomsel Orbit hadir dalam dua jenis produk, yakni Orbit Star dan Orbit Max. Apa saja kelebihan dari masing-masing produk?
Harga: Rp729.000 selama masa promosi. Setelah masa promosi usai, harga menjadi Rp999.000.
Ini merupakan paket produk standar Telkomsel Orbit di awal kehadiran layanan tersebut. Dengan membeli Orbit Star, kamu akan mendapatkan modem WiFi Huawei B311 dan bonus kuota internet 50 GB untuk satu bulan.
Beberapa spesifikasi untuk modem Huawei B311 ini adalah:
– Ukuran modem: 101 x 126 x 36 mm.
– Tingkat kecepatan: DL/UL Cat 4.
– Tipe modem: 2×2 MIMO LTE.
– Teknologi WiFi: 2.4 GHz WiFi.
– Jumlah pengguna yang didukung bersama-sama: 32 pengguna.
Dari spesifikasi di atas, terlihat paket Orbit Star tampak untuk penggunaan yang tidak terlalu berat. Kecepatannya tidak terlalu tinggi, yakni hanya di Cat 4 saja. Teknologi WiFi yang digunakan juga baru 2.4 GHz WiFi yang mengandalkan kekuatan sinyal dibandingkan kecepatan.
Oleh karena itu, Orbit Star tampaknya lebih cocok untuk kegiatan belajar dan bekerja dari rumah, tanpa dibarengi dengan hiburan. Sebaiknya, belajar dan bekerja tidak dilakukan bersama-sama dengan hiburan. Jika tetap dilakukan bersama-sama, kecepatannya bisa saja tidak optimal.
Harga: Rp2.399.000 selama masa promosi. Setelah masa promosi usai, harga menjadi Rp2.599.000.
Ini merupakan paket produk Telkomsel Orbit tertinggi saat ini. Kamu akan mendapatkan modem WiFi Huawei B818 dan juga bonus kuota data internet sebesar 150 GB untuk 90 hari.
Beberapa spesifikasi singkat untuk modem Huawei B818 adalah:
– Ukuran modem: 103 x 103 x 225 mm.
– Tingkat kecepatan: DL Cat19/UL Cat 13
– Tipe modem: 4×4 MIMO LTE
– Teknologi WiFi: 2.4 GHz & 2.5 GHz
– Jumlah pengguna yang didukung bersama-sama: 64 pengguna.
Dari spesifikasi di atas, dapat dilihat bahwa Telkomsel Orbit Max cocok bagi kamu yang mencari kecepatan dan kuota data besar. Dijamin internet akan tetap cepat saat digunakan bersama-sama, entah itu untuk belajar, bekerja, dan hiburan. Dukungan download yang mencapai Cat 19 dan dukungan teknologi 2.5 GHz membuat modem WiFi tersebut kencang dan kuat.
Di awal setelah membeli salah satu paket di atas, kamu memang mendapatkan paket data internet yang cukup besar. Kamu akan mendapatkan 50 GB di 30 hari pertama Orbit Star dan 150 GB di 90 hari pertama Orbit Max.
Setelah kuota internet itu habis, tentunya kamu mau membeli paket data dari Telkomsel. Nah, sebagai dasar pertimbangan kamu, mari kita simak harga paket data Telkomsel Orbit ini.
| Nama Paket | Harga Promosi | Harga Setelah Promosi Usai |
| 30 GB (cocok untuk kegiatan sosial media dan browsing standar) | Rp65.000 | Rp130.000 |
| 50 GB(cocok untuk main game online) | Rp80.000 | Rp165.000 |
| 100 GB (cocok untuk streaming video) | Rp130.000 | Rp260.000 |
Oh ya, pembelian dan cek sisa kuota paket data bisa kamu lakukan langsung di aplikasi Telkomsel Orbit ya. Aplikasi tersebut tersedia di iOS dan Android.
Langsung saja, kali ini Gwimin akan mencoba salah satu produk Orbit Star. Orbit Star hadir dengan modem 4G Huawei B311 dan ekstra kuota 50Gb untuk 30 hari.
Sebelum mulai berlangganan pastikan cek dahulu ketersedian jaringan di daerahmu, buka halaman Cek Jangkauan Layanan Orbit. Masukkan alamat kamu dan otomatis website akan memberitahu ketersedian jaringannya. Sebenarnya secara logika jika ada Jaringan Telkomsel di alamat kamu, maka jarigan Orbit pun pasti tersedia.
Setelah itu, pilih produk Orbit yang diinginkan, pilih Orbit Star di harga Rp. 799.000 atau Orbit Max di harga Rp. 2.399.000 kemudian Login atau Daftar Baru seperti biasa. Masukkan alamat kamu dan pilih metode pengiriman, untuk saat ini masih terdapat promo gratis ongkos kirim hingga Rp. 20.000. Jangan lupa selesaikan pembayaran agar Orbit kamu dikirim.
Sembari menunggu datang kamu dapat menginstall aplikasi My Orbit yang tersedia untuk Android dan untuk iOS masih coming soon. Di Aplikasi kamu dapat melihat proses pengiriman Orbit kamu.
Dalam paket Orbit Star terdapat Unit, Buku Manual, Kabel LAN, Kabel Power.
Desain modem Huawei B311 berwarna putih dengan Logo Telkomsel Orbit, tak ada Logo Huawei. Pada bagian belakang terdapat colokan LAN dan Power.
Disisi kiri belakang ada SIM Slot yang tentunya sudah terisi SIM Card Telkomsel Orbit yang kali ini masih merupakan kartu SimPATI yang terdaftar sebagai nomor telkomsel Orbit. Pada isi kotak juga terdapat bungkus packaging nomor SimPATI nomornya perlu disimpan untuk keperluan Isi Paket Data.
Dibagian belakang juga terdapat colokan antena, antena dapat kamu beli terpisah untuk menambah kekuatan sinyal modem menangkap jaringan.
Pada sisi depan terdapat beberapa led indikator yaitu (ki-ka) Power Indicator, Network Status Indicator, Wi-Fi Indicator, LAN/WAN Indicator, Signal Strength Indicator. Pada sisi atas ada tombol Power dan WPS.
Sebelumnya koneksikan Wifinya nama Wifi dan Password default dapat dilihat pada bagian bawah Modem.
Selanjutnya Buka aplikasi My Orbit kamu dan pilih aktivasi, otomatis aplikasi akan melakukan aktivasi, kamu perlu melakukan pendaftaran sim card di aplikasi dengan memasukkan NIK dan Nomor Kartu Keluarga.
Pada aplikasi My Orbit kamu dapat melihat informasi kuota paket data, mengganti Nama WiFi dan Password Modem, Membeli Paket data.
Untuk kualitas jaringan Orbit Star, Gwimin membandingkan dengan Telkomsel KartuHalo dan by.U. Kedua produk ini merupakan produk telkomsel yang juga menggunakan jaringan Telkomsel tentunya.
Kondisi penggunaan di kamar lantai 1 untuk rumah 2 lantai daerah Tangerang. Modem Orbit Star menunjukkan kualitas sinyal penuh Tiga Bar dengan Network Status LED berwarna Cyan ini berarti kualitas jarigan 4G/LTE.
Speed test pertama, kecepatan download 6.12Mbps dan upload 0.19Mbps bisa dibilang ini cukup mengecewakan. Dengan kondisi yang sama KartuHalo di ponsel android menghasilkan kecepatan download 17.6Mbps dan upload 0.37Mbps. Bagaimana dengan by.U? download 3Mbps dan Upload 0.18Mbps.
Perbandingan Speed
| Download | Upload | |
|---|---|---|
| Orbit | 6.12Mbps | 0.19Mbps |
| KartuHalo | 17.6Mbps | 0.37Mbps |
| by.U | 3Mbps | 0.18Mbps |
Kebetulan Gwimin memiliki antena speed booster bertipe induksi, posisi antena di atap dengan kabel induksi ke kamar. Jika modem Orbit Star dipakaikan antena dengan model induksi ini, hasil kecepatan download dan upload naik signifikan, kecepatan download 17.3Mbps dan upload 11.3Mbps.
Gwimin mencoba bermain game mobile Arena of Valor, dari percobaan 3 match, di match ke-3 Gwimin mengalami kendala yang mana kualitas Ping yang tadinya sekitar 40ms menjadi 400ms. Kondisi ini berlangsung kurang lebih 5menitan yang kemudian kembali normal.
Tentunya ini sangat mengecewakan bagi kamu gamer yang membutuhkan kualitas internet stabil dan ping berlatensi rendah. Namun bagi kamu yang suka streaming kendala ini tidak masalah.
Kesimpulan Gwimin, untuk prioritas Jaringan sepertinya KartuHalo masih utama disusul Orbit Star kemudian by.U. Dengan menambah antena eksternal terbukti mampu meningkatkan kualitas kecepatan internet.
Dengan paket data yang masih promo maka dapat dikatakan Telkomsel Orbit merupakan layanan internet dengan pilihan paket data termurah saat ini.
Disclaimer! lokasi menentukan kualitas jaringan, jadi jika lokasi berbeda mungkin saja kualitas yang dihasilkan berbeda.
Jadi apakah layak dibeli?
Gwimin berkesimpulan Telkomsel Orbit sangat rekomendasi dimiliki bagi kamu yang berdomisili didaerah yang memiliki jaringan Telkomsel yang kuat dan tak terjangkau layanan internet broadband kabel/fiber optik. Paket data yang masih promo menjadi salah satu pertimbangan kuat untuk berlangganan Telkomsel Orbit saat ini.
Klik link Telkomsel Orbit sekarang untuk promo tambahn kuota paket data. Yuk berlangganan Telkomsel Orbit sekarang.
www.gwigwi.com –
Menandai tonggak sejarah dua dekade kehadirannya di industri perangkat keras gaming dunia, ASUS Republic of Gamers (ROG) secara resmi meluncurkan lini produk edisi terbatas bertajuk ROG Edition 20 di Indonesia. Peluncuran eksklusif ini digelar dalam acara ROG 20th Anniversary Exclusive Launch yang berlangsung di The Kensington Office Tower, Jakarta Utara.
Lini eksklusif ROG Edition 20 hadir bukan sekadar sebagai produk peringatan ulang tahun, melainkan sebagai bentuk dedikasi ROG dalam memadukan warisan sejarah dan visi teknologi masa depan. Bahasa desainnya mengombinasikan warna khas ROG Black yang melambangkan presisi, aksen merah ROG Red, elemen transparan Crystal Lens yang memperlihatkan keindahan komponen internal, serta detail mewah Radiant Gold yang menandai perjalanan 20 tahun ROG.
“Memasuki usia 20 tahun, ROG tetap memiliki visi yang sama untuk mendobrak batas inovasi bagi para gamer,” ungkap Marketing Manager ROG Indonesia, Open Platform Business Group (OPBG), Nicholas Kurniawan. Mengusung tagline “Innovate. Perform. Dominate”, koleksi terbatas ini menjadi terobosan ikonik bernilai tinggi bagi para kolektor dan antusias teknologi.
Dalam acara peluncurannya, ROG memamerkan PC Build EATX berkonsep open-frame yang dibekali berbagai komponen mutakhir edisi khusus:
Motherboard: ROG Crosshair X870E Edition 20
Liquid Cooler: ROG Ryujin 360 Edition 20
Kartu Grafis: ROG Astral GeForce RTX™ 5090 Edition 20 (dilengkapi layar AMOLED interaktif)
Power Supply: ROG Thor Titanium III 3000W Edition 20
Untuk jajaran periferal gaming, ROG menghadirkan keyboard ROG Azoth Extreme Edition 20 dan mouse ROG Harpe II Extreme Edition 20, di mana kedua perangkat ini dihiasi nameplate eksklusif berlapis emas murni 24K. Pengalaman visual disempurnakan oleh monitor Tandem WOLED ROG Swift OLED PG27AQWP-G Edition 20 dengan dukungan layar dual-mode (QHD hingga 540Hz atau HD hingga 720Hz).
Rayakan Dua Dekade Inovasi Gaming: Asus Rog Resmi Hadirkan Lini Eksklusif Rog Edition 20 Di Indonesia!
Tak hanya PC desktop berukuran penuh, ROG juga memperkenalkan ROG NUC 16 Edition 20, sebuah mini PC premium berukuran ultra-kompak 3 liter yang ditenagai GPU hingga NVIDIA GeForce RTX™ 5090 laptop dan sistem pendingin QuietFlow yang senyap. Di sektor konektivitas jaringan, router ROG Rapture GT-BE98 Edition 20 hadir membawa teknologi WiFi 7 quad-band berkecepatan hingga 30Gbps dan dukungan Multi-Link Operation (MLO).
Rangkaian produk ROG Edition 20 telah tersedia di Indonesia secara eksklusif dalam jumlah yang sangat terbatas melalui pembelian paket bundling maupun standalone:
Paket Bundling:
Powered by ASUS PC Bundle: Mulai dari Rp279.999.000
ROG NUC Package: Rp170.999.000
Produk Standalone:
ROG Swift OLED PG27AQWP-G Edition 20: Rp26.999.000
ROG Rapture GT-BE98 Edition 20: Rp16.369.000
ROG Destrier Gaming Chair Edition 20: Rp15.799.000
ROG Azoth Extreme Keyboard Edition 20: Rp12.599.000
ROG Harpe II Extreme Gaming Mouse Edition 20: Rp5.699.000
ROG Keycap Mystery Box Edition 20: Rp2.999.000
ROG Scabbard II XXL Mousepad Edition 20: Rp1.199.000
Seluruh jajaran produk edisi terbatas ini dapat dipesan melalui kanal offline maupun online dealer resmi ASUS atau melalui laman resmi id.rog.gg/20thAnniversary.
www.gwigwi.com – ASUS resmi mengumumkan kehadiran monitor profesional terbaru mereka, ProArt Display OLED PA27USD dan ProArt Display OLED PA32USD. Kedua monitor QD-OLED 4K ini dirancang khusus untuk kreator konten profesional dengan menghadirkan refresh rate 240Hz, kecerahan puncak hingga 1000 nits, serta dukungan konektivitas 12G-SDI.
Monitor ProArt terbaru tersebut sudah tersedia mulai Mei 2026. Bahkan, model PA27USD berhasil meraih penghargaan CES 2026 Innovation Award dan Red Dot Product Design Awards berkat inovasi dan desain premium yang diusungnya.
ProArt Display OLED PA27USD hadir dengan ukuran 26,5 inci, sementara PA32USD mengusung panel 31,5 inci. Keduanya menggunakan panel QD-OLED 4K yang mampu menghasilkan kecerahan puncak hingga 1000 nits untuk menampilkan kontras tajam antara area terang dan gelap.
Selain itu, refresh rate 240Hz dan dukungan Variable Refresh Rate (VRR) membuat monitor ini mampu menghadirkan tampilan visual yang sangat mulus, baik untuk rendering maupun pengecekan kualitas konten dalam satu layar. Dukungan HDMI 2.1 dengan output 4K@240Hz juga memastikan visual tetap detail dan responsif.
Kedua monitor ProArt ini menawarkan cakupan warna DCI-P3 99%, sRGB 100%, serta kedalaman warna true 10-bit yang mampu menampilkan lebih dari 1,07 miliar warna. Hal tersebut membuat PA27USD dan PA32USD sangat ideal untuk kebutuhan editing video, color grading, hingga workflow pasca produksi profesional.
ASUS juga memastikan akurasi warna tingkat tinggi melalui proses kalibrasi pabrik dengan nilai Delta E < 1. Teknologi grayscale tracking canggih turut digunakan untuk menjaga konsistensi warna dan gradasi agar tetap presisi.
Asus Resmi Hadirkan Proart Display Oled Pa27usd Dan Pa32usd Untuk Kreator Profesional
Salah satu fitur unggulan monitor ini adalah hadirnya motorized flip colorimeter bawaan yang memungkinkan proses kalibrasi otomatis tanpa memerlukan software tambahan. Pengguna bahkan dapat menjadwalkan proses kalibrasi secara berkala melalui menu OSD.
Di sisi lain, ASUS juga menyematkan teknologi Smart HDR yang mendukung berbagai format HDR populer seperti Dolby Vision, HDR10, dan Hybrid Log-Gamma (HLG). Dukungan tersebut membuat monitor cocok untuk kebutuhan produksi video modern maupun konten streaming HDR.
Untuk menunjang workflow profesional, ProArt Display OLED PA27USD dan PA32USD hadir dengan konektivitas yang sangat lengkap. Kedua monitor dibekali dual Thunderbolt 4, HDMI 2.1, DisplayPort 2.1, serta USB hub bawaan.
Monitor PA27USD memiliki satu port 12G-SDI, sedangkan PA32USD dibekali dua port 12G-SDI untuk mendukung transmisi video 4K@60Hz tanpa kompresi. Fitur ini sangat penting bagi kebutuhan color grading profesional, VFX, hingga integrasi capture card di studio produksi.
Selain itu, salah satu port Thunderbolt 4 mendukung Power Delivery hingga 96W sehingga laptop dapat tetap terisi daya hanya menggunakan satu kabel.
ASUS juga menghadirkan teknologi ASUS OLED Care Pro untuk melindungi panel OLED dari risiko burn-in. Teknologi ini mencakup berbagai fitur seperti Pixel Shift, Screen Saver, hingga Proximity Sensor yang dapat otomatis meredupkan layar saat tidak ada pengguna di depan monitor.
ProArt Display OLED PA27USD tersedia mulai Mei 2026 dengan harga US$2199, sementara versi ProArt Display OLED PA27USD Panaro MAX Rugged Case Edition dijual seharga US$2599. Adapun ProArt Display OLED PA32USD dijadwalkan hadir pada Juni 2026 dengan harga US$2699.
Informasi lebih lanjut mengenai produk ini dapat dilihat melalui situs resmi ASUS ProArt.
www.gwigwi.com – ZTE Corporation (0763.HK / 000063.SZ), penyedia solusi teknologi informasi dan komunikasi terintegrasi terkemuka di dunia, secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk untuk memperkuat kerja sama strategis dalam pengembangan solusi dan infrastruktur digital.
Penandatanganan MoU ini menjadi tonggak penting dalam kemitraan jangka panjang antara ZTE dan Telkom, sekaligus mempertegas komitmen kedua belah pihak dalam mempercepat transformasi digital Indonesia melalui penerapan teknologi canggih, termasuk cloud computing, kecerdasan buatan (AI), dan next-generation connectivity.
Melalui kolaborasi ini, ZTE akan memanfaatkan pengalaman dan keunggulan teknologinya di tingkat global dalam bidang infrastruktur digital, solusi berbasis AI, dan platform terintegrasi untuk mendukung Telkom dalam memperkuat ekosistem digitalnya. Kemitraan ini diharapkan dapat mempercepat inovasi, memperkuat potensi layanan, serta menghadirkan solusi digital yang lebih scalable dan aman bagi sektor enterprise dan pemerintahan.
Zhu Yang, Sales Director ZTE Indonesia, mengatakan, “Kami bangga dapat memperkuat kolaborasi dengan Telkom Indonesia, salah satu penggerak utama ekosistem digital di Asia Tenggara. Kemitraan ini mencerminkan visi bersama kami untuk membangun infrastruktur digital yang cerdas, efisien, dan berkelanjutan. Dengan menggabungkan keahlian teknologi ZTE dan kekuatan pasar Telkom, kami berharap dapat menciptakan nilai baru dan mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.”
Dari perspektif Telkom, kolaborasi ini sejalan dengan strategi transformasi perusahaan dalam berevolusi dari operator telekomunikasi tradisional menjadi perusahaan berbasis infrastruktur dan platform digital yang terintegrasi.
Seno Soemadji, Direktur Strategic Business Development & Portfolio PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, menegaskan bahwa kemitraan strategis memainkan peran penting dalam mempercepat agenda pertumbuhan jangka panjang perusahaan. “Kolaborasi ini mencerminkan fokus berkelanjutan kami dalam memperkuat infrastruktur digital sebagai fondasi pertumbuhan di masa depan. Selanjutnya, Telkom berkomitmen untuk meningkatkan kapabilitas di bidang data center, konektivitas, dan platform berbasis cloud, sekaligus menjadikan AI sebagai penggerak utama untuk menghadirkan solusi yang lebih terintegrasi dan bernilai tinggi bagi pelanggan kami. Melalui kemitraan seperti ini, kami ingin membangun ekosistem digital yang lebih tangguh, aman, dan kompetitif di Indonesia maupun di tingkat regional,” ujarnya.
Kerja sama ini juga mendukung upaya berkelanjutan Telkom dalam mempertajam fokus portofolio dan meningkatkan disiplin eksekusi, sehingga setiap inisiatif yang dijalankan dapat menghadirkan nilai tambah yang berkelanjutan serta memperkuat daya saing perusahaan dalam jangka panjang.
Ke depannya, ZTE dan Telkom akan menjajaki berbagai peluang kolaborasi, termasuk pengembangan infrastruktur digital, solusi enterprise, layanan berbasis AI, dan pengembangan kapabilitas untuk mendukung kebutuhan ekonomi digital Indonesia yang terus berkembang.
Review Film Mutiny: Klasik Statham Yang Kurang Menggebuk
Arknights Resmi Rilis Versi PC, Berikut Spesifikasi yang Dibutuhkan
Arknights: Endfield Segera Hadir di Steam, Akses Pemain PC Bakal Lebih Mudah
Review Film Seni Merayu Tuhan, Drama Religi 2.0?
Fate/Grand Order Rilis Video Pembuka Pameran, Dianimasikan oleh CloverWorks
Overgeared Ungkap Trailer Kedua, Visual Baru, dan 6 Karakter Tambahan
Review Film Kung Fu Soccer, Evolusi Komedi Absurd Stephen Chow di Era Modern
Anime Festival Asia Indonesia Rayakan Satu Dekade dengan Deretan Bintang Utama di Panggung, Menampilkan Dave Rodgers, Noriko Hidaka, dan Manabu Otsuka

