Connect with us

Serial Anime

Review Anime Shingeki! Kyojin Chuugakkou Episode 1

Published

on

GwiGwi.com – Semua orang yang mencintai dunia manga dan anime pasti tahu dengan Shingeki no Kyojin. Shingeki no Kyojin atau Attack on Titan adalah anime yang didasarkan pada manga karangan Hajime Isayama. Shingeki no Kyojin termasuk salah satu anime yang terbaik di tahun 2013. Shingeki no Kyojin dikenal sebagai anime yang banyak unsur hurt, gore, dan dark. Namun tidak dengan anime yang berjudul Shingeki! Kyojin Chuugakkou. Membandingkan anime Shingeki no Kyojin dan adaptasinya yang berjudul Shingeki! Kyojin Chuugakou itu bagai siang dan malam.

shingeki-2

Shingeki! Kyojin Chuugakou atau Attack on Titan: Junior High adalah anime yang dirilis pada tanggal 4 Oktober 2015 yang didasarkan pada manga karangan Saki Nakagawa, yang bekerja sama dengan Hajime Isayama. Anime ini diproduksi oleh studio Production I.G, yang rencananya akan dibuat sebanyak 12 episode. Anime ini dibuat dengan karakter berbentuk chibi serta berusia lebih muda (setara anak SMP kelas 1). Anime bergenre parodi dan komedi ini akan membuat penontonnya tertawa terbahak-bahak, berbeda dengan anime yang aslinya yang membuat penontonnya tegang, sedih, dan ketakutan. Anime berdurasi 17 menit ini menggunakan lagu pembuka berjudul Seishun wa Hanabi no Yō ni yang dinyanyikan oleh Linked Horizon dan lagu penutup berjudul Hangeki no Daichi yang dinyanyikan oleh seiyuu dari Eren, Mikasa, dan Jean, yaitu Yūki Kaji, Yui Ishikawa, dan Kishō Taniyama.

ShingekiKyojinChuugakkou1

Shingeki! Kyojin Chuugakou bercerita tentang kehidupan Eren Yeager selaku murid yang baru masuk SMP. Episode pertama mengisahkan hari pertama Eren dan Mikasa Ackerman pergi menuju SMP tempat mereka akan bersekolah, yang bernama Shingeki! Chuugakou. Dalam perjalanan, Eren bertemu dengan Krista Lenz, Ymir, Sasha Blouse, Jean Kirstein, dan Connie Springer dengan cara yang unik dan tentunya cara mereka bertemu akan mengocok perut penonton.

Sesampainya mereka semua di sekolah, mereka salah memasuki gedung untuk titan. Perlu diingat bahwa di sekolah itu titan dan manusia hidup dan bersekolah berdampingan, namun berbeda sektor gedung. Pertama-tama mereka hanya kebingungan melihat perabotan sekolah yang super besar. Namun, setelah bertemu dengan titan di dalam ruang kelas yang mereka kunjungi, mereka pun panik dan melarikan diri dari ruang kelas. Di luar, mereka bertemu dengan Mr. Hannes. Mr. Hannes menunjukkan arah yang benar ke sektor gedung tempat manusia.

Kelas 1-4 adalah kelas tempat Eren belajar. Hari pertama diawali dengan orasi sambutan dari Keith Shadis, wali kelas 1-4, yang dilanjutkan dengan perkenalan siswa-siswi yang lain secara unik. Uniknya bagaimana, silahkan ditonton sendiri dan dijamin penonton tertawa melihat keunikan mereka. Kelas mereka terdiri dari karakter utama seperti Eren Jeager, Mikasa Ackerman, Ymir, Krista Lenz, Connie Springer, Sasha Blouse, Jean Kirstein, Marco Bott, Annie Leonheart, Reiner Braun, dan Bertolt Hoover, serta karakter tambahan seperti Daz, Thomas Wagner, Mina Carolina, Franz Kefka, Hannah Diamant, Samuel Linke Jackson, Nac Tius, dan Mylius Zeramuski.

Screenshot_5

Pada siang harinya, siswa-siswi diminta berkumpul di lapangan untuk memulai acara pembukaan penerimaan murid baru angkatan ke 104, dengan membawa makan siang masing-masing. Pada saat acara penerimaan, tampak beberapa guru dan staff berbaris di depan, salah satunya adalah Erwin Smith. Orasi pembukaan dipimpin oleh Keith Shadis. Keith Shadis mempersilahkan kepala sekolah untuk memberikan sambutan. Tiba-tiba muncul Colossal Titan dari balik dinding 50 meter. Gwimin sendiri tidak mengerti ini bermakna Colossal Titan adalah kepala sekolah atau Colossal Titan datang untuk mengganggu acara tersebut. Saat melihat Colossal Titan, dendam Eren akan titan langsung muncul, karena Eren mempunyai pengalaman traumatis saat barang berharga (bekal makan siang) milik Eren diambil dan dilahap oleh Colossal Titan. Colossal Titan menendang dinding dan membuat lubang besar di dinding tersebut. Lubang besar itu membuat titan-titan memasuki sektor gedung manusia, serta menjarah bekal-bekal makan siang milik murid-murid SMP itu. Eren yang marah, segera mengambil jangka papan tulis dan sapu, lari ke atap gedung sekolah, dan melompat untuk menyerang Colossal Titan. Namun, hal tersebut sia-sia karena adanya gaya gravitasi. Hasilnya, Colossal Titan akhirnya mengambil bekal cheese hamburg steak milik Eren dan melahapnya. Dari dalam gedung, Levi Ackerman, Hange Zoe, dan Mike Zacharius menyaksikan adegan menyedihkan tersebut dengan tanpa ekspresi.

Gwimin sendiri merekomendasikan anime ini untuk ditonton, karena anime parodi ini lucu dan menghibur. Kapan lagi nonton anime Shingeki no Kyojin dengan versi tanpa kematian dan kesadisan?

Advertisement

Serial Anime

Review The Exiled Heavy Knight Knows How To Game the System Episode 1: Awal Kisah Sang Heavy Knight yang Dibuang Keluarganya

Published

on

Review The Exiled Heavy Knight Knows How To Game The System Episode 1: Awal Kisah Sang Heavy Knight Yang Dibuang Keluarganya

Episode pertama The Exiled Heavy Knight Knows How To Game the System memperkenalkan dunia fantasi yang berpusat pada sistem kelas (class) yang menentukan masa depan setiap orang. Dengan premis reinkarnasi ke dalam dunia game, anime ini langsung menyuguhkan konflik yang menjadi awal perjalanan sang protagonis.

Cerita dimulai pada hari pemberkahan, sebuah upacara penting di mana setiap orang memperoleh kelas yang akan menentukan kemampuan serta perannya di masa depan. Sang protagonis, Edvan Elma, merupakan seseorang yang bereinkarnasi ke dalam dunia game tersebut. Berbekal pengetahuan dari kehidupan sebelumnya, Edvan memahami bagaimana sistem dunia itu bekerja dan mengetahui bahwa tidak semua kelas memiliki nilai yang terlihat dari penampilannya.

 

Edvan lahir sebagai putra keluarga bangsawan yang sangat menjunjung tinggi kelas Swordman. Karena itulah, keluarganya berharap ia akan memperoleh kelas tersebut dan menjadi pendekar hebat. Namun, harapan itu pupus ketika Edvan justru memperoleh kelas Heavy Knight, sebuah kelas bertipe tanker yang bertugas melindungi anggota party dari garis depan.

Di sisi lain, saudarinya berhasil mendapatkan kelas Swordman, sesuai dengan harapan keluarga. Perbedaan hasil pemberkahan tersebut membuat Edvan dipandang sebagai aib keluarga. Tanpa mempertimbangkan kemampuan sebenarnya dari kelas Heavy Knight, keluarganya memutuskan untuk mengusir Edvan dan membuangnya dari lingkungan bangsawan.

 

Meski mengalami pengkhianatan dari keluarganya sendiri, Edvan tidak kehilangan harapan. Berkat pengetahuannya mengenai dunia game yang kini ia tempati, ia mengetahui bahwa kelas Heavy Knight sebenarnya memiliki potensi yang jauh lebih besar daripada anggapan kebanyakan orang. Hal inilah yang menjadi fondasi utama perjalanan Edvan untuk membuktikan bahwa kelas yang dianggap lemah justru dapat menjadi salah satu yang terkuat.

Auto Draft

Episode pertama juga memperkenalkan Rubis Luce, seorang gadis yang memperoleh kelas Joker. Meski belum banyak mendapat sorotan, kehadiran Rubis diperkirakan akan menjadi bagian penting dalam perjalanan Edvan. Hubungan keduanya diyakini akan berkembang seiring berjalannya cerita dan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi perkembangan sang protagonis.

Sebagai episode pembuka, anime ini berhasil memperkenalkan sistem dunia, konflik keluarga, serta tujuan utama karakter utama dengan cukup jelas. Perpaduan tema fantasi, reinkarnasi, dan mekanisme RPG membuat cerita memiliki daya tarik tersendiri, terutama bagi penggemar anime bertema petualangan dan game.

Bagi yang ingin mengikuti kelanjutan kisahnya, anime The Exiled Heavy Knight Knows How To Game the System dapat disaksikan secara resmi melalui platform Crunchyroll.

Continue Reading

Serial Anime

Mei Kinosaki Marriagetoxin Curi Perhatian, Visual Keren Picu Perdebatan Fans

Published

on

Mei Kinosaki Marriagetoxin Curi Perhatian, Visual Keren Picu Perdebatan Fans

www.gwigwi.com –

Karakter Mei Kinosaki dari anime Marriagetoxin sukses mencuri perhatian sejak kemunculannya. Dengan desain visual yang mencolok—rambut blonde dan aura stylish—Kinosaki langsung jadi salah satu karakter yang paling banyak dibicarakan oleh fans.

Visual Menarik, Langsung Viral

Tak bisa dipungkiri, daya tarik utama Kinosaki ada pada desain karakternya yang “gak main-main”. Perpaduan penampilan elegan dan ekspresi yang khas membuatnya standout dibanding karakter lain.

Di media sosial, banyak penggemar memuji tampilannya yang dianggap “cakep parah” dan berbeda dari tipikal karakter anime pada umumnya.

Perdebatan Soal Gender

Namun, di balik popularitasnya, muncul perdebatan yang cukup ramai. Meski dalam cerita Kinosaki sendiri sudah menjelaskan identitas gendernya, masih ada sebagian fans—termasuk netizen Jepang—yang meragukan atau tidak percaya dengan penjelasan tersebut.

Hal ini bukan pertama kalinya terjadi di dunia anime, terutama untuk karakter dengan desain androgynous (tampak ambigu secara visual).

Mei Kinosaki Marriagetoxin Curi Perhatian, Visual Keren Picu Perdebatan Fans

Fenomena Karakter Androgynous di Anime

Karakter seperti Kinosaki sering memicu diskusi karena tampilannya yang tidak mudah dikategorikan secara langsung. Dalam banyak kasus, justru di situlah letak daya tariknya—memberikan nuansa misterius sekaligus memperluas representasi karakter dalam cerita.

Namun di sisi lain, perbedaan persepsi antar fans juga tak terhindarkan, apalagi jika visual dan informasi dalam cerita dianggap tidak selaras oleh sebagian penonton.

Tetap Jadi Sorotan Utama

Terlepas dari perdebatan tersebut, satu hal yang pasti: Mei Kinosaki berhasil menjadi pusat perhatian. Popularitasnya terus meningkat, baik karena desain visual maupun diskusi yang mengikutinya.

Dengan hype yang terus berkembang, karakter ini berpotensi menjadi salah satu ikon baru dari Marriagetoxin, sekaligus contoh bagaimana desain karakter yang kuat bisa memicu reaksi besar di komunitas anime.

Continue Reading

Serial Anime

Review Anime Liar Game Episode 3: Kemenangan Besar dan Ancaman Game Berikutnya

Published

on

Review Anime Liar Game Episode 1: Awal Permainan Penuh Tipu Daya Dan Ketegangan Psikologis

Anime Liar Game semakin memanas di episode ketiga dengan perkembangan cerita yang signifikan dan penuh ketegangan. Setelah melalui permainan penuh tipu daya di episode sebelumnya, kali ini fokus cerita menyoroti hasil akhir dari game pertama yang menentukan nasib para pemain.

Pada episode ini, dua karakter utama yaitu Kanzaki Mao dan Akiyama Shinichi akhirnya berhasil memenangkan permainan pertama mereka. Dengan kecerdikan strategi dan kerja sama yang solid, keduanya mampu mempertahankan uang sebesar 100 juta Yen, sekaligus memperoleh tambahan 200 juta Yen yang kemudian dibagi rata. Masing-masing dari mereka membawa pulang total 100 juta Yen—sebuah kemenangan besar yang menunjukkan kemampuan berpikir taktis dan kepercayaan satu sama lain.

 

Namun, kemenangan ini bukanlah akhir dari perjalanan. Justru, episode ketiga menjadi jembatan menuju konflik yang jauh lebih besar. Setelah merasakan kemenangan, Kanzaki dan Akiyama dihadapkan pada kenyataan bahwa game kedua telah menanti—dan tantangannya jauh lebih berbahaya serta kompleks dibandingkan sebelumnya. Ketegangan mulai dibangun dengan atmosfer yang lebih gelap, mengisyaratkan bahwa permainan berikutnya tidak hanya menguji kecerdasan, tetapi juga mental dan moral para peserta.

Dari segi produksi, anime ini dikerjakan oleh Madhouse, sebuah studio legendaris yang dikenal dengan kualitas cerita dan visual yang konsisten. Adaptasi ini mengangkat kisah yang telah selesai pada rentang tahun 2006 hingga 2015, sehingga alur ceritanya sudah matang dan memiliki fondasi narasi yang kuat. Penyajian adegan strategi dalam episode ini terasa rapi dan mudah diikuti, meskipun penuh dengan intrik.

 

Untuk penayangan, Liar Game dapat disaksikan secara resmi melalui platform streaming Crunchyroll. Episode terbaru dirilis setiap hari Selasa pukul 22:00 WIB, memberikan jadwal rutin bagi para penggemar untuk mengikuti perkembangan cerita yang semakin menegangkan.

 

Secara keseluruhan, episode ketiga Liar Game berhasil memberikan kepuasan melalui penyelesaian game pertama sekaligus membangun rasa penasaran terhadap game berikutnya. Kombinasi antara kecerdasan karakter, konflik psikologis, dan alur cerita yang terus meningkat membuat anime ini semakin menarik untuk diikuti. Jika kamu menyukai anime dengan tema strategi dan mind games, maka Liar Game adalah pilihan yang tidak boleh dilewatkan.

Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending