Connect with us

Berita Anime & Manga

Review: Kuroko no Basuke 3 Episode 3 (Episode 53)

Published

on

[alert-warning]Spoiler Alert! Read at your own risk[/alert-warning]

Maaf Anda Melihat Iklan

Gwigwi.com – Kembali lagi dalam review Kuroko no Basuke 3. Kali ini saya akan memberi ulasan episode 3 yang merupakan episode kelanjutan pertandingan antara Kaijo dan Fukuda Sogo. Episode ini diawali dengan flashback saat Haizaki masih bersekolah di Teiko. Haizaki sedang memperhatikan orang-orang yang sedang bermain basket di jalanan. Saat salah satu orang melakukan lay up, bola itu terpantul dari ring dan terjatuh ke arah Haizaki. Orang-orang menyuruhnya mengambil bola, namun salah satu di antara mereka menyadari bahwa Haizaki adalah murid SMP Teiko. Mereka pun mengajak Haizaki bermain. Tak lama kemudian, Haizaki sudah mengalahkan mereka. Mereka langsung beranggapan kalau dia adalah Kiseki no Sedai. Saat mendengar gelar itu, Haizaki langsung kesal. Dia kesal karena gelar itu muncul di sekolahnya saat dia berhenti bermain  basket.

Kembali ke pertandingan antara Kaijo dan Fukuda Sogo. Di bangku pemain, pelatih dan semua pemain Kaijo mulai was was karena permainan mereka yang semakin memburuk, namun hanya Kise yang tampak tenang. Pertandingan kembali dilanjutkan. Kasamatsu mengoper bola kepada Kise, Kise menggiring bola dan dengan cepat Haizaki menghadangnya. Kise pun langsung melakukan teknik putaran dengan dunk satu tangan tapi ritmenya kacau. Haizaki pun menepisnya dengan mudah.

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/tepis_zpsps3bwqjb-1.jpg

Pemain Fukuda Sogo mengambil bola lalu mengopernya kepada Haizaki. Kise dengan cepat mengejarnya. Haizaki pun melakukan teknik putaran seperti yang dilakukan Kise tadi dan mencetak angka dengan dunk satu tangan. Aliran pertandingan pun mengalir ke Fukuda Sogo. Pemain Kaijo mulai pesimis. Aida Riko menyadari bahwa Kise tidak seperti biasanya karena kelelahan. Dia membahas pertandingan Inter-High antara Kaijo dan Touou yang mungkin bukan hanya Aomine saja yang cedera. Dia menduga sepertinya Kise juga cedera dan terus berlatih tanpa mempedulikan cederanya. Kagami pun terkejut mendengarnya dan mengatakan bahwa mereka sudah berjanji untuk bertemu di semi-final.

Sementara itu, Haizaki kembali mencetak angka. Skor sementara di quarter terakhir Kaijo 53 – 70 Fukuda Sogo dan waktu tersisa 5 menit lagi. Saat Kise hendak bangkit berdiri, cederanya kambuh.

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/kambuh_zpsf2nayhhg-1.jpg

Haizaki pun menyindirnya sehingga Kise semakin lemah. Kuroko yang duduk di bangku penonton langsung berdiri dan berteriak “Aku percaya padamu, Kise!”. Kise menyadari bahwa teriakan itu berasal dari Kuroko. Kise pun langsung tersenyum dan membalas sindiran Haizaki.

Pertandingan kembali dilanjutkan, Kasamatsu mengoper bola kepada Kise yang berada di area pertahanan Kaijo. Sontak pemain Fukuda Sogo langsung mundur untuk bertahan. Tapi Kise hanya diam di tempat sambil melakukan ancang-ancang seperti ingin melakukan Shot. Jika diperhatikan gerakan ini mirip dengan seseorang. Haizaki dan timnya pun terkejut melihatnya. Akhirnya Kise pun melakukan Shot dari jarak sejauh itu.

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/shot_zps2h49j8h0-1.jpg

Bola pun masuk ke dalam ring dengan sempurna. Mereka pun menyadari bahwa itu adalah teknik 3 point milik Midorima.

Baca Juga:  Anime 'Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Season 2' Dipastikan Akan Tayang Tanpa Perubahan

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/midorima_zpsuti10fex-1.jpg

Kise mendapat kepercayaan dirinya kembali setelah melakukan teknik itu. Inikah kekuatan baru Kise yang disebut Perfect Copy?

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/Kiseki%20no%20Sedai_zpsbir3lko8-1.jpg

Dengan teknik ini, Kise dapat meniru teknik semua pemain Kiseki no Sedai. Haizaki mulai terdesak. Dia menyadari bahwa bahkan dengan kemampuannya saat ini, dia tidak bisa mencuri gerakan dan teknik Kiseki no Sedai. Kise pun langsung melakukan teknik Shot satu tangan milik Aomine untuk mencetak angka. Kaijo langsung bangkit. Skor sementara Kaijo 65 – 72 Fukuda Sogo.

Haizaki pun menjadi panik dan mencuri teknik Scoop Shot milik temannya sendiri. Kise dengan cepat membloknya dengan teknik blok milik Murasakibara.

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/blok_zpskcrsdiu1-1.jpg

Saat mendapat bola, Kise lagi-lagi melakukan teknik 3 point milik Midorima dan mencetak angka. Karena keadaannya yang semakin terdesak, Haizaki teringat saat Akashi menyuruhnya berhenti bermain basket. Dia menyadari bahwa apa yang dikatakan Akashi saat itu benar. Setelah itu, Haizaki sudah tidak peduli apa yang akan terjadi. Saat mendapat bola dia langsung menginjak kaki Kise yang cedera. Wasit tidak menyadarinya karena terlalu cepat. Haizaki langsung berlari ke arah ring Kaijo dan melakukan dunk. Namun, Kise dengan cepat menepisnya.

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/Penentuan_zps2yluje3l-1.jpg

Kise langsung menggiring bola dan mencetak angka sekaligus kemenangan untuk Kaijo. Skor akhir Kaijo 75 – 72 Fukuda Sogo. Semua pemain Kaijo bergembira atas kemenangan yang diraihnya. Dengan kemenangan ini, berarti Kaijo akan bertemu Seirin di semifinal.

Beberapa lama setelah itu, Haizaki menunggu Kise di pintu luar stadion. Situasi hatinya benar-benar tidak enak. Tiba-tiba Aomine muncul di belakangnya dan berkata bahwa Kaijo masih belum akan keluar. Aomine berkata jika Haizaki pergi secara baik-baik, dia akan memaafkannya. Namun, Haizaki membalasnya dengan sindiran singkat. Setelah beberapa percakapan, Haizaki mengayunkan pukulan kepada Aomine. Aomine langsung menghindar dan meninju pipi kanan Haizaki.

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/tinju_zpsvxoz7ovb-1.jpg

Haizaki terjatuh dan tepar setelah ditinju Aomine. Aomine pun meninggalkannya sendiri. Flashback kembali muncul saat Haizaki ingin membakar sepatu basketnya. Tiba-tiba Kuroko mencegahnya. Kuroko langsung menanyakan alasan Haizaki berhenti dari basket. Haizaki menjawab bahwa dia sudah lelah bermain basket. Lalu Haizaki melempar sepatunya ke dalam api dan mengatakan bahwa di dunia ini ada seseorang yang lebih buruk dan menakutkan.

Kembali ke Haizaki yang habis ditonjok Aomine. Haizaki mengangkat sepatunya di depan tong sampah. Tapi beberapa detik kemudian, dia pun mengurungkan niatnya tersebut.

Hari kelima Winter Cup selesai dan akhirnya hanya tersisa empat tim.

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/4%20tim_zpsc9zx1xw9-1.jpg

Sekian review episode kali ini. Maaf kalo agak jelek dan berantakan karena saya tadi sedang terburu-buru dan lagi banyak pikiran. Tapi saya berjanji akan lebih baik minggu depan. Nah kira-kira tim manakah yang akan bertemu di final?

Maaf Anda Melihat Iklan
Advertisement
Click to comment
0 0 votes
Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Film Anime

Novel ‘Boku ga Aishita Subete no Kimi e’ dan ‘Kimi o Aishita Hitori no Boku e’ Dapatkan Film Anime Pada Tahun 2022

Published

on

GwiGwi.com – Hayakawa Shobo mengumumkan pada tanggal 9 September bahwa kedua novel karya Yomiji Otono, Boku ga Aishita Subete no Kimi e (Untuk Setiap Kamu yang Aku Cintai) dan Kimi o Aishita Hitori no Boku e (Untuk Aku Yang Soliter yang Mencintaimu) menginspirasi dua film anime, yang akan dibuka pada waktu yang sama tahun depan.

Maaf Anda Melihat Iklan

Otono merilis dua novel roman fiksi ilmiah pada hari yang sama pada 23 Juni 2016. Keduanya saling melengkapi, tetapi dapat dibaca dalam urutan yang mana pun. Buku-buku berlangsung di dunia di mana bepergian ke dunia paralel adalah kejadian sehari-hari yang umum.

Boku ga Aishita Subete no Kimi e berpusat pada Koyomi Takasaki, seorang anak laki-laki yang tinggal bersama ibunya setelah orang tuanya bercerai. Dia mencoba untuk berteman di sekolah persiapan kuliah barunya, tetapi kecanggungan sosialnya dikombinasikan dengan suasana fokus pada studi berarti dia tidak berhasil. Suatu hari, teman sekelasnya Kazune Takigawa mendekat

Baca Juga:  Anime 'Romeo and the Black Brothers' Akan Mendapat Musikal pada 2022

Kimi o Aishita Hitori no Boku e berpusat pada Koyomi Hidaka, seorang anak laki-laki yang tinggal bersama ayahnya setelah orang tuanya bercerai. Dia bertemu dengan seorang gadis bernama Shiori Sat di laboratorium penelitian ayahnya, dan mereka memulai hubungan yang perlahan berkembang menjadi cinta. Tapi semuanya berubah ketika orang tua mereka memutuskan untuk menikah satu sama lain, dan mereka memutuskan untuk pindah ke dunia paralel di mana mereka bukan saudara tiri.

Sumber: ANN

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Berita Anime & Manga

Muse Indonesia Akan Hadirkan Anime ‘Taisho Otome Fairy Tale’

Published

on

GwiGwi.com – Muse Indonesia mengumumkan pada hari Rabu bahwa mereka memiliki lisensi Taisho Otome Fairy Tale, anime televisi dari manga Taisho Otome Otogi Banashi karya Sana Kirioka. Perusahaan akan mengumumkan platform distribusi untuk anime di kemudian hari.

Anime ini akan tayang perdana pada 8 Oktober.

Maaf Anda Melihat Iklan

Sumber: ANN

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Berita Anime & Manga

Muse Indonesia Bakal Tayangkan Anime ‘Rumble Garanndoll’

Published

on

GwiGwi.com – Muse Indonesia mengumumkan pada hari Kamis bahwa mereka telah melisensikan anime Rumble Garanndoll (Gyakuten Sekai no Denchi Shōjo: Rumble Garanndoll, secara harfiah, Turnabout World's Battery Girl). Mereka akan mengumumkan platform distribusi untuk anime di kemudian hari.

Maaf Anda Melihat Iklan

Sources: ANN

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Trakteer

CryptoTab Browser

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x