Connect with us

TV & Movies

Review Film The Mule, veteran perang yang punya nyali besar

Published

on

Gwigwi – Earl Stone (Clint Eastwood), seorang veteran perang telah memasuki usia senja mengalami kegamangan apa yang harus dilakukan di sisa umurnya.

Anggota keluarganya pun sudah mencampakannya lebih dari 10 tahun, Ia tidak bisa memberikan yang terbaik untuk anak dan istrinya.

Ia merasakan perlu pembuktian bahwa Earl mampu membayar semuanya. Hingga suatu saat, Veteran perang Korea Ini bertemu dengan sekelompok imigran Meksiko yang mengubah hidup Earl.

Ia menjadi kurir yang mengantar sebuah barang dan berjalan ratusan kilometer mengendarai truk tuanya lalu mendapatkan upah yang luar biasa.

Perubahan itulah yang membuat Earl ingin menebus kesalahannya di masa Lalu.

Film yang disutradarai dan dibintangi oleh Clint Eastwood Ini juga menjadi ajang pembuktian untuk dirinya bahwa ia masih eksis di dunia hiburan.

Selain Clint Eastwood, Ada Bradley Cooper, Michael Pena, Andy Garcia, dan Laurence Fishburne yang turut meramaikan film Ini.

Baca Juga:  Nyobain VLOG Mode Lenovo Z6 Pro Indonesia Update Baru ZUI 11

Film ini memiliki kekuatan di alur cerita, semua diceritakan dengan pelan-pelan dan pace-nya pun cukup lamban.

Di menit awal film semua terasa datar hingga kita terbawa ke dalam konflik di film Ini.

Bagaimana awal bertemunya ia dengan anak buah kartel narkoba, hingga diundang oleh si bos kartel ke tempatnya langsung, bahkan saat ia bertemu kembali dengan istri dan anaknya?

Semua diceritakan dengan detil dan rapi hingga membentuk sebuah konflik. Tanpa kejutan atau plot twist, namun film ini memiliki sensasi yang berbeda.

Secara keseluruhan, Film The Mule mengisahkan tentang Pergolakan batin seorang veteran yang ingin melakukan apa yang harus dilakukan untuk keluarga dan orang-orang di sekitarnya. Semua diceritakan dengan baik, porsi pemainnya pas, dan disertakan dengan dialog yang menyentil kehidupan nyata.

hello i'm an alien, cosplayer, gunplay builder, boardgames player, amateur bassist, movie blogger and a dreamer

Film Jepang

Ryota Katayose & Kanna Hashimoto akan bermain di film live-action “Gozen 0 ji, Kiss Shi ni Kite yo”

Published

on

GwiGwi.com – GENERATIONS Vocalist Ryose Katayose akan beradu akting dengan Ex member REV FROM DVL. Kanna Hashimoto untuk sebuah film romantic drama yang berjudul “Gozen 0 ji, Kiss Shi ni Kite yo”, dengan judul yang sama berdasarkan dari series manga populer tahun 2015.

Kanna akan menjadi pemeran utama sebagai Hirana, seorang gadis SMA yang lugu dan manis, dan paling menjaga nilai-nilai nya untuk tetap bagus, dia seperti tipe yang terlihat tidak begitu tertarik berpacaran, tapi seperti gadis biasanya, dia juga sebenarnya mempunyai keinginan untuk berpacaran dengan pria ganteng.

Suatu hari, popular aktor Kaede (Ryota Katayose), berkunjung ke sekolah nya Hirana (Hashimoto Kanna) untuk syuting film terbaru yang akan dia bintangi. Pertama kalinya, Hirana melihat si Kaede itu mesum, dia sering mamandangi pantat-pantat gadis di sekolahnya. Namun, pada akhirnya, Hirana sadar bahwa dia sebenarnya mempunyai sisi lembut juga dan mulai menyukai nya. Perasaan nya semakin menguntungkan karena si Kaede pun mengetahui kepribadian si Hirana yang manis dan jujur.

Baca Juga:  Review Film The Crawl, Aksi menegangkan melawan teror Aligator dan bencana alam

Dan hal tersebut akan menjadi semakin rumit, karena akan ada orang ketiga yang datang, yaitu teman masa kecilnya Hirana, yang bernama Akira (Gordon Maeda) yang menyukai si Hirana juga, dan tidak sabar untuk segera mengungkapkan perasaanya. Siapakah yang akan dipilih oleh Hirana? Kaede atau Akira?.

Berikut trailer movie “Gozen 0 ji, Kiss Shi ni Kite yo”

Continue Reading

Box Office

Review Film Stuber, komedi aksi a la Dave Bautista dan Iko Uwais

Published

on

By

GwiGwi.com – Vic (Dave Bautista) dan partnernya Morris (Karen Gillan), anggota kepolisian LAPD mendapatkan tugas untuk menangkap seorang drug dealer bernama Tedjo (Iko Uwais).

Sialnya, kasus tersebut berakhir dengan kematian Morris yang dibunuh oleh Tedjo.

Dirundung perasaan bersalah dan sulit untuk menerima kematian Partnernya, Vic pun menjadi terobsesi untuk mengejar dan menangkap Tedjo.

Selang beberapa bulan kemudian, Vic mendapat kabar bahwa Tedjo kembali untuk melakukan transaksi pengedaran narkoba di Los Angeles (LA).

Mendengar hal ini, Vic pun langsung mencari tahu di mana keberadaan Tedjo sebenarnya.

Sayangnya, kembalinya Tedjo ini berbarengan dengan kondisi Vic yang baru saja menyelesaikan operasi lasik karena kerap merasa kurang praktikal apabila terjun ke lapangan menggunakan kacamata.

Dikarenakan kondisi mata yang belum pulih, ia pun masih mengalami kesulitan untuk melihat.

Hal itulah yang akhirnya membuatnya memutuskan untuk memburu Tedjo menggunakan moda transportasi online Uber dan mendapatkan Stu sebagai driver-nya.

Bagaimana Vic dan Stu bersatu untuk menangani kasus berat Ini?

Film garapan sutradara Michael Dowse berhasil memadukan genre film action dan komedi dengan sangat baik dan seimbang.

Tidak hanya dari segi action saja, dari segi komedinya. Jokes yang keluar di film Ini patut diacungi jempol.

Penggabungan karakter yang sangat bertolak belakang antara Vic dan Stu pun sangat mengundang tawa, di mana Vic adalah seseorang yang sangat serius, sedangkan Stu merupakan seseorang yang sangat humoris namun juga sensitif.

Baca Juga:  Laptop Gaming Mantul Pakai AMD Ryzen 7, Hands On Acer Nitro 5 (feat. @Riryine)

Jokes-jokes yang berhamburan sepanjang Film tepat sasaran dan tandeman antara Dave Bautista dan Kumal Nanjiani berhasil tersaji dengan baik dan berhasil membuat penonton terpingkal-pingkal.

Namanya juga film action, pasti harus Ada adegan aksi yang intens menjadi daya tarik utamanya.

Apalagi ada Iko Uwais, fighting choreography-nya juga diurus oleh aktor asal Indonesia yang terkenal lewat film Merantau dan The Raid.

“Semua orang memiliki karakter fighter-nya sendiri-sendiri. Tidak mungkin ada yang sama sepenuhnya dan tidak perlu harus mempelajari pencak silat terlebih dahulu untuk memahaminya. Dari judo, karate, dan seni bela diri lainnya pun bisa sehingga pada akhirnya akan muncul karakter fighter yang unik dan berbeda-beda pada setiap orang”, ujar Iko dalam acara press release film Stuber.

Saat menyaksikan film ini, kalian pun disajikan dan ikut merasakan hasil fighting choreography yang menakjubkan dari Iko Uwais.

Terlebih saat scene perkelahian antara Vic dan Tedjo. Menurut gue, semua pemain telah berhasil memperlihatkan fighting skills mereka dengan baik.

Secara keseluruhan, film Stuber merupakan film yang menarik ditengah gempuran trend sekuel, reboot dan remake di perfilman Hollywood.

Sebuah sajian segar dengan genre action-komedi ditambah dengan rasa bangga kita sebagai orang Indonesia dengan performa Iko Uwais yang memukau.

Oiya, film ini akan dirilis di tanggal 24 Juli 2019 di bioskop seluruh Indonesia.

Continue Reading

Box Office

Kolaborasi Spesial Disney Indonesia dan Riomotret dalam “Disney’s The Lion King Through Our Lens”

Published

on

GwiGwi.com – Untuk menyambut perilisan film Disney’s “The Lion King”, Disney Indonesia berkolaborasi dengan fotografer Riomotret untuk menghadirkan koleksi foto spesial yang bertajuk “Disney’s The Lion King Through Our Lens”. Mulai dari tanggal 16 Juli hingga 4 Agustus 2019, para penggemar dapat melihat koleksi foto spesial tersebut di area Disney’s “The Lion King” yang terletak di lantai dasar Mall Plaza Senayan,
Jakarta.

Sembilan foto spesial dalam kolaborasi “Disney’s The Lion King Through Our Lens” menampilkan nuansa serta elemen yang terinspirasi dari salah satu film Disney paling legendaris tersebut. Kolaborasi spesial ini juga melibatkan deretan selebriti para penggemar seperti Asmirandah dan Jonas Rivanno, Cinta Laura, Gisella Anastasia dan Gempita, Glenn Alinskie, Chelsea Olivia dan Nastusha, Luna Maya, Marsha Aruan, Rossa, dan Titi Kamal.

“Rasanya sangat menyenangkan karena dapat menghadirkan sebuah karya spesial yang terinspirasi dari salah satu kisah favorit saya. Saya harap kolaborasi ini dapat menjadi cara yang unik dan segar bagi para penggemar untuk menikmati cerita, karakter, serta elemen elemen yang ada dalam film Disney’s ‘The Lion King’,” ungkap Riomotret.

Baca Juga:  Laptop Gaming Mantul Pakai AMD Ryzen 7, Hands On Acer Nitro 5 (feat. @Riryine)

Disutradarai oleh Jon Favreau, Disney’s “The Lion King” menghadirkan sebuah petualangan di padang rumput Afrika dimana sang raja dilahirkan. Simba sangat mengagumi sosok ayahnya, Mufasa, dan siap memenuhi takdirnya sebagai pewaris tahta kerajaan. Namun, tidak semua orang di kerajaan tersebut menyambut kehadiran Simba dengan baik. Scar, saudara Mufasa yang tadinya merupakan pewaris utama kerajaan, memiliki rencana lain untuk Simba.

Pertarungan di Pride Rock yang dipenuhi dengan pengkhianatan dan tragedi akhirnya membuat Simba akhirnya diasingkan. Dengan bantuan dari dua teman barunya, Simba harus berusaha untuk menjadi sosok yang lebih dewasa sehingga siap merebut kembali apa yang seharusnya menjadi miliknya.

Dibintangi oleh Donald Glover sebagai Simba, Beyoncé Knowles-Carter sebagai Nala, James Earl Jones, yang kembali memerankan Mufasa, ayah Simba, Chiwetel Ejiofor memerankan tokoh antagonis Scar, Seth Rogen sebagai Pumba dan Billy Eichner sebagai Timon. Dengan teknologi  pembuatan film modern untuk membawa kembali kisah dan karakter ikonik para penggemar, Disney’s “The Lion King” hadir di bioskop-bioskop favorit penggemar mulai dari 17 Juli 2019.

Continue Reading
Advertisement SGCC 2019
Advertisement DICARI REPORTER
Advertisement

GwiGwi Space

GWIDEV

Trending