Connect with us

TV & Movies

Netflix naikkan harga paket berlangganan

Published

on

GwiGwi.com – Netflix baru-baru ini memberitahukan peningkatan harga untuk semua paket berlangganan layanan miliknya. Kenaikan harga ini diadukan memunculkan dua kubu, satu yang tidak berkeberatan dan satu sebaliknya.

Informasi tersebut diadukan perusahaan analisis The Diffusion Group yang menganalisis bersangkutan dengan sensitivitas pelanggan Netflix terhadap penambahan harga. Penelitian ini melibatkan 1940 partisipan orang dewasa di Amerika Serikat. Mereka ditanyai tanggapannya andai Netflix menambah harga sebesar USD1 (Rp14.231), USD3 (Rp42.693), dan USD5 (Rp71.155) per bulan.

Sebagai pengingat, Netflix mendongkrak harga paket berlangganan sangat murah sebesar 14 persen, dari USD7 (Rp99.617) menjadi USD8 (Rp113.848), sedangkan paket lebih premium mengalami eskalasi sebesar 18 persen dari USD11 (Rp156.541) menjadi USD13 (Rp185 ribu). Netflix pun menaikkan paket layanan dari USD14 (Rp199.234) menjadi USD16 (Rp227,696).

Pada penambahan sebesar USD1, sejumlah delapan persen narasumber menyebut layanan ini bakal menjadi opsi terakhir mereka dan mereka akan mengurungkan langganan. Sementara delapan persen menyinggung akan berpindah ke paket berlangganan yang lebih terjangkau.

Baca Juga:  Review Film Battle Angel Alita

Untuk penambahan USD3, sejumlah 16 persen dan 22 persen responden diadukan masih merasakan keraguan. Namun untuk eskalasi harga USD2 (Rp28.462), selama 12 persen narasumber menyebut akan mengurungkan layanan berlangganannya.

Laporan ini memutuskan bahwa pembatalan paket berlangganan oleh konsumen itu dapat mengakibatkan Netflix berpotensi kehilangan penghasilan sekitar USD37 juta (Rp526,5 miliar) per bulan. Namun Netflix bakal mendapatkan satu dollar tambahan dari 53 persen pelanggan Netflix yang seetia.

Artinya, penghasilan bulanan total Netflix diduga akan bertambah sekitar USD15 juta (Rp213,4 miliar). Sementara itu, harga saham Netflix pun mengalami penurunan sesudah perusahaan ini memberitahukan peningkatan harga tersebut.

Chief dan editor, suka nonton anime mainstream yang ga ribet, mulai mendalami yang namanya cameco (cameramen cosplay)

Live Action

Review Film Battle Angel Alita

Published

on

GwiGwi.com- Battle Angel Alita merupakan proyek Bersama karya James Cameron dan Robert Rodriguez  yang merupakan adaptasi dari manga Gunm karangan Yukito Kishiro. Proyek yang sebetulnya sudah diumumkan sejak tahun 2003 ini baru bisa diwujudkan pada tahun 2016 dan akan rilis pada 14 Februari 2019 di Amerika Serikat (Indonesia mendapatkan kehormatan bisa menonton lebih awal pd tanggal 5 Februari).


Battle Angel Alita atau singkatnya Alita ber-setting di abad 26, 300 tahun setelah perang besar yang disebut The Fall. Dr. Ido (Christopher Waltz) seorang dokter cybernetic menemukan potongan badan cyborg  di tempat pembuangan Iron City. Cyborg yang kemudian dinamai Alita (diperankan Rosa Salazar) ini berhasil dihidupkan kembali. Alita yang tidak punya ingatan akan dirinya sendiri mulai belajar banyak hal tentang keadaan dunia yang tidak adil, bagaimana penduduk Iron City harus bekerja keras demi Zalem (kota yang melayang di atas Iron City dan tempat tinggal para elit).   Alita juga mengalami bagaimana rasanya jatuh cinta kepada Hugo (Keean Johnson) seorang pemuda yang bercita-cita pindah ke Zalem dan punya koneksi dengan Vector (Mahershala Ali), promotor Motorball yang ingin menangkap Alita sesuai instruksi dari majikannya di Zalem, Nova (Edward Norton).

Baca Juga:  Review Film The Mule, veteran perang yang punya nyali besar

James Cameron dan Robert Rodriguez terlihat berhasil menggabungkan beberapa plot dari manga Gunm menjadi satu cerita yang memuaskan untuk ditonton walaupun ada beberapa modifikasi dari cerita originalnya. Hal lain yang menarik dari Alita adalah adegan-adegan pertarungan  yang memukau dan seru. Namun hal yang mengganjal dari film ini adalah keputusan untuk membuat film ini tidak 100% CGI sehingga jadi timpang melihat Alita yang full CGI dengan mata besar bersanding dengan para pemain yang sepenuhnya manusia dan juga beberapa cyborg dengan muka manusia terasa seperti CGI dari film sci-fi Lawnmowerman.

Akhir kata, Alita merupakan film sci-fi adaptasi yang cukup setia pada manga aslinya dan memuaskan karena bisa melihat perkembangan Alita yang semakin kuat dan semakin dewasa. Film ini juga cocok bagi para penonton awam yang tidak mengikuti manga-nya karena terdapat penjelasan tentang keadaan dunia dan sekelumit latar belakang siapa itu Alita diatur agar tidak merusak plot utama. Segera tonton di bioskop-bioskop pilihan kalian.

Continue Reading

TV & Movies

Review Film The Mule, veteran perang yang punya nyali besar

Published

on

Gwigwi – Earl Stone (Clint Eastwood), seorang veteran perang telah memasuki usia senja mengalami kegamangan apa yang harus dilakukan di sisa umurnya.

Anggota keluarganya pun sudah mencampakannya lebih dari 10 tahun, Ia tidak bisa memberikan yang terbaik untuk anak dan istrinya.

Ia merasakan perlu pembuktian bahwa Earl mampu membayar semuanya. Hingga suatu saat, Veteran perang Korea Ini bertemu dengan sekelompok imigran Meksiko yang mengubah hidup Earl.

Ia menjadi kurir yang mengantar sebuah barang dan berjalan ratusan kilometer mengendarai truk tuanya lalu mendapatkan upah yang luar biasa.

Perubahan itulah yang membuat Earl ingin menebus kesalahannya di masa Lalu.

Film yang disutradarai dan dibintangi oleh Clint Eastwood Ini juga menjadi ajang pembuktian untuk dirinya bahwa ia masih eksis di dunia hiburan.

Selain Clint Eastwood, Ada Bradley Cooper, Michael Pena, Andy Garcia, dan Laurence Fishburne yang turut meramaikan film Ini.

Baca Juga:  Review Film The Mule, veteran perang yang punya nyali besar

Film ini memiliki kekuatan di alur cerita, semua diceritakan dengan pelan-pelan dan pace-nya pun cukup lamban.

Di menit awal film semua terasa datar hingga kita terbawa ke dalam konflik di film Ini.

Bagaimana awal bertemunya ia dengan anak buah kartel narkoba, hingga diundang oleh si bos kartel ke tempatnya langsung, bahkan saat ia bertemu kembali dengan istri dan anaknya?

Semua diceritakan dengan detil dan rapi hingga membentuk sebuah konflik. Tanpa kejutan atau plot twist, namun film ini memiliki sensasi yang berbeda.

Secara keseluruhan, Film The Mule mengisahkan tentang Pergolakan batin seorang veteran yang ingin melakukan apa yang harus dilakukan untuk keluarga dan orang-orang di sekitarnya. Semua diceritakan dengan baik, porsi pemainnya pas, dan disertakan dengan dialog yang menyentil kehidupan nyata.

Continue Reading

Box Office

Trailer versi Jepang untuk sekuel film Godzilla: King of the Monsters Film dirilis

Published

on

By

GwiGwi.com – TOHO mulai merilis trailer dengan subtitle bahasa Jepang untuk sekuel film GOdzillla berjudul Godzilla: King of the Monsters.

Film ini aslinya dijadwalkan rilis tanggal 22 Maret, namun ditunda hingga 31 Mei dirilis bersamaan dengan Jepang.

Kyle Chandler, Vera Farmiga (Up in the Air, The Conjuring, Bates Motel), dan Millie Bobby Brown (Stranger Things) membintangi film ini sebagai ayah, ibub dan anak.

Pemeran lainnya

O’Shea Jackson Jr. (Straight Outta Compton)
Aisha Hinds (Underground, Shots Fired, Under the Dome)
Anthony Ramos (White Girl, Hamilton musical)
Charles Dance (Game of Thrones)
Thomas Middleditch (Silicon Valley)
Bradley Whitford (The West Wing, Get Out, Transparent)
Zhang Ziyi (Memoirs of a Geisha, Hero, The Grandmaster)
Elizabeth Ludlow (The Walking Dead)
Ken Watanabe (The Last Samurai, Letters from Iwo Jima, Inception) and Sally Hawkins (Paddington, Blue Jasmine) are returning from the 2014 film.

Baca Juga:  Review Film The Mule, veteran perang yang punya nyali besar

Continue Reading

Trending