Connect with us

Film Anime

Review Film I Want To Eat Your Pancreas, satu lagi film anime sedih wajib nonton

Published

on

GwiGwi.com – Bagi pembaca yang belum pernah mendengar judul anime ini, jangan mengira ini adalah film horor atau zombie karena judulnya yang “seram”, sebetulnya ini adalah film drama romantis remaja SMU.

Film anime I Want To Eat Your Pancreas atau Kimi no Suizou wo Tabetai diangkat dari novel karangan Yoru Sumino menceritakan tentang cowok protagonis (Mahiro Takasugi) yang introvert dan kutu buku saat berada di lobby rumah sakit memungut sebuah buku harian yang tak disangka ternyata milik teman sekelasnya, Sakura Yamauchi (Lynn) yang  mengindap kanker dan umurnya tidak panjang lagi. Sakura meminta agar protagonis merahasiakan hal itu dari teman-teman sekolahnya dan protagonis juga harus menemaninya menikmati hidup yang tersisa yang tentu saja tidak langsung diiyakan oleh protagonis.

Baca Juga:  Review Film Bloodshot, Jadi Pembuka Universe tapi Maju Mundur

Tanpa menyerah, Sakura terus nempel  ke protagonis mengajak ia ngobrol, jalan-jalan, makan dan kegiatan lain yang diinginkan Sakura sehingga siswa-siswa di sekolah pada mengira mereka pacaran. Protagonis yang anti sosial dan tertutup awalnya dengan terpaksa menuruti keinginan Sakura yang ceria dan aktif namun perlahan-lahan ia jadi makin terbuka dan makin bingung dengan perasaannya sendiri terhadap Sakura. Bagaimanakah rasanya menyukai seseorang yang kau tahu hidupnya tidak akan lama lagi dan terlebih lagi harus menyimpan rahasia besar walaupun konsekuensinya disalah pahami oleh orang-orang lain.

Menonton I Want To Eat Your Pancreas sangatlah menyentuh dan mengharukan melihat perubahan karakternya sang protagonis dan bagaimana ia mencoba membantu Sakura menghabiskan sisa-sisa waktunya agar diisi kenangan-kenangan yang indah.

Film Anime

Februari 2020, Netflix akan tayangkan 21 Film Studio Ghibli

Published

on

By

GwiGwi.com – Netflix akan menayangkan 21 film animasi karya Studio Ghibli mulai 1 Februari 2020. Film-film karya rumah produksi pemenang Oscar asal Jepang itu akan tersedia melalui layanan streaming Netflix di seluruh dunia.

Melalui kemitraan bersama perusahaan distribusi film Wild Bunch International, kerja sama ini merupakan bagian dari upaya Netflix untuk terus mengembangkan koleksi film animasi berkualitas. Untuk pertama kalinya, katalog film Studio Ghibli akan diterjemahkan ke 28 bahasa, dan akan disulih suara dalam 20 bahasa.

Kerja sama ini akan memungkinkan penggemar di Asia Pasifik, Eropa, Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Latin untuk menonton karya-karya klasik seperti Spirited Away yang menjadi pemenang Oscar, Princess Mononoke, Arrietty, Kiki’s Delivery Service, My Neighbor Totoro, dan The Tale of The Princess Kaguya dan film-film lainnya dalam Bahasa mereka.

Toshio Suzuki, Produser Studio Ghibli mengatakan bahwa saat ini ada banyak cara bagi sebuah film menjangkau penonton. “Kami telah mendengar masukan dari para penggemar kami dan memutuskan untuk membawa katalog film kami ke layanan streaming. Kami berharap dengan cara ini semua orang di dunia dapat lebih mengenal Studio Ghibli,” katanya dalam siaran pers, Selasa (21/1).

Sedangkan Aram Yacoubian, Director of Original Animation Netflix, mengatakan bahwa kerja sama dengan Studio Ghibli adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Film-film animasi legendaris dari Studio Ghibli telah memikat penggemar di seluruh dunia selama lebih dari 35 tahun. Netflix kini memiliki 158 juta pengguna berbayar di lebih dari 190 negara.

“Kami juga sangat berbahagia dapat menyuguhkannya dalam beragam bahasa untuk wilayah Amerika Latin, Eropa, Afrika dan Asia sehingga lebih banyak orang dapat menikmati film-film animasi Studio Ghibli yang unik dan menakjubkan,” kata Yacoubian.

Baca Juga:  Review Film Her Blue Sky, Drama Kehidupan Yang Generik

Berikut adalah jadwal peluncuran film Studio Ghibli di Netflix: 1 Februari 2020: Castle in the Sky (1986), My Neighbor Totoro (1988), Kiki’s Delivery Service (1989), Only Yesterday (1991), Porco Rosso (1992), Ocean Waves (1993), Tales from Earthsea (2006) 1 Maret 2020: Nausicaä of the Valley of the Wind (1984), Princess Mononoke (1997), My Neighbors the Yamadas (1999), Spirited Away (2001), The Cat Returns (2002), Arrietty (2010), The Tale of The Princess Kaguya (2013) 1 April 2020: Pom Poko (1994), Whisper of the Heart (1995), Howl’s Moving Castle (2004), Ponyo on the Cliff by the Sea (2008), From Up on Poppy Hill (2011), The Wind Rises (2013), When Marnie Was There (2014).

Studio Ghibli didirikan pada 1985 oleh sutradara film animasi Jepang, Isao Takahata dan Hayao Miyazaki. Studio Ghibli telah menghasilkan dua puluh dua film panjang yang telah memperoleh sambutan baik dari para penonton maupun kritikus film di seluruh dunia. Menaungi sejumlah sutradara, animator, dan penulis naskah kreatif di bawah kecemerlangan Takahata dan Miyazaki, Studio Ghibli dipuji karena mampu menghadirkan cerita-cerita yang orisinil dalam animasi yang epik sehingga menjadi bagian dari budaya populer Jepang.

Film Spirited Away besutan Hayao Miyazaki memenangkan Piala Oscar untuk Best Animated Feature pada 2002. Sedangkan, Wild Bunch International adalah perusahaan distributor film independen yang berkantor pusat di Paris. Wild Bunch International saat ini menangani penjualan sekitar 500 judul film besutan sutradara internasional.

Continue Reading

Film Anime

Film live-action Yowamushi Pedal akan rilis dibulan Agustus

Published

on

By

GwiGwi.com – Manga Yowamushi Pedal akan diadaptasi menjadi film live-action yang rilis pada bulan Agustus di Jepang.

Ren Nagase dari King & Prince akan memerankan karakter Sakamichi Onoda dan kini dia telah berlatih sepeda sejak bulan Desember lalu.

Film ini juga akan dibintangi Kentaro Ito sebagai rival Sakamichi, Shunsuke Imaizumi. Kanna Hashimoto akan menjadi manager tim Miki Kanazaki. Koichiro Miki akan menyutradarai film ini, sebelumnya dia sukses menyutradarai film live-action Anonymous Noise, Shokubutsu Zukan: Unmei no Koi, Hiroimashita.

Manga ini bercerita pada Sakamichi Onoda, siswa SMA otaku yang sangat menyukai figures dari anime dan game. Sejak kecil, Onoda mengendarai mamachari, sepeda yang biasa digunakkan untuk keperluan sehari-hari seperti belanja, sejauh 90 kilometer (sekitar 60 mil) setiap minggunya untuk melihat atau membeli keperluan otaku di Akihabara. Teman sekolahnnya, Shokichi Naruko, seorang bicyclist yang kebetulan pergi ke Akihabara untuk membeli figure Gundam untuk adiknnya kaget melihat kemampuan bersepeda Onoda. Di sisi lain, Shunsuke Imaizumi yang juga teman sekolahnnya melihat Onoda mengendarai mamachari di jalanan curam. Tak lama kemudian, Naruko dan Imaizumi mencoba untuk menawarkan Onoda masuk ke klub balap sepeda.

Baca Juga:  Review Film Her Blue Sky, Drama Kehidupan Yang Generik

Continue Reading

Film Anime

Takuya Kimura bergabung dalam pemeran film anime Doraemon terbaru

Published

on

By

GwiGwi.com – Film anime Doraemon berjudul Doraemon: Nobita no Shin Kyoryū (Doraemon the Movie: Nobita’s New Dinosaur) mengumumkan bahwa Takuya Kimura akan tampil menjadi karakter bernama Gil, seorang pria misterius yang menyerupai seekor kera. Gil mengawasi aktivitas Nobita dan memiliki rahasia dari pulau misterius.

Peran ini menjadi peran ketiga Kimura sebagai pengisi suara karakter di film anime sejak film Howl’s Moving Castle dan Redline.

Film Doraemon ini akan tayang pada tanggal 6 Maret di Jepang bercerita petualangan Nobita yang bertemu dua dinosaurus kembar bernama Kyu dan Myu. Walaupun film terkesan mirip dengan film anime Doraemon the Movie: Nobita’s Dinosaur, namun ceritanya berbeda. Film ini akan menjadi film ke-40 Doraemon sekaligus merayakan ke-50 tahun manga Doraemon.

Baca Juga:  Review Film Bloodshot, Jadi Pembuka Universe tapi Maju Mundur

Continue Reading
Advertisement DICARI REPORTER
Advertisement

Trending