Connect with us

TV & Movies

Review film My Generation, ketika Kids zaman now menggugat

Published

on

GwiGwi.com – My Generation merupakan film yang diproduksi oleh IFI Sinema dan diproduseri oleh Adi Sumarjono, sementara itu Upi Avianto menjadi sutradara sekaligus penulis skenario yang mengangkat realita kehidupan generasi millenials.

Konji (Arya Vasco), Zeke (Bryan Langelo), Orly (Alexandra Kosasie), dan Suki (Lutesha) terpaksa harus membatalkan rencana liburannya ke Bali. Alasannya adalah karena keempatnya membuat sebuah video berisi suara-suara perlawanan terhadap keluarga, sekolah, dan guru-guru mereka.

Video tersebut kemudian viral karena banyak anak-anak muda yang merasa terwakili dengan semua yang dikatakan Konji dkk. Di sisi lain, video tersebut menimbulkan masalah di mana para orangtua mereka dipanggil ke sekolah lantaran video tersebut.

Akibatnya, mereka mendapat hukuman yaitu saat liburan sekolah tak boleh ke mana-mana. Dari sinilah, kisah My Generation bergulir. Kebadungan remaja zaman now digambarkan detail.

Mereka merasa terlalu keren untuk mengutuki keadaan dan membuat orang-orang yang sudah menghukum mereka puas. Liburan sekolah yang terkesan tidak istimewa, justru membawa mereka pada kejadian dan petualangan yang memberi pelajaran sangat berarti dalam kehidupan mereka.

Pada satu titik, ulah mereka ternyata memiliki dampak besar. Mereka juga tak menyangka karena berpengaruh juga pada hubungan persahabatan mereka. Bagaimana akhir kisah empat sahabat ini?

Sejak awal melihat trailer film ini, ada satu yang menarik menurut gue pribadi, yaitu cerita dari film ini. Film Indonesia yang agak unik memang sudah jadi makanan biasa untuk Upi.

Dalam film ini pun dia mengangkat kisah yang lebih realistis yang memang sekarang ini dialami banyak orang, yaitu generation gap antara orang tua dan anak-anak muda (yang tergolong milenials).

Lewat film Ini, Upi ingin mengubah pola pikir bahwa film remaja tidak selamanya menceritakan tentang masalah percintaan. Apalagi pada generasi anak muda zaman sekarang.

Baca Juga:  Review Film, Solo: A Star Wars Story, masa muda si pahlawan kaum pemberontak

Butuh dua tahun bagi Upi untuk meriset cerita. Lewat media sosial, Upi mencari tahu bagaimana perbedaan anak-anak zaman sekarang dengan yang dulu. Dalam meramu cerita, Upi memilih nama-nama baru untuk menjadi bintang utama. Merereka adalah Bryan Langelo, Arya Vasco, Alexandra Kosasie dan Luthesa.

Selain itu, Upi juga menggaet deretan artis papan atas seperti Surya Saputra, Tyo Pakusadewo, Ira Wibowo, Indah Kalalo, Aida Nurmala serta sutradara Joko Anwar.

Para aktor muda yang masih benar-benar baru itu, bermain bagus dengan dialog bahasa Inggris yang tampaknya menjadi umum untuk kalangan remaja. Dan hal ini pun berimbang dari sisi aktor senior yang mampu menampilkan diri menjadi orangtua yang kolot dan tidak memahami anaknya sendiri.

Film ini menyenangkan sekaligus cocok ditonton oleh orangtua yang kewalahan melihat tingkah polah anaknya yang susah dipahami. Kemudian film ini tidak terjebak dalam stereotipe film remaja yang hanya mengandalkan wajah cantik dan tampan, tapi juga akting dan cerita soal konflik keluarga yang realistis.

Upi juga menghadirkan soundtrack yang kekinian, misalnya musik hip hop dari musisi Mario Zwinkle dan DPMB atau Dua Petaka Membawa Bencana, serta raungan musik metal dari band asal Bandung, Aftercoma. Jadi, dari segi musik saja menambah keragaman rasa dalam film ini.

Lantas, apakah film My Generation ini menarik? Jawabnya iya. Buat kamu yang bosen dengan film Indonesia yang gitu-gitu doang apalagi kalau sudah tentang remaja, pasti soal cinta-cintaan, film ini wajib banget kamu tonton.

Tapi selain untuk para pemuda, para orang tua pun juga sepertinya wajib nonton film ini, setidaknya biar ada bayangan kayak apa sih dunia kids zaman now dan bisa ada bayangan untuk memahami mereka dan dunia mereka.

Box Office

Valak kembali hadir di Film Solonya

Published

on

By

GwiGwi.com – Pada akhir film Annabelle Creation (2017) dihadirkan post credits yang menghadirkan sosok Valak yang pernah tampil menjadi antagonis di film Conjuring 2 The Enfield Poltergeist (2016), hal tersebut mengindikasikan akan adanya film solo dari Valak tersebut.

Belum lama ini trailer dari film solo Valak dirilis dengan judul film yaitu The Nun. film ini akan menceritakan asal muasal dari sosok Valak itu sendiri dan film spin off ini adalah prekuel dari Annabelle Creation, Annabelle, The Conjuring dan The Conjuring 2 Enfield Poltergeist. Film kelima dari franchise The Conjuring Universe ini akan dirilis pada bulan September 2018 nanti

Baca Juga:  Review Film The Blair Witch Project (1999), Sensasi Horror Dibalik Kesederhanaannya

Continue Reading

Box Office

Footage Pertama dari Avengers 4 rilis di CineEurope

Published

on

By

GwiGwi.com – Pada hari Rabu waktu setempat, beberapa pengunjung CineEurope di Barcelona, Spanyol mendapatkan suatu kesempatan untuk melihat footage pertama dari Avengers 4. Namun para pengunjung yang beruntung tersebut diharuskan untuk menonaktifkan Handphone mereka selama penayangan footage tersebut, hal ini dilakukan untuk menghindari spoiler yang benar benar dijaga dan diawasi oleh pihak Marvel untuk masalah seperti ini. namun para pengunjung diperbolehkan untuk menceritakan tanggapan mereka setelah melihat footage pertama tersebut.

Avengers 4 sendiri masih belum memiliki titlenya (seperti Avengers Age of Ultron dan Avengers Infinity War) dan sebelumnya juga media sosial juga dihebohkan dengan kemunculan suatu gambar atau concept art yang diyakini adalah seperti inilah para superhero Avengers 4 nanti, kalian bisa melihatnya dibawah

Baca Juga:  Review Film, Solo: A Star Wars Story, masa muda si pahlawan kaum pemberontak

Avengers 4 sendiri dikabarkan akan dirilis pada bulan April atau Mei 2019 nanti dan sebelum Avengers 4 akan ada film solo sekaligus debut dari superhero marvel baru yaitu Captain Marvel yang akan dirilis Februari 2019 nanti.

Continue Reading

Box Office

Review Film Jurassic World Fallen Kingdom, Panggilan Hati Nurani yang menjadi Bencana

Published

on

By

GwiGwi.com – Ada banyak franchise film yang menggunakan monster sebagai daya tarik utamanya dan salah satunya adalah franchise Jurassic Park (yang sekarang menjadi Jurassic World) yang terkenal dengan memunculkan Dinosaurus dan dipertemukan dengan manusia di kehidupan modern. Jurassic World 2 atau Jurassic World Fallen Kingdom adalah sekuel dari Jurassic World (2015) dan merupakan film kelima dari franchise Jurassic ini.

Jurassic World Fallen Kingdom mengambil jalan cerita setelah tragedi yangterjadi di film sebelumnya yang dimana seekor dinosaurus hasil rekayasa genetika yang bernama Indominus Rex yang lepas dan membuat kekacauan di taman Jurassic World yang berlokasi du Isla Nublar, hal tersebut memberikan efek berupa ditinggalnya taman tersebut dan membuat pulau tersebut menjadi benar benar pulau dinosaurus.Seakan menceritakan bagaimana dinosaurus punah pada akhir zaman Kretasius  sekitar 65 juta tahun lalu, film ini menggunakan suatu bencana alam berupa gunung berapi dna bisa meletus kapan saja dan berakibat menghapus eksistensi dinosaurus di pulau Isla Nublar tersebut, namun disinilah kembalinya para karakter yang pernah tampil di film sbeleumnya yaitu Owen Grady (Chris Pratt) dan Claire Dearing (Bryche Dallas Howard) yang diberikan tugas untuk menyelamatkan para dinosaurus tersebut tapi misi penyelamatan tersebut tidak semudah yang mereka bayangkan.

Jurassic World Fallen Kingdom akan memberikan beragam kejutan selain dari sisi jalan cerita yang akan memunculkan sisi hati nurani sebagai sesama makhluk hidup yang ada di bumi serta film ini disertai dengan plot twist yang mudah ditebak.alur cerita yang mudah dipahami karena memang hampir menyerupai seperti salah satu film sebelumnya namun kali adalah sautu misi penyelamatan dari bencana alam yang besar serta penambahan beberapa konsep baru tentang efek keberadaan para dinosaurus ini di kehidupan manusia.di film ini memang pada awalnya akan memainkan hati nurani yang akan menghasilkan rasa empati dan tidak tega terhadap nasib para dinosaurus ini namun sisi tersbeut seakan berubah menjadi sisi horror karena kehadiran dinoasurus baru yang lagi lagi hasil rekayasa genetika namun kali ini memiliki bentuk yang kecil dari Indominus Rex tapi memiliki tingkat kecerdasan yang luar biasa serta keganasan yang sulit dihentikan, hal ini menjadikan suatu pertunjukan yang berhasil menaikkan andrenalin saat makhluk tersebut muncul dan bertemu dengan para karakter film ini.

Baca Juga:  Review Film The Blair Witch Project (1999), Sensasi Horror Dibalik Kesederhanaannya

Selain itu film ini mengurangi beberapa ciri khas yang digunakan seperti film film Jurassic yang dulu yaitu ciri khas dengna menggunakan lokasi taman sebgai tempat dimana para dinosaurus dan manusia saling bertemu, tapi di film ini ciri khas tersebut dikurangi dan diganti dengan bagaimana para dinosaurus menuju dunia manusia dan memberikan pengertian dari arti ” Jurassic World ” itu sendiri.Jurassic World Fallen Kingdom menyajikan visual yang tidak jauh berbeda dari film sebelumnya namun dari sisi keindahan alam di pulau tersebut adalah hal yang menakjubkan namun hal tersebut berubah menjadi suatu kehancuran yang besar karena efek dari bencana alam.Film ini juga memiliki scoring yang menggelegar dan keras serta masih menggunakan kesa scoring dari film sebelumnya.

Karakter di film ini memang masih menghadirkan dua karakter dair film sebelumnya namun penambahan banyak karakter baru seperti Franklin Webb (Justice Smith) yang menjadi seoran karakter yang akan memberikan hiburan komedi tersendiri karena tingkahnya di film ini lalu ada Zia Rodriguez (Baniella Pineda) yang memiliki daya tarik tersendiri tersendiri di film ini dan beberpaa karakter lainnya dan juga adanya antagonis di film ini, namun kehadiran seorang Dr Iam Malcolm (Jeff Goldblum) adalah yang menarik karena merupakan salah satu karakter sentral di salah satu film Jurassic sebelumnya namun kehadirannya hanya sebatas cameo yang berbicara panjang lebar.

Jurassic World Fallen Kingdom bisa dikatakan sebagai sekuel yang berbeda karena menciptakan suatu tren baru yaitu berupa para dinosaurus yang menuju dunia manusia tapi tren lama yang berupa menampilkan taman safari dikurangi bahkan dihilangkan karena memang efek kehancuran yang disebabkan bencana alam.Didukung jalan cerita yang menarik serta membuat perasaan campur aduk dari rasa empati menjadi sesuatu yang horror dirasa pas untuk film ini. terlebih didukung dengan akhir cerita yang menarik dan memberikan indikasi akan kehadiran sekuel selanjutnya dari Jurassic World namun film ini memiliki plot twist yang mudah ditebak. Pada akhirnya Jurassic World Fallen Kingdom adalah tontonan yang menghibur dengan memainkan perasaan serta andrenalin yang akan menimbulkan kesan tersendiri saat menontonnya.

Continue Reading

Trending