Connect with us

Box Office

Review Film Captain Marvel, compliment menuju Avengers: Endgame

Published

on

GwiGwi.com – Vers, pejuang bangsa Kree yang selalu teringat akan masa lalunya tentang siapa dia? Kenapa Bisa sampai di Hala planet tempat para bangsa Kree singgah?

Pada saat sebuah misi penyelamatan, ia berhasil tertangkap oleh Talos alien bangsa Skrull yang merupakan musuh bebuyutan Kree.

Pada saat melarikan diri, Vers malah terdampar di Bumi. Hal Ini menarik perhatian agen S.H.I.E.L.D yaitu Nick Fury dan Phil Coulson yang masih baru saja bergabung.

Disinilah berbagai petunjuk yang Vers cari mulai muncul serta mencegah ancaman dari Skrull yang ingin menguasai Bumi.

Langsung ke filmnya, sebagai film origin dari sebuah karakter formulanya biasa banget. Ia punya kekuatan super namun dihantui oleh bayang-bayang masa lalu yang masih samar-samar.

Disinilah di menit awal film kita disuguhi oleh beberapa flashback mengenai siapa karakter Captain Marvel Ini dari ia kecil sampai ia memiliki kekuatan super.

Too bad, film Ini kurang menjelaskan siapa Bangsa Kree? Mereka siapa? Dan apa kedudukannya di semesta marvel ?? Hal Ini menjadi sebuah plothole yang sangat disayangkan untuk kelengkapan sebuah universe secara keseluruhan.

Marvel Studios’ CAPTAIN MARVEL..Nick Fury (Samuel L. Jackson) ..Photo: Chuck Zlotnick..©Marvel Studios 2019

Lalu, langsung lompat ke terdamparnya Vers ke bumi pencarian jati dirinya bukan menjadi sebuah rencana yang ia miliki melainkan sebuah kecelakaan yang sifatnya kebetulan. Disini cerita mulai terlihat seperti terburu-buru.

Kemudian, Captain Marvel bertemu dengan Nick Fury yang masih muda. Alih-alih ingin menginterogasi Vers namun gangguan sudah datang dari pihak Skrull. Disinilah chemistry mulai terbangun ala “buddy-cop movie” terlihat apik. Dengan bumbu adegan aksi dan komedi serta skill acting dari Samuel L. Jackson.

Baca Juga:  Review Film Five Feet Apart, kisah cinta muda mudi pengidap penyakit langka

Di sisi lain, dengan bumbu “buddy-cop” antara Vers dan Fury ini merupakan something’s new Di MCU serta membuat bonding yang kuat dari sisi cerita serta apa yang dicari selama Ini oleh Vers semakin terbentuk.

Sangat disayangkan di pertengahan film chemistry mereka berdua berubah drastis karena kembali ke pencarian jati diri Vers dan karakter baru muncul.

Peran Nick Fury disini langsung menurun serta screen time dari sahabatnya Vers di Bumi langsung meningkat. Pada momen Ini Samuel hanya Bisa memberikan apa Yang bisa ia berikan yaitu dengan melempar jokes.

Dari segi Visual efek, terutama untuk bangsa Skrull. Talos si pemimpin Skrull di awal terlihat Biasa aja malah terkesan lucu mirip dengan make up ala serial Star Trek namun dieksekusi dengan baik oleh skill aktornya, serta mereka Ini ahli menyamar dan perlu rekayasa efek yang rumit namun berhasil disajikan dengan baik

Film Ini di lengkapi dengan Gimmick era 90an seperti pager, search engine Alta vista, rental video blockbuster, serta lagu-lagu yang menemani film Ini berjalan seperti lagu dari grup Garbage, TLC, Nirvana, No Doubt dan masih banyak lagi yang diselipkan dengan pas mantap!

Overall, Captain Marvel menjadi film origin story yang biasa banget. Mereka main aman yang penting Film ini jadi dan berhasil memperkenalkan karakter Ini di semesta Marvel.

Jangan beranjak pergi dari studio bioskop, karena akan ada dua credit scene. Yang pertama akan membuat kita bersorak karena berhubungan langsung dengan Avengers: Endgame.

Box Office

Review Film Us, mimpi buruk ala Jordan Peele

Published

on

GwiGwi.com – Keluarga kecil Gabe dan Adelaide beserta anak mereka Zora dan Jason, menghabiskan liburan musim panas dengan berlibur di rumah mendiang Ibu dari Adelaide di daerah Santa Cruz.

Alih-alih liburan musim panas yang menyenangkan buat keluarga. Sekonyong-konyong ketenangan mereka segera berubah menjadi ketegangan dan kekacauan ketika sekelompok orang asing yang tidak dikenal menyerang mereka dan bentuk fisiknya bagai pinang dibelah dua.

Apa yang sebenarnya telah terjadi?

Film garapan sutradara Jordan Peele yang berhasil meraih beberapa penghargaan bergengsi lewat film Get Out dan BlacKkKlansman, di tahun 2019 ini memberikan suguhan mimpi buruk versi si sutradara.

Didukung juga oleh cast yang sudah tidak asing lagi seperti; Lupita Nyong’o, Winston Duke, Elisabeth Moss, dan Tim Heidecker. Membuahkan sajian film thriller dengan berbagai misteri dan kejutan di tiap menit filmnya.

“Bagaimana jika kalian bertemu dengan kembaran kalian yang sifat dan perilakunya berbanding terbalik dengan kalian sendiri?”

Bahkan kembaran anda berniat membunuh diri anda sendiri saat Ini dan ingin membuat tatanan dunia yang lebih baru.

Kira-kira seperti itulah premis dari film Ini, disertai dengan beberapa Easter egg dan film ini dengan suguhan adegan gore dan jumpscare ala film horror.

Baca Juga:  Trailer baru Detective Pikachu perlihatkan banyak pokemon baru

Tetapi film Ini bukan bergenre horror melainkan thriller Karena lebih menitikberatkan kepada misteri yang terjadi di film ini.

Gue rasa juga film ini menunjukkan secara tersirat bahwa orang kulit hitam juga bisa membuat karya yang luar biasa di industri perfilman internasional. Sudah terbukti dengan beberapa contoh seperti ; creed, Black Panther, dsb Yang bisa menjadi trendsetter di dunia hiburan.

Film ini Juga sedikit menyindir isu-isu sosial seperti masalah ras, kelaparan di masyarakat negara miskin, kesenjangan sosial dan masih banyak lagi yang disinggung oleh Jordan Peele yang menulis naskah, memproduseri dan menyutradarai film ini.

Namun, surprise di film ini terlihat mudah sekali ditebak setelah sajian how to survive from the terror. Tapi kita dengan mudah menduga tentang “apa kejutan di film Ini?”.

Hal Ini ditambah lagi dengan pertanyaan “siapa dalang dari Ini semua??” Sayang sekali tidak ditampilkan dan menjadi titik lemah dari film ini.

Secara keseluruhan, film Us berhasil menyuguhkan film thriller yang menegangkan serta penuh dengan misteri di sepanjang film. Namun film ini memiliki beberapa kelemahan dan tertutup dengan sajian misterinya hingga di akhir film dan membuat kita berfikir dan berteori dengan versi kita sendiri.

Continue Reading

Box Office

Review Film Five Feet Apart, kisah cinta muda mudi pengidap penyakit langka

Published

on

Gwigwi – Stella Grant yang menghabiskan masa mudanya di rumah sakit karena mengidap penyakit cystic fibrosis. Maka ia pun harus dirawat dengan intens di rumah sakit sambil menunggu penanganan selanjutnya dari dokter yang menangani penyakit tersebut.

Suatu ketika, Stella bertemu dengan Will seorang pemuda yang terkesan bad boys tipikal anak remaja seumurannya namun ia juga memiliki penyakit yang sama.

Seiring berjalannya waktu, hubungan mereka semakin intens bahkan menumbuhkan benih-benih cinta diantara mereka. Sementara karena mereka sama-sama menderita CF (Cystic Fibrosis) membuat mereka terpisah secara fisik.

Lantas, Bagaimana mereka berusaha memahami keyakinan satu sama lain tentang CF dan cita-cita kehidupannya?

Film yang diadaptasi dari buku yang tulis oleh Rachel Lippincott yang menjadi best seller di beberapa negara ini. Dinahkodai oleh Justin Baldoni sebagai sutradara.

Premis Five Feet Apart sederhana namun kompleks. Ya cinta-cintaan ala remaja namun diberi bumbu dengan sama-sama mengidap penyakit yang berbahaya.

Film ini juga berhasil memvisualisasikan tentang apa yang ada di novelnya yang bisa bikin baper penonton. Disertai dengan humor situasional film ini juga membuat penonton terhanyut dalam sajian filmnya.

Film Ini dibintangi oleh Cole Sprouse dan Hayley Lu Richardson sebagai Will dan Stella. Sebagai pemeran utama adalah Sprouse dan Richardson.

Sepertinya penonton angkatan lama mungkin mengingat Sprouse sebagai salah satu putra kembar Adam Sandler di Big Daddy (1999). Sedangkan para penonton muda kemungkinan mengenalnya sebagai Jughead Jones di serial Riverdale.

Baca Juga:  Review Film Us, mimpi buruk ala Jordan Peele

Sebelumnya, Sprouse muncul dalam film fitur sejak 2010 diantaranya adalah Kung Fu Magoo. Sedangkan Richardson, baru-baru ini muncul di film-film profil tinggi seperti film komedi Kelly Fremon Craig dan The Edge of Seventeen. Lalu, film horor psikologis yang disutradarai M Night Shyamalan, Split (2018), serta drama historis Chris Weitz, Operation Finale (2018).

Dalam film ini, selain Sprouse dan Richardson, juga ada Moisés Arias (Pitch Perfect 3) dan Kimberly Hébert Gregory (Vice Principals) sebagai peran pendukung.

Lalu, di film Ini Juga menjelaskan penyakit yang diidap oleh mereka yaitu cystic fibrosis atau fibrosis kistik adalah penyakit genetik progresif yang menyebabkan infeksi paru-paru terus-menerus dan membatasi kemampuan untuk bernapas dari waktu ke waktu.

Menurut gue, keseharian mereka dari tahap pedekate sampe jadian terlalu mendayu-dayu namun datar saja dan sangat disayangkan tidak ada suatu kejadian misal penyakitnya kumat, atau sekarat dsb.

Namun, film Ini juga menyajikan bahwa meskipun mereka mengidap penyakit Yang cukup parah namun mereka bisa menantang dunia dan mereka juga berusaha untuk tetap menerima keadaan tersebut. Dan dieksekusi dengan pas oleh cast-nya.

Secara tidak langsung, film Ini mengingatkan akan film seperti A Walk to Remember, The Fault in Our Star, serta Me Before You.

Overall, film Ini cukup bikin baper tapi gak sampe bikin nangis buat gue. Tapi Film ini dapat menjadi pilihan jika ditonton bareng temen, gebetan, asal jangan pasangan orang.

Continue Reading

Box Office

Marvel rilis Video trailer baru Avengers: Endgame

Published

on

By

GwiGwi.com – Marvel kembali merilis video trailer terbaru Avengers: Endgame. Pada video ini diperlihatkan keputusasaan para anggota Avengers yang tersisa dari kehancuran dunia. Captain Marvel untuk pertama kali muncul disini.

Continue Reading

Trending