Connect with us

Berita Anime & Manga

Review Assassination Classroom Episode 6

Published

on

GwiGwi.com – Hai Hai semua ^^. Siap untuk kembali ke kelas 3-E? Yuk, dimulai Reviewnya. Untuk Episode keenam ini para murid 3-E akan menjalankan kegiatan yang cukup tidak disukai semua murid sekolah yaitu ujian T.T . Koro-Sensei pun bersedia membantu setiap murid dengan pelajaran terkurang mereka. Sebelumnya Koro-Sensei hanya bisa membuat 5-6 bayangan kini ia bisa membuat bayangan untuk setiap murid. Coba Koro-Sensei bisa membantuku dengan ujianku sendiri T.T .

Maaf Anda Melihat Iklan

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/73_zps1qexu0ck.jpg

Kalian masih ingat dengan sosok misterius di bagian terakhir episode minggu lalu? Well, he's here now. Ketika Koro-Sensei kembali ke ruang guru, sang sosok misterius itu sedang berbincang dengan kedua guru lainnya. Sosok itu sebenarnya adalah kepala sekolah Kunugigaoka yang bernama Gakuho Asano. Secara singkat sih, Koro-Sensei langsung memuja dan meminta gaji-nya dinaikkan :v. Tapi sang kepala sekolah datang untuk hal yang lain. Ia juga mengungkit sedikit mengenai penyelamat dan penjahat yang artinya masih tidak diketahui.

Meski ia tidak mementingkan siapa yang membunuh Koro-Sensei, sang kepala sekolah tetapi mementingkan masa depan sekolahnya dan menginginkan agar kelas E tetap seperti dulu. Agar kelas lain tetap rajin maka diperlukan adanya kelas E sebagai patokan kegagalan. Hal yang logis tapi apa alasannya? Karena insiden Nagisa yang memberi tatapan kepada kedua murid kelasnya dulu, sang kepala sekolah menerima komplain dari guru kelas kedua murid tersebut. Of course yang diinginkan sang kepala sekolah hanyalah agar Nagisa bisa menahan dirinya. Setelah semua itu terselesaikan ia kemudian pergi.

Sebagai target, Koro-Sensei memang tidak terkalahkan tapi sebagai guru, sang kepala sekolah lah yang bisa membuat sebuah target Assassination terlihat lemah. Wajar saja, Gakuho Asano hanya dengan waktu 10 tahun bisa membuat Kunugigaoka menjadi sekolah ternama di Jepang. Tentu saja setelah diperlakukan seperti itu Koro-Sensei langsung marah dan bertekad.

Keesokannya ia pun kembali membantu para murid dengan bayangan miliknya. Tujuannya? Meningkatkan nilai kelas 3-E sehingga kelas lain pun tidak akan meremehkan mereka lagi. Daaan agar para murid lebih senang sehingga mereka tidak ingin membunuhnya XD. Tapi meski Koro-Sensei sudah berusaha sekeras itu, para murid masih memilih 10 miliar Yen daripada nilai bagus. Ohh tentu saja Koro-Sensei kembali marah dan menyuruh mereka semua ke lapangan.

Sebelum merasakan amarah Koro-Sensei, kita terlebih dahulu diberi penjelasan mengenai sistem kerja kelas 3-E. Jika salah satu murid 3-E bisa meraih peringkat Top 50 dari 186 murid dan mendapatkan persetujuan dari guru kelas mereka yang dulu, mereka bisa keluar dari kelas E. Tetapi dengan nilai yang buruk dan diskriminasi dari kelas lain, maka hal ini cukup sulit untuk dicapai.

Koro-Sensei juga menanyai Irina-Sensei dan juga Karasuma-Sensei mengenai ajaran yang telah mereka berikan dalam Assassination. Dan jawaban mereka pun sama. Setiap Assassin harus memikirkan langkah kedua apabila langkah pertama mereka gagal. Sayangnya para murid 3-E ini hanya bisa memikirkan uang yang bisa mereka dapatkan dari Assassination dan bukan ajaran yang telah mereka terima. Jika Koro-Sensei terbunuh oleh orang lain, maka kelas E akan menjadi seperti dulu.

Baca Juga:  Anime 'Sasaki and Miyano' Rilis Video Teaser Ungkap Rencana Debut

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/80_zpssauam8nb.jpg

Jika seseorang tidak bisa menggunakan pedang keduanya, maka seseorang itu tidak cocok untuk menjadi Assassin. Koro-Sensei setelah mengatakan hal tersebut menunjukkan lapangan yang sudah ia bersihkan. Perlu diingat kalau Koro-Sensei masih bisa menghancurkan bumi. Membersihkan lapangan hanya seperti membersihkan sebuah ruang kelas baginya.Yang diinginkan Koro-Sensei hanyalah agar para murid 3-E untuk meraih posisi Top 50 saat ujian nanti sebagai ganti telah mengajari mereka. Supaya kelas E tidak lagi didiskriminasi dan bisa lebih percaya diri lagi, mereka semua diharapkan bisa meraih peringkat tersebut.

Ujian pun dimulai dan semua kelas akan mengerjakan ujiannya di gedung utama. Pelajaran yang pertama adalah Matematika. Seluruh pertanyaan ini sama sulitnya seperti melawan sebuah naga bagi para murid kelas E. Di gedung lama pun, Irina-Sensei datang menghampiri Koro-Sensei. Irina-Sensei menanyai apakah Koro-Sensei benar benar akan pergi jika kelas E tidak berada di Top 50. Memang benar tapi Koro-Sensei percaya mereka bisa melakukannya.

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/83_zpshk5fdei6.jpg

Para murid pun yang tadinya kebingungan mengingat apa yang telah diajarkan Koro-Sensei. Dan saat itu juga mulai mengerjakan seluruh soal dengan mudah. Naga yang terlihat besar dan tidak terkalahkan tadi sudah bagaikan ikan yang mereka makan sehari-hari. Tapi tiba-tiba saja mereka terhalangi lagi oleh tantangan yang tidak disangka.

Hasil test pun sudah keluar dan kelas E pun terlihat sangat murung. Karasuma-Sensei pun sudah mencoba menanyai guru lain mengenai perubahan mendadak dalam materi tersebut. Tapi guru lain pun tidak terlalu peduli, bahkan ia mengatakan kalau sang kepala sekolah sendiri lah yang mengajari materi tambahan tersebut. Koro-Sensei pun sedih dan merasa kalau ia bertanggung jawab atas hal itu.

Tapi tidak semua Kelas E mendapat nilai buruk. Meski ada perubahan materi, Karma masih bisa mendapatkan nilai yang sempurna. Karma juga tidak akan kembali ke kelas miliknya dulu dan akan tetap di kelas E. Dengan sedikit becandaan dari Karma dan bantuan murid lainnya, Koro-Sensei kembali senang lagi dan bertekad akan meluluskan mereka semua di ujian berikutnya.

Haha jadi bagaimana episode kali ini? Bisa dibilang Episode ini cukup serius dan sedikit menyebalkan. Tetapi Episode ini juga masih bisa memberikan sedikit komedi agar tidak terlalu serius. Overall, episode ini sangat menarik juga dan lebih fokus pada kegiatan akademik para murid. Sudah tidak sabar lagi nih untuk episode berikutnya haha. Ditunggu ya ^^.

Maaf Anda Melihat Iklan
Advertisement
Click to comment
0 0 votes
Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Film Anime

Novel ‘Boku ga Aishita Subete no Kimi e’ dan ‘Kimi o Aishita Hitori no Boku e’ Dapatkan Film Anime Pada Tahun 2022

Published

on

GwiGwi.com – Hayakawa Shobo mengumumkan pada tanggal 9 September bahwa kedua novel karya Yomiji Otono, Boku ga Aishita Subete no Kimi e (Untuk Setiap Kamu yang Aku Cintai) dan Kimi o Aishita Hitori no Boku e (Untuk Aku Yang Soliter yang Mencintaimu) menginspirasi dua film anime, yang akan dibuka pada waktu yang sama tahun depan.

Maaf Anda Melihat Iklan

Otono merilis dua novel roman fiksi ilmiah pada hari yang sama pada 23 Juni 2016. Keduanya saling melengkapi, tetapi dapat dibaca dalam urutan yang mana pun. Buku-buku berlangsung di dunia di mana bepergian ke dunia paralel adalah kejadian sehari-hari yang umum.

Boku ga Aishita Subete no Kimi e berpusat pada Koyomi Takasaki, seorang anak laki-laki yang tinggal bersama ibunya setelah orang tuanya bercerai. Dia mencoba untuk berteman di sekolah persiapan kuliah barunya, tetapi kecanggungan sosialnya dikombinasikan dengan suasana fokus pada studi berarti dia tidak berhasil. Suatu hari, teman sekelasnya Kazune Takigawa mendekat

Baca Juga:  Anime 'Sasaki and Miyano' Rilis Video Teaser Ungkap Rencana Debut

Kimi o Aishita Hitori no Boku e berpusat pada Koyomi Hidaka, seorang anak laki-laki yang tinggal bersama ayahnya setelah orang tuanya bercerai. Dia bertemu dengan seorang gadis bernama Shiori Sat di laboratorium penelitian ayahnya, dan mereka memulai hubungan yang perlahan berkembang menjadi cinta. Tapi semuanya berubah ketika orang tua mereka memutuskan untuk menikah satu sama lain, dan mereka memutuskan untuk pindah ke dunia paralel di mana mereka bukan saudara tiri.

Sumber: ANN

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Berita Anime & Manga

Muse Indonesia Akan Hadirkan Anime ‘Taisho Otome Fairy Tale’

Published

on

GwiGwi.com – Muse Indonesia mengumumkan pada hari Rabu bahwa mereka memiliki lisensi Taisho Otome Fairy Tale, anime televisi dari manga Taisho Otome Otogi Banashi karya Sana Kirioka. Perusahaan akan mengumumkan platform distribusi untuk anime di kemudian hari.

Anime ini akan tayang perdana pada 8 Oktober.

Maaf Anda Melihat Iklan

Sumber: ANN

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Berita Anime & Manga

Muse Indonesia Bakal Tayangkan Anime ‘Rumble Garanndoll’

Published

on

GwiGwi.com – Muse Indonesia mengumumkan pada hari Kamis bahwa mereka telah melisensikan anime Rumble Garanndoll (Gyakuten Sekai no Denchi Shōjo: Rumble Garanndoll, secara harfiah, Turnabout World's Battery Girl). Mereka akan mengumumkan platform distribusi untuk anime di kemudian hari.

Maaf Anda Melihat Iklan

Sources: ANN

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Trakteer

CryptoTab Browser

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x