Connect with us

News

Nokia Resmi Memperkenalkan Nokia 8.1 di Dubai, Upgrade atau Downgrade?

Published

on

GwiGwi.com – HMD Global selaku produsen smartphone merk Finlandia, Nokia, baru saja resmi mengumumkan Nokia 8.1 di Dubai. Perangkat ini menjadi penerus Nokia 7 Plus dan juga Nokia 8 dimana Nokia 7 Plus adalah generasi lebih baru. Nokia 8.1 memiliki titik harga yang sama dengan Nokia 7 Plus namun dengan beberapa upgrade di sektor-sektor tertentu. Seperti apa Nokia 8.1 ini? Apakah worth the Upgrade?

Advertisements

Salah satu upgrade signifikan dari Nokia 8.1 jika dibandingkan dengan Nokia 7 Plus adalah penggunaan Qualcomm Snapdragon 710 dengan 8 otak Kryo 360, dan ditemani oleh Adreno 616 sebagai GPU-nya. Nokia mengklaim bahwa dengan menggunakan Snapdragon 710, Nokia 8.1 mampu mencapai peningkatan hingga 35% di segi grafis, dan juga 20% secara keseluruhan jika dibandingkan dengan Nokia 7 Plus. Sayangnya, ini berarti adalah sebuah downgrade dari perangkat Nokia dengan nama serupa yaitu Nokia 8 (2017) yang memiliki chipset kelas flagship yaitu Snapdragon 835.

Untuk perihal layar, Nokia menyematkan layar 6.18inci FHD+ (FullHD+) dengan sertifikasi HDR10 untuk memberikan kualitas layar yang lebih cerah dan sinematik. Nokia 8.1 ini didukung dengan RAM sebesar 4GB dan memori penyimpanan internal sebesar 64GB. Selain itu Nokia juga menyematkan baterai yang cukup oke yaitu dengan besar 3500mAh dan mendukung Fast Charging. Nokia juga menyematkan 2 hal yang sudah mulai hilang di beberapa perangkat kompetitor yaitu slot MicroSD hingga 400GB, dan juga colokan earphone 3.5mm Jack.

Baca Juga:  iQOO 3 5G Transformers Limited Edition diumumkan

Soal Kamera, Nokia 8.1 memiliki kamera belakang dengan sensor 12megapiksel f/1.8 dengan Sony IMX 363 dengan Zeiss Optics dan juga kamera portrait 13 megapiksel yang diklaim mampu memberikan kualitas foto studio. Kamera utamanya memiliki sensor ukuran 1.4 micron pixel, dan juga kali ini sudah mendukung OIS. Kamera depan didukung oleh kamera 20 megapiksel dengan teknologi four-to-one yang membuat kamera ini memiliki performa yang cukup baik di kondisi low-light. Fitur dari Nokia yaitu Bothie yang memanfaatkan kamera depan dan belakang sekaligus juga turut hadir disini.

Soal Body, Nokia 8.1 terbuat dari Aluminium 6000 yang membuat smartphone ini cukup durable untuk penggunaan sehari-hari hingga sedikit extreme.  Namun, tanpa perlindungan extra untuk air.

Dengan Android One, Nokia 8.1 memiliki seluruh fitur yang telah diberikan Google untuk Android Pie di dalam perangkat ini. Perangkat ini juga menjadi perangkat pertama Nokia dengan Android Pie sejak boxnya dibuka.

Nokia mempersiapkan smartphone ini dengan harga 450 usd atau sekitar 6,5 juta rupiah dan akan hadir dalam 3 warna yaitu Iron/Steel, Blue/Silver, and Steel/Copper. Nokia juga dikabarkan akan segera meluncurkan perangkat ini ke beberapa negara Global termasuk salah satunya adalah India. Belum ada kabar apakah Nokia 8.1 ini akan hadir di Indonesia juga dan berapa harganya. Mungkin kita tunggu saja.

Baca juga: Dua Gadget dengan Daya Tahan Baterai Terbaik Saat Ini

Freelancer serabutan yang demenannya beragam sampai tidak jelas kemana. Saat ini sedang berkutat sebagai Web Developer sembari mengupdate informasi tentang Gadget Teranyar yang biasanya berada di segmentasi affordable hingga high end flagship. Selain itu juga jadi Youtuber untuk GwiGwi. Kontak: [email protected]

Advertisement
Click to comment

Japan

Tokyo Mengumumkan Peringatan Setelah Kasus Harian Baru COVID-19 Naik ke 34 Kasus

Published

on

GwiGwi.com – Pemerintah Metropolitan Tokyo mengeluarkan peringatan pada hari Selasa setelah Tokyo mencatat 34 infeksi baru dari coronavirus baru pada hari yang sama. Para pejabat menyatakan bahwa peningkatan kasus COVID-19 baru sebagian besar disebabkan oleh infeksi nosokomial (didapat di rumah sakit) dan aktivitas kehidupan malam di Shinjuku.

Advertisements

Gubernur Tokyo Yuriko Koike mendesak agar berhati-hati mengingat “situasi genting” Tokyo. Koike menambahkan bahwa dia akan mempertimbangkan mengeluarkan kembali permintaan penutupan bisnis jika penyebaran COVID-19 memburuk.

Jumlah infeksi harian di Tokyo melebihi 200 pada 17 April dan kemudian mengalami penurunan umum. Jumlah kasus baru di Tokyo turun ke dua terendah pada 23 Mei, tetapi itu telah meningkat menjadi lebih dari 10 kasus harian baru selama delapan dari 10 hari terakhir.

Selasa menandai hari pertama sejak 14 Mei dengan lebih dari 30 kasus COVID-19 baru di Tokyo. Pemerintah Tokyo telah memberikan tujuh kriteria untuk memantau situasi COVID-19 seperti jumlah infeksi harian baru yang tidak melebihi rata-rata 20 dalam seminggu terakhir. Namun, Tokyo telah melanggar beberapa ambang batas kriteria sejak 29 Mei.

Baca Juga:  Realme X2 Pro akan segera mendapatkan Android 11 beta

Pemerintah Tokyo pindah ke fase kedua dari peta jalan pemulihan multi-fase untuk COVID-19 pada hari Senin. Sementara pemerintah Tokyo berencana untuk pindah ke setiap langkah baru setiap dua minggu, dinyatakan bahwa mereka mungkin pindah ke fase ketiga lebih awal jika kasus infeksi baru tetap rendah.

Jepang mengangkat keadaan darurat di lima prefektur yang tersisa – Tokyo, Chiba, Saitama, Kanagawa, dan Hokkaido – pada 25 Mei, enam hari lebih awal dari tanggal 31 Mei yang direncanakan.

Sumber: ANN

Continue Reading

News

Pengguna Android, Waspada Sama Wallpaper Ini! Bisa Bikin Smartphone Kalian Brick! Bagaimana Cara Memperbaikinya?

Published

on

By

GwiGwi.com – Sebuah wallpaper beredar diranah dunia maya yang bisa bikin smartphone anda hang,crash,error dan tidak bisa dipakai! Hindari penggunaannya dan jangan dibagikan ke siapapun! Ingat sekali terpakai, smartphone kalian belum tentu bisa diperbaiki. Yuk simak video ini buat tau lebih jelasnya!

Advertisements

Continue Reading

Japan

Jepang mensubsidi Traveling untuk mengembalikan Industri Pariwisata

Published

on

By

GwiGwi.com – Pemerintah Jepang ingin menghidupkan kembali industri pariwisata, pendorong utama ekonomi yang telah terpukul oleh pandemi coronavirus baru, dengan membayar orang-orang untuk pergi berlibur di negara itu.

Advertisements

Di bawah inisiatif Go To Travel, pemerintah akan memberikan subsidi senilai hingga 20.000 yen per hari untuk orang-orang yang melakukan perjalanan liburan.

Subsidi akan mencakup setengah biaya perjalanan, didistribusikan melalui kombinasi diskon dan voucher untuk digunakan di restoran dan toko terdekat.

Inisiatif ini diharapkan akan dimulai pada awal Juli, berlaku untuk pemesanan yang dilakukan melalui agen perjalanan Jepang atau langsung dengan hotel atau penginapan tradisional Jepang, meskipun biaya perjalanan ke Jepang tidak akan ditanggung di bagian mana pun.

Pemerintah ingin segera memulai ekonomi terbesar ketiga di dunia, yang sudah lesu setelah kenaikan pajak konsumsi tahun lalu sebelum coronavirus dan keadaan darurat menghentikan aktivitas bisnis.

Baca Juga:  Menuju Peluncuran, Ini Dia Bocoran Spesifikasi Realme X3 SuperZoom

Industri pariwisata adalah salah satu yang paling terpukul karena banyak orang Jepang berhenti pergi ke kantor, apalagi berlibur.

Harapan untuk masuknya pengunjung asing musim panas ini pupus ketika Olimpiade Tokyo ditunda dan Jepang memberlakukan larangan masuk di lebih dari 100 negara dan wilayah.

Menurut sebuah survei oleh Tokyo Shoko Research, 31 perusahaan dalam bisnis akomodasi menyatakan atau bersiap untuk mengajukan kebangkrutan pada bulan April karena pandemi tersebut.

Perdana Menteri Shinzo Abe pada hari Senin mengangkat keadaan darurat di Tokyo dan daerah sekitarnya serta Hokkaido, setelah melakukan itu untuk seluruh negara awal bulan ini, menandakan dimulainya kembali ke kehidupan normal.

Sekitar 1,35 triliun yen telah disiapkan untuk inisiatif Go To Travel, bagian dari paket darurat yang menurut Abe akan melebihi 200 triliun yen.

Continue Reading

Trending