Connect with us

Lokal

Liputan Ideafast 2022 Hari Terakhir

Published

on

GwiGwi.com – Di hari terakhir IDEAFEST 2022 saya baru tiba di sore hari. Bisa dibilang telat. Saat saya mengira isinya adalah tentang “dakwah” motivasi, networking, etc, ternyata memang ada, tapi yang melenceng jauuuh dari itu lebih dominan. Karena hari itu dikhususkan untuk LUCU FEST yang diselenggarakan Majelis Lucu Indonesia (MLI).

Saya melesat ke STAND UP COMEDY STAGE di mana komika Gautama di sesi KOMEDI CERDAS sedang berlangsung. Sebelumnya saya tidak pernah menonton langsung aksi stand up orang indonesia. Saya hanya pernah menonton spesial komedian AS di Netflix seperti Chris Tucker dan Dave Chapelle. Saya tak bisa bilang saya menikmati tapi saya jadi paham pesonanya dan sebenarnya cukup kaget melihat begitu baaanyak kursi terpenuhi penikmat komedi ini.

Di Ruang Cendrawasih sedang ada Cinta Laura yang sedang berbagi cara pandangan hidupnya seperti; harus berinvestasi pada diri sendiri juga lead a purposeful life/berkehidupan yang bermakna.

Dengan aksen rada englishnya yang khas, dia juga bercerita tentang bagaimana screen time penggunaan Handphone hanya berkisar 2,5 jam selama seminggu. Bangga dengan prestasinya ini, dia mengajak penonton untuk berbuat yang sama dan menikmati berbagai keindahan hidup di luar sana.

Saya kemudian berpindah ke NOICE PODCAST ROOM dan duduk menunggu sesi yang saya tak sangka ada dan selalu diam-diam berharap bisa melihat langsung, yakni sesi BERBEDA TAPI BERSAMA dengan Habib milenieal Husein Jafar Al Hadar yang sedang tren berkat konten PEMUDA TERSESAT (dakwah komedi Habib dengan tandem Coki dan Tretan Muslim).

Bertemakan Logika dan Agama, Habib mengobrol dengan Cania Citta Irlanie yang terkenal karena pandangan out of the box sekulernya. Cania berpendapat soal relativitas moral dan bagaimana orang baru bisa menerima fakta itu benar kalau ada bukti realitasnya.

Habib Jafar berkata orang yang berpegang pada logika salah satu tantangannya adalah berpikir kehidupan itu bebas sebebas-bebasnya.

“Padahal menurut gua, kebebasan itu akan dibatasi paling tidak oleh kebebasan orang lain agar tidak saling tabrak..,” tukasnya.

Dialog ini sesekali diselipi candaan nyentil khas Habib yang sepertinya belajar dari Coki dan Tretan Muslim. Seperti saat membahas sikap sok merasionalisasi hal tidak rasional dalam Islam dengan contoh atom yang dikira Zarah (partikel terkecil dalam bahasa Al-Qur'an),

“Terus orang-orang Islam yang sok-sok open minded, ‘Oh, Zarah itu berarti atom,' ketika yang terkecil itu atom. Tapi ketika perkembangan science kemudian berkembang dan yang terkecil bukan lagi atom, lu mau ke mana? Apa Al-Qur'an-nya salah? Bahaya kan? Jadi Cania gua,” canda Habib yang disambut gelak tawa penonton.

Di akhir dialog, Habib menyampaikan tujuan tema dan mengundang Cania, “Makanya gua bilang kan, gua butuh orang seperti Cania sebenarnya. Untuk membersihkan mitos-mitos yang berkeliaran di sekitar gua yang mengatasnamakan agama. Di sana sebenarnya fungsi logika, fungsi science, itu di sana, membersihkan mitos-mitos yang mengatasnamakan agama..”

Dialog selesai, saya menghampiri Habib untuk berfoto. Beliau memang sehangat impresi saya dari berbagai video dakwahnya. Meskipun telat dan tak full nyemplung LUCU FEST ini, pertemuan kecil tersebut terasa worth it sekali.

Kemudian acara utama yang tampaknya paaling ditunggu fans MLI, SPECIAL NIGHT yang menampilkan Dodit Mulyanto, trio GJLS; Hifdzi, Rispo dan Rigen, Stand Up Perdana Deddy Corbuzier dan penutup ultimate-nya, show panggung terakhir Coki dan Tretan Muslim.

Sesi Dodit yang menghangatkan suasana membuat saya akhirnya tertarik stand up komika Indonesia, tapi follow up-nya oleh GJLS yang terkesan kacau mungkin mematikan rasa itu. Stand Up Deddy lebih ke curhat bukan berkomedi rasanya. Aksi panggung terakhir Coki dan Muslim? Gilani parah.

Dark jokes Coki dan celetukan lucu Muslim digas penuh. Puncaknya saat Muslim memanggil teman-teman cacatnya (mereka sudah berdamai dengan kondisi mereka kata Muslim) untuk beraksi. Its insane and i think everybody is losing it. Laugh like crazy.

Hal yang paling berkesan dari hari terakhir IDEA FEST ini adalah pentingnya bertemu offline. Beberapa kali saya ingin memotret atau merekam lebih banyak tapi saya tahan karena ingin menikmati langsung acaranya.

Dave Chapelle pernah bilang pada fans yang ingin berfoto, “Kita di sini bukan untuk berfoto tapi membuat memori.”

Melihat, mendengar dan meresapi langsung wejangan Habib Jafar tanpa melalui gadget adalah pengalaman yang tak tergantikan resolusi layar setinggi apa pun.

Para public figure ini yang punya keberanian lebih menghadapi orang banyak are human nonetheless. Bukan karakter fiksi di layar yang tidak hidup, manusia yang layak dihargai dan dihormati. Mungkin itu salah satu gunanya mendatangi acara offline begini dan mungkin saya bisa dapat manfaat lebih banyak kalau tidak telat.

Advertisement

Event

AKEMI ID SIAP GELAR ‘KEMISTAGE VOL. 1: THE BEGINNING’, AWAL BARU PERTUNJUKAN KONSEPTUAL BERKALA DI ZONA KOREA

Published

on

Akemi Id Siap Gelar ‘kemistage Vol. 1: The Beginning’, Awal Baru Pertunjukan Konseptual Berkala Di Zona Korea

www.gwigwi.com – JAKARTA, 19 MEI 2026 – Girl group independent asal Jakarta, Akemi ID, secara resmi mengumumkan gelaran pertunjukan mandiri terbaru mereka yang bertajuk “Kemistage Vol. 1: The Beginning”. Acara ini akan diselenggarakan pada Minggu, 31 Mei 2026, bertempat di Zona Korea, Mangga Dua Square, Jakarta, dengan gerbang utama (Open Gate) yang akan dibuka tepat pukul 12.00 WIB.

Berbeda dengan rangkaian konser mandiri yang pernah diadakan sebelumnya, Kemistage hadir sebagai gebrakan baru Akemi ID dalam menyajikan rangkaian pertunjukan konseptual yang akan digelar secara berkala setiap dua bulan sekali. Melalui edisi perdana bertajuk “The Beginning”, Akemi ID akan membawa para penggemar masuk ke dalam era baru group yang lebih intim, matang, dan sarat akan konsep visual yang segar.

Dalam pertunjukan berdurasi 2,5 jam ini, Akemi ID dijadwalkan akan membawakan deretan lagu original mereka, penampilan khusus dari Trainee terbaru, hingga sesi interactive games interaktif di atas panggung. Rangkaian acara kemudian akan ditutup dengan sesi Meet & Greet eksklusif berupa sesi foto dua arah (Ceki session) antara member dan para pengunjung.

Untuk menjaga keintiman jalannya acara, pihak manajemen menerapkan batasan kuota yang sangat eksklusif, di mana hanya tersedia 24 kursi prioritas bagi penonton tercepat, sementara area lainnya dialokasikan sebagai standing area. Pembelian tiket Pre-Order (PO) telah dibuka dengan harga Rp 50.000,- yang sudah mencakup akses All Day Pass serta merchandise eksklusif. Pihak manajemen juga menyediakan opsi tiket On The Spot (OTS) pada hari-H dengan harga Rp 60.000,-.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap loyalitas basis penggemar, manajemen Akemi ID memberikan program khusus berupa potongan harga tiket sebesar Rp 5.000,- bagi para pengunjung yang dapat menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) resmi Kemifirst, baik dalam bentuk fisik maupun digital pada saat registrasi ulang di lokasi.

Informasi lebih lanjut mengenai registrasi tiket Pre-Order dan pembaruan berkala mengenai Kemistage Vol. 1: The Beginning dapat diakses melalui akun Instagram resmi @akemiofficial_id atau melalui tautan formulir pendaftaran di https://forms.gle/jbfeYjF4XBy5e7Hr7.

Kontak Akemi

Web: mez.ink/akemi.official

Instagram: https://www.instagram.com/akemiofficial.id/

Facebook: https://www.facebook.com/akemiofficial.id

TikTok: https://www.tiktok.com/@akemiofficial.id

Youtube: https://www.youtube.com/@akemiofficial2756

Spotify: https://open.spotify.com/artist/0dwjZ0qHyZxRynpZFycg01

Whatsapp: 08551614433

Akemi Id Siap Gelar ‘kemistage Vol. 1: The Beginning’, Awal Baru Pertunjukan Konseptual Berkala Di Zona Korea

Akemi Id Siap Gelar ‘kemistage Vol. 1: The Beginning’, Awal Baru Pertunjukan Konseptual Berkala Di Zona Korea

Continue Reading

Event

Bang Kenneth: Otaku yang Kebetulan Juga Anggota Dewan

Published

on

Bang Kenneth: Otaku Yang Kebetulan Juga Anggota Dewan

www.gwigwi.com – Otaku, sebuah label terhadap seseorang yang sangat memahami sesuatu hal secara mendalam, yang kemudian bergeser maknanya sebagai pecinta anime. Di Kantor DPRD DKI Jakarta yang formal, penuh rapat kebijakan dan rutinitas kerja publik yang padat, ada seorang otaku yang berani tampil beda dan menunjukkan dirinya apa adanya.

Dia adalah Bang Ken—sapaan akrab Hardiyanto Kenneth, Ketua Umum Festival Budaya Jepang Internasional Djakarta Ennichi— sekaligus anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta Fraksi PDI Perjuangan. Kali ini kita tidak akan membahas politik atau kebijakan pemerintah, tetapi bagaimana seorang otaku bisa tetap konsisten menjalani hobinya di antara kesibukan sehari-sehari sebagai pejabat publik, serta bagaimana sikapnya sebagai orang yang ingin lebih bergaul bersama sesama otaku lainnya

Bang Kenneth: Otaku Yang Kebetulan Juga Anggota Dewan

Bang Kenneth: Otaku Yang Kebetulan Juga Anggota Dewan

Mengkoleksi Figur serta Menonton Anime 

Beliau bercerita bagaimana ia memulai hobi ini dari memainkan mobil tamiya Dash! Yonkuro. Saya dulu main tamiya, andalan saya Dash Cannonball punya Punkuro tuh, yang berwarna hijau,” ujarnya. Karena menggemari Dragon Ball, ia juga mengoleksi figur Son Goku kecil bersama Master Roshi dan Krilin, serta figur Vegeta sebagai set figur pertama yang ia miliki.

Beliau juga sempat mencoba merakit Gunpla, namun karena prosesnya membutuhkan waktu lebih luang dan tingkat fokus yang tinggi, akhirnya ia memutuskan beralih mengoleksi figur karakter yang sudah jadi. Pilihan ini menunjukkan bahwa meskipun terkendala keterbatasan waktu, esensi kecintaannya terhadap anime dan karakter yang ia sukai tetap tidak luntur.

Bagi Bang Ken, anime merupakan sumber nilai kehidupan. Beliau sangat mengagumi Demon Slayer (Kimetsu no Yaiba) karena alur ceritanya yang menyentuh sisi kemanusiaan yang realistis. Ia mengaku sering tersentuh, bahkan sedih, melihat latar belakang para karakter termasuk para iblis seperti kisah kelam Akaza atau Daki dan Gyutaro yang menjadi jahat karena keadaan yang memaksa.

“Karakter favorit saya adalah Rengoku Kyojuro, sang Hashira Api,” akunya. Ia merasa memiliki koneksi personal dengan karakter ini karena ketika bekerja ia selalu mengeluarkan semangat yang meledak-ledak namun tetap memiliki integritas tinggi. Ia bahkan mengadopsi “Semangat Hashira” dalam tugasnya sebagai pejabat publik: setia kawan, berdedikasi, dan keberanian untuk melindungi.

Selain Demon Slayer, ia juga menyampaikan bahwa dalam ONE PIECE, karakter favoritnya adalah Roronoa Zoro karena ia sangat menyukai semangat Bushido dan Samurai.
“Saya ini tipe lone wolf (penyendiri). Saya terbiasa berjalan sendiri, bahkan saat ke Akihabara di Jepang. Zoro itu karakter yang ‘laki banget’, besar, kuat, dan bicaranya ceplas-ceplos tanpa tedeng aling-aling. Itu mirip dengan gaya saya. Namun, di balik sikap kasarnya, ia memiliki loyalitas tinggi pada kawan-kawannya (nakama). Semangat Bushido dan kesetiakawanan itulah yang saya ambil,” jelasnya.

Selain itu, beliau juga menyampaikan kegemarannya pada tokoh wayang,  Tampak jelas ada gunungan serta wayang golek Gatot Kaca dan Kresna di ruang kerjanya.
“Kalau karakter superhero Indonesia saya suka Gundala, Panji Manusia Millenium, dan tentunya wayang Gatot Kaca. Ini wayang golek Gatot Kaca, Kresna dan Bima, saya pesan langsung dari Sumedang. Ketiga karakter itu juga saya sukai, karena sikap superhero nya, banyak pesan tersirat dari cerita karakter mereka. Saya juga suka cerita Tumaritis, tahu kan? Tempat tinggal Semar, Cepot, Petruk, dan Gareng, itu kisah rakyat yang real dengan kehidupan,” jelasnya.

Bang Kenneth: Otaku Yang Kebetulan Juga Anggota Dewan

Bang Kenneth: Otaku Yang Kebetulan Juga Anggota Dewan

Djakarta Ennichi sebagai Wadah Komunitas Kejepangan

Bang Ken menyampaikan bahwa keputusannya menjadi ketua didasari persahabatannya dengan Zhuge Kamiya, salah satu perwakilan komunitas yang juga pernah menjadi komite Ennichisai, yang meminta dirinya memayungi festival legendaris tersebut dalam bentuk yang baru. Keputusan ini juga muncul dari keinginan tulus untuk memberikan ruang bagi kaum pecinta budaya Jepang agar pemerintah dapat memfasilitasi dan mendukung kegiatan mereka.

Anak muda kalau nggak ada tempat, nanti takutnya kan mereka itu melampiaskan di tempat yang salah,” ujarnya, menekankan pentingnya intervensi pemerintah untuk mencegah hal negatif seperti tawuran atau narkoba.

Bang Ken memiliki visi pragmatis untuk Djakarta Ennichi. Ia tidak ingin festival ini hanya menjadi ajang kumpul-kumpul, tetapi juga sebuah ekosistem yang dapat mengembangkan kemampuan generasi muda penggemar budaya Jepang, serta menyoroti pentingnya pemerintah hadir untuk mendukung.

Pemerintah harus hadir untuk menjadi jembatan. Membuat kegiatan komunitas kreatif ini tidak lagi membebani kantong anak muda dan menjadi mahal. Saya siap berdiskusi dengan siapapun baik otaku, wibu, cosplayer maupun pehobi jejepangan lainnya, beri tahu saya supaya saya bisa lebih paham bagaimana kalian mengekspresikan hobi kalian dalam bentuk yang berbeda-beda, saya akan coba membantu membuka ruang di Jakarta ini, jadi kita bisa berjalan bersama menikmati hobi ini.”

Menghapus Jarak antara Pejabat Publik dengan Gen-Z

Ia menyadari bahwa dengan berpakaian karakter anime, hal ini mungkin memancing komentar miring, namun ia memilih untuk tidak mempedulikannya.

Saya ingin menunjukkan bahwa saya adalah bagian dari komunitas ini, penggemar anime dan budaya jepang dan saya tidak malu. Mungkin ada yang bilang, ‘Anggota dewan kok gayanya seperti anak kecil?’. Biarkan saja. Saya lebih memilih tampil orisinal daripada berpura-pura, kalau saya suka ya suka,” tegasnya.

Sikap ini diambilnya sebagai strategi komunikasi untuk menghapus jarak antara pejabat publik dan konstituen millennial serta Gen Z. Dengan memiliki kesamaan minat, ia berharap lebih mudah menyerap aspirasi mereka.

Bang Ken bercerita bahwa ia pernah diundang menjadi juri tamu di Jakarta International Cosplay Championship, mewakili Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Pengalaman tersebut semakin menghubungkannya dengan komunitas kreatif dan para pelaku budaya pop di ibu kota. Ia melihat langsung bagaimana kreativitas anak muda tumbuh dan bagaimana dunia cosplay menjadi wadah ekspresi yang positif.

Bang Kenneth: Otaku Yang Kebetulan Juga Anggota Dewan

Bang Kenneth: Otaku Yang Kebetulan Juga Anggota Dewan

Pesan untuk Komunitas

Bang Ken menyampaikan pesan persatuan bagi seluruh komunitas penggemar anime, manga, dan game di Indonesia. Ia mengajak agar tidak ada lagi perdebatan yang memecah belah komunitas.

Pesan saya untuk teman-teman komunitas: Ekspresikan diri kalian. Jangan malu menjadi diri sendiri. Kalian bukan kaum minoritas yang harus sembunyi, kalian adalah kekuatan kreatif yang besar. Sekarang sudah ada wadahnya, pemerintah mulai melirik dan mendukung. Ayo bergandengan tangan, kita buktikan bahwa komunitas ini bisa berkarya, santun, dan berprestasi. Tunjukkan pada orang lain bukan dengan balasan kasar, tapi dengan karya nyata,” ujarnya.

Continue Reading

Event

Mengintip Keseruan yang Akan Hadir di Konser Miku Expo 2025 Asia di Jakarta

Published

on

Mengintip Keseruan Yang Akan Hadir Di Konser Miku Expo 2025 Asia Di Jakarta

www.gwigwi.com – Konser Miku Expo 2025 Asia bakal mampir di Jakarta tanggal 12 November 2025 di Tennis Indoor Senayan. Dijamin mata dan telingamu akan dimanjakan dengan teknologi LED screen yang keren banget!

Acara ini dibawa oleh AEG Presents Asia, PK Entertainment, dan Sound Rhythm. Bakal ada lagu-lagu hits kayak Artifact dan Vampire, plus merchandise khusus buat VIP. Jangan sampai ketinggalan, tiketnya udah bisa dibeli dari 22 Juli 2025 jam 12 siang! Penasaran kan bakal kayak apa? Yuk, intip bocorannya biar makin semangat rebutan tiket dan ikut merasakan keseruannya!

1. Lokasi Oke Banget, Gampang ke Tennis Indoor Senayan

Tennis Indoor Senayan dipilih karena tempatnya luas dan di tengah kota Jakarta. Jadi, dari mana aja gampang kan ke sininya? Tempatnya juga punya fasilitas modern, kayak lampu yang oke dan suara yang bagus, cocok deh buat konser virtual kayak Miku Expo. Tanggal 12 November 2025, pintunya buka jam 6 sore, shownya mulai jam 7 malam. Jadi, santai aja buat antre dan siap-siap. Kamu bisa naik transportasi umum kayak MRT atau TransJakarta biar gak kena macet dan hemat ongkos.

Di sekitar Senayan juga banyak tempat makan dan parkiran luas, jadi nyaman deh nonton konsernya. Panitia juga siapin shuttle bus gratis dari tempat-tempat strategis, plus area khusus buat fans yang butuh perhatian khusus. Dengan tema Go Beyond, tempatnya bakal disulap jadi dunia digitalnya Miku, lengkap dengan dekorasi yang bisa diajak interaksi. Datang lebih awal juga asyik, soalnya ada acara seru sebelum konser kayak photo booth dan ketemuan sama fans lain biar makin gak sabar.

2. Lagu-Lagu Hits yang Bikin Penonton Teriak Histeris

Di Miku Expo 2025 Asia Jakarta, lagu-lagu lama dan baru bakal digabungin jadi satu, kayak Artifact buat buka konser dan Roki buat penutup yang pecah banget. Aransemennya khusus buat tur Asia ini, termasuk Vampire yang agak gelap tapi bikin penasaran, dan Culture yang energinya modern banget. Lagu-lagunya dipilih dari hasil voting fans di seluruh dunia, jadi pasti relate dan bikin kamu ikut nyanyi bareng ribuan fans lainnya. Konsernya sekitar 2 jam, dengan perpindahan lagu yang mulus biar semangat terus membara.

Bakal ada kejutan juga, kayak kolaborasi sama Vocaloid lain kayak Kagamine Rin, jadi duet virtual yang keren banget. Di Jakarta, semoga aja ada sentuhan lokal, kayak lirik yang dikasih subtitle Bahasa Indonesia atau remix dengan musik tradisional. Daftar lagu ini emang paling ditunggu karena campurannya pas antara yang bikin terharu dan yang bikin semangat, jadi konser ini bukan cuma tontonan tapi pengalaman yang bener-bener berasa. Hafalin liriknya ya, biar pas nyanyi bareng makin seru dan gak terlupakan.

3. Visual Canggih dengan LED Screen Kekinian

LED screen bakal jadi andalan utama, gantiin hologram biar gambarnya lebih tajam dan gerakannya lebih keren kayak pas tur 2024. Kamu bakal lihat Miku kayak beneran ada di panggung, gerakannya halus dan ekspresinya detail banget. Efek lampunya juga pas banget, jadi kayak Miku lagi ngobrol langsung sama kamu. Tur Asia 2025 ini pertama kalinya pakai LED di Asia, jadi kualitas gambarnya dijamin super bagus, dari jauh juga tetep jelas. Efek kayak laser dan AR juga bakal bikin makin futuristik, sesuai sama tema Go Beyond.

Penggunaan LED ini udah sukses di Vancouver 2024, awalnya sih sempet diraguin, tapi sekarang malah dipuji-puji karena gambarnya jernih banget. Di Jakarta, kamu bisa ikut fitur interaktif lewat aplikasi resmi, kayak voting efek visual yang lagi tayang. Teknologi ini bikin konsernya jadi lebih seru buat semua, apalagi buat yang duduk di belakang. Siapin HP buat rekam momen, tapi jangan pakai flash ya, biar gak ganggu penonton lain.

4. Merchandise Eksklusif dan Pengalaman VIP yang Wah

Merchandise khusus VIP kayak hadiah bertema dan model MYMIKU 3D bakal dijual di booth di tempat konser. Kamu bisa dapetin barang langka kayak glow stick resmi (maksimal 30cm) dan baju edisi Asia, harganya mulai dari Rp200.000. Kalau beli tiket VIP, kamu bisa duluan beli merchandise, plus bisa meet-and-greet virtual sama Miku. Boothnya buka dari jam 10 pagi sampai 10 malam pas hari konser, jadi bisa belanja sebelum atau sesudah shownya.

Ada juga workshop kayak MIKU EXPO Let’s Paint di sekitar lokasi, kamu bisa bikin desain model 3D sendiri pakai HP. Paket VIP juga dapet akses khusus ke area lounge yang ada makanan ringan gratis dan bisa foto-foto spesial. Merch ini emang paling ditunggu karena limited edition, jadi koleksimu makin berharga deh. Jangan lupa bawa tas tambahan ya, soalnya belanja ini bakal bikin pengalaman konsermu makin lengkap.

5. Acara Pendukung dan Serunya Interaksi Bareng Fans

Acara pendukung kayak online figure-painting dan workshop di Ruko Victoria Lane Alam Sutera bakal ada dari tanggal 13 November 2025, tapi yang di tempat konser cuma pas hari H aja. Kamu bisa ikut aktivitas kayak pose MYMIKU dan share hasilnya online, biar makin akrab sama fans lain. Acara ini gratis buat yang punya tiket, bukanya dari jam 10 pagi sampai 10 malam. Ada juga booth perusahaan yang pamerin produk Vocaloid terbaru.

Interaksi sama fans lain bakal lebih seru lewat aplikasi resmi, kamu bisa voting lagu atau ikut live chat sebelum konser. Di Jakarta, semoga aja ada acara kumpul-kumpul sama artis Indonesia, biar makin berasa kebersamaannya. Acara ini bikin konser jadi lebih dari sekadar nonton, tapi jadi festival budaya digital. Ikutin semuanya ya, biar pengalamanmu lengkap dan pulang bawa kenangan yang menyenangkan.

Datang lebih awal biar gak ngantre panjang. Ikutin peraturan yang ada ya, kayak matiin flash pas foto dan jangan bikin ribut. Gabung sama komunitas fans online buat dapetin tips tambahan. Kalau udah siap, konser Miku Expo 2025 di Jakarta bakal jadi momen terbaikmu deh. Buruan beli tiketnya sekarang, dan rasain keseruan yang gak bakal bisa digantiin!

Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending