Berita Anime & Manga
Henry Thurlow, Animator Amerika yang mencoba Peruntungan di Industri Anime Jepang
GwiGwi.com – Jika kamu menonton anime yang sedang tayang tentang cara membuat atau memproduksi sebuah anime, SHIROBAKO, kamu mungkin akan berpikir tingkat kesulitan dan kesibukan membuat anime. Dari pengalaman Henry Thurlow, yang berasal dari New York dan saat ini bekerja di Studio Pierrot di Jepang, dia berkata membuat anime itu benar benar sulit.
Henry Thurlow dari Amerika pergi ke Jepang untuk mengejar mimpi-mimpinya. Thurlow tidak hanya bekerja sebagai animator untuk anime Naruto dan Tokyo Ghoul, tetapi dia juga mengerjakan animasi untuk anime Tokyo Ravens, Akatsuki no Yona, dan bahkan Pokemon! Thurlow dulunya adalah seorang guru bahasa Inggris di Jepang , dan sekarang dia menggambar untuk anime, terdengar seperti pekerjaan yg menakjubkan bukan? Anda bisa berkata “ya”.
Thurlow mengakui itu tidak mudah! Dalam Reddit AMA baru-baru ini, para animator Amerika mengatakan ini semua seperti tentang bagaimana kalian yang orang asing mencoba untuk mendapatkan pekerjaan sebagai orang asing di Jepang:
“Saya mendaftar ke sekelompok studio anime, dan ditolak. Kemudian, untuk sisa tahun ini saya akan mengulang portofolio saya sepenuhnya, belajar lebih tentang Jepang, dan mencoba untuk menjalin sambungan komunikasi dengan orang-orang yang bekerja di studio. Butuh waktu empat tahun, tapi akhirnya studio Nakamura-Productions mengatakan kepada saya bahwa portofolio saya cukup baik, dan jika visa saya sah, dan saya secara mental siap untuk untuk pekerjaan tanpa akhir ,aku akan masuk. Dan mereka akhirnya membiarkan saya bekerja di sana. Saya mengatakan kepada mereka ‘ya' “
Dia menyebutkan bahwa benar-benar sangat sulit mendapatkan pekerjaan itu, bukan karena orang Jepang benar-benar menentang untuk memiliki asing atau karya gaijin untuk mereka, tetapi karena beberapa kesulitan lain seperti masalah bahasa dan masalah visa.
Sebagian besar Studio ini dulunya bahkan tidak pernah memiliki pekerja asing, sehingga orang orang befikir “Jepang tidak menerima orang asing” … Saya pikir mereka hanya berasumsi “hei tunggu, jika kita menyewa orang asing kita tidak perlu khawatir tentang masalah bahasa, dan mendukung visa mereka, dll …. sangat merepotkan. ”
Dalam hal pekerjaan, industri anime adalah salah satu bisnis yang paling sulit di Jepang, dan Thurlow berbicara tentang bagaimana kondisi kerja yang “GILA” karena kebanyakan animator yang bekerja terlalu keras dan kurang diperhatikan (seperti yang ditunjukkan dalam banyak episode SHIROBAKO ). Dalam Reddit AMA , ia berbicara tentang gajinya yang cukup kecil mengingat standar hidup di Tokyo yang tinggi.
Bayaran per jamnya tergantung pada siapa kalian dan apa pekerjaan kalian. Posisi terbaik adalah “Genga-man Freelance” alias kunci-frame freelance animator. Kalian dapat meminta harga sendiri dan mengambil waktu untuk istirahat setelah proyek jika kalian mau. Untuk orang lain (dan pasti untuk Animator seperti saya), saya bekerja di sebuah studio peralihan tenaga kerja budak atau yang disebut dengan “Nakamura Pro” selama 8 bulan sebelum pindah ke Pierrot yang mana tempat kerja saya saya sekarang. Ketika di Nakamura pro kami dibayar $1 per gambar, berarti kalian mendapatkan antara $5 dan $25 per hari, berbeda dengan Pierrot, di Pierrot masih jauh lebih baik… tapi masih cukup buruk. 1 gambar = $2- $4, sehingga pada hari tertentu saya bisa mendapatkan sekitar $40. (standar MENGERIKAN untuk semua orang. Tapi, jika kalian ingin bekerja menjadi animator anime, tidak ada banyak pilihan.)
Dalam sebuah artikel baru-baru ini BuzzFeed, Thurlow menyebutkan bahwa ketika ia lulus, ia bekerja sebagai animator di New York di mana ia mendapat upah yang layak dan bisa hidup nyaman, ia mengakui bahwa ia merasa sedikit “terpenuhi” dan itu sebabnya ia pindah ke Jepang. Pada akhirnya, keadaan malah menyulitkan, dan dia cuman berkata “semua ini adalah tentang seni”
“Perlu diingat semua kerja keras ini pada dasarnya semuanya demi sekadar terlibat dan dikreditkan dalam proyek animasi yang saya sukai ini.”
Jadi apakah kalian lebih suka memiliki pekerjaan yang layak atau mengejar impian kalian? Itu adalah pilihan yang sulit….
via SGCafe, Kotaku dan Reddit
Berita Anime & Manga
Kadokawa dan Crunchyroll Siapkan Kejutan Istimewa untuk Penayangan Re:ZERO
Para penggemar serial Re:ZERO -Starting Life in Another World- (Re:Zero kara Hajimeru Isekai Seikatsu) kembali mendapatkan kabar menarik dari pihak industri. Pihak Kadokawa bersama dengan platform streaming Crunchyroll dilaporkan telah mempersiapkan kejutan serta perlakuan khusus untuk menyambut kelanjutan perjalanan Subaru Natsuki. Saat ini, penayangan Season 4 dari anime populer tersebut sedang berlangsung dan sukses mencuri perhatian para pecinta animasi Jepang di seluruh dunia.
Di balik kesuksesan visual dan alur ceritanya yang solid, pihak Kadokawa mengungkapkan detail menarik mengenai proses di balik layar. Tahap produksi untuk Re:ZERO Season 4 ternyata membutuhkan waktu pengerjaan yang cukup panjang, yaitu sekitar 26 bulan. Durasi produksi yang mencapai lebih dari dua tahun ini dilakukan demi menjaga kerapian detail, konsistensi kualitas animasi, serta penyampaian emosi cerita agar tetap sesuai dengan standar tinggi yang diharapkan oleh para fans.
Meskipun antusiasme penonton sangat tinggi terhadap Season 4 yang tengah mengudara, pihak studio dan penerbit masih menyimpan rapat informasi mengenai masa depan serial ini. Hingga saat ini, pengumuman resmi terkait kepastian tanggal rilis maupun jadwal produksi untuk Season 5 masih belum dirilis secara publik. Namun, kerja sama erat antara Kadokawa dan Crunchyroll memberi sinyal positif bahwa franchise isekai ini akan terus mendapatkan dukungan besar ke depannya.
Berita Anime & Manga
Penantian Panjang Walpurgisnacht Rising: Alasan di Balik Penundaan Film Terbaru Madoka Magica
Para penggemar serial Puella Magi Madoka Magica harus kembali melatih kesabaran. Film terbaru yang sangat dinantikan, Puella Magi Madoka Magica: Walpurgisnacht Rising, kembali mengalami penundaan jadwal rilis. Hingga saat ini, proses produksinya telah memakan waktu hingga 75 bulan lamanya, menjadikannya salah satu proyek animasi dengan masa pengerjaan paling panjang dalam industri anime modern.
Awalnya, film ini diumumkan akan menyapa penonton pada tahun 2023. Namun, pihak produksi menggeser target rilis ke tahun 2024, hingga akhirnya secara resmi diundur kembali ke tahun 2026. Penundaan berulang ini tentu memicu beragam spekulasi dan rasa penasaran di kalangan komunitas anime mengenai situasi sebenarnya di balik layar pengerjaan film tersebut.
Penyebab utama dari kemunduran jadwal tayang ini adalah kendala teknis yang melibatkan para staf inti. Beberapa animator utama yang memegang peranan krusial dalam pengerjaan Walpurgisnacht Rising rupanya masih terikat kontrak aktif untuk menyelesaikan beberapa proyek seri anime lainnya. Hal ini menciptakan hambatan dalam pembagian fokus serta jadwal produksi, sehingga pengerjaan film tidak dapat berjalan dengan kapasitas maksimal.
Daripada memaksakan rilis dengan standar yang setengah-setengah, pihak studio memutuskan untuk mengambil langkah aman dengan memperpanjang durasi produksi. Langkah ini diambil demi memastikan kualitas visual dan detail estetika yang dihadirkan dapat memenuhi ekspektasi tinggi para penggemar setianya.
Berita Anime & Manga
Adaptasi Anime “The Strongest Man, Born From Misfortune” Rilis Cuplikan Perdana, Siap Tayang 2027
Para penggemar serial anime bergenre fantasi mendapatkan kabar gembira terkait proyek adaptasi terbaru. Tim produksi anime The Strongest Man, Born From Misfortune (Fuun kara no Saikyou Otoko) resmi meluncurkan cuplikan perdana yang memperkenalkan jajaran karakter dari “Keluarga Abel”. Proyek adaptasi ini dipastikan siap menyapa penonton pada tahun 2027 mendatang di bawah garapan Studio EAST FISH.
Mengusung gabungan genre aksi, fantasi, isekai, dan reinkarnasi, kisah ini berfokus pada perjalanan hidup Siegbert. Setelah mengalami kecelakaan fatal di kehidupan sebelumnya, ia mendapatkan kesempatan kedua untuk terlahir kembali di dunia baru. Awalnya, Siegbert merasa sangat beruntung karena dibesarkan di tengah keluarga yang penuh kasih sayang dan hangat. Namun, situasi tersebut perlahan berubah ketika ia mulai mempertanyakan apakah tingkat keberuntungannya di dunia ini benar-benar tinggi.
Konflik utama dalam cerita ini berpusat pada dinamika takdir dan kesempatan. Di dunia baru tersebut, setiap kesempatan yang hadir dianggap sebagai wujud nyata dari sebuah keberuntungan. Seseorang harus mampu menghentikan kesempatan tersebut jika ingin mewujudkan keinginan terbesarnya. Siegbert pun dituntut untuk menaklukkan setiap tantangan keberuntungan yang datang menghampiri.
Perjuangan Siegbert bukan sekadar bertahan hidup atau menjadi yang terkuat, melainkan juga menuntaskan tanggung jawab besar. Ia harus menghentikan konsekuensi dari warisan turun-temurun yang belum sempat dipenuhi oleh Keluarga Abel. Ditenagai oleh visual ciamik dari Studio EAST FISH, adaptasi ini menjadi salah satu judul yang patut dinantikan oleh para pecinta kisah reinkarnasi pada tahun 2027.
-
TV & Movies2 weeks agoReview Film Mutiny: Klasik Statham Yang Kurang Menggebuk
-
Gaming3 weeks agoArknights Resmi Rilis Versi PC, Berikut Spesifikasi yang Dibutuhkan
-
TV & Movies4 weeks agoReview Film Dear You, Surat yang Terlupakan
-
Gaming3 weeks agoArknights: Endfield Segera Hadir di Steam, Akses Pemain PC Bakal Lebih Mudah
-
TV & Movies3 weeks agoReview Film Seni Merayu Tuhan, Drama Religi 2.0?
-
TV & Movies2 weeks agoReview Film Kung Fu Soccer, Evolusi Komedi Absurd Stephen Chow di Era Modern
-
Berita Anime & Manga2 weeks agoOvergeared Ungkap Trailer Kedua, Visual Baru, dan 6 Karakter Tambahan
-
News2 weeks agoFate/Grand Order Rilis Video Pembuka Pameran, Dianimasikan oleh CloverWorks







