Film Live Action Kyou Kara Ore Wa!! rilis video trailer
-
GUEST TALK with ASAKA | ANIME SONGS PARTY! (IDN Sub) Part 2
-
Review POCO F4 GT Indonesia, Si Paling Gaming, Paling Dinanti Sama Gamers.
-
KOKORO ARIGATOU – “Doraemon the Movie: Nobita’s Little Star Wars 2021” Insert song with Billy BanBan
-
SUBMARINE STREET – “Macross 7” Insert song [ANIME SONGS PARTY! with YOSHIKI FUKUYAMA]
GwiGwi.com – TOHO telah merilis trailer untuk film live-action dari manga komedi Kyou Kara Ore Wa!! karya Hiroyuki Nishimori. Staf juga telah merilis visual baru untuk film ini.
Film ini akan dibuka di Jepang pada tanggal 17 Juli. Anggota pemeran film ini mengulangi kembali peran mereka dari seri live-action TV-nya. Yūichi Fukuda (live-action Gintama. HK/Hentai Kamen, Super Salaryman Mr. Saenai) kembali dari seri live-action TV-nya untuk menyutradarai film ini. Film ini juga akan mendapatkan live-action TV spesial pada musim panas nanti.
Anggota pemeran baru untuk film ini terdiri dari: (kiri ke kanan, dalam gambar di atas):
Yuki Izumisawa sebagai Satoru Morikawa, sepupunya Ryōko
Maika Yamamoto sebagai Ryōko Morikawa, seorang biker wanita cantik dengan tatapan tajam, yang mengenakan jaket panjang dan memegang pedang bambu
Yuya Yagira sebagai Eiji Yanagi, seorang pemimpin geng di SMA Hokunei yang menggunakan trik pengecut untuk menghalangi Mitsuhashi dan Itō. (Yagira memerankan peran tamu yang berbeda di seri sebelumnya.)
Eishin sebagai Ōtake, rekan Yanagi, yang memiliki tubuh seperti baja. Eishin memenangkan peran itu setelah mengikuti audisi di antara lebih dari 800 kandidat lainnya.
Pemerannya terdiri dari:
Nana Seino sebagai Riko Akasaki
Kanna Hashimoto sebagai Kyōko Hayakawa
Taiga Nakano sebagai Katsutoshi Imai
Yūma Yamamoto sebagai Yasuo Tanigawa
Yumi Wakatsuki sebagai Akemi Kawasaki
Reiya Masaki sebagai Naoya Sagawa
(Baris tengah, kiri ke kanan dalam gambar di atas):
Jirō Ōkawara sebagai Sakamoto
Shinobu Hasegawa sebagai Sorimachi
Kenta Izuka sebagai Mizutani
Mika Aihara sebagai Yamaguchi
Nobuyuki Suzuki sebagai Satoshi Katagiri
Hayato Isomura sebagai Takeshi Sagara
(Baris bawah, kiri ke kanan dalam gambar di atas):
Tsuyoshi Muro sebagai Mukunoki
Jun Sena sebagai Manami Mitsuhashi
Jiro Sato sebagai Tetsuo Akasaka
Kentarō Yoshida sebagai Ichirō Mitsuhashi
Fukuda menyutradarai seri live-action TV-nya yang berjumlah 10 episode, yang tayang perdana di timeslot Nichiyō Drama di NTV pada bulan Oktober 2018. Seri baru ini menandai adaptasi live-action pertama untuk manga Kyou Kara Ore Wa!! dalam sekitar 21 tahun.
Ceritanya berpusat pada siswa SMA brandalan berambut pirang Takashi Mitsuhashi. Dia licik dan berpegang pada keyakinan, “Apa pun yang saya lakukan, saya akan menang!” Dia membentuk duo dengan Shinji Itō, seorang siswa SMA yang serius dan patuh pada rasa keadilan yang kuat.
Manga Kyou Kara Ore Wa!! karya Nishimori berjalan di majalah Zōkan Shonen Sunday dan Weekly Shonen Sunday milik Shogakukan dari tahun 1988 hingga 1997. 38 volume buku kompilasi seri ini telah dicetak lebih dari 40 juta eksemplar. Nishimori mulai meluncurkan seri “edisi spesial” baru dari manga ini di majalah Shōnen Sunday S pada bulan November 2018.
Manga ini telah mendapatkan seri OVA pada tahun 1992, dan Toei telah merilis seri live-action direct-to-video V-Cinema yang terinspirasi dari manga ini dari tahun 1992 hingga 1997. Staf dan pemeran seri V-Cinema ini juga mengulangi kembali peran mereka untuk adaptasi film live-action-nya yang debut pada tahun 1994.
Live Action
Live-Action Elden Ring Resmi Diumumkan
www.gwigwi.com –
Kabar besar datang untuk para gamer dan pecinta film fantasi. Adaptasi live-action dari Elden Ring resmi dijadwalkan tayang secara global di bioskop pada 3 Maret 2028, dengan jadwal rilis di Jepang menyusul.
Disutradarai Sosok Berpengalaman
Film ini akan ditulis dan disutradarai oleh Alex Garland, yang dikenal lewat karya-karya seperti Ex Machina dan Annihilation. Dengan rekam jejaknya dalam genre sci-fi dan atmosfer yang kuat, banyak yang penasaran bagaimana ia akan mengadaptasi dunia gelap dan misterius Elden Ring ke layar lebar.
Kolaborasi Nama-Nama Besar
Proyek ini juga melibatkan beberapa nama penting di balik layar:
Hidetaka Miyazaki (sutradara game)
George R. R. Martin (produser, sekaligus kreator lore)
Vince Gerardis
Peter Rice
Andrew Macdonald
Allon Reich
Keterlibatan Miyazaki dan Martin menjadi nilai tambah besar, mengingat keduanya adalah sosok utama di balik dunia Elden Ring yang kompleks.
Dari Game Fenomenal ke Layar Lebar
Game aslinya dikembangkan oleh FromSoftware dan diterbitkan oleh Bandai Namco Entertainment. Dirilis pada 25 Februari 2022, Elden Ring sukses besar dengan penjualan lebih dari 30 juta kopi di seluruh dunia.
Dikenal dengan dunia open-world yang luas, lore mendalam, serta gaya narasi yang tidak konvensional, adaptasi filmnya tentu menjadi tantangan tersendiri.
Tantangan Adaptasi
Salah satu hal yang paling dinantikan adalah bagaimana film ini akan menyampaikan cerita yang di game cenderung implisit dan penuh interpretasi. Apakah akan tetap mempertahankan gaya misteriusnya, atau justru dibuat lebih naratif agar mudah diikuti penonton umum?
Ekspektasi Tinggi dari Fans
Dengan tim produksi yang kuat dan materi sumber yang sangat populer, film ini langsung masuk daftar proyek paling dinantikan menjelang 2028.
Jika berhasil, Elden Ring bisa menjadi salah satu adaptasi game ke film terbaik—bukan hanya untuk fans, tapi juga untuk penonton luas yang baru mengenal dunia The Lands Between.
Live Action
Netflix Dikabarkan All-Out Garap VFX Live-Action Solo Leveling
www.gwigwi.com –
Kabar terbaru menyebutkan bahwa Netflix akan jor-joran dalam penggarapan efek visual (VFX) untuk adaptasi live-action Solo Leveling. Platform streaming raksasa tersebut dikabarkan menggaet tim VFX global papan atas demi memastikan kualitas visual yang maksimal dan mampu merepresentasikan skala dunia Solo Leveling secara meyakinkan.
Langkah ini dinilai krusial mengingat Solo Leveling dikenal dengan elemen visual yang sangat menantang untuk diwujudkan ke format live-action. Mulai dari dungeon raksasa, monster berukuran masif, hingga kemampuan ikonik Sung Jin-Woo seperti Shadow Army dan pertarungan berskala besar, semuanya menuntut kualitas CGI kelas tinggi agar tidak terlihat canggung atau “murahan”.
Menurut berbagai laporan dan pembicaraan di kalangan industri, Netflix disebut ingin menjadikan Solo Leveling sebagai tolok ukur baru untuk adaptasi live-action berbasis anime dan webtoon. Dengan menggandeng studio VFX internasional berpengalaman dalam proyek film blockbuster, Netflix berharap hasil akhirnya mampu bersaing dengan standar visual film fantasi dan superhero Hollywood.
Pendekatan ini juga mencerminkan strategi Netflix dalam beberapa tahun terakhir, di mana mereka semakin berani menginvestasikan anggaran besar untuk proyek live-action berbasis IP populer. Jika rumor ini benar, Solo Leveling berpotensi menjadi salah satu proyek live-action dengan produksi visual paling ambisius yang pernah dikerjakan Netflix.
Bagi penggemar, kabar ini tentu memunculkan optimisme sekaligus ekspektasi tinggi. Salah satu kekhawatiran terbesar dari adaptasi live-action selama ini adalah kegagalan dalam menerjemahkan visual khas versi animasi atau ilustrasi aslinya. Fokus besar Netflix pada VFX diharapkan dapat meminimalkan risiko tersebut dan menghadirkan dunia Solo Leveling yang terasa hidup, brutal, dan epik.
Meski belum ada konfirmasi detail mengenai studio VFX mana yang terlibat atau seperti apa pendekatan teknis yang akan digunakan, rumor ini sudah cukup untuk memicu antusiasme. Jika eksekusinya benar-benar maksimal, live-action Solo Leveling bukan hanya berpotensi memuaskan penggemar lama, tetapi juga membuka jalan bagi adaptasi live-action lain dengan standar produksi yang lebih tinggi di masa depan.
Box Office
REVIEW FILM: SONIC THE HEDGEHOG 3; SEMAKIN KUAT MENGUASAI BIOSKOP
www.gwigwi.com – Sonic, Tails, Knuckles beserta Robotnik (Ivo) kembali lagi di film yang ke-3 tepat saat liburan Natal. Dalam film terbaru ini dimeriahkan dengan munculnya Shadow (Keanu Reeves) yang ditahan selama 50 tahun oleh GUN karena dianggap berbahaya; ia tiba-tiba berhasil lolos dari tahanan berkat bantuan Gerald Robotnik (yang diperankan juga oleh Jim Carrey).

Dr. (Ivo) Robotnik dan Gerald Robotnik
Mereka berdua memiliki dendam terhadap umat manusia karena meninggalnya Maria, cucunya Gerald dan masih sepupunya Ivo. Mereka bermaksud menggunakan sebuah super weapon yang dibangun Gerald untuk memusnahkan dunia. Sonic dkk berusaha menghentikan Shadow dan Gerald namun Shadow ternyata sangat kuat dan mampu mengalahkan Sonic sehingga membuat ia frustrasi dan emosional. Namun ia ingat nasihat Tom untuk tetap menggunakan hatinya dalam bertindak, setelah berbicara dengan Shadow; Sonic dan Shadow memutuskan bekerja sama menghentikan rencana Gerald.

Shadow
Film ke-3 ini lebih baik daripada yang ke-2 karena lebih fokus pada Sonic dan Shadow tanpa gangguan karakter-karakter sampingan yang ga penting, selain itu jokes-jokes dalam film juga fresh dan amat kocak. Plot cerita nya sederhana karena memang ditujukan untuk anak-anak namun tetap menghibur orang dewasa sekalipun. Jim Carrey tampak semakin nyaman memerankan Robotnik dan aksinya terlihat makin menggila di film ini dengan memerankan dua orang. Ada pada satu adegan mereka menari bersama dan itu keren banget serta kocak.

Sonic 3 ini merupakan pilihan yang bagus untuk ditonton di bioskop selama libur Nataldan Tahun Baru, terutama bagi Gwiple yang merupakan fans Sonic si landak biru. Jangan lupa menunggu mid dan post credit yang memberikan hint film ke-4.

-
Nintendo Console4 weeks agoFarming Simulator 26 Resmi Meluncur di Nintendo Switch: Hadirkan Peta Baru dan Tantangan yang Lebih Seru!
-
Event4 weeks agoAKEMI ID SIAP GELAR ‘KEMISTAGE VOL. 1: THE BEGINNING’, AWAL BARU PERTUNJUKAN KONSEPTUAL BERKALA DI ZONA KOREA
-
Berita Anime & Manga3 weeks agoReview Film The Mandalorian and Grogu, Is this The Way?
-
TV & Movies3 weeks agoReview Film The Passengers, Berdoalah Sebelum Perjalanan
-
TV & Movies3 weeks agoREVIEW FILM NORMAL, FILM ACTION YANG TIDAK NORMAL
-
Nintendo Console2 weeks agoReview Game Farming Simulator 26 Nintendo Switch Edition: Simulasi Portabel yang Seru, Namun Minim Lompatan Besar
-
Gaming2 weeks agoFarming Simulator 25 Luncurkan Update Konten Gratis ke-6: Hadirkan Mesin Baru dari John Deere!
-
TV & Movies2 weeks agoReview Film The Masters of The Universe, Not Enough Power





