Connect with us

Music

BALLISTIK BOYZ dari EXILE TRIBE Telah Merilis Single Nostalgia yang Mendebarkan, ‘LAST DANCE NI BYE BYE’

Published

on

GwiGwi.com – Boy band Jepang, BALLISTIK BOYZ dari EXILE TRIBE yang telah melakukan tur promosi ekstensif ke Kuala Lumpur, Bangkok, Taipei, Jakarta, dan Kota Ho Chi Minh sebelum pandemi Covid'19, serta melibatkan fans dalam kegiatan online secara terus-menerus selama periode lockdown, baru saja merilis single terbaru mereka, ‘LAST DANCE NI BYE BYE'. Single ini tersedia di semua platform streaming digital.

Kata-kata tak terucapkan, dan konflik batin antara dua kekasih dijalin ke dalam bentuk cerita dalam nostalgia baru dan menyegarkan dari single pop lagu nostalgia dan menyegarkan ini, ‘LAST DANCE NI BYE BYE' oleh BALLISTIK BOYZ dari EXILE TRIBE. Sebagai single kelima dari band, dan yang pertama untuk tahun 2022, single ini ditulis bersama oleh JAY'ED, yang telah berkontribusi pada banyak lagu grup termasuk single hit mereka, ‘Animal'. Cerita relatable dalam hubungan dan frustasi cinta, ‘LAST DANCE NI BYE BYE' melukiskan skenario kekasih wanita yang tidak bisa move on dari hubungan sebelumnya, dan protagonis yang tidak bisa menyuruhnya untuk ‘meralakan dia pergi'. Secara dramatis, protagonis menahan diri untuk tidak jujur tentang apa yang diinginkan hatinya, dan sebaliknya memberitahu kekasihnya untuk tidak memaksakan diri pada hubungan mereka saat ini.

Grup ini merayakan debut ulang tahun ke-3 mereka bersama dengan penggemar mereka melalui sesi livestream di Facebook pada Minggu, 22 Mei 2022 dengan menjawab pertanyaan penggemar mereka, serta membagikan tampilan pertama dari rilis video musik pengiring untuk ‘LAST DANCE NI BYE BYE.

Sejak debut mereka, BALLISTIK BOYZ dari EXILE TRIBE tidak hanya menampilkan pertunjukan solo yang terjual habis, tetapi juga bersama dengan keluarga Jr. EXILE, mereka juga telah melakukan perjalanan ke kota-kota besar Asia Tenggara seperti Kuala Lumpur, Bangkok, Taipei, Jakarta, dan Ho Chi Minh untuk tur promosi ekstensif sebelum pandemi COVID'19. Dengan terbukanya kembali dunia dari lockdown secara perlahan, ‘Last Dance ni Bye Bye' menandai langkah pertama band ini dengan pengumuman rencana mendatang mereka untuk tahun yang tersisa. Diumumkan pada 11 Mei 2022 pada konferensi pers di Jepang, LDH JAPAN, bersama dengan HIGH CLOUD ENTERTAINMENT (Thailand) telah menandatangani perjanjian kemitraan, bekerja sama untuk memperkuat hiburan dari Asia ke dunia melalui pertukaran budaya antara Jepang dan Thailand. BALLISTIK BOYZ dari EXILE TRIBE akan memindahkan semua aktivitas ke Thailand selama 6 bulan dari Agustus 2022 hingga Januari 2023. Band ini akan bekerja sama dengan rapper dan produser musik terkemuka Thailand, F.Hero untuk menciptakan dan menghadirkan cita rasa hiburan kolaboratif baru di Thailand.

 

PROFIL BALLISTIK BOYZ from EXILE TRIBE

 

BALLISTIK BOYZ dari EXILE TRIBE terdiri dari 7 anggota multi talenta yaitu Ryuta Hidaka, Yoshiyuki Kano, Ryusei Kainuma, Miku Fukahori, Rikiya Okuda, Riki Matsui, dan Masahiro Sunada.

Dengan memanfaatkan bakat dan kemampuan fisik mereka yang luar biasa, BALLISTIK BOYZ adalah bagian dari artis kolektif LDH JAPAN, EXILE TRIBE. Sebagai grup keenam yang keluar dari EXILE TRIBE, band ini adalah grup artis pertama dari LDH dimana semua anggotanya menari, menyanyi, rap, dan melakukan akrobat. Sebagai grup artis pertama yang melakukan debut mereka di “Era Reiwa” Jepang, album self-title mereka, ‘BALLISTIK BOYZ' (2019) menduduki puncak tangga lagu streaming fisik dan digital, menempati posisi pertama di Tangga Album Mingguan ORICON, Billboard Penjualan Album Teratas JAPAN, Tangga Lagu Populer Billboard JAPAN, dan Tangga Lagu Viral Spotify. Grup ini juga memenangkan Rising Star Award di MTV Video Music Awards Japan (VMAJ) pada tahun yang sama. Album kedua mereka, ‘PASS THE MIC' dirilis pada November 2021, menempati posisi #8 di ORICON Weekly Album Charts. Sejak debut mereka, BALLISTIK BOYZ dari EXILE TRIBE tidak hanya menampilkan pertunjukan solo yang terjual habis, tetapi juga bersama dengan keluarga Jr. EXILE, mereka juga telah melakukan perjalanan ke kota-kota besar Asia Tenggara seperti Kuala Lumpur, Bangkok, Taipei, Jakarta, dan Ho Chi Minh untuk tur promosi ekstensif sebelum pandemi COVID'19.

Membuat perjalanan mereka dari Jepang dan ke dunia dengan musik otentik menyegarkan dan penampilan live yang kuat, BALLISTIK BOYZ dari EXILE TRIBE adalah grup berbakat dengan penggemar internasional yang terus berkembang. Meledak keluar dari Jepang dengan tingkat kualitas standar global, grup Jepang ini dengan cepat menjadi supergrup musik yang mendunia.

Advertisement

Music

Reuni Emosional Che’Nelle dan Penulis Lagu ‘Believe’: Rilis Karya Baru yang Tak Terduga

Published

on

By

Reuni Emosional Che’nelle Dan Penulis Lagu ‘believe’: Rilis Karya Baru Yang Tak Terduga

www.gwigwi.com – Penyanyi berbakat Che'Nelle baru saja membawa kejutan bagi para penggemarnya dengan menggandeng kembali EIGO, sosok penulis lagu di balik “Believe”—salah satu lagu paling sukses sepanjang karier musiknya. Namun, alih-alih mencoba mengulang formula kesuksesan yang sama, kolaborasi kali ini justru menghasilkan sesuatu yang jauh berbeda dan tak terduga.

Bukan pop anthem megah yang mengandalkan hook komersial, EIGO justru menuliskan sebuah lagu yang terasa lebih intim, personal, dan mencerminkan kedewasaan serta jati diri Che'Nelle saat ini.

Esensi Keindahan Sederhana dalam “Taisetsu na mono”

Karya terbaru mereka ini bertajuk “たいせつなもの Taisetsu na mono”. Lagu ini dibangun dengan narasi seputar hal-hal kecil dalam hidup yang sering kali luput dari perhatian manusia sampai hal tersebut benar-benar hilang.

Secara garis besar, lagu ini menyoroti:

  • Momen Berharga Bersama Keluarga: Menghargai waktu yang dihabiskan bersama orang-orang terdekat.

  • Perasaan yang Tenang: Menggambarkan ketulusan cinta yang mendalam dan damai kepada seseorang.

  • Keindahan yang Biasa: Menyadari bahwa keindahan hidup yang sesungguhnya sering kali baru disadari ketika kita menoleh ke belakang (masa lalu).

Dengan aransemen yang hangat dan reflektif, lagu ini diposisikan sebagai sebuah pesan yang tulus dari lubuk hati terdalam Che'Nelle, bukan sekadar komoditas industri musik populer.

Menjadi Lagu Tema Kompetisi Seni Bergengsi

Lagu “たいせつなもの Taisetsu na mono” juga mendapatkan panggung apresiasi yang sangat besar dan jarang didapatkan oleh rilisan musik biasa. Lagu ini resmi terpilih sebagai lagu tema (theme song) untuk DOCOMO Future Museum.

Bagi yang belum tahu, DOCOMO Future Museum merupakan kompetisi seni kreatif tahunan bergengsi besutan NTT Docomo yang telah konsisten berjalan sejak tahun 2002. Kehadiran lagu ini di ajang tersebut otomatis memberikan basis pendengar dan konteks emosional yang jauh lebih luas daripada sekadar mengejar angka streaming di platform digital.

Pada akhirnya, Che'Nelle memang tidak meminta EIGO untuk menciptakan “Believe” versi kedua. Ia hanya meminta sebuah lagu yang mampu menyuarakan fase hidup yang sedang ia jalani sekarang—dan lewat “Taisetsu na mono”, EIGO berhasil mewujudkannya dengan sempurna.

Continue Reading

Music

Kabar Gembira untuk Fans Anime! Piringan Hitam “New Panty & Stocking with Garterbelt The Vinyl” Siap Rilis September Ini

Published

on

By

Kabar Gembira Untuk Fans Anime! Piringan Hitam “new Panty & Stocking With Garterbelt The Vinyl” Siap Rilis September Ini

www.gwigwi.com – FlyingDog, Inc. (bagian dari Victor Entertainment Group) resmi mengumumkan perilisan piringan hitam (analog record) pertama untuk proyek anime New Panty & Stocking with Garterbelt. Bertajuk “New Panty & Stocking with Garterbelt The Vinyl”, piringan hitam ini dijadwalkan resmi dijual pada 30 September 2026 mendatang.

Perilisan ini menjadi momen spesial karena bertepatan dengan perayaan satu tahun hari jadi New Panty & Stocking with Garterbelt, serta menyusul kesuksesan perilisan piringan hitam soundtrack versi anime orisinal (2010) pada Mei tahun lalu.

Eksklusivitas Edisi Piringan Hitam

Piringan hitam ini diproduksi secara khusus untuk menghadirkan pengalaman audio musik murni. Berbeda dengan versi CD standar, versi piringan hitam ini hanya akan memuat trek musik dan lagu tanpa menyertakan drama suara (drama tracks) dari para pengisi suara. Hal ini menjadikannya sebagai rilisan piringan hitam musik murni pertama di dunia untuk karya tersebut.

Edisi cetakan pertama (first-press) menawarkan berbagai bonus dan visual menarik bagi para kolektor:

  • Warna Piringan Unik: Terdiri dari 2 keping piringan hitam (2-disc LP), di mana Keping 1 berwarna Putih (White) dan Keping 2 berwarna Merah Muda Susu (Milky White Pink).

  • Poster Bonus: Menyertakan bonus poster lipat empat (four-fold poster) yang menampilkan ilustrasi sampul di dalamnya.

  • Sampul Eksklusif: Menampilkan desain cover yang imut dan seksi, dengan skema warna yang diawasi langsung oleh staf dari Studio Trigger.

Detail Album dan Daftar Lagu

Album ini dipasarkan dengan harga 7.150 yen (sudah termasuk pajak). Secara keseluruhan, piringan hitam ini merangkum 26 trek dan lagu populer yang muncul di sepanjang seri.

Beberapa lagu unggulan yang masuk dalam daftar putar album ini antara lain “Theme of New PANTY & STOCKING (Long Version)” garapan TeddyLoid & Taku Takahashi, lagu populer “New Fly Away”, serta lagu hit “Divine” (kolaborasi MONJOE & Taku Takahashi bersama SWEEP & JUVENILE) yang saat ini telah menembus hampir 20 juta pemutaran (streams) di berbagai platform digital.

Bagi para penggemar yang ingin mendengarkannya secara digital terlebih dahulu, soundtrack ini juga sudah tersedia di ber

Continue Reading

Music

Da-iCE Definisikan Ulang Makna “Tanpa Batas” Lewat Single Terbaru “Unlimited”

Published

on

By

Da Ice Definisikan Ulang Makna “tanpa Batas” Lewat Single Terbaru “unlimited”

www.gwigwi.com –

Grup vokal dan tari asal Jepang, Da-iCE, kembali menggebrak dengan merilis karya terbaru mereka yang bertenaga bertajuk “アンリミテッド Unlimited”. Sejak detik pertama, lagu ini langsung menghentak lewat ketukan breakbeat yang dinamis. Intensitasnya kian memuncak saat memasuki bagian chorus, di mana perpaduan aransemen full band dan seksi instrumen tiup (horn section) tumpah ruah menyajikan ledakan energi musik yang maksimal. Tidak ada basa-basi atau tempo yang melambat di lagu ini—semuanya disajikan dengan intensitas penuh sejak awal.

Lagu “Unlimited” ditulis langsung oleh dua personel Da-iCE, yaitu Taiki Kudo dan Sota Hanamura. Untuk menyempurnakan komposisinya menjadi sebuah karya yang megah, mereka menggandeng produser ternama Yusuke Saeki, yang bekerja di bawah alias Saeki youthK.

Rekam jejak Saeki di industri musik Jepang sudah tidak diragukan lagi, dengan portofolio kolaborasi bersama nama-nama besar seperti Arashi, Snow Man, SixTONES, Nissy, Kana Nishino, hingga miyana. Alih-alih menghasilkan lagu pop yang terlampau rapi dan aman, kolaborasi ini justru melahirkan sebuah karya masif yang terdengar ambisius, liar, dan sangat bertenaga.

Di balik kemegahan aransemennya, kekuatan lirik khas Da-iCE tetap terjaga dengan baik. Lagu ini menawarkan penulisan lirik yang berlapis dan cerdas, memberikan detail-detail baru yang menarik untuk disimak bahkan setelah diputar berulang kali. Pesan yang disampaikan pun sangat spesifik: sebuah ajakan untuk terus maju menantang masa depan dengan penuh percaya diri.

Hadir sebagai lagu yang provokatif dan berani, “アンリミテッド Unlimited” dipastikan menjadi anthem musim panas yang siap mendominasi, jauh dari sekadar menjadi musik latar biasa. Da-iCE tidak lagi meminta izin untuk tampil megah; mereka sudah membuktikannya lewat lagu ini.

Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending