Connect with us

Film Anime

Tonton MV “Gravity” oleh BUMP OF CHICKEN Untuk Lagu Tema Film Anime “Love Me, Love Me Not”

Published

on

GwiGwi.com – Situs web resmi untuk film anime Love Me, Love Me Not (Omoi, Omoware, Furi, Furare) memposting video musik untuk lagu tema film “Gravity” oleh BUMP OF CHICKEN pada hari Senin. Video ini menampilkan cuplikan film yang disetel ke versi lengkap lagu tersebut.

Film ini akan dibuka di Jepang pada hari Jumat. Film ini sebelumnya dijadwalkan untuk 29 Mei, tetapi TOHO dan komite produksi film menunda pembukaan film karena penyebaran penyakit virus corona baru (COVID-19).

Film live-action ini dibuka di Jepang pada 14 Agustus. Film ini berada di peringkat ke-6 dan memperoleh 205.238.250 yen (sekitar US $ 1,93 juta) di akhir pekan penayangan perdananya.

Bintang anime:

  • MARIKA SUZUKI (debut theatrical anime role) sebagai Yuna Ichihara
  • MEGUMI HAN sebagai Akari Yamamoto
  • SŌMA SAITŌ sebagai Kazuomi Inui
  • NOBUNAGA SHIMAZAKI sebagai Rio Yamamoto

KIKUKO INOUE dan HIDEYUKI TANAKA bermain sebagai orang tua Akari, sementara AYA HISAKAWA dan
KAZUHIKO INOUE bermain sebagai orang tua Yuna. SHUN HORIE dan AYANE SAKURA juga bergabung dengan pemeran sebagai teman sekelas Akari dan Yuna.

TOSHIMASA KUROYANAGI menyutradarai film di A-1 PICTURESERIKA YOSHIDA menulis naskah. YUU YAMASHITA mendesain karakter. YUUJI NOMI menggubah musik.

Bintang versi film live-action, MINAMI HAMABE sebagai Akari Yamamoto, TAKUMI KITAMURA sebagai Rio Yamamoto, RIKO FUKUMOTO sebagai Yuna Ichihara, dan Eiji Akaso sebagai Kazuomi Inui. TAKAHIRO MIKI menyutradarai film, dan Miki serta Yōko Yonaiyama menulis naskah.

VIZ MEDIA menerbitkan volume manga pertama pada 3 Maret. Perusahaan menjelaskan manga:

Teman cepat Yuna dan Akari sangat berlawanan — Yuna adalah seorang idealis, sedangkan Akari adalah seorang realis. Ketika Rio pembunuh wanita dan Kazuomi yang tidak sadar bergabung dengan barisan mereka, cinta dan persahabatan menjadi sangat rumit!

Sakisaka meluncurkan manga di SHUEISHA‘s BESSATSU MARGARET pada Juni 2015, dan mengakhirinya pada Mei 2019. SHUEISHA menerbitkan volume buku kompilasi ke-12 dan terakhir manga pada Juni 2019.

Sumber: ANN

Advertisement

Film Anime

Kimetsu no Yaiba: Infinity Castle Siap Rilis Blu-ray & DVD 29 Juli!

Published

on

Kimetsu No Yaiba: Infinity Castle Siap Rilis Blu Ray & Dvd 29 Juli!

www.gwigwi.com –

Kabar bagus buat para penggemar Kimetsu no Yaiba! Film Kimetsu no Yaiba: Infinity Castle dipastikan akan rilis dalam format Blu-ray dan DVD pada 29 Juli.

Kualitas Visual Maksimal di Rumah

Versi Blu-ray ini jadi kesempatan terbaik buat menikmati detail pertarungan dan animasi khas studio Ufotable dengan kualitas gambar paling jernih. Mulai dari efek jurus pernapasan hingga desain kompleks Kastil Tak Terhingga, semuanya bakal terlihat jauh lebih tajam dibanding versi streaming biasa.

Keindahan Infinity Castle

Salah satu daya tarik utama film ini adalah latar Infinity Castle—arena pertarungan surreal yang penuh ilusi ruang dan perspektif. Dengan mastering Blu-ray, detail arsitektur yang “mind-bending” ini bisa dinikmati secara maksimal tanpa kompresi visual.

Detail Jurus Pernapasan Lebih Terasa

Buat yang suka memperhatikan detail, rilisan ini juga memungkinkan kamu melihat setiap teknik pernapasan dengan lebih jelas:

Efek partikel yang lebih halus

Gerakan animasi yang lebih tajam

Transisi aksi yang lebih smooth

Hal-hal kecil yang mungkin terlewat saat nonton di layar biasa jadi lebih terlihat di versi ini.

Wajib Buat Kolektor dan Fans

Selain kualitas visual, rilisan Blu-ray biasanya juga hadir dengan bonus seperti:

Artbook atau ilustrasi eksklusif

Behind the scenes produksi

Audio dan subtitle tambahan

Bagi kolektor, ini jelas jadi item wajib untuk melengkapi koleksi Kimetsu no Yaiba.

Siap Rewatch dengan Pengalaman Baru

Buat yang sudah nonton di bioskop, versi Blu-ray ini tetap layak ditunggu karena menawarkan pengalaman berbeda. Dan buat yang belum sempat nonton, ini jadi momen terbaik untuk menikmati filmnya dengan kualitas optimal.

Tanggal 29 Juli nanti, siap-siap kembali masuk ke dalam Kastil Tak Terhingga—kali ini dengan visual yang benar-benar maksimal.

Continue Reading

Film Anime

Review Anime Shibou Yuugi de Meshi wo Kuu Episode 3: Konflik Moral dan Strategi Bertahan Hidup

Published

on

Review Anime Shibou Yuugi De Meshi Wo Kuu Episode 1: Awal Permainan Kematian Yang Mencekam

www.gwigwi.com – Episode 3 menjadi titik penting dalam perkembangan cerita Shibou Yuugi de Meshi wo Kuu. Di episode ini, permainan yang dihadapi para karakter tidak hanya menguji keberanian, tetapi juga moral dan nilai kemanusiaan mereka. Pilihan yang tersedia semakin kejam dan tidak adil.

Tekanan cerita meningkat seiring dengan munculnya konflik internal antar karakter. Beberapa mulai menunjukkan sisi egois demi bertahan hidup, sementara yang lain masih berusaha memegang prinsip moral. Kontras ini menjadi daya tarik utama episode 3, karena memperlihatkan sisi gelap manusia saat berada di ambang kematian.

Dari segi narasi, episode ini terasa lebih padat dibandingkan episode sebelumnya. Ketegangan dibangun secara konsisten, dengan ritme cerita yang lebih cepat. Penonton dibuat sulit menebak arah cerita, karena setiap keputusan membawa dampak yang tidak terduga.

Visual dan musik latar bekerja dengan baik dalam memperkuat atmosfer. Adegan-adegan sunyi justru terasa lebih menekan dibandingkan momen penuh dialog. Ini menunjukkan bahwa anime ini mampu memanfaatkan keheningan sebagai alat penceritaan.

Secara keseluruhan, episode 3 berhasil memperdalam konflik dan karakterisasi. Shibou Yuugi de Meshi wo Kuu mulai menunjukkan identitasnya sebagai anime survival psikologis yang serius dan penuh lapisan makna.

Continue Reading

Film Anime

Review Anime Shibou Yuugi de Meshi wo Kuu Episode 4: Ketegangan Mencapai Titik Kritis

Published

on

Review Anime Shibou Yuugi De Meshi Wo Kuu Episode 1: Awal Permainan Kematian Yang Mencekam

www.gwigwi.com – Episode 4 menjadi salah satu episode paling menegangkan sejauh ini dalam Shibou Yuugi de Meshi wo Kuu. Permainan yang disajikan terasa lebih brutal, bukan hanya secara fisik, tetapi juga emosional. Tekanan yang menumpuk sejak episode awal akhirnya mencapai titik kritis.

Karakter-karakter mulai berubah secara signifikan. Ketakutan, trauma, dan rasa bersalah mulai memengaruhi cara mereka berpikir dan bertindak. Episode ini menyoroti dampak jangka panjang dari permainan kematian, bukan sekadar hasil akhir dari sebuah tantangan.

Cerita di episode 4 disampaikan dengan tempo yang pas. Tidak terasa terburu-buru, namun juga tidak berlarut-larut. Setiap adegan memiliki tujuan jelas dalam mendorong cerita ke arah yang lebih gelap dan kompleks.

Dari segi kualitas produksi, episode ini menunjukkan peningkatan dalam penyajian adegan klimaks. Sudut kamera dan transisi adegan digunakan secara efektif untuk menjaga ketegangan hingga akhir episode.

Sebagai penutup paruh awal cerita, episode 4 berhasil meninggalkan kesan kuat dan rasa penasaran yang tinggi. Shibou Yuugi de Meshi wo Kuu semakin membuktikan diri sebagai anime yang layak diikuti, terutama bagi penonton yang menyukai cerita permainan kematian dengan pendekatan psikologis mendalam.

Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending