Lokal
Atlet Termuda Menjadi Wakil Indonesia Di Kancah Esport PES 2019 Asia Tenggara
GwiGwi.com – Finals PRO EVOLUTION SOCCER SOUTH EAST ASIA 2019 akan diadakan pada tanggal 3-Maret 2019 di Thailand Esports Arena, Bangkok. Diselenggarakan oleh Komunitas PES SEA didukung oleh TESF (Thailand E-Sports Federation) dan Siamsports untuk memperebutkan total hadiah USD 1.800 dan 1 slot untuk tampil di Kejuaraan Asia. Melihat hasil kualifikasi ini, besar harapan kita semua tim Indonesia bisa meraih hasil yang terbaik di SEA dan bahkan bisa lolos ke Kejuaraan Asia.
Dengan hasil ini maka 4 wakil Indonesia ke ajang SEA Finals Bangkok Thailand, adalah:
- Rizky Faidan, Bandung
- Rommy Hadi Wijaya, Banjarmasin
- ELga Cahya Putra, Lampung Tengah
- Ardi Agung Nugroho, Bandar Lampung, yang berhasil lolos dengan menjadi juara di jalur kualifikasi online
Rizky Faidan, 15 tahun, kembali berhasil tampil menjadi wakil Indonesia ke ajang PRO EVOLUTION SOCCER South East Asia Finals 2019 yang akan diadakan pada tanggal 3 Maret di Bangkok, Thailand. Liga1PES baru aja menyelesaikan musim kompetisinya di tahun ini, gelaran final nasional yang diadakan selama dua hari pada tanggal 16-17 Februari lalu menampilkan 25 pemain PES terbaik dari seluruh wilayah Indonesia, mulai dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, NTT & NTB, dan tentunya Jakarta.
Di hari pertama, digelar Final Regional untuk regional Jawa Barat, Kalimantan, Sumatera, dan Indonesia Timur. Hasil di tahap ini masih sesuai prediksi, karena pemain-pemain unggulan berhasil menjuarai grup dan lolos ke putaran final nasional. Sore hari, babak grup putaran final nasional dimulai pukul 18.00 WIB yang ditayangkan LIVE di Channel Youtube: Jebreeet TV.
Serunya babak penyisihan dan kualifikasi wakil Indonesia
Di Grup A, Doni pemain asal Lampung yang lolos dari Series Surabaya tampil sempurna dengan 9 POIN, dan kejutan datang dari wakil Indonesia Timur asal Manado, Acel yang berhasil menjadi runner-up mengungguli wakil daerah lainnya dari Sangatta & Wonogiri. Di Grup B terjadi partai sengit antara Rizky Faidan vs Rianwika asal Jakarta, Rizky yg sudah mengumpulkan 4 POIN hanya membutuhkan hasil imbang untuk memastikan lolos, sedangkan Rian yang hanya mengumpulkan 3 POIN setelah 2 partai membutuhkan kemenangan agar bisa lolos ke babak selanjutnya. Hasilnya, setelah partai 90 menit Rizky Faidan “the wonder boy” berhasil unggul tipis dengan skor 4-3.
Di Grup C, final nasional tahun ini kedatangan “new wonder boy” Michael asal Surakarta Solo, usianya baru 11 tahun dan duduk di kelas 4 SD. Di partai pertama dia harus melawan Dom NoLimit yang lolos sebagai Juara Event Pre-Season, dan di luar dugaan, prestasi Michael di Regional Jawa Tengah yang membawa dirinya lolos ke putaran final nasional benar2 bukan “isapan jempol”. Michael berhasil “menggunduli” Udom dengan skor 4-1 yang membuat semua pemain senior yang hadir di Indonesia Esports Stadium bahkan penonton youtube pun kagum melihat penampilannya yang luar biasa. Ketenangan dan juga kemampuannya membaca permainan lawan, seolah-olah sulit membayangkan kalo Michael ini masih seorang bocah yang duduk di kelas 4 SD (Kalian bisa lihat partai ulangan-nya di Group Stages match pertama Channel Jebreeet TV). Di partai kedua, Michael harus melawan perwakilan baru dari Indonesia Timur asal Kupang, Bro Iwan Goro. Partai non-LIVE ini rupanya berlangsung ketat namun tetap berhasil dimenangkan oleh Michael dengan skor 2-1. Di partai terakhir, di partai yang tidak menentukan, Michael harus melawan seorang pemain senior PES asal Surabaya: Ahmad Habibie. Keduanya sudah dipastikan lolos ke babak selanjutnya, tapi hasil ini akan menentukan siapa lawan mereka berikutnya di babak gugur yang sekaligus menjadi partai “adu gengsi” antara senior melawan junior di tengah ketatnya persaingan komunitas PES Indonesia; dan hasilnya benar-benar di luar dugaan, Habibie harus mengakui keunggulan Michael dengan skor cukup telak 5-2!
Kami pun langsung menghampiri Habibie dan melakukan obrolan sedikit ttg hasil tsb: “Kenapa bro? Kok bisa?” Permainan Michael bagus dan benar-benar memiliki kemampuan bermain di atas rata-rata bahkan menyamai kemampuan beberapa pemain PES senior yang udah memiliki pengalaman kompetisi sekalipun, begitu kira2 tutur Habibie. Jadi, hasil yang terpampang di papan skor, benar-benar memperlihatkan kemampuan Michael sebagai salah satu pemain terbaik di PES Indonesia saat ini. Kekalahan Habibie melawan Michael harus dibayar mahal karena sebagai runner-up grup, Habibie harus berhadapan dengan Wakil Indonesia tahun lalu sekaligus pemain PRO Klub Thailand: Adhie QWa di Knock-out.
Grup D adalah “Grup Neraka” di putaran final musim ini, karena di-isi oleh 2 wakil Indonesia SEA Finals 2018 Kuala Lumpur: QWa dari Samarinda dan Rio asal Jakarta; dan 1 orang wakil Indonesia yang tampil di Asian Games 2018: Elga yang lolos dari Series Palembang. Menyisakan Rey seorang diri asal Tangerang di tengah-tengah pertarungan para pemain “berpengalaman”. Lagi-lagi bola itu bundar, setelah 2 partai, QWa yang sudah memastikan diri lolos sebagai juara grup harus mengalami kekalahan pertamanya oleh Rey yang bukan unggulan. Sedangkan Rio & Elga harus melakukan partai “hidup mati” di partai yang terakhir. Partai seru ditayangkan LIVE dan hasilnya, Rio sebagai juara bertahan Liga1PES musim lalu harus rela gagal tampil di putaran knock-out, karena Elga berhasil bermain “sangat baik” dan unggul atas Rio dengan skor tipis 2-1!
Minggu, 17 Februari Final Nasional Liga1PES 2019 menyisakan 8 pemain terbaik dari seluruh Indonesia. Putaran knock-out dimainkan dengan format BO2, dimana masing-masing putaran akan memainkan 2 partai sekaligus, jika jumlah gol setelah 2 partai tersebut adalah imbang maka akan dimainkan 1 partai tambahan dengan extra time dan penalty. Seluruh partai putaran knock-out ditayangkan LIVE, untuk putaran perempat-final ditayangkan LIVE di 2 Channel secara bersamaan: Jebreeet TV & Liga1PES TV!
Partai favorit perempat-final adalah antara Michael v Elga, “the new wonder boy” melawan pemain wakil Indoensia di ajang Asian Games 2018! Di partai yang pertama benar-benar terjadi jual-beli serangan antara dua pemain ini. Elga yang menggunakan Arsenal berhasil unggul terlebih dahulu di menit ke-15 melalui tendangan first-time volley Aubameyang skor 1-0. Michael yang tertinggal benar-benar menunjukkan mampu menguasai dirinya dengan berhasil mendikte permainan dengan mencoba menekan pertahanan Elga, akhirnya di menit ke-35, Michael berhasil memanfaatkan ruang kosong Cavani dengan melesatkan tendangan keras ke arah kanan penjaga gawang skor 1-1! Terlihat di layar kamera setelah gol pertama, Michael meneteskan air mata kegembiraannya, dan akhirnya dengan pola serangan yang hampir sama, menit ke-41 kali ini Michael dengan Neymar-nya melakukan tendangan first-time keras ke arah kiri penjaga gawang, skor 1-2 untuk Michael dan lagi2 Michael tidak bisa menahan air mata kegembiraannya setelah untuk sementara unggul atas Elga. Elga dengan pengalamannya berhasil mengembalikan kedudukan dengan cepat, sedari kick-off umpan lambung kepada Aubameyang tidak terkawal dengan baik oleh pertahanan Michael, Elga berhasil melakukan gol balasan cepat di menit ke-43 skor 2-2! Namun skor belum berakhir, karena meski Michael yang terlihat emosional justru mampu melakukan serangan di menit2 akhir babak pertama setelah bola muntah tepisan penjaga gawang berhasil disambut oleh tendangan first-time Julian Draxler di menit ke-45 sehingga skor menjadi 2-3 di akhir babak pertama untuk keunggulan Michael.
Memulai babak kedua, Elga yang tertinggal mencoba menekan pertahanan Michael sejak menit-menit awal dan menit ke-49 Elga berhasil menyamakan kedudukan menjadi 3-3 setelah Miki berhasil memberi operan pendek yang dilanjutkan dengan sepakan keras oleh Lacazette. Dan di menit ke-57 Michael menunjukkan kemampuannya bermain PES dengan kombinasi operan 1-2 yang begitu apik antara Cavani & Draxler yang berhasil diselesaikan oleh Draxler melalui sudut sempit skor 3-4 untuk Michael. Entah apa yang terjadi dengan Michael, setelah gol keempatnya, permainannya seperti kehilangan konsentrasi dan Elga dapat memanfaatkan kelemahan itu di menit ke-74 terlihat Elga dapat membagi bola kepada Aubameyang yang tanpa pengawalan dan berhasil menyamakan kedudukan 4-4! Hasil ini bertahan hingga akhir babak kedua dan dilanjutkan dengan partai kedua dimana kedua pemain saling berganti klub.
Di babak kedua, Elga yang memiliki pengalaman lebih berhasil mengendalikan permainan dan membaca pergerakan pemain Michael dengan baik. Michael sendiri seperti kesulitan mengendalikan emosi-nya sehingga hasil partai kedua benar2 didominasi oleh Elga sehingga hasil akhir 4-1 utk kemenangan Elga, dan Elga otomatis lolos putaran semi-final dengan agregat 8-5 atas Michael.
Di partai lainnya, Faidan yang harus melawan Doni asal Surabaya harus bermain “kaca-mata” terlebih dahulu, namun berhasil mendominasi di partai kedua dengan skor 5-2. Rommy asal Banjarmasin juga mengalami hal yg sama saat melawan Acel asal Manado, setelah bermain imbang 2-2 di partai pertama, Rommy akhirnya berhasil unggul dengan 2 gol tanpa balas dan lolos ke putaran semi-final. Partai seru lain-nya di putaran perempat-final ini adalah antara Adhie QWa vs Habibie, banyak pendukung yang mengfavoritkan Adhie QWa untuk bisa lolos ke putaran selanjutnya. Tapi sekali lagi bola itu bundar, partai sengit terjadi antara keduanya, dan di partai yang pertama QWa harus kalah tipis dari Habibie dengan skor 2-1. Di partai kedua, QWa mencoba membalas, sayangnya keberuntungan sedang tidak ada di pihak Adhie QWa, setelah serangan bertubi-tubi dan terjadi saling balas serangan, Habibie cukup bermain imbang 4-4 untuk memastikan dirinya lolos ke putaran semi-final.
Partai semi-final menjadi partai yang paling mendebarkan buat semua penonton dan pendukung, karena semua pemain tampil dengan luar biasa. Hasil akhir benar2 menunjukkan kualitas semua pemain seimbang, hanya keberuntungan dan ketenangan yang menentukan hasil akhir. Faidan yang unggul atas Elga di partai pertama dengan skor 4-2 harus berjibaku melawan gempuran Elga di partai kedua, bahkan sampai di detik terakhir partai kedua, klo saja Faidan gagal membuang bola yang nyaris masuk melewati gawang, penonton akan disuguhkan partai tambahan dari keduanya. Meski Faidan harus kalah 2-1 di partai kedua, dia berhasil lolos ke putaran final dengan agregat tipis 5-4. Di partai semi-final lainnya Habibie vs Rommy jg berlangusng ketat, setelah partai pertama berakhir imbang 2-2, di partai kedua Habibie terlihat seperti “kurang bulat” untuk meraih kemenangan, hasilnya Rommy justru tampil lebih agresif meski hasilnya hanya unggul tipis 3-2, Rommy memastikan tampil di putaran final dengan agregat 5-4.
Partai Juara ketiga antara Elga v Habibie menjadi partai adu gengsi untuk menentukan slot terakhir wakil Indonesia ke ajang SEA Finals Bangkok, Thailand. Di partai pertama Habibie berhasil unggul atas Elga dengan skor 2-1, tapi di partai kedua, Habibie seperti kehilangan “tekad”-nya dan kelihatan begitu kesulitan untuk mencari cara mencetak gol ke gawang Elga. Sebaliknya Elga yang setelah kekalahan tipis dari Faidan di partai kedua tampil luar biasa dengan berhasil memenangkan pertandingan dengan skor meyakinkan 3-0 atas Habibie dan memastikan slot terakhir sebagai Wakil Indonesia. Di partai puncak, keduanya menjadi partai favorit di final: Faidan vs Rommy. Namun hasilnya justru di luar idaman semua pendukung, entah apa yang terjadi dengan Rommy tapi di partai kedua seolah-olah kita disajikan sebuah partai yang berbeda kelas antara Faidan dengan Rommy. Faidan dengan PSG-nya tampil “beringas”, menguasai semua lini permainan dan bahkan dengan mudah mencetak gol demi gol ke gawang Rommy. Sebagai informasi, ini untuk ketiga kalinya Rizky Faidan tampil di Final Nasional Liga1PES, dia hanya vakum 1x saat SEA Finals 2017 Bandung dikarenankan harus fokus ujian akhir kelas 9. Di level internasional pun, Rizky juga uda sempat menjadi wakil Indonesia 1x ke SEA Finals Hanoi dan bertanding kejuaraan PES di Malaysia dan keluar sebagai Juara 1 mengalahkan semua pemain Malaysia bahkan pemain pro asal Vietnam yg akan tampil di WESG PES 2019 bulan Maret mendatang. Hasil akhir partai final benar-benar menunjukkan kualitas seorang Rizky yang sebenarnya, Rizky unggul agregat dengan skor 7-1 atas Rommy.
Event
AKEMI ID SIAP GELAR ‘KEMISTAGE VOL. 1: THE BEGINNING’, AWAL BARU PERTUNJUKAN KONSEPTUAL BERKALA DI ZONA KOREA
www.gwigwi.com – JAKARTA, 19 MEI 2026 – Girl group independent asal Jakarta, Akemi ID, secara resmi mengumumkan gelaran pertunjukan mandiri terbaru mereka yang bertajuk “Kemistage Vol. 1: The Beginning”. Acara ini akan diselenggarakan pada Minggu, 31 Mei 2026, bertempat di Zona Korea, Mangga Dua Square, Jakarta, dengan gerbang utama (Open Gate) yang akan dibuka tepat pukul 12.00 WIB.
Berbeda dengan rangkaian konser mandiri yang pernah diadakan sebelumnya, Kemistage hadir sebagai gebrakan baru Akemi ID dalam menyajikan rangkaian pertunjukan konseptual yang akan digelar secara berkala setiap dua bulan sekali. Melalui edisi perdana bertajuk “The Beginning”, Akemi ID akan membawa para penggemar masuk ke dalam era baru group yang lebih intim, matang, dan sarat akan konsep visual yang segar.
Dalam pertunjukan berdurasi 2,5 jam ini, Akemi ID dijadwalkan akan membawakan deretan lagu original mereka, penampilan khusus dari Trainee terbaru, hingga sesi interactive games interaktif di atas panggung. Rangkaian acara kemudian akan ditutup dengan sesi Meet & Greet eksklusif berupa sesi foto dua arah (Ceki session) antara member dan para pengunjung.
Untuk menjaga keintiman jalannya acara, pihak manajemen menerapkan batasan kuota yang sangat eksklusif, di mana hanya tersedia 24 kursi prioritas bagi penonton tercepat, sementara area lainnya dialokasikan sebagai standing area. Pembelian tiket Pre-Order (PO) telah dibuka dengan harga Rp 50.000,- yang sudah mencakup akses All Day Pass serta merchandise eksklusif. Pihak manajemen juga menyediakan opsi tiket On The Spot (OTS) pada hari-H dengan harga Rp 60.000,-.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap loyalitas basis penggemar, manajemen Akemi ID memberikan program khusus berupa potongan harga tiket sebesar Rp 5.000,- bagi para pengunjung yang dapat menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) resmi Kemifirst, baik dalam bentuk fisik maupun digital pada saat registrasi ulang di lokasi.
Informasi lebih lanjut mengenai registrasi tiket Pre-Order dan pembaruan berkala mengenai Kemistage Vol. 1: The Beginning dapat diakses melalui akun Instagram resmi @akemiofficial_id atau melalui tautan formulir pendaftaran di https://forms.gle/jbfeYjF4XBy5e7Hr7.
Kontak Akemi
Instagram: https://www.instagram.com/akemiofficial.id/
Facebook: https://www.facebook.com/akemiofficial.id
TikTok: https://www.tiktok.com/@akemiofficial.id
Youtube: https://www.youtube.com/@akemiofficial2756
Spotify: https://open.spotify.com/artist/0dwjZ0qHyZxRynpZFycg01
Whatsapp: 08551614433

Akemi Id Siap Gelar ‘kemistage Vol. 1: The Beginning’, Awal Baru Pertunjukan Konseptual Berkala Di Zona Korea
Event
Bang Kenneth: Otaku yang Kebetulan Juga Anggota Dewan
www.gwigwi.com – Otaku, sebuah label terhadap seseorang yang sangat memahami sesuatu hal secara mendalam, yang kemudian bergeser maknanya sebagai pecinta anime. Di Kantor DPRD DKI Jakarta yang formal, penuh rapat kebijakan dan rutinitas kerja publik yang padat, ada seorang otaku yang berani tampil beda dan menunjukkan dirinya apa adanya.
Dia adalah Bang Ken—sapaan akrab Hardiyanto Kenneth, Ketua Umum Festival Budaya Jepang Internasional Djakarta Ennichi— sekaligus anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta Fraksi PDI Perjuangan. Kali ini kita tidak akan membahas politik atau kebijakan pemerintah, tetapi bagaimana seorang otaku bisa tetap konsisten menjalani hobinya di antara kesibukan sehari-sehari sebagai pejabat publik, serta bagaimana sikapnya sebagai orang yang ingin lebih bergaul bersama sesama otaku lainnya

Bang Kenneth: Otaku Yang Kebetulan Juga Anggota Dewan
Mengkoleksi Figur serta Menonton Anime
Beliau bercerita bagaimana ia memulai hobi ini dari memainkan mobil tamiya Dash! Yonkuro. “Saya dulu main tamiya, andalan saya Dash Cannonball punya Punkuro tuh, yang berwarna hijau,” ujarnya. Karena menggemari Dragon Ball, ia juga mengoleksi figur Son Goku kecil bersama Master Roshi dan Krilin, serta figur Vegeta sebagai set figur pertama yang ia miliki.
Beliau juga sempat mencoba merakit Gunpla, namun karena prosesnya membutuhkan waktu lebih luang dan tingkat fokus yang tinggi, akhirnya ia memutuskan beralih mengoleksi figur karakter yang sudah jadi. Pilihan ini menunjukkan bahwa meskipun terkendala keterbatasan waktu, esensi kecintaannya terhadap anime dan karakter yang ia sukai tetap tidak luntur.
Bagi Bang Ken, anime merupakan sumber nilai kehidupan. Beliau sangat mengagumi Demon Slayer (Kimetsu no Yaiba) karena alur ceritanya yang menyentuh sisi kemanusiaan yang realistis. Ia mengaku sering tersentuh, bahkan sedih, melihat latar belakang para karakter termasuk para iblis seperti kisah kelam Akaza atau Daki dan Gyutaro yang menjadi jahat karena keadaan yang memaksa.
“Karakter favorit saya adalah Rengoku Kyojuro, sang Hashira Api,” akunya. Ia merasa memiliki koneksi personal dengan karakter ini karena ketika bekerja ia selalu mengeluarkan semangat yang meledak-ledak namun tetap memiliki integritas tinggi. Ia bahkan mengadopsi “Semangat Hashira” dalam tugasnya sebagai pejabat publik: setia kawan, berdedikasi, dan keberanian untuk melindungi.
Selain Demon Slayer, ia juga menyampaikan bahwa dalam ONE PIECE, karakter favoritnya adalah Roronoa Zoro karena ia sangat menyukai semangat Bushido dan Samurai.
“Saya ini tipe lone wolf (penyendiri). Saya terbiasa berjalan sendiri, bahkan saat ke Akihabara di Jepang. Zoro itu karakter yang ‘laki banget’, besar, kuat, dan bicaranya ceplas-ceplos tanpa tedeng aling-aling. Itu mirip dengan gaya saya. Namun, di balik sikap kasarnya, ia memiliki loyalitas tinggi pada kawan-kawannya (nakama). Semangat Bushido dan kesetiakawanan itulah yang saya ambil,” jelasnya.
Selain itu, beliau juga menyampaikan kegemarannya pada tokoh wayang, Tampak jelas ada gunungan serta wayang golek Gatot Kaca dan Kresna di ruang kerjanya.
“Kalau karakter superhero Indonesia saya suka Gundala, Panji Manusia Millenium, dan tentunya wayang Gatot Kaca. Ini wayang golek Gatot Kaca, Kresna dan Bima, saya pesan langsung dari Sumedang. Ketiga karakter itu juga saya sukai, karena sikap superhero nya, banyak pesan tersirat dari cerita karakter mereka. Saya juga suka cerita Tumaritis, tahu kan? Tempat tinggal Semar, Cepot, Petruk, dan Gareng, itu kisah rakyat yang real dengan kehidupan,” jelasnya.

Bang Kenneth: Otaku Yang Kebetulan Juga Anggota Dewan
Djakarta Ennichi sebagai Wadah Komunitas Kejepangan
Bang Ken menyampaikan bahwa keputusannya menjadi ketua didasari persahabatannya dengan Zhuge Kamiya, salah satu perwakilan komunitas yang juga pernah menjadi komite Ennichisai, yang meminta dirinya memayungi festival legendaris tersebut dalam bentuk yang baru. Keputusan ini juga muncul dari keinginan tulus untuk memberikan ruang bagi kaum pecinta budaya Jepang agar pemerintah dapat memfasilitasi dan mendukung kegiatan mereka.
“Anak muda kalau nggak ada tempat, nanti takutnya kan mereka itu melampiaskan di tempat yang salah,” ujarnya, menekankan pentingnya intervensi pemerintah untuk mencegah hal negatif seperti tawuran atau narkoba.
Bang Ken memiliki visi pragmatis untuk Djakarta Ennichi. Ia tidak ingin festival ini hanya menjadi ajang kumpul-kumpul, tetapi juga sebuah ekosistem yang dapat mengembangkan kemampuan generasi muda penggemar budaya Jepang, serta menyoroti pentingnya pemerintah hadir untuk mendukung.
“Pemerintah harus hadir untuk menjadi jembatan. Membuat kegiatan komunitas kreatif ini tidak lagi membebani kantong anak muda dan menjadi mahal. Saya siap berdiskusi dengan siapapun baik otaku, wibu, cosplayer maupun pehobi jejepangan lainnya, beri tahu saya supaya saya bisa lebih paham bagaimana kalian mengekspresikan hobi kalian dalam bentuk yang berbeda-beda, saya akan coba membantu membuka ruang di Jakarta ini, jadi kita bisa berjalan bersama menikmati hobi ini.”
Menghapus Jarak antara Pejabat Publik dengan Gen-Z
Ia menyadari bahwa dengan berpakaian karakter anime, hal ini mungkin memancing komentar miring, namun ia memilih untuk tidak mempedulikannya.
“Saya ingin menunjukkan bahwa saya adalah bagian dari komunitas ini, penggemar anime dan budaya jepang dan saya tidak malu. Mungkin ada yang bilang, ‘Anggota dewan kok gayanya seperti anak kecil?’. Biarkan saja. Saya lebih memilih tampil orisinal daripada berpura-pura, kalau saya suka ya suka,” tegasnya.
Sikap ini diambilnya sebagai strategi komunikasi untuk menghapus jarak antara pejabat publik dan konstituen millennial serta Gen Z. Dengan memiliki kesamaan minat, ia berharap lebih mudah menyerap aspirasi mereka.
Bang Ken bercerita bahwa ia pernah diundang menjadi juri tamu di Jakarta International Cosplay Championship, mewakili Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Pengalaman tersebut semakin menghubungkannya dengan komunitas kreatif dan para pelaku budaya pop di ibu kota. Ia melihat langsung bagaimana kreativitas anak muda tumbuh dan bagaimana dunia cosplay menjadi wadah ekspresi yang positif.

Bang Kenneth: Otaku Yang Kebetulan Juga Anggota Dewan
Pesan untuk Komunitas
Bang Ken menyampaikan pesan persatuan bagi seluruh komunitas penggemar anime, manga, dan game di Indonesia. Ia mengajak agar tidak ada lagi perdebatan yang memecah belah komunitas.
“Pesan saya untuk teman-teman komunitas: Ekspresikan diri kalian. Jangan malu menjadi diri sendiri. Kalian bukan kaum minoritas yang harus sembunyi, kalian adalah kekuatan kreatif yang besar. Sekarang sudah ada wadahnya, pemerintah mulai melirik dan mendukung. Ayo bergandengan tangan, kita buktikan bahwa komunitas ini bisa berkarya, santun, dan berprestasi. Tunjukkan pada orang lain bukan dengan balasan kasar, tapi dengan karya nyata,” ujarnya.
Event
Mengintip Keseruan yang Akan Hadir di Konser Miku Expo 2025 Asia di Jakarta
www.gwigwi.com – Konser Miku Expo 2025 Asia bakal mampir di Jakarta tanggal 12 November 2025 di Tennis Indoor Senayan. Dijamin mata dan telingamu akan dimanjakan dengan teknologi LED screen yang keren banget!
Acara ini dibawa oleh AEG Presents Asia, PK Entertainment, dan Sound Rhythm. Bakal ada lagu-lagu hits kayak Artifact dan Vampire, plus merchandise khusus buat VIP. Jangan sampai ketinggalan, tiketnya udah bisa dibeli dari 22 Juli 2025 jam 12 siang! Penasaran kan bakal kayak apa? Yuk, intip bocorannya biar makin semangat rebutan tiket dan ikut merasakan keseruannya!
1. Lokasi Oke Banget, Gampang ke Tennis Indoor Senayan
Tennis Indoor Senayan dipilih karena tempatnya luas dan di tengah kota Jakarta. Jadi, dari mana aja gampang kan ke sininya? Tempatnya juga punya fasilitas modern, kayak lampu yang oke dan suara yang bagus, cocok deh buat konser virtual kayak Miku Expo. Tanggal 12 November 2025, pintunya buka jam 6 sore, shownya mulai jam 7 malam. Jadi, santai aja buat antre dan siap-siap. Kamu bisa naik transportasi umum kayak MRT atau TransJakarta biar gak kena macet dan hemat ongkos.
Di sekitar Senayan juga banyak tempat makan dan parkiran luas, jadi nyaman deh nonton konsernya. Panitia juga siapin shuttle bus gratis dari tempat-tempat strategis, plus area khusus buat fans yang butuh perhatian khusus. Dengan tema Go Beyond, tempatnya bakal disulap jadi dunia digitalnya Miku, lengkap dengan dekorasi yang bisa diajak interaksi. Datang lebih awal juga asyik, soalnya ada acara seru sebelum konser kayak photo booth dan ketemuan sama fans lain biar makin gak sabar.
2. Lagu-Lagu Hits yang Bikin Penonton Teriak Histeris
Di Miku Expo 2025 Asia Jakarta, lagu-lagu lama dan baru bakal digabungin jadi satu, kayak Artifact buat buka konser dan Roki buat penutup yang pecah banget. Aransemennya khusus buat tur Asia ini, termasuk Vampire yang agak gelap tapi bikin penasaran, dan Culture yang energinya modern banget. Lagu-lagunya dipilih dari hasil voting fans di seluruh dunia, jadi pasti relate dan bikin kamu ikut nyanyi bareng ribuan fans lainnya. Konsernya sekitar 2 jam, dengan perpindahan lagu yang mulus biar semangat terus membara.
Bakal ada kejutan juga, kayak kolaborasi sama Vocaloid lain kayak Kagamine Rin, jadi duet virtual yang keren banget. Di Jakarta, semoga aja ada sentuhan lokal, kayak lirik yang dikasih subtitle Bahasa Indonesia atau remix dengan musik tradisional. Daftar lagu ini emang paling ditunggu karena campurannya pas antara yang bikin terharu dan yang bikin semangat, jadi konser ini bukan cuma tontonan tapi pengalaman yang bener-bener berasa. Hafalin liriknya ya, biar pas nyanyi bareng makin seru dan gak terlupakan.
3. Visual Canggih dengan LED Screen Kekinian
LED screen bakal jadi andalan utama, gantiin hologram biar gambarnya lebih tajam dan gerakannya lebih keren kayak pas tur 2024. Kamu bakal lihat Miku kayak beneran ada di panggung, gerakannya halus dan ekspresinya detail banget. Efek lampunya juga pas banget, jadi kayak Miku lagi ngobrol langsung sama kamu. Tur Asia 2025 ini pertama kalinya pakai LED di Asia, jadi kualitas gambarnya dijamin super bagus, dari jauh juga tetep jelas. Efek kayak laser dan AR juga bakal bikin makin futuristik, sesuai sama tema Go Beyond.
Penggunaan LED ini udah sukses di Vancouver 2024, awalnya sih sempet diraguin, tapi sekarang malah dipuji-puji karena gambarnya jernih banget. Di Jakarta, kamu bisa ikut fitur interaktif lewat aplikasi resmi, kayak voting efek visual yang lagi tayang. Teknologi ini bikin konsernya jadi lebih seru buat semua, apalagi buat yang duduk di belakang. Siapin HP buat rekam momen, tapi jangan pakai flash ya, biar gak ganggu penonton lain.
4. Merchandise Eksklusif dan Pengalaman VIP yang Wah
Merchandise khusus VIP kayak hadiah bertema dan model MYMIKU 3D bakal dijual di booth di tempat konser. Kamu bisa dapetin barang langka kayak glow stick resmi (maksimal 30cm) dan baju edisi Asia, harganya mulai dari Rp200.000. Kalau beli tiket VIP, kamu bisa duluan beli merchandise, plus bisa meet-and-greet virtual sama Miku. Boothnya buka dari jam 10 pagi sampai 10 malam pas hari konser, jadi bisa belanja sebelum atau sesudah shownya.
Ada juga workshop kayak MIKU EXPO Let’s Paint di sekitar lokasi, kamu bisa bikin desain model 3D sendiri pakai HP. Paket VIP juga dapet akses khusus ke area lounge yang ada makanan ringan gratis dan bisa foto-foto spesial. Merch ini emang paling ditunggu karena limited edition, jadi koleksimu makin berharga deh. Jangan lupa bawa tas tambahan ya, soalnya belanja ini bakal bikin pengalaman konsermu makin lengkap.
5. Acara Pendukung dan Serunya Interaksi Bareng Fans
Acara pendukung kayak online figure-painting dan workshop di Ruko Victoria Lane Alam Sutera bakal ada dari tanggal 13 November 2025, tapi yang di tempat konser cuma pas hari H aja. Kamu bisa ikut aktivitas kayak pose MYMIKU dan share hasilnya online, biar makin akrab sama fans lain. Acara ini gratis buat yang punya tiket, bukanya dari jam 10 pagi sampai 10 malam. Ada juga booth perusahaan yang pamerin produk Vocaloid terbaru.
Interaksi sama fans lain bakal lebih seru lewat aplikasi resmi, kamu bisa voting lagu atau ikut live chat sebelum konser. Di Jakarta, semoga aja ada acara kumpul-kumpul sama artis Indonesia, biar makin berasa kebersamaannya. Acara ini bikin konser jadi lebih dari sekadar nonton, tapi jadi festival budaya digital. Ikutin semuanya ya, biar pengalamanmu lengkap dan pulang bawa kenangan yang menyenangkan.
Datang lebih awal biar gak ngantre panjang. Ikutin peraturan yang ada ya, kayak matiin flash pas foto dan jangan bikin ribut. Gabung sama komunitas fans online buat dapetin tips tambahan. Kalau udah siap, konser Miku Expo 2025 di Jakarta bakal jadi momen terbaikmu deh. Buruan beli tiketnya sekarang, dan rasain keseruan yang gak bakal bisa digantiin!
-
News4 weeks agoGenshin Impact Versi “Candra VII”: Kebenaran di Balik Lembar-Lembar Purana
-
News4 weeks agoPara Pemain “Mortal Kombat II” Meriahkan Tur Global di Jakarta lewat kehadiran di Fan Event dan Red Carpet di Jakarta
-
TV & Movies4 weeks agoResmi Meluncur, Xiaomi TV S Mini LED 2026 Standar Baru Hiburan Premium di Rumah
-
TV & Movies4 weeks agoGrogu Hadir Di Perayaan Star Wars Day Di Jakarta
-
TV & Movies4 weeks agoREVIEW FILM FUZE, PERAMPOKAN DI TENGAH TEROR BOM YANG PENUH KEJUTAN
-
TV & Movies4 weeks agoReview Film Mortal Kombat II, Semakin Berani Bermain
-
Box Office3 weeks agoReview Film Gohan: A Heart That Goes Home, Perjalanan Hidup Penuh Haru
-
Gaming3 weeks agoSiap Tempa Takdirmu: Blades of Fire Versi 2.0 Kini Resmi Hadir di Steam!





