Connect with us

TV & Movies

“Hubungi Agen Gue!” Tayang Eksklusif Di Disney+ Hotstar Mulai 29 Juli 2023

Published

on

“hubungi Agen Gue!” Tayang Eksklusif Di Disney+ Hotstar Mulai 29 Juli 2023

www.gwigwi.com – Salah satu serial yang paling ditunggu di Disney+ Hotstar, “Hubungi Agen Gue!” akan segera tayang mulai Sabtu, 29 Juli 2023. Untuk merayakan perilisan drama komedi yang diadaptasi dari serial populer Prancis “Dix Pour Cent” ini, para pemeran dan filmmakers menghadiri acara premiere spesial yang diselenggarakan di Plaza Senayan XXI, Jakarta pada Rabu, 26 Juli 2023. Acara premiere “Hubungi Agen Gue!” dihadiri oleh Mira Lesmana dan Riri Riza sebagai showrunners dari serial produksi Miles Films dan SK Global Entertainment tersebut bergabung bersama Hannah Al Rashid, Yoga Pratama, Sheryl Sheinafia, Dea Panendra, Luna Maya, Soleh Solihun, Tara Basro, dan Adipati Dolken.

“Hari ini menjadi momen luar biasa bagi Miles Films karena akhirnya kami dapat membagikan karya spesial kami, ‘Hubungi Agen Gue!’, bersama teman-teman yang hadir di sini. Sebagai serial perdana persembahan Miles Films, “Hubungi Agen Gue!” memberikan kami berbagai pengalaman tak terlupakan, mulai dari kesempatan untuk berkolaborasi dengan rekan-rekan kami di Disney+ Hotstar serta SK Global Entertainment, menggarap sebuah kisah ikonik yang begitu dicintai, namun dengan sentuhan baru yang begitu dekat, bahkan terasa personal bagi kami, hingga bekerja sama dengan para talenta-talenta luar biasa dari industri perfilman. Kami harap, para penonton dapat menikmati karya spesial ini sebagaimana kami menikmati setiap tahap dari proses pembuatannya,” ungkap Mira Lesmana selaku showrunner dari serial “Hubungi Agen Gue!”.

Setelah sukses dengan versi remake dari beberapa negara termasuk U.K, India, Korea Selatan, dan lainnya, “Hubungi Agen Gue!” akan turut menghadirkan cerita-cerita menarik tentang pahit manisnya kehidupan di balik layar kaca. “Hubungi Agen Gue!” mengajak para penonton untuk mengikuti kehidupan empat orang agen talent yang hidupnya dipenuhi dengan tuntutan pekerjaan, drama, hingga kejutan tak terduga. Disutradarai oleh Teddy Soeriaatmadja dengan Prima Rusdi, Tumpal Tampubolon, Titien Wattimena sebagai penulis bersama Mira Lesmana dan Riri Riza, adaptasi Indonesia dari serial ini akan tetap dikemas dalam konsep drama komedi seperti serial asalnya, namun dengan topik serta peristiwa yang lebih dekat dengan para penonton Indonesia.

Riri Riza, sebagai showrunner yang menggarap serial ini bersama Mira Lesmana, menjelaskan, “Industri perfilman merupakan dunia dengan segudang cerita. Selain ragam kisah yang tertuang dalam bentuk karya yang dapat disaksikan oleh para penikmatnya, sebenarnya, ada banyak cerita menarik yang datang dari balik layar. Rasanya begitu menyenangkan saat kami mendapat kesempatan untuk berbagi sisi lain dari dunia yang kami cintai ini dengan para penonton. Berangkat dari sebuah inti cerita yang telah dikenal dan dicintai oleh para penonton, serial ini kami garap dengan cerita, peristiwa, serta konflik yang telah kami adaptasi spesial untuk para penonton di Indonesia.”

“Hubungi Agen Gue!” menampilkan sederet pemain papan atas sebagai agen-agen ASA+ (Agensi Surya Adhiwangsa), agensi talent selebriti pertama di Indonesia; Lydia Kandou sebagai Lydia, Donny Damara sebagai Ricky, Hannah Al Rashid sebagai Amel, dan Yoga Pratama sebagai Yudhis. Selain itu, deretan aktor dan aktris lainnya juga akan bergabung sebagai asisten para agen serta tim ASA+, yaitu Sheryl Sheinafia sebagai Kamila, Chicco Kurniawan sebagai Puput, dan Agni Pratistha sebagai Nia, serta Dea Panendra sebagai Salma, resepsionis ASA+. “Hubungi Agen Gue!” juga akan dimeriahkan oleh kehadiran bintang tamu spesial di setiap episodenya seperti Luna Maya, Adhisty Zara, Kevin Ardilova, Tara Basro, Adipati Dolken, Pandji Pragiwaksono, Soleh Solihun, dan Bio One yang akan berperan sebagai diri mereka sendiri, serta kejutan lainnya yang akan datang!

“Hubungi Agen Gue!” akan menambah deretan konten spesial di Disney+ Hotstar bersama serial-serial pilihan lainnya seperti “Jurnal Risa”, “Teluh Darah”, “Mendua”, “Keluarga Cemara The Series”, “Yang Hilang Dalam Cinta”, “Wedding Agreement The Series”, “Virgin The Series”, dan “Susah Sinyal The Series”. Para pelanggan juga dapat menyaksikan serial-serial yang akan datang seperti “Tira” hingga “Wedding Agreement The Series 2” eksklusif di Disney+ Hotstar.

Saksikan “Hubungi Agen Gue!” mulai Sabtu, 29 Juli 2023 dengan episode terbaru yang akan tayang setiap hari Sabtu.

Advertisement

TV & Movies

Review Film HOPE, Big Trouble in Little Village

Published

on

By

Review Film Hope, Big Trouble In Little Village

Bencana besar di desa kecil. Mungkin deskripsi yang pas untuk HOPE.

Teror monster yang biasa menimpa kota besar, melibatkan tentara dan ilmuwan, kini harus dihadapi Beom Se-Ok (Hwang Jung-Min) kepala polisi lokal, sepupunya Sung Ki (Zo In-sung), para pemburu, peternak babi, tukang jugal daging dan warga desa lain.

Dari eksekusi sinematografinya, kamera mengisolasi POV penonton pada perjalanan tiap karakternya secara eye level napak tanah untuk mengungkap misteri layaknya progress video game. Bahkan sampai protagonis dapat upgrade senjata, berganti senapan yang lebih kuat. Mengkuti jejak si monsters dari jalanan, toko-toko sampai ke gang-gang kecil.

Review Film Hope, Big Trouble In Little Village

Review Film Hope, Big Trouble In Little Village

Cara demikian melokalisir teror pada skala kecil yang justru membuat lebih ngeri dibanding film monster umumnya yang seakan ingin main skala besar secepatnya.

Audiens tak melihat sosok si monster tapi dari kehancuran, gelimpangan mayat dan bangkai berceceran yang diakibatka, gambaran mengerikannya sudah begitu kuat.

Begitu saat akhirnya si sumber horror diperlihatkan…hem. Mengingatkan pada CG game zaman PS3? Barangkali terkendala budget tapi mengingat monster ini ternyata mempunyai peran yang lebih penting lagi, agak membingungkan kenapa tampilannya tidak dicoba lebih meyakinkan lagi.

Beruntung aksi cepat dan brutalnya menghujam efektif sampai rasanya kekurangan itu cukup termaafkan.

Kelemahan umum film monster, manusianya, justru menyala di sini.

Review Film Hope, Big Trouble In Little Village

Review Film Hope, Big Trouble In Little Village

Sembari tensi terus terjaga, HOPE mampu mengenalkan para karakternya secara singkat baik dengan cerita konyol atau pun sekedar dari bagaimana mereka memburu si monster. Sampai rasanya audiens sudah klop bersama mereka padahal baru sebentar. Polisi wanita Hoyeon (Sung-Ae) tak diperkenalkan bertele-tele, dari cara dia bernafsu mengejar si monster langsung membuat dia memorable.

Aksi tegang dan kadang bisa-bisanya dibumbui komedi memang mewarnai klimaks, tapi juga berasa terlalu diperpanjang. Tambah lagi ternyata film diakhiri dengan cliffhanger yang membuka sisi lain dari para monster. Untung saja paruh awal dan tengahnya cukup kuat sehingga rasa nanggung tak sampai mengganggu.

Review Film Hope, Big Trouble In Little Village

Review Film Hope, Big Trouble In Little Village

HOPE seakan apabila Godzilla plus ALIEN dialami desa kecil di provinsi anda dan cerdas sekali memanfaatkan keunikan itu baik secara sosiologi manusianya dan kulturnya. Mungkin penonton hanya banyak melihat Hope Harbor dalam keadaan hancur tapi bisa jadi warga dan daerahnya lebih membekas di benak penonton dibanding film monster lain. Dan demikian rasanya sungguh key selling point dari film yang barangkali kurang memenuhi ekspektasi fans sutradara Na Hong-Jin paska THE WAILING.

Apakah terus bisa dia kawinkan aspek itu dengan aliennya nanti untuk sekuel yang sudah ditease? We may hope so….

Continue Reading

TV & Movies

Review Film Motor City, Aksi Balas Dendam Tanpa Kata

Published

on

Review Film Motor City, Aksi Balas Dendam Tanpa Kata

www.gwigwi.com – John Miller (Alan Ritchson), seorang veteran Perang Vietnam yang bekerja di pabrik perakitan mobil, dijebak atas kejahatan yang tidak ia lakukan oleh Reynolds (Ben Foster), seorang penguasa mafia lokal yang terobsesi pada kekasih John, Sophia (Shailene Woodley).

Divonis 25 tahun di penjara berkeamanan maksimum, John bertahan hidup hanya dengan satu tujuan: keluar dan menuntaskan dendam.

Ketika kesempatan itu tiba, John melancarkan perburuan berdarah menyusuri jalanan Detroit yang dingin dan korup, melintasi jajaran anak buah Reynolds yang dijaga oleh seorang polisi korup bertangan besi (Pablo Schreiber).

Review Film Motor City, Aksi Balas Dendam Tanpa Kata

Review Film Motor City, Aksi Balas Dendam Tanpa Kata

Sutradara Potsy Ponciroli (Old Henry) kembali memamerkan keahliannya dalam mengolah cerita klasik menjadi sajian visual yang segar melalui Motor City.

Setting kota Detroit tahun 1970-an yang kelam, film action-thriller ini mengusung eksperimen berani. Menyajikan kisah balas dendam yang intens dengan dialog yang dipangkas hampir sepenuhnya, menyerahkan seluruh penyampaian emosi pada gestur, aksi, dan desain suara.

Estetika gritty era 70-an dengan warna-warna pudar dan pencahayaan bernuansa neo-noir. Tanpa kata-kata, deru mesin mobil muscle, dentuman senapan, dan koreografi pertarungan menjadi “dialog” utama.

Penggunaan mobil antik, outfit era 70-an, serta lagu-lagu rock klasik memperkuat suasana kota industri yang sedang runtuh.

Review Film Motor City, Aksi Balas Dendam Tanpa Kata

Review Film Motor City, Aksi Balas Dendam Tanpa Kata

Menurut gue ini adalah hal yang sangat berani. Serta membuang dialog eksposisi yang membuat penonton harus fokus pada aksi instinktif dan emosi karakter.

Dari jajaran cast, Alan Ritchson memanfaatkan postur fisiknya yang intimidatif secara maksimal. Tanpa bantuan dialog, ia mengandalkan tatapan mata, nafas yang berat, dan bahasa tubuh untuk menyampaikan kepedihan, rasa kehilangan, serta kemarahan murni.

Begitu juga dengan Ben Foster yang tampil mengintimidasi lewat aura psikologis yang dingin, sementara Pablo Schreiber memberikan ancaman fisik yang seimbang dengan karakter Ritchson.

Review Film Motor City, Aksi Balas Dendam Tanpa Kata

Review Film Motor City, Aksi Balas Dendam Tanpa Kata

Buat gue film ini emang cocok-cocokan dengan penonton masa kini. Bagi yang terbiasa dengan dialog cepat atau pacing modern, beberapa transisi babak tengah mungkin terasa berjalan lambat.

Secara keseluruhan, Motor City merupakan penghormatan yang solid terhadap genre action-thriller klasik.

Film ini membuktikan bahwa Alan Ritchson as an actor tidak hanya mengandalkan fisik semata, melainkan juga kemampuan akting non-verbal yang kuat di bawah arahan sutradara yang tepat.

Continue Reading

TV & Movies

Review Film INSIDIOUS OUT OF THE FURTHER, Wahana Rumah Hantu ala The Further

Published

on

Review Film Insidious Out Of The Further, Wahana Rumah Hantu Ala The Further

www.gwigwi.com – Gemma (Amelie Eve) memiliki masa kecil buruk dengan Ibunya (Laura Gordon) dan berniat menjadi Ibu lebih baik untuk anaknya, Maya (ISLAND Austin).

Sampai dia dihantui mimpi mengerikan yang bisa jadi lebih dari sekedar khayalannya dan berhubungan dengan masa lalunya.

Kembali lagi franchisee horror yang film pertamanya sukses meski low budget dan ternyata penonton masih mau kembali mengeksplorasi alam barzah khas INSIDIOUS yakni the further.

Review Film Insidious Out Of The Further, Wahana Rumah Hantu Ala The Further

Review Film Insidious Out Of The Further, Wahana Rumah Hantu Ala The Further

Dengan film ke 6 filmmaker seolah bermain dengan konsep untuk mengeksploitasi the further. Setelah dapat, seakan barulah dibuat cerita seputar itu dan rasanya memang demikian.

Motivasi yang trigger emosi penonton seputar hubungan ibu anak dan mencoba memutus trauma generasional. Diselingi permainan ketegangan yang lumayan oke memakai syaitonirojim dan eksplorasi the further, di mana paruh ketiganya memang cukup seru dan tak terduga.

Semuanya fine saja dan mungkin itulah fault dari INSIDIOUS: OUT OF THE FURTHER ini; wahana seram-seraman yang terasa eksploitasi (dalam artian yang masih terbilang baik) franchise saja. Bila penonton senang, sampai INSIDIOUS 11 pun seakan dijabanin BLUMHOUSE PRODUCTION.

INSIDIOUS: OUT OF THE FURTHER seolah hasil dari pikiran; karena penonton masih mau, maka filmmaker akan coba segala hal untuk isi gas franchisenya. Apakah mereka akan menemukan alasan kuat lagi untuk penonton mau kembali menjelajah The Further? We'll see…

Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending