Connect with us

Music

Ai Project, serunya kolaborasi dua budaya, Jepang dan Indonesia

Published

on

GwiGwi.com – Project愛(Ai Project) yang dipimpin oleh Hasuda Ai merupakan sebagai suatu wadah penyatuan hubungan Indonesia dengan Jepang dalam bidang budaya khususnya dalam hal tari, dan juga sebagai penyatuan dari klub-klub yang telah beliau dirikan di beberapa kota di Indonesia, diantaranya: Padang, Jakarta dan Bandung, serta ada beberapa klub yang juga bakal menyusul nantinya. Project愛(Ai Project) hadir pada tahun 2002 karena banyaknya permintaan dari para siswa yang ingin mempelajari Kebudayaan Jepang khususnya tarian Jepang.

Maaf Anda Melihat Iklan

Anggota Project愛(Ai Project) sendiri sudah berjumlah lebih dari 1000 orang yang tersebar di beberapa wilayah di Indonesia. Hasuda Ai sensei sebagai pelopor dari team ini memiliki yang juga memiliki nama panggung di Jepang Kiri Saien (桐彩猿) mengajarkan tarian tradisional Jepang yang bergenre moderen/tarian kontemporer 「新舞踊」, segi moderen pada tarian ini hanya terdapat pada lagu pengiring yang sebagian besar menggunakan lagu Populer yang sedang digandrungi remaja saat ini dan juga dalam hal make-up atau dandanan yang sederhana. Tetapi di luar hal tersebut gerakan tari yang diajarkan adalah gerakan tarian Tradisional Jepang yang telah ada dari dulunya. Klub-klub yang bernaung di bawah nama Project 愛(Ai Project), yaitu:

日本のプロジェクト愛(Ai Project Jepang) di bawah kepemimpinan Hasuda Ai sendiri yang sudah berdiri dari tahun 2002.
日本のプロジェクト愛 代用:蓮田愛様、2002 年から設立されてました。
桜ダンサー(Sakura Dancer) di Univ. Bung Hatta Padang-Sumatera Barat. Sakura Dancer berdiri pada 3 Februari 2010, atas kerjasama dari Project 愛(Ai Project) dengan Universitas Bung Hatta di Sumatera Barat.
美空ダンサー(Misora Dancer) di Binus University, Jakarta-Barat. Berdiri pada 3 Desember 2011, atas kerjasama BINUS University dengan Project 愛(Ai Project).
初恋ダンサー(Hatsukoi Dancer) di Univ. Negeri Jakarta, Jakarta Timur. Berdiri pada 2 Mei 2012, atas kerjasama Univ. Negeri Jakarta dengan Project 愛(Ai Project).
紅葉ダンサー(Momiji Dancer) di Perguruan Tinggi Pasim, Bandung. Berdiri pada 7 Mei 2012, atas kerjasama Perguruan Tinggi PASIM dengan Project 愛(Ai Project).
青空ダンサー(Aozora Dancer) di STBA Has Agussalim Bukittinggi, Sumatera Barat. Pada 11 Juli 2012, atas kerja sama pihak STBA Has Agussalim dengan Project 愛(Ai Project).
仲良しダンサー(Nakayoshi Dancer) di Universitas Andalas Padang, Sumatera Barat. Berdiri pada 21 November 2012, atas kerjasama Fakultas Ilmu Budaya Jurusan Sastra Aisa Timur dengan Project 愛(Ai Project).
未来ダンサー(Mirai Dancer) di Universitas Negeri Padang-Sumatera Barat. Berdiri pada 20 Mei 2015, atas kerjasam antara Fakultas Bahasa dan Sastra denga Project Ai.

ennichisai_2016_traditional-7639

Berikut ini simak obrolan pers bersama Project Ai dalam konferensi pers Ennichisai 2016.

gwigwi-interview-icon-2 : Mengapa memilih Indonesia?
Ini merupakan pertanyaan unik karena selalu muncul saat diwawancarai hahaha, jadi jawabannya karena kebetulan murid Indonesia pertama yang Ai sensei ajarkan di Jepang dia bilang bahwa anak Indonesia banyak yang suka budaya Jepang, tarian Jepang Lalu dengan cepat Ai sensei pun bilang ”ok saya akan datang ke Indonesia.”

Pertama kali datang keIndonesia kebetulan saat gempa di Sumatara Ai Sensei datang memberikan bantuan berupa barang dan juga bantuan moral berupa tarian untuk menghibur korban bencana disana.

Ai sensei suka senyum orang Indonesia dan sering tertipu oleh senyuman orang Indonesia.

gwigwi-interview-icon-2 : Ai sensei sudah perform dimana saja?
Untuk perform, sudah pernah keliling Indonesia antara lain Padang, Medan, Bandung, Aceh, Bali dan masih banyak lagi, “banyak.”

gwigwi-interview-icon-2 : Apa Final Goal dari Ai Project?
Beliau sebelumnya berterima kasih banyak ke orang Indonesia karena orang Indonesia menyukai budaya Jepang lebih dari orang Jepang sendiri dan bahkan tau budaya Jepang lebih dari orang Jepang sendiri maka karena itu Ai sensei sangat berterima kasih dan merasa ingin membalas seluruh kebaikan orang Indonesia dengan cara apa yang telah beliau lakukan selama ini (mengajar nari).

Selain itu beliau juga pengen suatu saat beritahu orang Jepang bahwa Indonesia banyak yang suka budaya Jepang dan menyalurkan mimpi dari anak-anak (murid-murid) salah satu dengan membuat event Ai matsuri yaitu event kolaborasi dua budaya.

gwigwi-interview-icon-2 : Apakah ada rencana membuat event seperti itu lagi kedepannya?
Tahun ini rencana mau bikin di Jakarta event kolaborasinya, sedikit bocoran sekitar bulan 8 di Padang dan bulan 11 di Jakarta tanggal masih next on dan mengundang Didik Nini Thowok.

gwigwi-interview-icon-2 : Saat ini, total member sudah berapa banyak?

Untuk member kalau dihitung-hitung ada 500 lebih

gwigwi-interview-icon-2 : Kesulitannya yang dihadapi seperti apa?
Karena ada murid yang mau tapi belum bisa bahasa jepang dan ada ayng bisa jepang tapi mau belajar nari

Project Ai sistemnya bukan menyukai budaya Jepang tapi mempelajari bahasa dan budaya, contohnya kita memiliki murid paling kecil yang tidak bisa berbahasa Jepang tetapi kini sudah bisa sedikit banyaknya berkomunikasi menggunakan bahasa Jepang.

gwigwi-interview-icon-2 : Apakah bergabung dengan Ai project hanya untuk perempuan saja?
Sebenarnya kami memiliki member laki-laki karena kita juga memiliki klub di Padang, tetapi member Ai project memiliki beberapa keanehan yaitu member wanitanya sifatnya kelaki-lakian tetapi lelaki justru lebih baik, lebih ramah dari wanitanya. hehehe sambil tertawa ramai ramai

gwigwi-interview-icon-2 : Kalau mau bergabung menjadi member bagaimana caranya?
Kapan saja mau mendaftar kami menunggu bisa datang langsung ke klub kami ataupun kontak sosial media kami “masukan kontak soscial medianya disini”

gwigwi-interview-icon-2 : Apa sih tarian tradisional yang paling disukai Ai sensei?
Karena pertama kali dateng ke Indonesia ini ke Padang dan yang pertama kali dipelajari itu adalah tari piring jadi yang paling disukai adalah tari piring, tapi selain tari piring Ai sensei juga mempelajari tarian lain seperti tarian jawa dan tarian betawi kurang lebih budaya Indonesia ai sensei suka.

gwigwi-interview-icon-2 : Kan mau bikin festival dan bakal ada Didik nini Thowok terus apalagi harapan dari Ai sensei sendiri kedepannya yang belum terealisasi?
Cuman satu yang belum, support dari seluruh yang ada disini jadi mohon supportnya yaa selain itu Ai sensei bukan hanya ingin mengedepankan budaya Jepang aja tapi Ai juga mau budaya Indonesia disana di kedepankan jadi Ai mau memanggil orang ke Jepang untuk datang ke Indonesia dan sebaliknya mau bawa orang Indonesia ke Jepang biar bisa melihat budaya Jepang seperti apa, jadi bukan hanya suatu acara yang Jepang aja tapi bisa melihat dua budaya sekaligus maka itu mohon bantuannya.

Maaf Anda Melihat Iklan
Maaf Anda Melihat Iklan
Advertisement

Entertainment

Akemi ID Hadirkan Dua Member Baru, Ochi dan Mika Sebagai Bagian dari Regenerasi Grup

Published

on

Akemi Id Hadirkan Dua Member Baru, Ochi Dan Mika Sebagai Bagian Dari Regenerasi Grup

www.gwigwi.com – Jakarta, Agustus 2026 — Independent girl group asal Jakarta, Akemi ID, mengumumkan perubahan dalam susunan member sekaligus memperkenalkan dua wajah baru yang akan melanjutkan perjalanan grup.

Sebelumnya, Manajemen Akemi ID telah memutuskan untuk mengakhiri status keanggotaan Aiko sebagai Member Akemi ID setelah melalui proses evaluasi dan komunikasi bersama Manajemen. Keputusan tersebut menjadi bagian dari dinamika dan perkembangan Akemi ID dalam menjaga komitmen serta profesionalisme seluruh member.

Di tengah perubahan tersebut, Akemi ID kini menyambut dua member baru, Ochi dan Mika, yang diharapkan dapat memberikan warna baru dalam perjalanan grup ke depannya.

Ochi Kembali Bergabung dengan Akemi ID

Ochi bukanlah nama baru bagi Akemi ID. Ia merupakan mantan member Akemi yang kini kembali bergabung sebagai bagian dari perjalanan baru grup. Ochi secara resmi diperkenalkan kembali sebagai Member Akemi ID dalam penampilan di Indonesia Designer Art-Toys Expo Vol. 4 pada 9 Agustus 2026.

Dalam formasi barunya, Ochi akan membawa identitas warna orange dengan branding bunga orange marigold.

Kembalinya Ochi diharapkan dapat memperkuat dinamika internal maupun penampilan Akemi ID, khususnya melalui kemampuan public speaking yang dimilikinya.

Mika Resmi Naik Menjadi Member Akemi ID

Sementara itu, Mika merupakan trainee yang telah menjalani proses latihan bersama Akemi ID sejak Desember 2025. Setelah melalui proses pengembangan dan evaluasi sebagai trainee, Mika akhirnya resmi bergabung sebagai Member Akemi ID dan diperkenalkan kepada publik dalam event School of Rock pada 17 Agustus 2026.

Mika akan membawa identitas warna white dengan branding bunga white jasmine.

Dengan karakter vokalnya yang memiliki suara merdu, Mika diharapkan dapat memberikan warna tambahan bagi musik dan penampilan Akemi ID.

Menyambut Babak Baru Akemi ID

Dengan bergabungnya Ochi dan Mika, Akemi ID memasuki fase baru dalam perjalanan grup. Keduanya membawa karakter dan kemampuan yang berbeda, namun diharapkan dapat saling melengkapi dengan member Akemi ID lainnya.

Kami berharap kehadiran Ochi dan Mika bisa memberikan warna baru untuk Akemi ID. Ochi dengan kemampuan public speaking-nya, dan Mika dengan karakter vokalnya, tentunya akan menjadi tambahan yang menarik untuk perkembangan Akemi ke depan,” ujar Manajemen Akemi ID.

Sebagai independent girl group yang telah aktif sejak 2018 dan memiliki pengalaman tampil di berbagai panggung, Akemi ID akan terus mengembangkan karya, pertunjukan, serta program-programnya untuk menghadirkan pengalaman yang lebih beragam bagi para penggemar.

Kehadiran Ochi dan Mika menjadi bagian dari langkah Akemi ID untuk terus bertumbuh dan memasuki babak baru dengan semangat serta warna yang baru.

Akemi Operation Team
AKEMI ID

Kontak Akemi

Web: mez.ink/akemi.official

Instagram: https://www.instagram.com/akemiofficial.id/

Facebook: https://www.facebook.com/akemiofficial.id

TikTok: https://www.tiktok.com/@akemiofficial.id

Youtube: https://www.youtube.com/@akemiofficial2756

Spotify: https://open.spotify.com/artist/0dwjZ0qHyZxRynpZFycg01

Whatsapp: 08551614433

Continue Reading

Music

SHIFT UP Dikritik Usai Promosikan Stellar Blade: Bloodrain Lewat Video Musik Berbasis AI

Published

on

Shift Up Dikritik Usai Promosikan Stellar Blade: Bloodrain Lewat Video Musik Berbasis Ai

www.gwigwi.com – SHIFT UP menuai sorotan dari komunitas setelah merilis video musik orisinal untuk Stellar Blade: Bloodrain di kanal YouTube resminya. Video berjudul “Wanna be in LOVE” tersebut dipublikasikan hari ini, namun alih-alih mendapat sambutan positif, konten tersebut justru memicu gelombang kritik dari para penggemar.

Sejumlah penonton menilai video musik tersebut tampak dibuat menggunakan teknologi generative AI.

Dugaan ini muncul karena banyak adegan yang memperlihatkan hasil visual dengan karakteristik yang dianggap tidak konsisten, mulai dari perubahan bentuk wajah, proporsi tubuh, hingga detail anatomi karakter yang terlihat berbeda di setiap adegan.

Salah satu aspek yang paling banyak disorot adalah penampilan Evie, karakter utama dalam Stellar Blade: Bloodrain.

Banyak penggemar menilai wajah dan proporsi tubuh Evie dalam video tersebut tidak sesuai dengan desain resminya di dalam game. Perbedaan tersebut memicu berbagai komentar di media sosial, dengan sebagian pemain mengaku kecewa karena kualitas visualnya dianggap tidak mencerminkan standar yang selama ini dikenal dari SHIFT UP.

Komunitas juga mempertanyakan keputusan pengembang menggunakan video bergaya AI untuk mempromosikan game yang selama ini dipuji berkat kualitas grafis dan desain karakternya. Menurut sejumlah penggemar, pendekatan tersebut justru mengurangi identitas visual Stellar Blade yang selama ini dibangun melalui proses produksi konvensional.

Di sisi lain, ada pula pengguna yang berpendapat bahwa SHIFT UP belum memberikan pernyataan resmi mengenai proses pembuatan video tersebut.

Meski menuai kritik, video musik tersebut tetap berhasil menarik perhatian komunitas dan memicu diskusi luas di berbagai platform.

Kini para penggemar menantikan apakah SHIFT UP akan memberikan klarifikasi terkait proses produksi video tersebut atau memilih mempertahankan pendekatan yang digunakan dalam materi promosi Stellar Blade: Bloodrain.

Continue Reading

Music

for Revenge Rilis ‘I Miss You Every Brand New Day’, Original Song untuk film Spider-Man: Brand New Day

Published

on

By

For Revenge Rilis ‘i Miss You Every Brand New Day’, Original Song Untuk Film Spider Man: Brand New Day

www.gwigwi.com – for Revenge mempersembahkan ‘I Miss You Every Brand New Day', sebuah original song untuk film Spider-Man: Brand New Day. Kolaborasi ini berawal dari tawaran Sony Music dan Sony Pictures, yang melihat karya-karya for Revenge sejalan dengan emosi cerita dalam film tersebut.

Bagi for Revenge, kesempatan ini menjadi sebuah pencapaian sekaligus tantangan kreatif yang istimewa. Untuk pertama kalinya, mereka menulis karya yang tidak hanya berangkat dari pengalaman personal, tetapi juga dari perjalanan emosional Peter Parker. “Buat kami, ini sebuah kehormatan. Nggak pernah bayangin for Revenge bisa diberi kesempatan untuk menulis karya based on salah satu franchise film terbesar di dunia,” ungkap Boniex. Band ini juga mengaku harus menyelami sudut pandang yang berbeda dalam proses penciptaan lagu tersebut. “Biasanya kami membuat karya berdasarkan apa yang kami alami. Kali ini harus menyatu dengan apa yang dirasakan Peter Parker di film tersebut. Sebagai fanboy Spider-Man, sekali lagi, ini sebuah kebanggaan, untuk menggali sisi emosional seorang Peter Parker,” lanjutnya.

‘I Miss You Every Brand New Day' membawa identitas emosional for Revenge ke dalam semesta Spider-Man: Brand New Day. Lagu ini menjadi pertemuan antara narasi personal yang selama ini kuat dalam karya for Revenge dengan dinamika perjalanan salah satu karakter pahlawan super paling ikonis di dunia. Diperkaya oleh kontribusi sejumlah musisi dan sosok kreatif, lagu ini menghadirkan vokal tamu dari Cynantia Pratita, arahan vokal oleh Kamga, serta paduan suara dari Gege Gumilar, Mulia Aprianto, Nadine Arlyanaza, dan Luginia Raftiane. Proses produksinya turut melibatkan sejumlah nama di balik layar industri musik Indonesia, menegaskan skala dan keseriusan karya ini sebagai original songl.

‘I Miss You Every Brand New Day' akan menjadi karya spesial bagi pendengar for Revenge, penggemar Spider-Man, serta siapa pun yang pernah berhadapan dengan rindu, kehilangan, dan harapan untuk memulai sebuah hari yang baru. Dengarkan sekarang di seluruh digital streaming platform di Indonesia

Executive Producer             : Muhammad Soufan for Sony Music Entertainment Indonesia

A&R                                        : Keke Kananta

Performed by                       : for Revenge

Composed by                       : Moch Boniex Nurwega & Faisal Riant Sahputra

Music Produced by              : for Revenge, Faisal Riant Sahputra & Samuel Theophilus Japutra

Vocal Directed  by               : Kamga

Vocal Recorded by              : Yusup Albantani at Sony Music Studios Indonesia

Guest Vocal by                     : Cynantia Pratita

Choir by                                                 : Gege Gumilar, Mulia Aprianto, Nadine Arlyanaza & Luginia Raftiane

Vocal Edited by                    : Sinyo Luntungan at Ebony Ivory Studio

Drums Recorded by            : Ikhsan Rizaldy at Studio 12

Drums Edited by                  : Samuel Theophilus Japutra

Mix Prep by                          : Samuel Theophilus Japutra

Mixed & Mastered by         : Dimas Pradipta at Sum It! Studio

Assisted by                            : Carlo Jogi & Dita Suria at Sum It! Studio

Dolby Atmos by                   : Gamaliel A. Pradipta at Sony Music Studios Indonesia

Published by                         : PT. Sony Music Publishing Indonesia

Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending