Film Anime
‘Demon Slayer: Mugen Train’ Menenggelamkan ‘Titanic’ Menjadi Film Terlaris Kedua Sepanjang Masa di Jepang
GwiGwi.com – Dalam seminggu Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba THE MOVIE Mugen Train menyalip lebih banyak film di box office Jepang, kali ini menyalip film peringkat kedua, James Cameron Titanic, membuat film anime ini sekarang di belakang Spirited Away sebagai film berpenghasilan tertinggi di Jepang. Demon Slayer juga melebihi 20 juta tiket yang terjual di wilayah tersebut, menyalip penjualan tiket Pokemon: The Movie 2000 yang dipublikasikan di seluruh dunia.
劇場版「鬼滅の刃」無限列車編、公開45日間で観客動員 2053万2177人(興行収入 275億1243万8050円)と、大変多くの方にご覧いただき、心より御礼申し上げます。皆様それぞれの日々の中で、本作を楽しんでいただけていれば幸いです。今年も残り1ヶ月、引き続き、ご自愛下さい。#鬼滅の刃
— 鬼滅の刃公式 (@kimetsu_off) November 30, 2020
Di box office Jepang, Demon Slayer: Mugen Train telah membawa masuk 27.512.438.050 yen (US $ 264.816.846), yang menjadikannya film berpenghasilan kotor tertinggi kedua sepanjang masa di wilayah tersebut, mengalahkan Titanic untuk tempat kedua. Demon Slayer: Mugen Train sekarang hanya punya Spirited Away dalam pandangannya dengan pendapatan kotor box office film Studio Ghibli sebesar 30,80 miliar yen (US $ 296,4 juta). Dalam chart box office dunia untuk tahun 2020, Demon Slayer: Mugen Train sekarang adalah film animasi berpenghasilan tertinggi tahun ini berdasarkan box office Jepang saja, mengalahkan film China Jiang Ziya. Saat ini berada di peringkat ke-6 di box office dunia untuk tahun 2020 di belakang Sonic the Hedgehog.
Untuk penjualan tiket, Demon Slayer: Mugen Train memecahkan angka 20 juta, menjual 20.532.177 tiket sejak dibuka di Jepang pada 16 Oktober. Film tersebut adalah Film ke-3 yang paling banyak ditonton di Jepang, dibelakang Spirited Away dan Tokyo Olympiad, dan Film anime ke-7 yang paling banyak ditonton di bioskop di seluruh dunia, mengambil alih Pokemon: The Movie 2000, dan di belakang Howl's Moving Castle.
Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba THE MOVIE Mugen Train dibuka di bioskop Jepang pada 16 Oktober dan memiliki pembukaan akhir pekan terbaik dalam sejarah perfilman Jepang. Kamu bisa baca review film kami di sini. Film anime yang diproduksi Ufotable mengadaptasi serial manganya Koyoharu Gotouge, dari adaptasi serial anime TV pada tahun 2019. Film ini rencananya akan rilis di Indonesia pada awal 2021.
Sumber:Crunchyroll
Film Anime
Kimetsu no Yaiba: Infinity Castle Siap Rilis Blu-ray & DVD 29 Juli!
www.gwigwi.com –
Kabar bagus buat para penggemar Kimetsu no Yaiba! Film Kimetsu no Yaiba: Infinity Castle dipastikan akan rilis dalam format Blu-ray dan DVD pada 29 Juli.
Kualitas Visual Maksimal di Rumah
Versi Blu-ray ini jadi kesempatan terbaik buat menikmati detail pertarungan dan animasi khas studio Ufotable dengan kualitas gambar paling jernih. Mulai dari efek jurus pernapasan hingga desain kompleks Kastil Tak Terhingga, semuanya bakal terlihat jauh lebih tajam dibanding versi streaming biasa.
Keindahan Infinity Castle
Salah satu daya tarik utama film ini adalah latar Infinity Castle—arena pertarungan surreal yang penuh ilusi ruang dan perspektif. Dengan mastering Blu-ray, detail arsitektur yang “mind-bending” ini bisa dinikmati secara maksimal tanpa kompresi visual.
Detail Jurus Pernapasan Lebih Terasa
Buat yang suka memperhatikan detail, rilisan ini juga memungkinkan kamu melihat setiap teknik pernapasan dengan lebih jelas:
Efek partikel yang lebih halus
Gerakan animasi yang lebih tajam
Transisi aksi yang lebih smooth
Hal-hal kecil yang mungkin terlewat saat nonton di layar biasa jadi lebih terlihat di versi ini.
Wajib Buat Kolektor dan Fans
Selain kualitas visual, rilisan Blu-ray biasanya juga hadir dengan bonus seperti:
Artbook atau ilustrasi eksklusif
Behind the scenes produksi
Audio dan subtitle tambahan
Bagi kolektor, ini jelas jadi item wajib untuk melengkapi koleksi Kimetsu no Yaiba.
Siap Rewatch dengan Pengalaman Baru
Buat yang sudah nonton di bioskop, versi Blu-ray ini tetap layak ditunggu karena menawarkan pengalaman berbeda. Dan buat yang belum sempat nonton, ini jadi momen terbaik untuk menikmati filmnya dengan kualitas optimal.
Tanggal 29 Juli nanti, siap-siap kembali masuk ke dalam Kastil Tak Terhingga—kali ini dengan visual yang benar-benar maksimal.
Film Anime
Review Anime Shibou Yuugi de Meshi wo Kuu Episode 3: Konflik Moral dan Strategi Bertahan Hidup
www.gwigwi.com – Episode 3 menjadi titik penting dalam perkembangan cerita Shibou Yuugi de Meshi wo Kuu. Di episode ini, permainan yang dihadapi para karakter tidak hanya menguji keberanian, tetapi juga moral dan nilai kemanusiaan mereka. Pilihan yang tersedia semakin kejam dan tidak adil.
Tekanan cerita meningkat seiring dengan munculnya konflik internal antar karakter. Beberapa mulai menunjukkan sisi egois demi bertahan hidup, sementara yang lain masih berusaha memegang prinsip moral. Kontras ini menjadi daya tarik utama episode 3, karena memperlihatkan sisi gelap manusia saat berada di ambang kematian.
Dari segi narasi, episode ini terasa lebih padat dibandingkan episode sebelumnya. Ketegangan dibangun secara konsisten, dengan ritme cerita yang lebih cepat. Penonton dibuat sulit menebak arah cerita, karena setiap keputusan membawa dampak yang tidak terduga.
Visual dan musik latar bekerja dengan baik dalam memperkuat atmosfer. Adegan-adegan sunyi justru terasa lebih menekan dibandingkan momen penuh dialog. Ini menunjukkan bahwa anime ini mampu memanfaatkan keheningan sebagai alat penceritaan.
Secara keseluruhan, episode 3 berhasil memperdalam konflik dan karakterisasi. Shibou Yuugi de Meshi wo Kuu mulai menunjukkan identitasnya sebagai anime survival psikologis yang serius dan penuh lapisan makna.
Film Anime
Review Anime Shibou Yuugi de Meshi wo Kuu Episode 4: Ketegangan Mencapai Titik Kritis
www.gwigwi.com – Episode 4 menjadi salah satu episode paling menegangkan sejauh ini dalam Shibou Yuugi de Meshi wo Kuu. Permainan yang disajikan terasa lebih brutal, bukan hanya secara fisik, tetapi juga emosional. Tekanan yang menumpuk sejak episode awal akhirnya mencapai titik kritis.
Karakter-karakter mulai berubah secara signifikan. Ketakutan, trauma, dan rasa bersalah mulai memengaruhi cara mereka berpikir dan bertindak. Episode ini menyoroti dampak jangka panjang dari permainan kematian, bukan sekadar hasil akhir dari sebuah tantangan.
Cerita di episode 4 disampaikan dengan tempo yang pas. Tidak terasa terburu-buru, namun juga tidak berlarut-larut. Setiap adegan memiliki tujuan jelas dalam mendorong cerita ke arah yang lebih gelap dan kompleks.
Dari segi kualitas produksi, episode ini menunjukkan peningkatan dalam penyajian adegan klimaks. Sudut kamera dan transisi adegan digunakan secara efektif untuk menjaga ketegangan hingga akhir episode.
Sebagai penutup paruh awal cerita, episode 4 berhasil meninggalkan kesan kuat dan rasa penasaran yang tinggi. Shibou Yuugi de Meshi wo Kuu semakin membuktikan diri sebagai anime yang layak diikuti, terutama bagi penonton yang menyukai cerita permainan kematian dengan pendekatan psikologis mendalam.
-
News4 weeks agoGenshin Impact Versi “Candra VII”: Kebenaran di Balik Lembar-Lembar Purana
-
News4 weeks agoPara Pemain “Mortal Kombat II” Meriahkan Tur Global di Jakarta lewat kehadiran di Fan Event dan Red Carpet di Jakarta
-
TV & Movies4 weeks agoGrogu Hadir Di Perayaan Star Wars Day Di Jakarta
-
TV & Movies4 weeks agoReview Film Mortal Kombat II, Semakin Berani Bermain
-
TV & Movies4 weeks agoREVIEW FILM FUZE, PERAMPOKAN DI TENGAH TEROR BOM YANG PENUH KEJUTAN
-
TV & Movies4 weeks agoResmi Meluncur, Xiaomi TV S Mini LED 2026 Standar Baru Hiburan Premium di Rumah
-
Box Office3 weeks agoReview Film Gohan: A Heart That Goes Home, Perjalanan Hidup Penuh Haru
-
Gaming3 weeks agoSiap Tempa Takdirmu: Blades of Fire Versi 2.0 Kini Resmi Hadir di Steam!





