Connect with us

Daftar Anime

10 Karakter Iblis Anime Paling Cool

Published

on

GwiGwi.com – Setelah karakter malaikat, ada lagi karakter iblis yang termasuk sering muncul di anime. Namun tidak semuanya mengerikan lho, yang keren pun cukup banyak. Hanya kesadisan mereka tetap ada. Di anime, para iblis ini ada yang menjadi tokoh utama, ada juga yang menjadi peran antagonis.

Maaf Anda Melihat Iklan

Jadi, siapa sajakah karakter iblis paling cool di anime? Inilah daftarnya!

1. Rin Okumura (Ao No Exorcist)

Sebagai seorang keturunan iblis, Rin mendapatkan kekuatan tersebut dari ayahnya. Namun ia melawan bangsanya sendiri lho. Sebenarnya ia terlihat seperti remaja pada umumnya, tapi ketika ia mengeluarkan kekuatan aslinya, maka ia pun menjadi iblis dengan kekuatan yang tidak bisa diremehkan.

2. Etna (Disgaea)

Sekilas karakter iblis satu ini terlihat imut. Ia juga memiliki seorang tuan dan seolah-olah patuh padanya. Padahal ia sering melakukan rencana yang sama sekali tidak diketahui oleh tuannya. Meski terlihat imut seperti itu, ia sebenarnya cukup licik.

3. Sadao Maou (The Devil is a Part Timer)

Ketika tengah bertarung dengan Emilia Justina, ia dibuat pindah ke masa depan dan kemudian mengubah dirinya menjadi manusia. Sebagai manusia, Sadao mampu bersikap baik, padahal ia adalah karakter iblis yang cukup menakutkan. Meski begitu, ia mau-mau saja bekerja demi memenuhi kebutuhan hidup.

4. Natsu Dragneel (Fairy Tail)

Natsu punya iblis yang bersemayam dalam dirinya. Ketika dalam bahaya atau ketika ia sangat marah, iblis itu akan muncul. Kekuatan Natsu pun jadi naik berkali-kali lipat. Kalau sudah seperti itu, lebih baik musuhnya kabur duluan daripada terkena kekuatan apinya yang panas.

Maaf Anda Melihat Iklan

5. Ai Enma (Jigoku Shoujo)

Ai Enma terlihat imut, tapi juga mengerikan sekaligus. Namun ternyata ia punya masa lalu yang cukup kelam. Dulu ia dijadikan tumbal oleh orang-orang di desanya. Karena itu, setelah berhasil hidup kembali, ia melakukan pembalasan dendam kepada mereka.

Baca Juga:  Review Anime Jaku-Chara Tomozaki-Kun

6. Rias Gremory (High School DxD)

Rias tampak cantik, tapi di cerita ini ia adalah adik dari Lucifer. Jika ada yang membuat gara-gara dengannya, Rias tidak akan segan-segan mengeluarkan kekuatannya yang menghancurkan.

 

7. InuYasha (InuYasha)

InuYasha adalah makhluk setengah manusia dan setengah iblis. Ketika iblisnya bangun, ia akan lupa diri dan menyerang siapa saja yang menghalangi jalannya. Kekuatannya juga jadi berlipat-lipat dalam bentuk iblis ini.

8. Albedo (Overlord)

Satu lagi karakter iblis cewek yang tampak manis dan genit juga. Namun jika ada yang menyerangnya dan menghalangi tujuannya, Albedo akan berubah menjadi iblis yang mengerikan. Ia juga tidak suka diganggu oleh siapa pun.

9. Sebastian Michaelis (Black Butler)

Bisa dibilang Sebastian adalah karakter iblis paling cool. Ia juga adalah iblis yang fashionable. Meski kelihatan cool dan menurut sama tuannya, tapi sebenarnya ia juga bisa menjadi iblis yang mengerikan. Ia termasuk iblis yang punya banyak talenta.

10. Dante (Devil May Cry)

Dante adalah setengah manusia dan setengah iblis. Namun yang sering ia lawan adalah para iblis yang sering berbuat onar. Ke mana-mana ia selalu membawa pistol dan pedang sebagai senjata.

Maaf Anda Melihat Iklan
Advertisement
Click to comment
0 0 votes
Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Daftar Anime

Review Anime Jaku-Chara Tomozaki-Kun

Published

on

Gwigwi.com – Meskipun pandemi Covid-19 belum mereda, namun kita tetap harus menjalani kehidupan seperti biasanya. Hal ini juga berlaku pada Industri anime ini. Pada Musim Dingin 2021, ada satu anime yang bisa dikatakan cukup diantisipasi oleh fans. Anime tersebut adalah Jaku-Chara Tomozaki-Kun. Kira-kira seperti apa penilaian anime satu ini? Yuk simak di bawah ini.

Melihat perkembangan Karakter Utama di Jaku-Chara Tomozaki-Kun

Untuk hampir semua karakter di Jaku-Chara Tomozaki-Kun memiliki perubahan yang cukup merata. Contohnya saja untuk kasus Tomozaki di awal selalu digambarkan mengeluh di dalam kehidupannya. Tidak hanya itu saja, dia juga merasa ada perlakukan tidak adil yang dialaminya.

Akan tetapi, temannya yang bernama Hinami memberikan ketegasan kalau harusnya Tomozaki harus lebih aktif baik untuk dirinya maupun orang lain. Sehingga dia memang layak untuk mendapatkan kehidupan lebih baik. Hinami juga turut membantu Tomozaki agar bisa membuatnya lebih berinteraksi dengan orang lain.

Jika kita melihatnya sekilas, cara tersebut seperti dipaksakan. Akan tetapi, menjelang akhir, Tomozaki mulai menyadari bahwa cara yang dilakukan Hinami itu salah. Tomozaki yang selama ini selalu menuruti keinginan Hinami bahkan disuruh untuk berkencan dengan Fuuka pun ditolak olehnya. Sebab, dia ngin melakukan interaksi dengan orang lain secara ilmiah.

Melihat perkembangan Tomozaki yang seperti itu merupakan hal yang sangat menarik. Padahal awalnya karakter ini cukup banyak tidak disukai oleh fans. Pada awalnya, anime Jaku-Chara Tomozaki-Kun cukup boring dengan momen Slice Of Life yang begitu klise. Akan tetapi, seiring berjalannya episode, hampir semua karakter diceritakan. Tidak hanya karakter utamanya saja, tetapi juga support chara-nya juga mendapatkan porsi seimbang.

Cara Jaku-Chara Tomozaki-Kun memperlakukan setiap karakter

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa kedua tokoh utama, yakni Tomozaki dan Hinami dibuat berkembang sangat baik. Ditambah lagi perkembangan karakter sampingan seperti Mimimi dan juga Yuzu begitu baik. Tomozaki sendiri memiliki perkembangan yang paling terlihat dari MC yang begitu sok edgy menjadi disukai.

Maaf Anda Melihat Iklan

Hinami justru kebalikannya, awalnya karakter ini cukup disukai namun menjelang akhir malah semakin dibenci. Apalagi saat dia memaksakan kehendak pada Tomozaki. Sementara itu, karakter seperti Mimimi merupakan rival dari Hinami yang karakternya lebih terekplorasi. Hal itu bisa dilihat dengan sikapnya yang benci pada Hinami.

Satu tindakan bagus yang dilakukan Tomozaki adalah selalu percaya pada tokoh sampingan. Cukup sering kita melihat hal-hal negatif pada anime semacam ini hanya berkembang pada kondisi tertentu. Akan tetapi, di dunia nyata rasa cemburu bisa menyebabkan kebencian. Jenis emosi seperti itu dapat dikembangkan cukup baik pada anime ini.

Karakter Minor Di Tomozaki masih Bisa dikembangkan

Untuk Porsi karakter minor pada anime Jaku-Chara Tomozaki-Kun pada awalnya cukup lambat. Kalau kamu pernah nonton Oregairu, Hyouka, atau bahkan anime sebelah yang juga ikut tayang di musim dingin 2021, Horimiya, cukup jelas kalau karakter di Tomozaki masih bisa dikembangkan.

Baca Juga:  Review Anime Jaku-Chara Tomozaki-Kun

Pada dasarnya hal itu bukanlah buruk. Berkaca ke jenis film lainnya pun memang membutuhkan tipe karakter minor yang berpengaruh sehingga klimaks cerita bisa didapatkan. Akan tetapi, jika ditawarkan sebuah pilihan seperti narasi yang menarik, mungkin pilihan satu ini jauh lebih besar.

Untuk segi komedi di anime ini terhitung hit or miss. Bagian komedi memang sangatlah subjektif. Maka dari itu, jika Anda menikmati setiap adegan komedi di sini, mungkin hal itu memang cocok. Hanya saja untuk menyeimbangkan antara drama ala remaja dengan situasi komedi ala anak sekolahan memang sulit.

Kesimpulan

Jika dilihat seluruhnya, Jaku-Chara Tomozaki-Kun sangat menyenangkan untuk ditonton. Untuk fans anime yang hanya menyaksikan selama tiga episode saja, mungkin menganggap ini tiruan dari Oregairu. Namun, ketika ditonton sampa habis, Tomozaki cukup memberikan kepuasan dengan perkembangan karakternya dari sebatas di dalam tempurung, lalu berubah menjadi kupu-kupu di alam bebas.

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Daftar Anime

Review Anime Beastars Season 2: Lebih “Liar” Dari Season 1

Published

on

Pada musim pertama Beastars, awalnya cukup banyak yang skeptis. Mulai dari anime ini ditayangkan khusus pada Netflix sampai semua karakternya menggunakan teknik CGI. Nyatanya seiring berjalannya waktu, fans anime banyak yang sukai dengan Beastars karena menyuguhkan konsep cerita menarik.

Lalu, dengan adanya musim kedua yang telah tayang di musim gugur 2021, apakah masih memiliki daya tarik yang sama? Kita akan ulas anime Beastars Season 2 di sini.

Pendalaman dunia yang lebih jauh

Salah satu keunggulan yang ditunjukan Beastars adalah pembangunan dunianya. Sang mangaka bernama Paru Itagaki dan Studio Orange sudah merancang sedemikian rupa setiap detail yang ada di Beastars. Contohnya setiap spesies hewan mempunyai ruang khusus di Sekolah Cherryton agar bisa memenuhi kebutuhan.

Kita bisa lihat adanya ruangan serigala yang memiliki banyak sinar bulan, ayam yang dapat menghasilkan uang dengan menjual telur, dan tentunya ada pasar gelap yang didalamnya para kaum karnivora bisa memakan kaum herbivora. Bahkan ada juga transaksi obat-obatan terlarang agar bisa mememnuhi nafsu liar mereka.

Pada musim kedua ini, aspek-aspek tersebut dibuat lebih luas. Penonton diperlihatkan sejauh mana para kaum karnivora bisa memakan teman atau bahkan tentangganya sendiri. Tokoh Riz meyakinkan dirinya sendiri agar bisa melahap temannya bernama Tem. Hal tersebut menunjukan sebuah “Ekspresi terakhir dari persahabatan antara kamu karnivora dan herbivora”.

Maaf Anda Melihat Iklan

Riz selalu menyembunyikan sisi liar di dalam dirinya dengan topeng persahabatan. Namun, Legosi berhasil menemukan bukti dan berhasil menghadapinya. Pada musim ini pun lebih menitikberatkan pada kaum karnivora menunjukan sifat asli binatang buas.

Baca Juga:  Daftar Anime Layak Ditonton dan Boleh Diabaikan Di Musim Semi 2021

Hubungan para karakter yang memudar

Pada musim pertama Beastars, sebagian besar lebih fokus pada hubungan antara Legosi dan Haru. Gambaran percintaan mereka layaknya “Romeo-Juliet”, yakni hubungan yang terpisah oleh jenis dan hukum yang berlaku pada masyarakat setempat. Namun di sini Haru lebih banyak sebagai penonton sehingga interaksi Legosi lebih banyak dengan Louis.

Di musim kedua ini, Legosi lebih berlatih keras dengan seorang makelar di pasar gelap bernama Gohin. Dia ingin memastikan Skolah Cherryton adalah tempat yang aman untuk kaum herbivora. Sementara Louis mencari suatu keadilan dengan cara berbeda. Dia sempat membunuh pemimpin mafia yang berwajah singa bernama Shishigumi dan menjadi bos baru. Louis mencoba menjalankan underworld dengan cara paksa.

Kedua sahabat yang terasingkan ini kembali bertemu dengan cara yang unik dan memiliki tujuan sama. Namun, akhirnya mereka berdua bekerja sama di dalam pertarungan terakhir. Legosi dan Louis mungkin tidak saling memahami sebelumnya. tapi sekarang mereka sudah menyadari kalau Legosi dan Louis layaknya dua mata uang yang sama. Hubungan mereka pun adalah definisi sebenarnya dari persahabatan terakhir kamu karnivora dan herbivora.

Pada kesimpulannya, Beastars season 2 adalah anime yang solid dan cukup baik dieksekusinya. Meskipun ada beberapa detail dalam manga yang sedikit dihilangkan pada versi animenya, namun Beastars season 2 tetap salah satu anime latak tonton di musim gugur 2021.

 

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Daftar Anime

Review Anime Jujutsu Kaisen: Anime Shounen Yang Berbeda

Published

on

Pada dasarnya Jujutsu Kaisen ini tayang pada musim Gugur 2020. Namun karena memiliki 2 cour, anime ini bisa kita masukan ke musim salju 2021. Bisa dikatakan Jujutsu Kaisen adalah anime shounen yang cukup populer kala itu. Sebab, gaya ceritanya sedikit berbeda dengan cerita shounen pada umumnya.

Ceritanya sendiri berkutat pada Yuuji yang merupakan seorang remaja pada umumnya. Hanya saja, dia ini sangat terobsesi dengan hal-hal berbau okultisme. Tanpa disadari, Yuuji menjadi wadah untuk roh kuno yang terkutuk bernama Ryoumen Sukuna. Sejak saat itu, dia akhirnya terjun ke rahasia dunia penyihir Jujutsu.

Dengan kemampuan penyihir tersebut mengendalikan energi terkutuk, Jepang aman dari segala kutukan. Hanya saja, hal tersebut tidak bisa menyelamatkan semua orang.

Jujutsu Kaisen sendiri memang salah satu proyek bersar dari manga Weekly Shounen Jump saat ini. Maka dari itu, adaptasinya ke anime sudah diantisipasi oleh banyak fans. Namun, apakah adaptasi animenya mampun memberikan premis yang sama dengan sumbernya? Mari kita ulas selengkapnya di sini.

Banyak penyimpangan dari stereotipe standar sebuah shounen

Tampaknya bagian inilah yang paling unik dari Jujutsu Kaisen dengan serial shounen sejenisnya. Anime ini memiliki cerita yang lebih gelap dan menenkankan pada scene-scene yang cukup menyayat hati. Hal itu telah diperlihatkan pada cour pertama.

Maaf Anda Melihat Iklan

Serangan kutukan yang ada di anime ini bisa membunuh seseorang. Bahkan monster-monster di dalamnya memiliki tujuan tertentu. Contohnya pada Sukuna yang hanya membantu Yuuji selama itu demi kepentingannya sendiri. Mahito yang terlihat seperti pria ramah dan baik ternyata memiliki keinginan melihat dunia terbakar. Berbagai kutukan lainnya pun muncul karena rasa takut berlebihan padan setiap hati manusia. Hal ini cukup serius dibandingkan dengan tipikal shounen lainnya.

Baca Juga:  Review Anime Jaku-Chara Tomozaki-Kun

Tidak hanya dari sisi gelapnya saja, Jujutsu juga memiliki perbedaan dari sisi penokohan. Di anime ini juga tidak hanya fokus pada beberapa penyihir di Sekolah Menengan Jujutsu Tokyo dan Kyoto. Dengan begitu, kita mengenal setiap karakter lebih baik dan bisa melihat bagaimana mereka berinteraksi satu sama lain. Bahkan untuk ukuran karakter minor seperti Panda dan Kento Nanami memiliki perkembangan yang cukup besar. Meskipun begitu, mereka memang hanya muncul dalam beberapa episode saja.

Polesan animasi yang diatas rata-rata

Selain karakternya yang sudah kuat dan unik, kualitas animasi pada Jujutsu Kaisen juga termasuk paling keren di musim itu. Bagian Opening dan Endingnya memiliki gaya yang menarik dan bagian mata Gojou pun begitu mencolok layaknya lautan biru yang jernih.

Untuk adegan sakuga pada pertarungannya juga begitu sempurna. Setiap tokoh begitu terasa emosinya saat saling bertarung. Beberapa momen yang menarik adalah saat pukulan Mahito di tangan Yuuji dan Nanami. Ekspresi yang ditunjukan pada wajah Mai cukup natural. Semua ekspresi pemain begitu menonjol sehingga kita pun merasakan hal yang sama.

Tentunya Jujutsu Kaisen juga memiliki beberapa kekurangan. Contohnya seperti alur yang terkadang lambat dan beberapa penjelasan rumit pada kekuatan sihir. Meskipun begitu, anime ini sudah cukup solid dari sisi manapun dan sangat cocok untuk Anda penggemar anime shounen maupun horor-supernatrural.

 

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

CryptoTab Browser

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x