Unik
Yummy! Kaos Kare Ini Tampak Enak Dimakan
GwiGwi.com – Buat kamu penggemar makanan Jepang pasti tidak asing lagi dengan nasi kare, tapi bagaimana dengan kaos kare? Kaos yang bergambar makanan sebenarnya cukup jarang diproduksi. Rata-rata kaos yang dijual di pasaran adalah bergambar karakter-karakter terkenal, simbol yang unik, atau tulisan-tulisan yang punya makna keren. Hingga online shop asal Jepang bernama Tanuki menjual kaos unik yang mungkin tidak pernah kamu pikirkan, yaitu kaos kare. Dilihat sekilas saja kaos kare ini tampak menggugah selera.
Bagaimana tidak? Gambar kuah karenya dibuat seakan-akan nyata. Tinggal kamu tambahkan nasi saja di tengah-tengahnya. Sayangnya kaos karena tidak bisa dimakan, kaos tetaplah kaos. Kalau kamu ingin makan nasi kare, kamu tetap harus membuatnya sendiri atau berkunjung ke restoran yang menjual nasi kare.
Kaos kare ini terbilang kreatif, bukan? Yang membuat kaosnya menarik adalah karena gambar karenya yang begitu penuh di kaos. Jika kamu menggunakannya pun tubuh kamu seolah-olah berubah jadi kuah kare yang terkenal dengan kelezatannya itu. Melihat kaosnya saja dijamin mampu membuat kamu jadi ngidam kare.
Namun tidak hanya itu, rupanya online shop Tanuki juga menyediakan aksesoris tambahan berupa dompet kecil berbentuk nasi yang gagangnya adalah sendok. Jika kamu membelinya juga lengkap deh, kamu bakal jadi nasi kare seutuhnya!
Oh ya, biar nggak bikin lapar mata. Kamu juga bisa menutupi kaos kare dengan sweater panci ini. Sebuah panci yang biasa digunakan untuk memasak kuah kare. Ternyata online shop Tanuki benar-benar membuat konsep produknya dengan sangat menarik dan penuh perhitungan. Sweater panci ini juga bisa menyembunyikan kejutan, bahwa kamu sebenarnya tengah menggunakan kaos bergambar kuah kare yang kelihatan enak itu.
Sweaternya sendiri terdapat berbagai macam warna. Bisa kamu pilih sesuai dengan warna yang kamu suka.
Kapan lagi kamu bisa memakai kaos kare keren ini? Karena di Jepang sendiri kaosnya sedang populer, meski baru diluncurkan baru-baru ini. Oh ya, harga kaos kare dibanderol hingga 8.800 yen atau sekitar 1, 1 juta rupiah. Harganya memang sangat mahal, namun sesuai dengan kualitas bahan dan keunikan konsepnya. Dan tentu saja buat kamu penggemar nasi kare, pasti akan sangat senang memiliki kaos kare ini.
Kaos kare, sweater, dan berbagai macam aksesorisnya bisa kamu beli di Tanuki. Ayo diserbu sebelum kehabisan.
Sumber: Tanuki, Rocketnews24
Unik
Jangan Melakukan Ini di Jepang, Kamu Akan Dianggap Tak Sopan
GwiGwi.com – Tiap negara memiliki etika perilakunya masing-masing. Artinya bila Anda berkunjung ke negara lain jangan pernah menyamakannya dengan Indonesia. Misalnya saja saat Anda berkunjung ke Jepang.
Ada hal yang bila dilakukan maka dianggap tak sopan. Salah satunya adalah menolak ajakan minum. Ya, saat ada yang mengajak Anda minum, lalu menolak, itu dianggap tak sopan. Kebanyakan traveler biasanya meng-iya kan ajakan tersebut, namun minum dalam jumlah yang sedikit saja.
Ada juga aturan mengenai penggunaan sumpit. Jangan pernah sekali-kali Anda meletakkan sumpit berdiri di atas nasi. Bagi orang Jepang hal tersebut berarti sebuah duka.
Sederhana sih tapi sangat penting Anda ketahui agar tak sembarangan saat berada di Jepang.
Unik
Survey Tanggapan Perempuan Jepang Tentang Memiliki di Luar Nikah
GwiGwi.com – Bagi orang Indonesia, memiliki anak di luar nikah adalah aib. Tentu saja, ini sudah menjadi hal yang memang dianggap tabu, dan bila terjadi akan dianggap sangat memalukan dan dicap negatif. Lantas bagaimana dengan Jepang?
Ada yang berbeda dengan Jepang, berdasarkan survey yang dilakukan oleh Nomura Research Institute (NRI), pada bulan Juli sampai Agustus 2018, hasil menunjukan 33% perempuan Jepang setuju memiliki anak di luar nikah. Persentase angka tersebut mengalami kenaikan 7% dari penelitian tahun sebelumnya,
Pandangan mengenai hamil di luar nikah tiap negara akan berbeda-beda. Tidak bisa disamakan dengan Indonesia yang memang benar-benar melarangnya. Baik secara religius maupun aturan kenegaraan hal tersebut sangatlah negatif.
Unik
“Bonenkai” Budaya Perayaan Akhir Tahun di Jepang dan kebiasaan untuk menghindarinya
`
Namun ada salah satu budaya yang biasa dilakukan oleh beberapa perusahaan saat memasuki libur tahun baru. Itu adalah Bonenkai, sebuah perayaan akhir tahun yang pada umumnya biasa diadakan saat paruh kedua bulan Desember. Perayaan atau pesta kantor tentu seharusnya menjadi hal menyenangkan, hanya saja Bonenkai malah jadi menakutkan sebab karyawan akan sulit untuk kembali ke rumah setelah menghabiskan waktu bersama para atasannya.
Agar bisa menghindari Bonenkai, beberapa karyawan mulai melakukan kebohongan. Diantaranya mengatakan bahwa ia memiliki undangan pernikahan yang harus dihadiri, ia sedang sakit dan tidak bisa melakukan hal-hal terlalu berat, atau ada orang tua yang akan berkunjung.
Kebohongan ini sudah sangat umum dilakukan mengingat Bonenkai sendiri memang tidak sepenuhnya memberikan kebahagiaan untuk karyawan.
-
TV & Movies4 weeks agoReview Film HOPE, Big Trouble in Little Village
-
Gaming3 weeks agoFate/EXTRA Record Akhirnya Umumkan Jadwal Rilis Global pada Januari 2027
-
Gaming3 weeks agoRev. NOiR Kembali Dipamerkan di State of Play, Rilis 2027 untuk PS5, Xbox Series, dan PC
-
TV & Movies3 weeks agoBuka Proyek Solo Perdana, Tomohiro Kamiyama (WEST.) Rilis Album “INPUT⇄OUTPUT” Secara Global!
-
TV & Movies3 weeks agoMagnifique Group Angkat Diskusi tentang Masa Depan Media dan Kepercayaan terhadap AI melalui Dua Kelas Khusus di IdeaFest 2026
-
Gaming3 weeks agoBrown Dust 2 Kolaborasi dengan Chained Soldier 2, Hadirkan Tiga Karakter
-
Gaming3 weeks agoAtelier Karia Resmi Dapatkan Jadwal Rilis Februari 2027
-
Smartphone2 weeks agoPeran Ekosistem Samsung Galaxy dalam Mendukung Hidup yang Lebih Seimbang




