Connect with us

Travel

Traveling Jepang: Backpacker vs Ikut Tur

Published

on

GwiGwi.com – Ini pertama kali kamu traveling ke Jepang? Well, yang pertama terlintas difikiranmu pasti “Ikut tur tau backpackeran sendirian aja ya?”. Berikut pro and cons antara backpacker vs ikut tur bisa kamu jadikan pertimbangan:

Maaf Anda Melihat Iklan

travelling-jepang-backpacker-vs-ikut-tur-gwigwi

Backpacker

Pros:

  • Yang jelas sih kamu nggak terikat dengan jadwal tur yang biasanya sudah ditentukan. Kalau backpackeran sendirian kamu bisa mengatur jadwalmu sendiri sesuka hati.
  • Bisa mengatur budget lebih hemat. Dengan artian kamu nggak boros belanja ya. Biasanya ikut tur biayanya sudah ditentukan sementara kalau kamu pergi sendiri kamu punya alasan untuk membandingkan harga penginapan, harga makanan ataupun transportasi.
  • You can be yourself. Yup, saat tur kan kamu nggak sendirian jadi kadang ada rasa nggak enak karena harus berbagi kamar dengan orang lain atau saat jalan kamu harus maklum dengan anggota tur lain yang mungkin lebih lambat.

Cons:

  • Nggak recommended buat kamu yang baru pertama kali backpackeran ke luar negeri, kecuali kamu sudah mempersiapkan diri semaksimal mungkin dengan tanya kiri kanan dan mengumpulkan informasi dari internet untuk bekal perjalanan kamu.
  • Kamu harus mau ribet mengurusi segalanya termasuk cari penginapan, cari tiket, menyusun jadwal perjalanan dan juga segala jenis dokumen yang diperlukan.
  • Harus disiplin. Kenapa? Karena kalau tidak jadwal perjalanan yang kamu sudah susun dari rumah bakalan berantakan dan banyak tempat yang harusnya kamu bisa kunjungi jadi nggak sempat. Karena nggak ada yang ngatur jadwal kamu, kamu harus pinter dan disiplin untuk atur jadwal kamu sendiri. Selain itu juga disiplin atur budget lho, jangan gara-gara kalap belanja kamu jadi nggak bisa kemana-mana karena sudah tidak ada budget.

Ikut Tur

Pros:

  • Nggak perlu bingung untuk atur penginapan, cari tempat makan, harus jalan kemana dan juga segala urusan dokumen. Karena semua sudah diatur dalam paket tur.
  • Nggak mungkin nyasar kecuali kamu orangnya suka ngeyel dan terpisah dari rombongan tur.
  • Kamu bisa dengan mudah mengatur budget jalan-jalan dan belanja. Budget jalan-jalan tinggal setor aja ke pihak penyedia jasa tur, sementara kamu cukup bawa uang untuk belanja keperluan pribadi kamu aja.

Cons:

  • Kalau kau ikut tur, pastinya sih nggak bebas untuk menentukan jadwal perjalanan karena pasti sudah diatur oleh pihak penyelenggara.
  • Biasanya harga paket tur akan lebih mahal jika dibandingkan dengan biaya yang harus kamu keluarkan kalau bepergian sendirian.

Sebenarnya kedua cara tersebut oke-oke saja, namun semuanya kembali ke kamu lagi, lebih comfort yang mana. Dari pros and cons antara backpacker vs ikut tur kamu bisa mulai mempertimbangkan, travelling style mana yang paling cocok sama kamu.

Happy Travelling.

Maaf Anda Melihat Iklan
Advertisement
Click to comment
0 0 votes
Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Travel

Untuk Pertama Kali, JR East Rilis ‘Japan Rail Pass’ Untuk Penduduk Asing di Jepang

Published

on

By

GwiGwi.com – Japan Rail Pass, yang menyediakan perjalanan tak terbatas naik kereta JR (termasuk kereta cepat shinkansen) untuk jangka waktu satu, dua atau tiga minggu, adalah cara yang sangat nyaman dan hemat biaya bagi pengunjung untuk menjelajahi sebanyak mungkin negara selama mungkin selama mereka tinggal. Sampai saat ini, JR Rail Pass hanya tersedia untuk pengunjung asing, tetapi Perusahaan East Japan Railway akan segera merilis JR Rail Pass untuk penduduk asing di Jepang.

Maaf Anda Melihat Iklan

JR EAST Welcome Rail Pass 2020″ adalah tiket terbatas untuk mempromosikan perjalanan di sekitar wilayah Tohoku dan Kanto di Jepang dalam komunitas internasional negara tersebut. Selama periode yang tersedia, pemegang paspor asing (apa pun status visanya) dapat menikmati perjalanan tak terbatas di kereta JR East (termasuk shinkansen dan ekspres terbatas) selama tiga hari berturut-turut.

Berikut detailnya dari JR East:

  • Periode penggunaan: 16 Oktober 2020 (Jumat) – 28 Februari 2021 (Minggu)
  • Periode penjualan: 16 Oktober 2020 (Jumat) – 26 Februari 2021 (Jumat)
  • Harga: 12.000 yen (6.000 yen untuk anak-anak)
  • Kelayakan: Pelanggan yang memegang paspor yang diterbitkan oleh negara selain Jepang.
  • Masa berlaku : Perjalanan tak terbatas menggunakan Shinkansen, kereta ekspres terbatas, dan kereta lokal di jalur JR East di bawah yurisdiksi JR East selama 3 hari berturut-turut selama periode yang ditentukan.
  • Area Perjalanan Tak Terbatas : Tohoku, Yamagata, Akita, Joetsu, Hokuriku Shinkansen (antara Tokyo dan Joetsumyoko) Jalur JR East (termasuk BRT), Jalur Kereta Aoimori, Jalur Iwate Galaxy Railway (IGR), Jalur Kereta Sanriku, Jalur Kereta Echigo TOKImeki (antara Myoko-Kogen dan Naoetsu), Jalur Kereta Shinano

Kamu dapat menemukan detail lebih lanjut mengenai tiket dan ketersediaan pembelian di situs web resmi. Di bawah ini adalah peta area perjalanan tanpa batas dan jalur untuk referensi.

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Travel

Shibuya Bakal Punya Pusat Informasi Turis Baru ‘SHIBU HACHI BOX’

Published

on

GwiGwi.com – Shibuya siap menyambut wisatawan di pusat informasi turis baru SHIBU HACHI BOX yang akan dibuka pada 1 Oktober 2020.

Maaf Anda Melihat Iklan

Berlokasi strategis di luar Stasiun Shibuya di sebelah Scramble Crossing dan patung Hachiko Shibuya yang ikonik, SHIBU HACHI BOX, dikelola oleh PLAY! DIVERSITY SHIBUYA, akan bertindak sebagai hub untuk informasi wisata dan tamasya tentang acara, makanan, belanja, hotel, dan lainnya.

Pusat ini juga akan menampung ruang PR untuk mitra pendukungnya NTT Docomo yang akan menawarkan konten hiburan dan video terkait dengan teknologi terkini dan banyak lagi.

SHIBU HACHI BOX akan siap menunggu untuk menyambut orang-orang di dunia ke Shibuya saat mereka keluar dari Pintu Keluar Hachiko yang terkenal di Stasiun Shibuya.

 

MoshiMoshi

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Travel

Kyoto Neko Neko x eXcafe Kyoto Arashiyama Berkolaborasi Untuk Menu Sarapan Baru

Published

on

GwiGwi.com – eXcafe Kyoto Arashiyama bekerja sama dengan Kyoto Neko Neko merilis pesanan menu sarapan baru pada 15 September 2020.

Maaf Anda Melihat Iklan

eXcafe Kyoto Arashiyama terletak di gang di jalan utama Arashiyama, salah satu tempat wisata paling terkenal di Kyoto. Kafe ini memiliki taman Jepang modern dengan luas 400㎡.

Set Hoku Hoku Dango

Kafe ini buka mulai pukul 10.00-18.00 dan sangat populer sehingga selalu ada antrean orang yang menunggu untuk masuk. Beberapa hidangan paling populer mereka termasuk “Hoku Hoku Dango Set” yang membuat Anda menggoreng dango sendiri menggunakan tradisional Jepang shichirin BBQ, dan kue gulung “Kuromaru Roll”.

Ikusu Cafe Sarapan | ¥ 1.280 (Sebelum Pajak)

Kolaborasi kafe dengan Kyoto Neko Neko hadir dengan roti berbentuk kucing yang dipotong tebal dan lucu yang Anda goreng di atas arang shichirin.

Topping roti termasuk pasta kacang merah, mentega, krim kocok, dan buah-buahan yang dapat Anda gunakan secara gratis untuk membuat kombinasi topping Anda sendiri. Sarapan juga dilengkapi dengan dua mitarashi dango sebagai pencuci mulut.

MoshiMoshi

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Trakteer

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x