Gaming
Tim Dunia Games (DG) Esports Wakili Indonesia di Ajang Arena of Valor (AOV) Premier League 2022 yang Diselenggarakan di Vietnam
GwiGwi.com – Sukses meraih peringkat ketiga di ajang Arena of Valor (AOV) Star League (ASL) Winter 2022 yang diselenggarakan secara nasional di Indonesia, Tim Dunia Games (DG) Esports berhak menjadi salah satu tim esports yang mewakili Indonesia untuk bertarung di ajang Arena of Valor (AOV) Premier League 2022, yang akan diselenggarakan mulai 16 November – 11 Desember 2022, di Ho Chi Minh City, Vietnam. Tim DG Esports akan mendampingi tim esports lainnya yang menjadi peringkat 1 dan 2 ASL Winter 2022. Pencapaian ini menjadi wujud nyata komitmen Telkomsel melaui Dunia Games yang menaungi Tim DG Esports yang secara konsisten terus memperkuat ekosistem esports Tanah Air melalui pengembangan bakat talenta muda untuk mengukir prestasi di industri esports dan gaming skala internasional.
Vice President Digital Lifestyle Telkomsel Nirwan Lesmana mengatakan, “Telkomsel melalui Dunia Games merasa bangga dan mengucapkan selamat bertanding bagi Tim DG Esports yang akan menjadi salah satu perwakilan Indonesia di ajang AOV Premier League 2022 di Vietnam. Kami berharap torehan prestasi Tim DG Esports nantinya dapat semakin meningkatkan prestasi talenta Indonesia dengan menunjukkan kapabilitas dan ekosistem esports Indonesia yang telah dimiliki, termasuk skill dan kemampuan atlet esports Tanah Air. Capaian ini juga akan terus mempererat seluruh pemangku kepentingan di industri esports, termasuk Dunia Games, untuk terus bergerak maju dan saling mendukung pengembangan industri esports dan gaming di Indonesia yang mampu bersaing di kancah internasional.”
Di ajang AOV Premier League 2022, Tim DG Esports akan menjalani sejumlah tahapan turnamen yang dimulai dengan fase Group Stage pada 16 – 21 November 2022. Jika lolos maksimal sebagai Top 2 akan berlanjut ke fase gugur di tahap Quarter Final pada 26 – 27 November 2022 dan 3 – 4 Desember 2022, serta dilanjutkan ke tahapan Semi Final dan Final pada 10 – 11 Desember 2022. Di fase Group Stage, Tim DG Esports akan tergabung dalam grup D dan akan bertarung melawan Tim Bacon Time (Juara Thailand), dan Tim Flash Wolves (Runner Up Taiwan). Ajang ini merupakan turnamen AOV berskala internasional ke-4 yang diikuti oleh Tim DG Esports dan akan memperebutkan total hadiah senilai 1 juta USD atau senilai Rp15 milliar. Di AOV Premier League 2022 ini juga, Tim DG Esports akan diwakili 8 pemain/roster, yaitu DG.Backdoor, DG.Ayep, DG.Nugs, DG.Pahlevi, DG.1Z, DG.One, DG.Hound, dan DG.DIY.
DG Esports merupakan tim esports yang telah berdiri sejak 2017 dan diprakarsai oleh Dunia Games dari Telkomsel. Tim DG Esports memiliki lima divisi game yang terdiri dari berbagai genre seperti PUBGM, Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile, dan Arena of Valor. Hingga saat ini, tim esports yang dinaungi oleh Dunia Games tersebut berhasil mencatatkan sejumlah prestasi dalam ajang esports, antara 1st Place – Free Fire Good Day Well Played x GGWP (2020), 1st Place – Garena CODM Major Series Season 3 (2020) dan Season 4 (2021), 1st Place – PUBGM WEC Korea (2021), 1st Place – Mobile Legends ESL Championship (2020).
“Konsisten sebagai society enabler, Telkomsel berkomitmen untuk secara berkelanjutan memberdayakan dan mengembangkan kapabilitas dan skill talenta esports Tanah Air melalui berbagai dukungan dan penyelenggaraan eventkejuaraan esports, baik tingkat regional maupun nasional, yang diharapkan dapat semakin membuka lebih banyak peluang kemajuan yang lebih luas bagi seluruh talenta esports Tanah Air untuk mengoptimalkan berbagai potensi yang dimiliki. Telkomsel akan terus memperkuat ekosistem esports dan pertumbuhan industri game di Indonesia melalui dukungan solusi teknologi digital yang terintegrasi, yang semakin mendorong kemajuan ekonomi kreatif nasional,” pungkas Nirwan.
Gaming
Tembus 1 Juta Wishlist, “STRANGER THAN HEAVEN” Cetak Rekor Baru untuk RGG Studio
Antusiasme para gamer di seluruh dunia terhadap proyek game terbaru garapan Ryu Ga Gotoku (RGG) Studio tampaknya sudah tidak terbendung lagi. SEGA secara resmi mengumumkan bahwa STRANGER THAN HEAVEN, yang dijadwalkan meluncur pada 15 Januari 2027, telah dimasukkan ke dalam daftar wishlist lebih dari 1 juta kali di berbagai platform. Angka fantastis ini sekaligus mencatatkan rekor baru sebagai pencapaian wishlist tertinggi sepanjang sejarah RGG Studio.

Tembus 1 Juta Wishlist, “stranger Than Heaven” Cetak Rekor Baru Untuk Rgg Studio
Menyambut antusiasme tinggi tersebut, sesi pemesanan awal (pre-order) untuk edisi fisik maupun digital telah resmi dibuka. Pemain yang melakukan pre-order berhak mendapatkan bonus in-game item eksklusif berupa senjata bernama Dosu: Kagekiri.
Selain Edict Standard, SEGA menghadirkan Deluxe Edition yang menyajikan beragam konten digital tambahan. Paket ini mencakup kostum orisinal (Makoto Daito), 4 Performer, 4 senjata, 3 item produksi panggung, poster promosi, Record Player untuk trek musik internal, hingga Electronic Camera. Pengguna Edict Standard juga diberikan fleksibilitas untuk melakukan Deluxe Upgrade kapan saja secara terpisah.

Tembus 1 Juta Wishlist, “stranger Than Heaven” Cetak Rekor Baru Untuk Rgg Studio

Tembus 1 Juta Wishlist, “stranger Than Heaven” Cetak Rekor Baru Untuk Rgg Studio
Bagi para kolektor, SEGA merilis Collector's Edition khusus platform PlayStation®5 dalam jumlah terbatas. Edisi spesial ini dikemas dalam designer box eksklusif yang berisi kaset fisik PS5, SteelBook®, voucher DLC Deluxe Upgrade, hingga piringan hitam (vinyl record) yang memuat lagu-lagu pilihan termasuk lagu tema utama “STRANGER THAN HEAVEN”.
STRANGER THAN HEAVEN dipastikan hadir di platform Xbox Series X|S, Xbox Game Pass, PC (Steam & Microsoft Store), dan PlayStation®5. Pemain sudah bisa menambahkan game ini ke dalam wishlist di toko digital pilihan masing-masing.
Gaming
Intip Bocoran Perdana Pertempuran Wuthering Waves Versi 3.7 dari Shuhei Yoshida
Para penggemar game action RPG populer Wuthering Waves baru saja mendapatkan kejutan manis. Tokoh ternama industri game, Shuhei Yoshida, secara eksklusif membagikan cuplikan gameplay perdana dari Wuthering Waves Versi 3.7 melalui akun media sosial pribadinya. Unggahan ini memberikan gambaran awal mengenai aksi pertempuran yang bakal hadir dalam pembaruan besar mendatang.
Cuplikan
一足先に見せてもらいました!
『鳴潮』の新しい共鳴者【心】と【サメイ】、美麗な戦闘シーンの実機映像です。Sneak peek!
A preview of combat gameplay for the upcoming new Resonators “Hsin” and “Suo Ming” in Wuthering Waves.※『鳴潮』公式の許諾を受けてのシェアです#鳴潮… pic.twitter.com/yZPBH7QHKt
— Shuhei Yoshida (@yosp) September 3, 2026
video singkat tersebut memperlihatkan fokus utama pada mekanisme pertarungan yang intens dan seru. Penampilan ini sukses memberikan penyegaran serta gambaran bagi para pemain mengenai kualitas laga yang dapat mereka antisipasi saat Versi 3.7 resmi diluncurkan nanti.
Pihak pengembang, Kuro Games, menegaskan bahwa cuplikan yang dibagikan oleh Shuhei hanyalah sebuah first look atau pratinjau singkat. Kuro Games berjanji akan memberikan lebih banyak detail serta informasi lanjutan secara bertahap dalam beberapa minggu ke depan. Pengumuman mendatang dipastikan bakal mengupas tuntas berbagai konten anyar, jajaran karakter baru, hingga beragam fitur segar yang siap memperkaya pengalaman menjelajah dunia Wuthering Waves.
Bagi para Rover yang penasaran dan ingin menyaksikan langsung aksi pertempuran tersebut, tautan unggahan Shuhei Yoshida beserta rekaman video mentah (raw footage) untuk demo Versi 3.7 sudah dapat diakses secara publik. Peluncuran cuplikan ini menandai dimulainya rangkaian pengumuman besar Kuro Games untuk pembaruan Wuthering Waves di masa mendatang.
Gaming
Memukau dan Penuh Penghargaan, Game RPG “Artis Impact” Siap Meluncur di Nintendo Switch
Happinet Corporation melalui label “Happinet Indie Collection” secara resmi mengumumkan bahwa game adventure RPG yang sangat dinantikan, Artis Impact, akan meluncur secara global untuk platform Nintendo Switch pada 17 September 2026. Game ini akan hadir dalam edisi fisik maupun digital, dengan sesi pre-order versi unduhan yang sudah dibuka di Nintendo Store.
Artis Impact merupakan proyek independen luar biasa yang dikembangkan secara mandiri selama empat tahun oleh Mas, seorang pengembang game asal Malaysia. Kepopuleran game ini dibuktikan lewat serangkaian penghargaan bergengsi yang telah diraihnya, termasuk menyabet penghargaan tertinggi Vermilion Gate Award (Grand Prize) di ajang BitSummit PUNCH 2026, Grand Prize di RPG Maker Award 2026, serta menjadi nominasi SELECTED INDIE 80 di Tokyo Game Show 2025.
Mengambil latar waktu 3,000 tahun di masa depan, Artis Impact menyajikan dunia post-apocalyptic yang porak-poranda akibat keserakahan manusia. Di tengah kehancuran bumi, umat manusia bertahan hidup di bawah kendali AI liar. Cerita berfokus pada Akane, seorang agen pemula dari kelompok perlawanan “Lith”, yang berpetualang bersama mitra robot AI kecilnya bernama “Bot” untuk menyingkap rahasia kelam di balik dunia yang sunyi tersebut.
Secara visual, game ini tampil sangat memikat berkat sentuhan seni pixel art yang cantik sekaligus melankolis. Pengembang menggarap lebih dari 4.000 bingkai animasi gambar tangan (hand-drawn pixel frames) untuk menghasilkan pergerakan karakter yang sangat halus. Alur cerita utama dan misi sampingannya dikemas penuh kejutan dramatis, memadukan nuansa serius dan komedi dari ekspresi para karakternya.
Mendukung delapan bahasa termasuk bahasa Indonesia, Artis Impact siap menghadirkan pengalaman RPG yang emosional dan mendalam bagi para pengguna Nintendo Switch.
-
TV & Movies2 weeks agoReview Film Mutiny: Klasik Statham Yang Kurang Menggebuk
-
Gaming3 weeks agoArknights Resmi Rilis Versi PC, Berikut Spesifikasi yang Dibutuhkan
-
TV & Movies4 weeks agoReview Film Dear You, Surat yang Terlupakan
-
Gaming3 weeks agoArknights: Endfield Segera Hadir di Steam, Akses Pemain PC Bakal Lebih Mudah
-
TV & Movies3 weeks agoReview Film Seni Merayu Tuhan, Drama Religi 2.0?
-
News2 weeks agoFate/Grand Order Rilis Video Pembuka Pameran, Dianimasikan oleh CloverWorks
-
Berita Anime & Manga2 weeks agoOvergeared Ungkap Trailer Kedua, Visual Baru, dan 6 Karakter Tambahan
-
TV & Movies2 weeks agoReview Film Kung Fu Soccer, Evolusi Komedi Absurd Stephen Chow di Era Modern






