News
Tidak Hanya Cosplay Cafe, Yggdra Cosplay Cafe hadirkan Beragam Keseruan di IsekaiFes!
GwiGwi.com – Cosplay cafe kini bukan lagi sebuah hal yang baru di Indonesia, khususnya di wilayah Jabodetabek. Cosplay yang biasanya sering ditemukan hanya di event-event tertentu kini bisa dilakukan di berbagai tempat salah satunya adalah dalam sebuah acara cosplay cafe. Melihat gencarnya komunitas cosplay yang terus berkembang khususnya di wilayah Jakarta, Yggdra Cosplay Cafe pun dibentuk dan mempersembahkan sebuah acara yang tidak hanya berisi cosplay cafe saja, namun juga sebuah mini-event dengan rangkaian kegiatan yang tidak kalah seru dari cosplay cafe.
Pada tanggal 27 Januari 2018, komunitas Yggdra Cosplay Cafe menyelenggarakan sebuah mini-event bertajuk IsekaiFes yang terdiri dari berbagai acara mulai dari workshop, community gathering, turnamen game, hingga cosplay cafe IsekaiCafe. Pada awalnya acara ini memang direncanakan hanya dengan konsep sebuah cosplay cafe saja. Namun untuk menghadirkan sesuatu yang beda, Yggdra Cosplay Cafe menyatukan sebuah mini event dengan cosplay cafe.

Kegiatan cosplay photosession event ini diadakan secara gratis tanpa biaya pendaftaran. Cosplayer bisa melakukan photosession bersama para fotografer di berbagai spot yang telah disiapkan yaitu di kafe Nampan Bistro, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Untuk melakukan photosession gratis ini cosplayer hanya perlu membawa properti dan kostum yang diperlukan. Saat acara berlangsung akan ada beberapa fotografer professional yang ditempatkan di berbagai spot foto yang ada di venue. Nantinya para cosplayer bisa langsung menghampiri fotografer di masing-masing spot untuk melakukan foto.
Ada 2 konsep utama foto yang bisa dilakukan dalam photosession event di mini event IsekaiFes ini. Bagaikan kisah anime Isekai yang selalu menampilkan dua sisi dunia yang benar-benar berbeda, dalam acara ini Yggdra Cosplay Cafe menyediakan spot foto yang terbagi dalam 2 konsep foto berbeda yaitu traditional-vintage dan simplistic-modern. Cosplay Photosession Event ini dibuka mulai dari pukul 09.00 pagi hingga pukul 12.00 siang untuk konsep traditional-vintage, sedangkan untuk spot foto simplistic-modern dibuka dari pukul 10.00 pagi hingga pukul 17.00 sore pada saat acara IsekaiFes berlangsung. Untuk photosession event ini Yggdra Cosplay Cafe juga menyediakan add-on berupa set menu paket makanan seharga Rp50.000.
Selain cosplay photosession event, dalam acara IsekaiFes ini juga akan digelar workshop menarik seputar cosplay. Ada 2 workshop cosplay yang diselenggarakan dalam acara ini yaitu workshop make-up cosplay dan workshop fotografi cosplay. Pemateri untuk workshop make-up cosplay adalah Feliza Farhana, seorang cosplayer yang juga dikenal sebagai beauty blogger berbakat. Selain itu untuk workshop fotografi cosplay akan dibawakan oleh Archie Kwa, fotografer cosplay professional pendiri Bluemoon Studios.

Dari mulai hobi bercosplay tersebut, ia menjadi tertarik untuk mempelajari Make-Up tiap karakter yang akan diperankannya dan pada tahun 2013, ia memulai menjadi seorang Beauty Blogger dan Make-Up Artist sampai saat ini.
Pada acara Isekai Cafe nanti, Ritsuka akan mengadakan workshop tentang Long Wearing Make-Up yaitu pengetahuan tentang Make-Up yang bisa dipakai untuk kebutuhan bercosplay, berpesta, maupun Graduation. Selain itu, ia juga nanti akan memberikan tips Skin Care dan bercerita pengalamannya menekuni di bidang Make-Up Artist.
Berbagai tips dan tulisan-tulisan mengenai dunia kecantikan dari Feliza Farhana bisa diikuti langsung melalui blognya yang beralamat di felihana.blogspot.com. Selain itu ia juga cukup aktif membagikan tips make up dan cosplay dalam akun Instagramnya di @ritsundere.

Archie pernah memenangkan beberapa perlombaan foto bergengsi, salah satu prestasi terbaik menurut beliau yaitu saat memenangkan Juara pertama di perlombaan Foto Behind The Scene Cosplay Photography yang diadakan oleh Event Cosmart di Malaysia pada tahun 2017 dan ia juga memenangkan juara pertama di perlombaan Foto Cosplay yang diadakan oleh Event Comic Fiesta yang bekerja sama dengan Canon di Malaysia pada tahun 2017.
Archie juga adalah pemilik dari salah satu studio foto khusus cosplay yang cukup terkenal di Jakarta yaitu Bluemoon Studios. Studio ini memiliki satu tema ruangan khusus yang ditujukan untuk kebutuhan background dan tema para cosplayer salah satunya seperti Ruangan Kelas seperti di Jepang, Ruangan bernuansa Jepang, dan beberapa tema lainnya. Informasi lebih lanjut mengenai studio foto ini bisa dicek dalam laman Facebook yang beralamat di: https://www.facebook.com/bluemoonjkt/
Pada acara Isekai Cafe nanti, Archie akan mengadakan workshop tentang peran Lighting dalam Fotografi serta Tips untuk para fotografer saat memfoto model di suatu Event.
Jadi, bagi yang tertarik ingin menambah ilmu tentang fotografi terutama Make-up dan fotografi cosplay, kalian bisa datang ke acara Iseikai Cafe by Yggdra Cosplay Cafe pada hari Sabtu, 27 Januari 2018 di Nampan Bistro Pasar Minggu pada pukul (?) dan yang paling penting, Workshop ini tidak dipungut biaya alias Free HTM! Tunggu apalagi, langsung saja datang ke acara ini ya!

Turnamen game ini bisa diikuti oleh para pemain AOV secara gratis. Pendaftaran turnamen game ini masih dibuka secara online di: https://goo.gl/forms/hqyxKbtZ3Qdfqet43 . Pemenang turnamen ini akan mendapatkan in-game voucher langsung dari pihak Garena selaku official publisher game AOV di Indonesia.
Disamping berbagai kegiatan seru, dalam acara IsekaiFes ini juga akan hadir beberapa komunitas kreatif yang tidak kalah seru. Salah satu komunitas yang akan hadir di acara ini adalah Itasha Indonesia, sebuah komunitas otomotif unik yang memadukan hobi anime dengan hobi otomotif dalam satu wadah baru. Selain itu ada juga komunitas fotografer cosplay dan komunitas cosplay dari Bogor yang ikut meramaikan acara ini untuk berbagi ilmu dan pengalaman seputar dunia cosplay. Komunitas kreatif lainnya yang hadir dalam acara ini adalah Doujin Dalam Botol, sebuah lingkar kreatif yang menaungi salah satu komik strip fenomenal di Indonesia yaitu Ghosty’s Comic.

“Hadirnya beragam acara Cosplay Cafe di berbagai tempat menunjukkan bahwa mulai ada alternatif baru dalam acara cosplay di Indonesia, dan kami ingin turut serta berpartisipasi dalam membangun komunitas cosplay dengan mengadakan acara Cosplay Cafe yang dipadukan dengan mini-event. Para pengunjung bisa mengunjungi mini-event ini secara gratis tanpa HTM, namun untuk Cosplay Cafe kami menggunakan sistem reservasi. Perpaduan acara Cafe dengan mini-event ini kami buat agar bisa merangkul berbagai penggemar dan komunitas cosplay yang ada di Jakarta.” ujar Yuru Akiyama, founder komunitas Yggdra Cosplay Cafe.

Bagi kalian yang tertarik untuk mengikut Yggdra Cosplay Cafe, IsekaiCafe, GwiGwi.com dan penyelenggara IsekaiCafe telah bekerjasama untuk memberikan kalian diskon nih Gwiples! Kalau kalian pembaca setia GwiGwi.com, kalian berhak untuk mendapatkan potongan harga sebesar Rp 50.000,- untuk reservasi paket Boukensha nih Gwiples! Cukup akses formulir reservasi di bit.ly/2myPIJh lalu ikuti cara penggunaannya dibawah ini nih Gwiples!

Sekilas tentang Yggdra Cosplay Cafe
Yggdra Cosplay Cafe adalah sebuah komunitas kreatif yang dibentuk pada bulan September tahun 2017. Komunitas ini menghimpun berbagai insan kreatif yang bergerak di bidang cosplay mulai dari cosplayer, pembuat kostum, hingga fotografer dalam satu naungan komunitas. Komunitas ini memiliki kegiatan yang berfokus pada penyelenggaraan acara kreatif dengan tema cosplay dan manajemen cosplay di Indonesia.
Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
Yuru Akiyama
Founder Yggdra Cosplay Cafe
Email: mailyggdrassilproject@gmail.com
M: +62 85956284557
Facebook: facebook.com/YggdraProject
Instagram: instagram.com/yggdrassilproject/
News
PS5 Bakal Punya Hub Anime Khusus dari Sony dan Crunchyroll
Pengguna PlayStation 5 nantinya akan memiliki tempat khusus untuk menemukan berbagai konten yang berkaitan dengan anime. Sony Interactive Entertainment dan Crunchyroll mengumumkan kolaborasi untuk menghadirkan sebuah anime hub di PS5.
Fitur baru tersebut dirancang sebagai ruang bagi pemain untuk menemukan anime sekaligus game yang terinspirasi dari anime. Meski nama resmi hub ini belum diumumkan, Sony dan Crunchyroll menargetkan peluncurannya pada musim semi 2027.
Informasi lebih lengkap mengenai fitur serta layanan yang ditawarkan dijanjikan akan diumumkan menjelang peluncurannya.
Jadi Tempat Menemukan Anime dan Game
Anime hub ini akan menjadi bagian dari ekosistem PS5 yang mempertemukan dua komunitas besar, yaitu penggemar anime dan gamer.
Melalui fitur tersebut, pemain nantinya dapat menemukan game yang menggunakan karakter atau dunia dari anime favorit mereka. Di sisi lain, hub ini juga diharapkan menjadi sarana untuk menemukan franchise baru yang sebelumnya belum dikenal oleh pengguna.
Selain menjadi pusat penemuan konten, hub tersebut juga akan memberikan akses yang lebih mudah menuju Crunchyroll.
Kehadirannya akan melengkapi aplikasi Crunchyroll yang saat ini sudah tersedia di PS5. Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat menikmati berbagai tayangan anime, mulai dari episode terbaru, film, seri klasik, hingga konten populer lainnya.
Bagian dari Kolaborasi Sony dan Crunchyroll
Presiden Crunchyroll Rahul Purini menyebut kehadiran hub baru ini sebagai langkah berikutnya dalam kerja sama antara Crunchyroll dan Sony Interactive Entertainment.
Menurutnya, pengembangan fitur tersebut sejalan dengan upaya Crunchyroll untuk menghadirkan pengalaman anime di tempat yang memang sudah sering dikunjungi oleh para penggemarnya.
Kolaborasi antara kedua perusahaan sendiri bukanlah sesuatu yang baru. Crunchyroll telah memiliki integrasi dengan ekosistem PlayStation melalui layanan streaming dan berbagai inisiatif terkait keanggotaan.
Dengan anime hub mendatang, hubungan antara konten anime dan gaming di platform PlayStation akan semakin diperluas.
Sony Terus Perluas Konten Anime di PlayStation
Pengumuman ini juga menunjukkan bagaimana Sony terus memperkuat kehadiran anime dalam ekosistem hiburannya.
Pada 2025, Sony turut mengumumkan proyek anime Ghost of Tsushima: Legends yang dijadwalkan hadir melalui Crunchyroll pada 2027.
Sementara itu, anime hub untuk PS5 masih belum memiliki nama resmi. Sony Interactive Entertainment dan Crunchyroll dijadwalkan mengungkap lebih banyak informasi sebelum fitur tersebut meluncur pada musim semi 2027.
Bagi penggemar anime sekaligus pengguna PS5, fitur ini berpotensi menjadi salah satu tempat baru untuk menemukan rekomendasi anime dan game dalam satu ekosistem.
News
PlatinumGames Beri Sinyal Bayonetta Masih Punya Masa Depan
Masa depan Bayonetta tampaknya masih terbuka lebar. PlatinumGames memberikan sinyal bahwa mereka masih memiliki rencana untuk terus mengembangkan karakter ikonik tersebut sekaligus memperluas dunia yang menjadi latar seri Bayonetta.
Dalam wawancara bersama Famitsu, Presiden PlatinumGames Atsushi Inaba belum mengungkap proyek baru secara spesifik. Namun, ketika ditanya mengenai masa depan franchise tersebut, Inaba menyampaikan bahwa studio masih memiliki keinginan kuat untuk mengembangkan Bayonetta dan dunianya.
Pernyataan tersebut tentu menarik perhatian mengingat seri ini belum mendapatkan game utama baru dalam beberapa waktu terakhir. Judul terbaru yang dirilis adalah spin-off Bayonetta Origins: Cereza and the Lost Demon pada 2023.
Banyak Developer Penting Telah Meninggalkan PlatinumGames
Kondisi internal PlatinumGames memang mengalami perubahan besar dalam beberapa tahun terakhir. Sejumlah developer senior yang sebelumnya terlibat dalam pengembangan seri Bayonetta telah meninggalkan studio.
Salah satu nama terbesar adalah Hideki Kamiya, kreator Bayonetta sekaligus salah satu pendiri PlatinumGames. Kamiya meninggalkan perusahaan pada 2023 dan kemudian mendirikan studio baru bernama Clovers, yang kini mengembangkan Okami 2.
Selain Kamiya, sejumlah developer lain seperti Abebe Tinari, Yusuke Miyata, Takahisa Taura, Kenji Saito, Masaki Yamanaka, serta Yusuke Hashimoto juga telah meninggalkan PlatinumGames. Hashimoto sendiri kemudian kembali bergabung dengan Capcom dan terlibat dalam proyek Onimusha.
Menariknya, Clovers juga memiliki sejumlah mantan developer yang sebelumnya bekerja dalam pengembangan Bayonetta 3. Kondisi tersebut membuat masa depan seri ini semakin menarik untuk diperhatikan.
Bayonetta Punya Hubungan dengan SEGA dan Nintendo
Selain perubahan internal, Bayonetta juga memiliki situasi kepemilikan IP yang cukup unik. Franchise tersebut berkaitan dengan SEGA dan Nintendo, sementara Nintendo menjadi pihak yang menerbitkan Bayonetta 2 dan Bayonetta 3 secara eksklusif di platformnya.
Komentar Inaba mengenai masa depan Bayonetta disampaikan dalam wawancara bersama Hyung-tae Kim, CEO Shift Up, dalam rangka mempromosikan kolaborasi Bayonetta dengan Stellar Blade untuk Nintendo Switch 2.
Inaba juga menyebut Switch 2 sebagai platform yang memiliki potensi besar. Meskipun PlatinumGames belum memiliki game original sendiri untuk konsol tersebut, pernyataan ini kembali membuka kemungkinan menarik mengenai proyek mereka di masa depan.
Dalam beberapa tahun terakhir, PlatinumGames juga semakin banyak mengerjakan proyek bersama perusahaan lain, termasuk keterlibatan dalam Ninja Gaiden 4, Final Fantasy XVI, eFootball, dan Metal Gear Solid Delta: Snake Eater. Studio tersebut kini juga mengembangkan game Teenage Mutant Ninja Turtles bersama Paramount.
Sementara itu, Inaba sebelumnya menyatakan keinginan PlatinumGames untuk berkembang dari sekadar studio pengembang menjadi perusahaan yang mampu membuat, memasarkan, berkomunikasi, hingga menerbitkan game sendiri.
Untuk saat ini memang belum ada pengumuman mengenai Bayonetta 4 atau proyek Bayonetta baru lainnya. Namun, pernyataan terbaru Inaba menunjukkan bahwa PlatinumGames masih melihat potensi untuk melanjutkan perjalanan sang Umbra Witch di masa mendatang.
News
RyzaChat AI Bakal Batasi Input Pemain Mulai Oktober, Spiral AI Perketat Moderasi
Spiral AI mengumumkan bahwa RyzaChat AI, game chatbot RPG yang menghadirkan karakter Ryza dari seri Atelier Ryza, akan mendapatkan pembatasan input pemain melalui pembaruan model AI pada Oktober 2026.
Keputusan tersebut diambil setelah pengembang menemukan adanya kekhawatiran terkait penyalahgunaan sistem AI oleh sebagian pengguna. Spiral AI menilai beberapa bentuk interaksi berpotensi merusak citra karakter Ryza maupun franchise Atelier secara keseluruhan.
Pengembang menegaskan bahwa RyzaChat AI tidak seharusnya digunakan untuk membuat karakter dari sumber aslinya mengeluarkan pernyataan yang tidak sesuai dengan kepribadiannya. Hal ini mencakup upaya membuat Ryza membahas konten yang melanggar norma atau ketertiban umum, hingga membuat screenshot palsu yang seolah-olah memperlihatkan karakter mengatakan atau melakukan sesuatu yang sebenarnya tidak pernah terjadi di dalam game.
Sistem Moderasi RyzaChat AI Masih Bisa Ditembus

Sebelumnya, RyzaChat AI telah menggunakan sistem moderasi hingga tiga lapis. Input pemain terlebih dahulu diperiksa oleh Game Master AI, yang bertugas menyaring kata atau instruksi bermasalah sebelum diteruskan kepada Character AI.
Ryza juga dirancang untuk menghindari pembicaraan yang terlalu jauh dari karakter maupun dunia Atelier Ryza. Apabila respons yang dihasilkan masih mengandung ekspresi yang dianggap tidak pantas, sistem akan menghapus respons tersebut. Konten yang telah ditolak juga tidak disimpan ke dalam memory AI.
Namun, sistem tersebut ternyata belum sepenuhnya mampu mencegah berbagai upaya manipulasi. Sejumlah pengguna disebut berhasil melewati filter menggunakan prompt injection dan teknik serupa.
Karena itu, Spiral AI kini memilih pendekatan yang lebih ketat dengan membatasi jenis input yang dapat dikirim pemain kepada Ryza. Pengembang juga tengah mempertimbangkan aturan tambahan, termasuk kemungkinan menerapkan batas jumlah karakter dalam input, sambil terus memantau pola penggunaan sistem.
Spiral AI Mulai Tindak Screenshot Palsu
Tidak hanya membatasi percakapan, Spiral AI juga mulai mengambil tindakan terhadap screenshot palsu atau hasil editan yang membuat RyzaChat AI terlihat menghasilkan respons yang sebenarnya tidak pernah muncul dalam game.
Developer menyebut mereka telah mulai mengirimkan permintaan takedown serta laporan kepada sejumlah platform online yang menjadi tempat beredarnya konten tersebut.
Langkah ini juga berpotensi diterapkan pada SophieChat: AI, proyek chatbot lain dari Spiral AI yang menghadirkan karakter Sophie Neuenmuller dari Atelier Sophie.
Saat ini, RyzaChat AI tersedia di iOS dan Android serta sudah mendukung Bahasa Indonesia. Dengan demikian, pengguna Indonesia tetap dapat berinteraksi dengan Ryza menggunakan bahasa lokal. Namun setelah pembaruan Oktober diterapkan, ruang bagi pemain untuk mencoba mengeksploitasi respons AI diperkirakan akan menjadi jauh lebih terbatas.
-
News4 weeks agoSophieChat: AI Resmi Diumumkan, Aplikasi Percakapan dengan xdari Atelier
-
News3 weeks agoGabe Newell Disebut Pernah Berlatih Nyanyian Tenggorokan Mongolia Selama 5 Bulan di Valve
-
News3 weeks agoKreator Haganai Yomi Hirasaka Resmi Pensiun dari Dunia Menulis
-
Smartphone4 weeks agoBebas Drama Pas Mabar! Ini Rahasia Gaming Seru Bebas Suntuk Bareng POCO C81 Pro
-
TV & Movies3 weeks agoREVIEW FILM VERITY, MENGUNGKAP SISI GELAP PENULIS TERSOHOR
-
TV & Movies4 weeks agoJangan Tertipu Image Couple Goals! iQIYI Original ‘Dalam Suka dan Dusta’ Ungkap Sisi Gelap di Balik Pernikahan Selebriti
-
TV & Movies3 weeks agoReview Film Forgotten Island, Animasi DreamWorks Berlatar Mitologi Filipina
-
Smartphone3 weeks agoPOCO F9 Series Siap Meluncur di Indonesia 5 Oktober, Tegaskan Posisi sebagai The True Flagship




