Connect with us

Gaming

Tamagotchi Eevee akan Dirilis Januari 2019

Published

on

GwiGwi.com – The Pokemon Company dan Tamagotchi berkolaborasi untuk menciptakan perangkat serupa Tamagotchi yang memungkinkan pemakai untuk merawat pokemon.

Dalam kerja sama pertama antara Tamagotchi dan The Pokemon Company ini, dua-duanya akan menciptakan perangkat untuk merawat Eevee.

Menariknya, Eevee ini akan dapat berevolusi menjadi di antara dari delapan pokemon lain, yakni Espeon, Umbreon, Sylveon, Vaporeon, Flareon, Jolteon, Leafeon, dan Glaceon, lapor The Verge.

Tamagotchi Nano ini akan dikenalkan di Jepang pada Januari 2019, menurut keterangan dari situs gadget Jepang. Sayangnya, ketika ini masih belum diketahui apakah Tamagotchi tersebut pun akan dikenalkan di luar Jepang.

Kabar mengenai Tamagotchi ini pertama kali hadir pada mula bulan November. Sekarang, kabar tersebut dikonfirmasi.

Baca Juga:  Watch Dogs 3 bakal berlatar kota London

Meskipun ini ialah pertama kalinya Tamagotchi dan Pokemon berkolaborasi, ini bukan kali pertama The Pokemon Company mengupayakan merealisasikan perangkat jasmani untuk merawat pokemon digital.

Mereka merilis Pocket Pikachu, yang terinspirasi dari kesuksesan Tamagotchi, pada 1998. Perangkat ini memungkinkan semua penggemar Pikachu untuk membawa sang Pokemon di dalam kantong mereka.

Pada 2010, Pokemon Company merilis PokeWalker, yang memiliki format layaknya pedometer dan memperlihatkan Pikachu kecil di dalamnya. Tamagotchi Eevee akan terdapat dalam warna cokelat dan pink. Ia bakal dihargai USD20 (Rp290 ribu).

Chief dan editor, suka nonton anime mainstream yang ga ribet, mulai mendalami yang namanya cameco (cameramen cosplay)

Advertisement
Click to comment

PC gaming

Ubisoft Gratiskan Assassin’s Creed Unity untuk apresiasi kemegahan Notre-Dame paska terbakar

Published

on

By

GwiGWi.com – Setelah berjanji membantu proses restorasi Katedral Notre-Dame lewat model 3D gedung yang terdapat di Assassin’s Creed Unity, Ubisoft pun akan mendonasikan dana sebesar $564,000 atau selama Rp7,9 miliar untuk menolong proses rekonstruksi di antara gedung historik di Paris tersebut.

Bicara soal Asassin’s Creed: Unity, Ubisoft pun telah mengadakan giveaway terbatas guna seri rilisan tahun 2014 tersebut. Lewat pers rilis resmi, mereka menyebutkan “Kami hendak memberikan seluruh orang peluang merasakan kemegahan dan keindahan dari Notre-Dame dengan teknik terbaik yang bisa kami lakukan.”

Giveaway ini terbatas guna platform PC saja dan dapat anda dapatkan dengan teknik mengunjungi Uplay atau mengakses situs resmi Assassin’s Creed ini. Khusus guna kalian yang mengujungi website, kalian melulu perlu mengklik logo PC yang terdapat di situs lalu login memakai akun Uplay.

Baca Juga:  Watch Dogs 3 bakal berlatar kota London

Event giveaway ini akan dilangsungkan selama satu minggu dibuka dari sekarang, yang berarti promo cuma-cuma ini akan selesai pada 25 April.

Setelah memungut game dari Uplay maupun website, game bisa diakses pada library Uplay kapan saja serta permanen. Maka tak terdapat salahnya guna mengambil peluang ini khususnya andai kamu sempat bermain seri satu ini sekarang.

Continue Reading

Gaming

Pangeran Inggris Dukung Pelarangan Game Fortnite

Published

on

By

GwiGwi.com – Pangeran Kerajaan Inggris Harry, putra almarhum Lady Diana mengucapkan rasa tdak sukanya kerpada Fortnite dalam suatu acara di London, Inggris, kemarin.

“Game itu (Fortnite) mestinya dilarang. Dimana sisi deviden yang didapatkan dengan mempunyai game itu di masing-masing rumah? Ini melulu menyebabkan adiksi,” tutur Pangeran Herry ketika diwawancara berhubungan tren media sosial dan gaming, dilansir dari BBC.

“Adiksi yang menciptakan dirimu melulu berada di depan komputer sekitar mungkin. Hal itu jelas tidak bertanggung jawab. Ini seperti menciptakan kita menunggu akibat buruk yang bakal terjadi dan menciptakan anak tidak terbit rumah dan merusak hubungan dalam keluarga,” jelasnya.

Meskipun begitu, Pangeran Harry pun mengakui bahwa media sosial lebih adiktif dikomparasikan minuman beralkohol dan narkotika. Pernyataan Pangeran Harry ialah sedikit opini dari figur dunia terhadap kepopuleran game Fortnite produksi Epic Games di Amerika dan Eropa.

Di Inggris, game Fortnite menjadi masalah serius. Di September lalu, Medcom.id pernah mengadukan hasil penelitian dari lembaga di Inggris yang mengejar Fortnite jadi hal perceraian pasangan di negara tersebut.

Baca Juga:  Pangeran Inggris Dukung Pelarangan Game Fortnite

Dikutip dari CNET, data forum Divorce Online melafalkan bahwa kejangkitan game menjadi di antara penyebab terjadinya perceraian di Inggris. Salah satunya ialah Fortnite.

“Kecanduan narkoba, alkohol, dan perjudian ialah alasan yang tidak jarang diungkapkan sebagai penyebab perceraian tetapi di era digital ketika ini tidak sedikit kecanduan baru yang menyumbang sebagai penyebeab perceraian,” ungkap pewakilan Divorce Online.

Game Fortnite menjadi di antara dari sekian banyak dalil penyebab perceraian yang disebabkan kecanduan game online. Tercatat dalil tersebut hadir sejak 1 Januari 2018 dan sudah menjangkau 200 petisi gugatan perceraian yang dikemukakan bersangkutan kejangkitan game Fortnite.

Dari 4.665 petisi gugatan perceraian yang dikemukakan di Inggris berarti lima persennya diakibatkan oleh game tersebut. Berdasarkan keterangan dari perwakilan Online Divorce angka tersebut lumayan mengejutkan, karena dengan kata lain hal ini lumayan serius.

“Saat ini kejangkitan terhadap konten pornografi online, game online dan media sosial sudah menjadi sejumlah penyebab perceraian. Kami tidak terkejut bilamana kecanduan terhadap konten digital menjadi masalah dalam suatu hubungan,” tambah pengakuan dari Divorce Online.

Continue Reading

Gaming

Watch Dogs 3 bakal berlatar kota London

Published

on

By

GwiGwi.com – Ubisoft tampaknya pun akan merilis satu game teranyar dari franchise andalannya tahun ini. Rumor terkuat melafalkan mereka bakal merilis Watch Dogs 3 dan akan diberitahukan kesatu kali di E3 2019.

Dikutip dari PC GamesN bahwa rumor Watch Dogs 3 akan mengambil latar kota London, Inggris semakin kuat. Reporter Kotaku, Jason Schereier dinamakan mendapatkan informasi yang powerful dari orang dalam Ubisoft.

Latar kota dalam game berbasis cerita soal aksi peretasan ini memang cuku unik perhatian. Di seri kesatunya memungut latar kota Chicago dan Watch Dogs 2 menyajikan petualangan kota san Fransisco yang jauh lebih hidup dan nyata.
Rumor teranyar lainnya yang beredar ialah bahwa sekarang Watch Dogs 3 bakal mempunyai fitur kustomisasi yang luas laksana franchise Far Cry dari Ubisoft. Pemain dapat memilih karakter protagonis laki-laki atau wanita dan kustomisasi tampilannya.

Di samping itu, improvisasi yang bakal dikembangkan dari Watch Dogs 3 kabarnya ialah combat system yang mencakup pemakaian pelbagai senjata ukuran kecil tergolong pisau. Namun gameplay dari pekerjaan peretasan pun masih jadi konsentrasi utama pengembangannya.

Baca Juga:  Watch Dogs 3 bakal berlatar kota London

Satu urusan yang pasti ialah game tersebut sekarang sudah dalam proses pengerjaan. Di bulan Februari kemudian beredar bocoran dokumen pencatatan hak paten atas merek mempunyai nama Watch Dogs yang diperkirakan kuat ialah Watch Dogs 3.

Seri Watch Dogs 2 sendiri sudah diluncurkan pada tahun 2016. Jadi lumayan masuk akal bilamana kini Ubsoft berencana merilis seri teranyar franchise game tersebut.

Menariknya, Schereier melafalkan bahwa rumor soal franchise Assassin’s Creed teranyar akan memungut latar Viking ialah benar. Mengingat Assassin’s Creed Odyssey sendiri baru diluncurkan Oktober kemarin, bisa jadi hal ini masih dapat dapat berubah atau barangkali diluncurkan dua tahun lagi.

Seperti yang diketahui, Ubisoft tidak banyak merubah rencana perilisan seri game Assassin’s Creed guna tidak dilaksanakan setiap tahun. Assassin’s Creed Odyssey sendiri sekarang terus menemukan update sebab mencermikan model strategi bisnis baru Ubisoft yakni game-as-a-service.

Continue Reading

Trending