Connect with us

Berita Anime & Manga

Suka duka menjadi seorang Anime Lovers/Otaku

Published

on

GwiGwi.com – Pecinta anime atau biasa disebut “Anime Lovers / Otaku”, mungkin kalian punya seorang kenalan/teman yang sangat suka nonton anime, atau mungkin diri kalian sendiri?. Beberapa orang mungkin suka menonton anime, bahkan menjadikan itu sebagai suatu “Hobi” yang mengasikkan, mulai dari menonton Anime Anime musiman, mengoleksi figure anime, ber-cosplay, dan mengikuti event/festival festival Jepang yang di adakan di kota kota seorang pencinta anime tersebut. Menjadi seorang Anime Lovers / Otaku tentu saja mempunyai suka dan duka. Mau tau? Mari kita bahas sukanya dulu!

Maaf Anda Melihat Iklan

 

Mempunyai banyak teman

 

Mempunyai banyak teman yang saya maksud adalah teman di Socmed (social media), hal ini dikarenakan kebanyakan seorang Anime Lovers / Otaku jarang memiliki teman di dunia nyata yang sehobi dengannya, maka dari itu Anime Lovers / Otaku kebanyakan bergabung di Grup/Komunitas anime yang ada di social media untuk sekedar chit chat, minta rekomendasi anime, dan berbincang bincang soal anime. Meskipun terkadang tidak semua Anime Lovers / Otaku itu benar benar kesepian di dunia nyata. Itu dikarenakan sekarang sudah banyak komunitas komunitas Anime/Otaku di beberapa kota kota di Indonesia.

 

Menambah Pengetahuan/Pembelajaran dari anime yang ditonton

 

Ya! Tentu ketika kita menonton sebuah anime selalu ada yang pembelajaran dapat diambil dari tiap episode episodenya, tergantung dari jenis genre yang kita tonton tentunya. Contohnya, anime Naruto. Kita dapat mengambil sebuah pembelajaran, bahwa kita tidak boleh menyerah untuk mengejar mimpi kita, meskipun lingkungan sekitar kita tidak mendukung. Selain itu, jika kalian menonton anime yang bersubtitle Inggris tentunya itu juga akan menambah kepintaran kalian dalam pelajaran Bahasa Inggris.

 

Memiliki banyak profesi

Selain menonton anime, tentu banyak yg bisa kita lakukan dengan hal hal yang menyangkut anime. Misalnya:

  • Menjadi seorang cosplayer, tentu sangat keren kalau kita bisa berpakaian ala karakter karakter anime!

  • Membuat Fansub (fan subtitle), apalah artinya anime tanpa subtitle. Nah, orang orang ini yang tentu sangat berjasa bagi orang yang kadang tidak bisa nonton anime tanpa subtitle Indonesia/English, apalagi mereka memabgikan hasil subnya secara gratis! Contoh fansub : Horriblesub (EN), AWsubs (ID), Alibabasubs (ID), dan masih banyak fansub fansub lainnya.

  • Graphic Design, seorang yang pandai dalam hal drawing/editing. Biasanya mereka menciptakan sebuah karya yg di desain dengan tema anime. Contohnya, Signature Banner yg bertemakan anime, karakter anime yg di gambar ulang oleh fans (fanmade/fan art), Tema Anime untuk Windows 7, Skin Winamp Anime, dll.
Baca Juga:  Anime 'takt:op' Mengungkapkan Lebih Banyak Pemeran & Staf, Info Lagu Tema

  • Gamer. Seseorang yang memainkan game bertema anime. Contohnya Osu!, Eroge, dan lain lainnya.

 

Menjauhkan kita dari sikap sikap negatif

Menjauhkan kita dari sikap negatif? Tentu! Terkadang seorang Anime Lovers/Otaku terlalu sibuk dengan aktivitas aktivitasnya dan lebih sibuk di dunia maya. Berbeda dengan sebagian anak remaja jaman sekarang, yang sudah terkontaminasi dengan “Pergaulan Bebas”, sehingga membuat sikap sikap negatif tumbuh dalar diri seseorang. Contohnya, seks di luar nikah, merokok, tawuran pelajar, narkoba, dan lain lainnya. Meskipun tidak semua Anime Lovers/Otaku yang benar benar jauh dari sikap negatif.

 

Dan adapun beberapa rasa duka yang dialami seorang Anime Lovers/Otaku:

 

Penyendiri

 

Ya, meskipun ga bisa dibilang semua, tetapi terkadang banyak Anime Lovers/Otaku yang memang lebih memilih sendiri ketika di lingkungan sekolah. Penyebabnya mungkin karena tidak mempunyai teman yang se-hobi dengannya. Dan terkadang seorang Anime Lovers/Otaku sering terlihat seperti orang “Bego” ketika ngumpul ngumpul bareng anak yg bukan seorang Anime Lovers/Otaku.

 

Boros Kuota dan space HDD

Ketika kita tidak bisa membeli DVD Anime, tentu saja kita lebih memilih men-download animenya langsung dari fansub fansub yang menyediakan anime dan subtitlenya. Dan tentu saja membutuhkan yang namanya “Quota/Paker Internet” untuk mendownload anime tersebut. Tapi, jika tidak mau boros tentu kita dapat mendownload anime tersebut dengan wifi sekolah, wifi cafe, atau langsung mengcopy Anime punya teman kita. Space HDD, tentu space HDD akan terus berkurang jika kita mengkoleksi Anime dan menyimpannya di laptop/pc kita.

Sering dibilang “Bocah” 

 

Tentunya inilah kata kata yang sering terdengar di telinga Anime Lovers/Otaku dari orang orang yang bukan seorang pencinta anime. Mengapa mereka berkata kalau seorang Anime Lovers/Otaku itu bocah? Karena mereka beranggapan bahwa anime itu adalah sebuah tontonan untuk anak anak, yang terasa ane jika di nonton oleh remaja/dewasa. Selain sering dibilang bocah, para Anime Lovers/Otaku juga sering di bilang bego' atau sejenisnya. Itu dikarenakan karena mereka beranggapan bahwa seorang Anime Lovers/Otaku rela menghambur hamburkan uangnya cman untuk sekedar membeli stuff stuff anime.

Nah, itu tadi dia suka dan duka menjadi seorang pencinta anime. Menurut saya sendiri semua orang bebas untuk memilih hobi mereka masing masing. Seorang Anime Lovers/Otaku juga sebenarnya sama dengan semua orang yg mempunyai hobi, “sama sama ingin serius dalam menjalani hobinya masing masing”.

Jadi, bagaimana menurut kalian? Adakah yang perlu ditambahkan?

Maaf Anda Melihat Iklan
Advertisement
Click to comment
0 0 votes
Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Daftar Anime

Review Anime Fruit Basket the Final Season: Perpisahan Yang Penuh Emosional

Published

on

gwigwi.com – Fruit Basket The Final selesai tayang pada musim semi 2021. Sejak awal berita adanya remake Fruit Basket, banyak fans lama yang antusias. Hal itu dikarenakan cerita pada versi remake ini akan mengambil keseluruhan cerita dari manga. Sejak tayang pada dua musim pertama, fans fruit basket mulai tumbuh dari berbagai usia dan negara. Bagian tersebut sudah membuktikan betapa kuat cerita pada anime Fruit Basket ini.

Maaf Anda Melihat Iklan

Bahkan, beberapa hari yang lalu netizen cukup dikejutkan dengan rating Fruit Basket the Final bisa ada di posisi pertama berdasarkan situs Myanimelist. Apakah musim terakhir Fruit Basket memang sebagus itu? Kita simak ulasannya di bawah ini.

Perkembangan dan solusi setiap karakter yang emosional

Bisa dikatakan poin inilah yang menjadi pemicu mengap banyak yang menunggu Fruit Basket The Final. Seperti yang diketahui bahwa Keluarga Souma mengalami kutukan sehingga mereka berubah menjadi sesuai dengan Shio bintang. Sang protagonis bernama Honda Tohru pun mencoba menyelamatkan keluarga Souma dari kutukan tersebut.

Karakter Tohru dan Manaka Iwami mengalami perkembangan yang besar pada musim ini. Padahal pada musim pertama karakter Manaka masih terlalu umum dan biasa dibandingkan dengan protagonis prianya. Begitu juga dengan Tohru yang pada musim pertama digambarkan sebagai gadis baik yang mengalami musibah karena tidak memiliki rumah.

Musik, akting, dan nuansa yang terasa sempurna

Tidak hanya dari sumber materialnya saja yang bagus. Namun, akting dari seiyu, musik pengiring, hingga nuansa yang diberikan sangat mendukung untuk memancing emosi penonton. Untuk musik menggunakan sentuhan string yang emosional dan sangat tepat dengan adegan yang dibawakan. Begitu juga dengan seiyu Fruit basket yang dapat membawakan karakternya dengan sangat baik.

Hal itu semakin sempurna dengan gambaran nuansa yang sangat mendukung. Tentunya, setiap adegan bisa membuat penonton manapun (khususnya fans dari manganya) akan sangat tersentuh bahkan merasakan kepuasan tersendiri. Bagian tersebut membuat Fruit basket memiliki nilai tinggi.

Beberapa Pace cerita terlalu cepat

Sebagus apapun suatu anime, tentunya masih memiliki kekurangan. Hal itu juga tidak terlepas pada Fruit Basket The Final ini. Memang secara keseluruhan tidak begitu besar mempengaruhi cerita. Akan tetapi pace pada musim terakhir ini ada yang terlalu cepat bahkan ada yang dilewat. Contohnya bisa dilihat pada Arc Akito yang digambarkan tidak simpatik dibandingkan dengan versi manganya.

Adapun arc yang dilewati adalah tentang orang tua Tohru. Padahal beberapa fans ingin melihat latar belakang keluarga Tohru yang digambarkan sedikit. Untunglah nanti ada OVA yang menceritakan keluarga Tohru sehingga penonton tidak terlalu kecewa.

Kesimpulan

Untuk anime remake yang menjanjikan adaptasi seluruh chapter manga, Fruit Basket The Final ini sudah sangat baik. Terlepas dari beberapa kekurangan kecil sebenarnya tidak berpengaruh besar pada keseluruhan cerita. Pada akhirnya fans lama Fruit Basket bisa terpuaskan dengan adaptasi baru ini dibandingkan veri pertama.

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Daftar Anime

Review Anime Tokyo Revengers: Balas Dendam Yang Manis

Published

on

gwigwi.com- Bisa dikatakan Tokyo Revengers adalah salah satu anime yang sangta dinanti oleh fans, khususnya di Indonesia. Hal itu terasa wajar mengingat Tokyo Revengers menggabungkan genre premanisme dengan konsep perjalanan waktu. Konsep tersebut memang jarang ditemukan dalam industri anime. Apalagi untuk indonesia sendiri lebih kenal dengan Crows Zero untuk film tentang premanisme dari Jepang.

Maaf Anda Melihat Iklan

Mengingat Tokyo Revengers masih berlanjut pada musim panas 2021, apakah anime ini memang layak mendapatkan hype tinggi? Kita simak ulasannya di bawah ini.

Drama, Perkelahian, air mata dan darah

Jika kamu mengira Tokyo Revengers hanya menyajikan tema perjalanan waktu seperti Steins:Gate atau Boku Dake Ga Inai Machi, maka itu salah besar. Anime ini memiliki narasi mendalam yang saling berhubungan dalam tingkatan. Khususnya untuk penonton yang mengetahui dunia pembulian. Ditambah lagi, karakter dalam Tokyo Revengers mengalami pengembangan yang luar biasa.

Setiap episode selalu terasa dampaknya berkat suguhan drama yang luar biasa. Begitu juga dengan adegan perkelahian jalanan yang begitu epic, hingga beberapa episode yang membuat mata melongo. Kisah di dalam Tokyo Revengers tidak bisa kamu lewatkan begitu saja.

Demi Kemenangan Takemichi

Pada awalnya, Takemichi tidak begitu menonjol. Akan tetapi, seiring berjalannya epsiode, dia cukup banya difavoritkan penonton. Bagian yang membuat dia disukai bukan karena sangat OP atau pembawa kesejukan bagi sekitarnya, tetapi karena dia sangat realistis.

Banyak para penonton (khususnya wibu) yang sangat tahu rasanya ditindas namun tidak menyerah. Selain itu, masih banyak tokoh lainnya yang merepresentasikan sosok pria tangguh sehingga para penonton ingin menjadi seperti tokoh tersebut.

Standar baru dalam Perjalanan waktu

Jika kamu pernah menonton anime dengan konsep waktu seperti Madoka Magica, Steins Gate, maupun ReZero, maka pikiran kita akan terlintas “pasti si protagonis akan mati”. Setidaknya hingga episode 13, hal itu belum terjadi. Tokyo Revengers tidak memberikan pilihan mudah untuk Takemichi dalam setiap tindakannya.

Artinya, apapun tindakan Tekemichi sekecil apapun bisa mengubah masa depan. Sampai sekarang belum ada masa depan yang pasti terjadi dengan tindakan Takemichi selama ini. Maka dari itu, para penonton sangat banyak melakukan spekulasi tanpa melihat dari manganya.

Kesimpulan

Tokyo Revengers cukup memberikan aksi, drama, dan pertarungan antar genk yang sangat kuat. Tidak mengherankan jika anime ini salah satu kandidat terbaik di musim semi 2021 maupun secara keseluruhan. Ayo kita lihat kelanjutannya pada musim selanjutnya.

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Berita Anime & Manga

‘Sword Art Online’ dan ‘Made in Abyss’ Akan Gelar Acara Online Untuk Luar Negeri

Published

on

GwiGwi.com – Sony mengungkapkan pada hari Minggu bahwa pameran “Sword Art Online: Ex-Chronicle” mendapatkan versi online baru berjudul “Sword Art Online: Ex-Chronicle Online Edition” yang akan berlangsung dari 20 November hingga 7 Desember. Event direncanakan tahun 2022.

Versi Jepang dari acara ini akan tersedia dengan harga 1.800 yen (sekitar US$16) bagi mereka yang mengakses pameran melalui smartphone atau PC mereka. Pameran ini seharga 2.300 yen (sekitar US$21) bagi mereka yang mengakses acara melalui perangkat VR.

Maaf Anda Melihat Iklan

Pameran fisik sebelumnya diadakan di Tokyo pada tahun 2019 dan di Kyoto pada tahun 2020 untuk merayakan ulang tahun novel yang ke-10.

Demikian pula, situs resmi untuk anime Made in Abyss mengumumkan pada hari Jumat bahwa staf anime akan mengadakan pertemuan penggemar online untuk melihat kembali musim pertama dan film anime sebelum musim kedua mulai ditayangkan. Fan meeting akan tersedia tidak hanya di Jepang, tetapi juga di negara-negara tertentu di luar negeri.

Baca Juga:  Musikal Fist of the North Star Menambahkan 5 Pemeran

Acara “Made in Abyss Online Fan Meeting – Cave Raiders Guild Rally –” akan berlangsung pada 21 November. Tiket akan berharga 3.000 yen (sekitar US$27) untuk penggemar luar negeri, tetapi penggemar juga dapat membeli tiket dengan harga yang sama izinkan mereka mengikuti undian untuk mendapat kesempatan mengajukan pertanyaan selama acara. Tiket akan mulai dijual pada 2 Oktober. Acara ini akan menyertakan terjemahan bahasa Inggris yang jelas, dan juga akan mencakup segmen yang ditujukan untuk penggemar luar negeri. Arsip akan tersedia hingga 28 November.

Sumber: ANN

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Trakteer

CryptoTab Browser

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x