Connect with us

TV & Movies

Streaming Film Jepang Gratis di JFF Plus: Online Festival 2020, Jadwal Film dan Cara Menonton

Published

on

GwiGwi.com – Buat kamu yang biasa menikmati nonton film Jepang pada pagelaran mungkin tahun ini akan sangat berbeda, karena untuk pertama kalinya acara akan diadakan secara online dengan nama .

Maaf Anda Melihat Iklan

JFF Plus: Online Festival diharapkan dapat memberi semangat bagi kamu yang menghadapi masa pandemi ini dengan tetap dapat menikmati hiburan film Jepang dari rumah.

Festival tahun ini akan diselenggarakan pada tanggal 4-13 Desember 2020. Lebih dari 25 judul film berbagai genre akan ditayangkan secara daring dan gratis bagi para penikmat film Jepang di seluruh Indonesia.

Jadwal Tayang JFF Plus: Online Festival di Indonesia:

4 Desember 2020
Project Dreams – How to Build Mazinger Z's Hangar (2020)
The Flavor of Green Tea over Rice (1952)
Key of Life (2012)

5 Desember 2020
DANCE WITH ME (2019)
A Story of Yonosuke (2013)
Takeshi Yashiro Stop Motion Animation: GON, THE LITTLE FOX (2019)

6 Desember 2020
Stolen Identity (2018)
Production I.G Animation: Tokyo Marble Chocolate (2007)
Production I.G Short Animation: Drawer Hobs (2011)

Baca Juga:  Film "Oshukatsu" Merilis Video Teaser dan Poster

7 Desember 2020
The Great Passage (2013)
Li'l Spider Girl (2012)

8 Desember 2020
0.5mm (2014)
TSUKIJI WONDERLAND (2016)
Takeshi Yashiro Stop Motion Animation: NORMAN THE SNOWMAN -The Northern Light- (2013)

9 Desember 2020
Tora-san in Goto (2016)
Production I.G Short Animation: KICK-HEART (2013)

10 Desember 2020
RAILWAYS (2010)
Ecotherapy Getaway Holiday (2014)
Takeshi Yashiro Stop Motion Animation: NORMAN THE SNOWMAN -On a Night of Shooting Stars- (2016)

11 Desember 2020
Peace (2010)
Production I.G Short Animation: PIGTAILS (2015)

12 Desember 2020
Lady Maiko (2014)
Our 30-Minute Sessions (2020)
Production I.G Short Animation: The Girl from the Other Side (2019)

13 Desember 2020
Little Nights, Little Love (2019)
Café Funiculi Funicula (2018)
Takeshi Yashiro Stop Motion Animation: Moon of a sleepless night (2015)

TRailer

Gimana cara nontonnya?

  • Buka tautan ini: https://watch.jff.jpf.go.jp/
  • Registrasi dulu
  • Kemudian tonton film sesuai jadwal diatas. Film tidak akan tersedia jika tidak ada dijadwal
Maaf Anda Melihat Iklan
Advertisement
Click to comment
0 0 vote
Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

TV & Movies

Aktris Natsuna mengumumkan pernikahan dengan pria non-selebriti

Published

on

By

GwiGwi.com – Pada 16 Januari, aktris Natsuna (31) mengumumkan pernikahannya dengan seorang pria non-selebriti.

Dalam pengumuman tertulis, Natsuna berbagi, “Saya tersentuh oleh kebaikannya yang dengan lembut menyelimuti saya setiap saat, perspektifnya yang luas terhadap berbagai hal, dan pemikirannya yang fleksibel. Saya menghormatinya dari lubuk hati saya dan menjadi tertarik padanya.“Dia melanjutkan,”Mulai sekarang, kami akan saling mendukung untuk membangun keluarga yang penuh tawa.

Berasal dari Prefektur Saitama, Natsuna memulai debutnya dengan drama ‘Gachi Baka!‘ pada tahun 2006. Kemudian pada tahun 2009, dia mengubah nama panggungnya dari Watanabe Natsuna ke Natsuna. Sejak itu, ia telah membintangi berbagai film, drama, dan berbagai program.

Baca Juga:  Film "A Garden of Camellias" Rilis Video Trailer

Selamat!

.

Sumber: (1)

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

TV & Movies

Rahasia di Balik Sentuhan Sitkom Klasik di Era Baru Marvel Cinematic Universe dalam Marvel Studios’ “WandaVision”, Streaming Eksklusif di Disney+ Hotstar Sekarang

Published

on

By

GwiGwi.com – Tanggal 15 Januari lalu, Marvel Studios resmi merilis dua episode perdana ‘WandaVision’ secara eksklusif di Disney+ Hotstar. Serial pertama dari Marvel Studios ini menggabungkan konsep serial TV klasik dan Marvel Cinematic Universe (MCU) dengan sentuhan komedi sitkom yang segar. Dalam membawa suasana sitkom klasik yang begitu nyata dan orisinil, proses pembuatan serial ‘WandaVision’ memerlukan persiapan yang panjang serta menyeluruh, mulai dari set studio, aktor, pendekatan peran, hingga melibatkan penonton yang hadir langsung di studio.

 

Pembuat film, pemeran, dan kru kembali ke masa lalu untuk menangkap gaya sitkom klasik

Untuk menciptakan suasana sitkom yang sempurna dari masa ke masa, seluruh aktor dan kru yang terlibat dalam serial Marvel Studios’ ‘WandaVision’ turun langsung untuk melakukan riset mendalam. Sang sutradara, Matt Shakman, mengharuskan seluruh aktor dan kru untuk mengikuti sejenis kursus sitkom dan melakukan riset dengan menyaksikan tayangan sitkom dari beberapa dekade tertentu dalam rentang tahun 1950-an hingga 2000-an, membaca buku tentang cara pembuatan sitkom, hingga mewawancarai beberapa tokoh yang pernah terlibat langsung dalam pembuatan sitkom jaman dulu, salah satunya aktor kawakan, Dick Van Dyke.

Lebih lagi, para aktor juga mempelajari intonasi suara, dialek, dan gerak-gerik dari setiap dekade untuk semakin menyempurnakan penampilannya di seluruh episode.

“Sebelum memulai proses produksi serial ‘WandaVision’ ini, saya dan Kevin Feige berkesempatan untuk makan siang bersama aktor legendaris Dick Van Dyke. Momen itu merupakan pengalaman yang sangat menarik dimana saya bisa mendengar langsung cerita bagaimana proses produksi yang ia lakukan bersama timnya di masa itu. Dari diskusi tersebut, saya mendapat banyak inspirasi yang saya implementasikan di episode pertama serial ini,” jelas Matt Shakman.

Menghadirkan penonton langsung di studio

Untuk menyajikan tayangan yang otentik, Matt Shakman selaku sutradara memutuskan untuk melibatkan penonton yang hadir langsung di studio selama proses produksi. Hal ini Ia yakini sangat mempengaruhi suasana yang dibangun selama syuting berlangsung, para pemeran dapat mendengarkan langsung suara tertawa yang natural dari penonton di studio.

Baca Juga:  Pemeran pendukung & tanggal rilis untuk film "The Great Yokai War: Guardians" Diumumkan

Tidak tanggung-tanggung, seluruh kru yang terlibat bahkan diharuskan untuk mengenakan pakaian bergaya tahun 1950-an untuk merealisasikan suasana asli pada dekade tersebut.

Paul Bettany sebagai Vision menjelaskan pengalamannya selama proses produksi dengan konsep sitkom sebagai sesuatu yang baru. “Saat itu saya merasa sedikit gugup karena saya sudah lama tidak berperan di atas panggung. Tidak bisa dipungkiri, ketika ada penonton yang menyaksikan secara langsung, Anda ingin mereka menyimak dan tertawa akan peran yang kita mainkan. Elemen ini benar-benar menghidupkan suasana dan menurut saya menggambarkan gaya hiburan di tahun 1950-an dengan sangat baik. Saya sangat menikmati keseluruhan prosesnya.”

Lagu dan score musik yang berbeda di setiap era

Setelah melakukan riset panjang mengenai gaya sitkom dari beberapa dekade, para pembuat film mendapatkan benang merah yang sangat penting, yaitu theme song. Turut melibatkan penulis lagu pemenang penghargaan Oscar® dan GRAMMY®, Kristen Anderson-Lopez dan Robert Lopez (“Frozen”), keduanya berupaya untuk menghasilkan perubahan suasana dekade yang maksimal dengan membubuhkan lagu dengan nada dan gaya sesuai perubahan dekade dalam episode. Keduanya

menciptakan theme songs yang unik untuk setiap episode mulai dari tahun 1950-an hingga awal 2000-an, sementara Christophe Beck fokus pada pembuatan score musiknya.

Serial ‘WandaVision’ bercerita tentang dua makhluk dengan kekuatan super, Wanda dan Vision, yang menjalani kehidupan di pinggiran kota yang ideal – mulai curiga bahwa semuanya tidak berjalan seperti yang terlihat.

Disutradarai oleh Matt Shakman dengan Jac Schaeffer sebagai head writer, “WandaVision” merupakan serial orisinil Marvel Studios pertama yang dibuat secara eksklusif untuk Disney+, dan menjadi awal untuk kelanjutan dari Marvel Cinematic Universe dalam format yang baru. Perilisan “WandaVision” akan dilanjutkan dengan “The Falcon and The Winter Soldier” yang akan tayang di Disney+ Hotstar pada tanggal 19 Maret 2021.

Saksikan episode 3 “WandaVision” yang akan tayang perdana pada hari Jumat, 22 Januari mendatang pukul 15.00 WIB secara eksklusif di Disney+ Hotstar.

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

TV & Movies

Pemeran pendukung & tanggal rilis untuk film “The Great Yokai War: Guardians” Diumumkan

Published

on

By

GwiGwi.com – Grup pertama pemeran pendukung diumumkan untuk film The Great Yokai War: Guardians Dibintangi Kokoro Terada, Hana Sugisaki, dan Takao Osawa. Sekarang pemeran dalam film tersebut Nao Omori, Sakura Ando, Koji Ookura, Takahiro Miura, dan Yuko Oshima.

Foto dari 5 pemeran pendukung yang baru diumumkan ada di atas. Mereka semua memainkan yokai yang baik dan mereka tidak suka berperang melawan manusia. Mereka berharap bisa hidup berdampingan dengan manusia.

“The Great Yokai War: Guardians” sekarang akan dirilis pada musim panas 2021 di Jepang.

Baca Juga:  Aktor Nishina Masaki terjangkit COVID-19

Plot Sinopsis oleh AsianWiki: Kei Watanabe (Kokoro Terada) adalah seorang siswa SD kelas 5. Dia mewarisi darah pemburu untuk berburu yokai. Untuk menyelamatkan dunia dari kehancuran, Kei Watanabe menantang perang melawan yokai.

AsianWiki

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x