Connect with us

Berita Anime & Manga

Review : Sword Art Online II Episode 12 The Name

Published

on

Akhirnya, episode pertarungan langsung Death Gun dan Kirito bisa kita saksikan diepisode 12 ini. Episode ini membuat saya bersemangat sampai teriak kecil dikamar. Saya jujur menonton episode ini detik-detik sebelum menuju Jak Japan Matsuri 2014 di senayan.

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/GwiGwi%20Post/Sword-Art-Online-II-episode-12-Dark-Wind-flesh-wound-best-player-in-GGO-578x325_zps29828f73.jpg

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/GwiGwi%20Post/SAO2_12_2_zps04aeaeb3.jpg

Setelah Kirito mengecek map dan mengetahui bahwa masih ada Dark Wind yang bertahan, Kirito langsung menyusun strategi. Kirito masih menjadi umpan seperti yang sebelumnya di omongkan di episode 11. Kirito menjadi umpan untuk Dark Wind dan Death Gun sedangkan di Sinon menjaga Kirito dari jauh dengan keahliannya sebagai sniper. Dark Wind yang mempunyai serangan khas yang begitu cepat dengan senjata ringannya berhasil menemukan Kirito, tetapi Sinon lebih dulu menembak Dark Wind tepat di dada dan boom… dead.

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/GwiGwi%20Post/Sword-Art-Online-II-episode-12-Death-Gun-looking-handsome-as-shit-578x325_zps479db751.jpg

Sementara itu diwaktu bersamaan, Kirito berhasil menghindari tembakan Death Gun dengan senjata snipernya, mengetahui posisi Death Gun, Kirito langsung menuju posisi Death Gun sambil Kirito menangkis semua tembakan Death Gun. Sinon juga sudah mengetahui posisi Death Gun dan Death Gun pun langsung mengetahui posisi Sinon. Keduanya melepas tembakan bersamaan dengan posisi yang sama sehingga mengenai senjata sniper masing-masing.

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/GwiGwi%20Post/Sword-Art-Online-II-episode-12-Hecate-mostly-destroyed-when-Sinon-and-Death-Gun-fire-at-same-time–578x325_zps66be5be9.jpg

Baca Juga:  Teaser Baru Anime 'Urusei Yatsura' Mengungkapkan Banyak Detail Baru

Ditempat lain di dunia nyata, tampak Asuna sedang menuju rumah sakit tempat Kirito memainkan gamenya. Asuna akhirnya menemukan Kirito sedang bersama suster yang mengawasi Kirito. Asuna melihat Kirito dengan detak jantung yang tinggi sehingga membuat dia khawatir. Berkat Yui, Asuna bisa melihat pertarungan Kirito dan Death Gun melalui layar tv di rumah sakit. Dari tontonan itu nama Death Gun adalah Sterben. Menurut suster disitu, Sterben berarti mati dalam bahasa kedokteran jerman. Asuna juga langsung menyadari pedang yang digunakan si Death Gun adalah estoc, senjata sama yang digunakan pemimpin Laughing Coffin.

Kirito sempat diserang dahulu oleh Death Gun yang tanpa disangka mengeluarkan pedang estoc. Percakapan Kirito dengan Death Gun pun berlangsung, Kirito menjelaskan semua cara Death Gun membunuh para pemain GGO. Death Gun dengan tenang membantah tuduhan Kirito, ketika Kirito berusaha mengingat nama Death Gun di SAO dulu, Death Gun berbalik mengatakan Kirito tidak akan pernah mengetahui nama SAO nya dikarenakan Kirito sendiri tidak mau mengingat nama orang-orang Laughing Coffin saat SAO dulu. Scene episode ini berakhir ketika Death Gun menyerang Kirito.

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/GwiGwi%20Post/Sword-Art-Online-II-episode-12-Kiritos-cutting-weapon-no-match-for-Death-Guns-piercing-damage_zps157ee225.jpg

Maaf Anda Melihat Iklan
Advertisement
Click to comment
0 0 votes
Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Daftar Anime

First Impression Anime ‘Girl’s Frontline’

Published

on

Gwigwi.com – Girls' Frontline (Dolls' Frontline) adalah anime militer yang berlatar di masa depan setelah perang dunia ketiga. Perusahaan militer menggunakan ‘boneka taktis' untuk bertarung di garis depan. Tentu saja boneka taktis ini adalah perempuan, mengenakan pakaian minim dan ada juga yang memakai pakaian maid. Saya menduga ada banyak penggemar serial ini. Hal itu merupakan satu-satunya alasan saya dapat melihat anime semacam ini. Sebab, di bawah pakaian unik ada potensi plot untuk dijelajahi meskipun episode pertama sepertinya tidak benar-benar menemukan pijakannya.

Adaptasi Game Untuk Para Player

Ketika melihat judul ini, saya menemukan fakta bahwa Girls' Frontline diadaptasi dari game mobile dan sebenarnya ada anime pendek komedi yang dibuat tentang yang satu ini pada tahun 2019. Dalam banyak hal, karakter-karakter anime ini cukup menggelikan ketika Anda memikirkannya dengan cara yang logis.

Bahkan jika android maju ke titik di mana perang dapat sepenuhnya diperjuangkan oleh mereka, secara sah tidak mungkin mereka akan dirancang seperti karakter-karakter ini. Mereka pastinya tidak akan berpakaian seperti ini. Mengambil pengaturan dengan serius cukup penting mengingat iterasi Girls' Frontline ini tampaknya ingin dianggap serius.  Pemimpin timnya termenung dan menebak keputusannya sendiri di jantung episode ini. 

Cukup Banyak Bagian Belum Maksimal

Tapi bagian di mana Girls' Frontline benar-benar kehilangan minat saya adalah ketika android tipe maid muncul dan harus benar-benar mengangkat rok mereka untuk menyebarkan senjata yang melekat di bagian bawah. Adegan itu benar-benar konyol untuk menganggap siapa pun akan merancang tentara android sedemikian rupa (di luar anime atau tampaknya game mobile).

Hal itu benar-benar bermain seperti mereka mengharapkan mengambil konsep ini dan dunia secara serius. Sayangnya eksekusi pada animenya semua konyol dan itu membuatnya sangat sulit untuk mengambil skenario serius. Selain pemimpin galau yang selalu bertanya-tanya apakah keputusannya benar, kami juga memiliki tim boneka lain yang mereka temui sebelum mencapai tujuan. Rupanya mereka telah ditinggalkan dan berjalan-jalan pada ‘mode stand-by'. Dalam episode ini, tim yang kita ikuti mengaktifkan mereka untuk membantu menahan musuh dan kemudian kita melihat mereka semua dimusnahkan.

Emosi yang Masih Kurang

Jelas Girls' Frontline ingin kita simpati dan berpotensi betapa sedihnya mereka dihancurkan. Tetapi, secara realistis saya belum berhasil berempati dengan mereka. Tentu mereka terlihat seperti gadis anime lucu. Tetapi tidak satu pun dari karakter ini berhasil mengesankan saya bahwa mereka ‘hidup'. Sesuatu seperti Gunslinger Girl melakukan pekerjaan yang jauh lebih baik memunculkan emosi semacam itu. Meskipun perbandingannya salah karena mereka adalah gadis-gadis yang diberi kemajuan cybernetic, namun, anime itu berhasil menciptakan emosi.

Baca Juga:  Fuzi Mulai Tayangkan Anime Web Original 'The Missing 8' Garapan Kreator Attack on Titan 7 dan JoJo's Bizarre Adventure di Youtube

Kesimpulan

Saya ingin anime ini menemukan jalannya dan benar-benar menyempurnakan dunia itu. Sebab, Girl's Frontline memiliki potensi.  Namun, saya mungkin melihat beberapa episode berikutnya. Apakah Girls' Frontline membaik atau tidak, biarkan waktu yang menjawabnya.

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Berita Anime & Manga

Anime ‘Delicious Party Precure’ Menampilkan Yoshiko Miyazaki sebagai Narator

Published

on

GwiGwi.com – Situs resmi untuk Delicious Party♡Precure, anime Precure ke-19, mengungkapkan pada hari Senin bahwa Yoshiko Miyazaki akan memberikan narasi untuk anime tersebut.

Kata kunci dari cerita ini adalah “Makanan membawa wajah tersenyum.” Cookingdom adalah dunia misterius yang bertanggung jawab atas semua masakan di dunia kita sendiri. Cerita dimulai ketika Recipe-Bon, di mana resep untuk setiap hidangan ditulis, dicuri dari Cookingdom. Pelakunya adalah geng Bundoru, yang bertujuan untuk memonopoli setiap hidangan untuk diri mereka sendiri.

Baca Juga:  Pasangan Seiyuu Maaya Sakamoto & Kenichi Suzumura Nantikan Anak Pertama

Peri Energi tiba di “Oishii na Town” (Kota Lezat) alam manusia untuk mencari Resep-Bon, dan mereka memberikan tiga kekuatan gadis untuk berubah menjadi gadis penyihir Precure. Gadis-gadis Precure berdiri di depan geng Bundoru untuk mengambil kembali Resep-Bon.

Anime ini akan tayang perdana di Asahi Broadcasting Corporation, TV Asahi, dan 22 stasiun afiliasi lainnya pada 6 Februari pukul 8:30 pagi.

Sumber: ANN

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Film Anime

Film Anime Jujutsu Kaisen 0 Masuk 50 Besar Film Sepanjang Masa di Jepang, 50 Besar Tahun 2021 Secara Global

Published

on

GwiGwi.com – Film anime Gekijō-ban Jujutsu Kaisen 0 telah menjual 6.812.266 tiket seharga 9.310.477.450 yen (sekitar US$81,7 juta) dalam 31 hari sejak dibuka pada 24 Desember. Film ini naik kembali ke puncak tangga lagu untuk akhir pekan 22 Januari -23, pekan kelima di box office.

Film ini sekarang menjadi film dengan pendapatan tertinggi ke-50 dalam sejarah box office Jepang, setelah mengungguli film-film seperti Code Blue, Arrietty, Detective Conan: Zero the Enforcer, dan Star Wars Episode III: Revenge of the Sith. Film ini masih memiliki pemutaran 4D dan Dolby Cinema yang dijadwalkan akan dimulai di Jepang pada 5 Februari.

Baca Juga:  Fuzi Mulai Tayangkan Anime Web Original 'The Missing 8' Garapan Kreator Attack on Titan 7 dan JoJo's Bizarre Adventure di Youtube

Jujutsu Kaisen 0 juga akan menjadi #49 di antara film-film berpenghasilan tertinggi Box Office Mojo yang dibuka pada tahun 2021 di seluruh dunia, di atas The Forever Purge, Candyman, dan Boonie Bears: The Wild Life. (Ini akan menjadi #51 dalam daftar The Numbers untuk film 2021 di seluruh dunia, di atas 1921 dan di bawah Mortal Kombat.)

Sumber:ANN

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Trakteer

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x