Connect with us
Maaf Anda Melihat Iklan

Entertainment

Review Serial Folklore: A Mother’s Love, kisah Ibu dan anak menghadapi teror wewe gombel

Published

on

Gwigwi – Murni (Marissa Anita) harus berusaha sekuat tenaga untuk menghidupi dirinya dan anak semata wayangnya, Jodi (Muzakki Ramdhan), di tengah sulitnya mencari kerja di ibukota.

Maaf Anda Melihat Iklan

Sebagai single parent, Murni pindah dari satu pekerjaan ke pekerjaan lain demi menghidupi anaknya. Ketika dia ditawari untuk membersihkan sebuah rumah mewah di Jakarta Selatan, tentu dia tidak menolak.

Ia diberi waktu tiga hari untuk melakukan pekerjaannya itu sampai nantinya dia akan dibayar. Belum sampai tiga hari, belum juga dibayar untuk pekerjaannya itu, Murni mengalami hal aneh di rumah tersebut.

Gangguan yang malah membuatnya mengungkap sebuah kejadian misterius yang ternyata sudah dialami oleh masyarakat sekitar selama beberapa waktu. Murni menemukan sekelompok anak kecil berpenampilan kotor dan bau kotoran manusia di loteng rumah yang harus dibersihkannya tersebut. Bagaimana mereka bisa ada di sana?

 

Joko Anwar memulai kisah ini dengan mengajak kita tenggelam bersama kesulitan hidup yang dialami oleh Murni dan Jodi lewat ‘A Mother's Love'. Masalah hidup di Jakarta ternyata tidak hanya soal uang dan keberuntungan, tapi juga tentang bagaimana tetap bisa bertahan hidup dengan terus memberikan kasih sayang untuk sang buah hati.

Murni adalah seorang ibu yang sebenarnya masih belum bisa benar-benar tahu bagaimana caranya untuk bisa jadi sosok ibu yang baik untuk Jodi. Dia belum punya pekerjaan tetap, dia tidak bisa menyekolahkan anaknya, dia kadang sangat protektif dan sering memarahi Jodi yang sebenarnya ingin bermain seperti anak-anak seusianya.

Tapi ada rasa sayang berlebih terhadap anak semata wayangnya itu. Murni bukanlah sosok ibu yang menelantarkan anaknya tapi justru ingin bekerja keras buat sang anak.

Itulah sisi kehidupan Murni yang membuat sang Wewe kemudian cemburu. Dendam karena “anak-anaknya” direbut oleh Murni dari atas loteng tempat mereka disembunyikan, dan kini sasaran utama sang Wewe adalah Jodi.

Di serial Ini, Wewe tidak hanya sosok besar bak raksasa, hitam, menyeramkan, punya payudara besar dan bisa terbang. Lewat ‘A Mother's Love', Joko Anwar ingin menggambarkan sisi lain dari sosok menakutkan yang sering muncul menculik anak kala maghrib.

Baca Juga:  Shun Horie Positif COVID-19

Bahwa dia pun sebenarnya adalah seorang ibu yang pernah kehilangan anaknya. Wewe versi episode pilot serial folklore punya perasaan cinta dan sayang yang besar buat anaknya, tapi perasaan itu tidak bisa tersampaikan seutuhnya karena dia harus kehilangan anak tersebut.

Selain itu, sang Wewe pun ternyata bisa sangat manipulatif. Ya karena keinginannya untuk memberi kasih sayang buat seorang anak dan juga karena hasratnya untuk balas dendam.

Dalam menonton ‘A Mother's Love' kita bakal dibawa ke dalam dua situasi: emosi dan ketakutan.

Meskipun gak banyak jump scare seperti kebanyakan film-film horor Indonesia yang tayang di bioskop, suasana yang ditampilkan dalam ‘A Mother's Love' akan membuat kita bergidik dan sesekali menutup mata. Tapi yang pasti, di akhir film ini kita akan bertanya-tanya, ini beneran film horor bukan sih? Kok malah bikin baper !

Keputusan yang brilian dari Joko Anwar untuk memilih Marissa Anita sebagai Murni dan Muzakki Ramdhan sebagai Jodi. Akting mereka 100% sempurna.

Muzakki, meski usianya masih anak-anak, bisa berdialog nyaman dan natural dengan Marissa. Chemistry antara keduanya bikin yang nonton nggak akan rela kalau akhirnya Murni dan Jodi harus jadi korban si Wewe Gombel.

‘A Mother's Love' adalah satu dari enam episode serial antologi horor produksi original HBO Asia ‘FOLKLORE'. ‘FOLKLORE' akan mulai tayang di HBO pada Minggu 7 Oktober 2018 secara eksklusif.

Episode selanjutnya akan tayang pada jam dan hari yang sama. Spesial untuk ‘A Mother's Love', untuk yang bukan pelanggan HBO bisa menyaksikan film karya Joko Anwar ini secara gratis di HBO GO pada pukul 21:00 WIB mulai 7 Oktober. Sebelum tayang di HBO, ‘A Mother's Love' juga diputar perdana di Toronto International Film Festival 2018 September lalu.

Maaf Anda Melihat Iklan
Maaf Anda Melihat Iklan
Advertisement
Click to comment
0 0 votes
Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Entertainment

Pentingnya Menciptakan dan Menyampaikan Lagu Anime Menurut Masaaki Endoh

Published

on

GwiGwi.com – Kembali lagi bersama salah satu acara kesayangan yang paling ditunggu-tunggu oleh semua orang yaitu ANIME SONG PARTY! Merupakan salah satu program siaran radio Jepang yang menghubungkan berbagai negara di berbagai belahan dunia dengan lagu-lagu anime yang diselenggarakan oleh Nippon Cultural Broadcasting. Program radio kesayangan semua orang ini tayang tiap hari hari Minggu pada pukul 20:30-20:45 (waktu standar Jepang). Kali ini kami mengundang satu penyanyi Jepang terkenal yaitu Masaaki Endoh! Simak keseruan interviewnya di bawah ini!

Maaf Anda Melihat Iklan

Perbedaan Lagu Anime dan Lagu Orisinal Menurut Masaaki Endoh

Masaaki Endoh adalah seorang penyanyi terkenal asal Jepang yang terkenal dengan karya-karyanya untuk soundtrack anime dan tokusatsu. Pria kelahiran tahun 1967 ini telah menyanyikan banyak soundtrack untuk anime dan tokusatsu terkenal di Jepang. Pada interview kali ini, Masaaki Endoh mendapatkan pertanyaan dari GwiGwi mengenai perbedaan antara lagu anime dan lagu orisinal dalam proses ketika ia membuatnya.

“Ketika anda membuat lagu orisinal, maka anda bisa membuat lagu yang anda suka. Namun lagu anime adalah untuk anime, jadi anda harus membuat lagu untuk cerita anime tertentu. Jadi itulah perbedaan mendasarnya“ Jelas Masaaki.

“Kita sebagai seniman, tidak bisa menyanyikan lagu begitu saja meskipun kita berpikiran seperti – saya ingin menyanyi untuk cerita anime. Kita hanya memiliki kesempatan untuk menciptakan lagu ketika diminta untuk itu. Jadi saya belajar mengenai anime lebih dulu dan kemudian saya menonton anime tersebut. Saya mencoba untuk menyukainya. Jika saya tidak menyukai anime tersebut, maka pendengar tidak akan menerima apapun dari lagu tersebut“ imbuh Masaaki.

Baca Juga:  Review Film Way Down, Pencurian Saat Piala Dunia

Pentingnya Menciptakan dan Menyampaikan Lagu Anime

Kemudian Masaaki Endoh juga menyampaikan mengenai bagaimana pentingnya menciptakan dan menyampaikan lagu anime kepada penonton. Masaaki menjelaskan bahwa ia harus menyukai anime terlebih dahulu baru mulai untuk membuat lagunya, dan itu memakan waktu. Kemudian Masaaki ditanya mengenai apakah ia menyukai jika diberikan waktu yang lama untuk berkreasi?

“Tetapi seringkali pekerjana kita tidak memiliki banyak waktu untuk menyelesaikannya. Bukankah begitu? “ jawab Masaaki.

Masaaki Endoh merasa bahwa ia memiliki tanggung jawab yang besar ketika menciptakan sebuah lagu untuk soundtrack anime. Ketika mendengarkan lagunya, dengan lirik dan musiknya, penonton harus dengan mudah memahami apa yang dimaksud anime tersebut. Jadi menurutnya, vokalis merupakan satu-satunya bagian yang benar-benar dapat menyampaikan sesuatu dengan kata-kata dalam band. “Jadi saya percaya bahwa prinsipnya adalah menggunakan kata-kata dengan tepat“ imbuhnya.

“Saya rasa saya tidak bisa menyantikan hal-hal yang belum pernah saya alami sebelumnya. Jadi, saya masih ingin mengalami banyak hal yang berbeda bahkan di usia saya“ tutup Masaaki mengakhiri sesi interview.

Untuk menonton keseruan interviewnya, kamu bisa menontonnya disini.

Maaf Anda Melihat Iklan
Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Entertainment

Lagu Favorit dan HIT Yoshiki Fukuyama

Published

on

GwiGwi.com – ANIME SONG PARTY! Acara radio yang paling ditunggu tiap minggunya hadir kembali! Salah satu program di Jepang yang menghubungkan berbagai belahan dunia dengan lagu-lagu anime yang diselenggarakan oleh Nippon Cultural Broadcasting. Acara ini tayang tiap hari Minggu pada pukul 20:30-20:45 (waktu standar Jepang). Kali ini kita kehadiran salah satu bintang populer di Jepang yaitu Yoshiki Fukuyama. Simak lengkapnya interview seru kali ini!

Maaf Anda Melihat Iklan

Lagu Favorit dan HIT Yoshiki Fukuyama

Bagi kamu yang belum mengenal, Yoshiki Fukuyama merupakan musisi asal Jepang, penyanyi, dan juga penulis lagu. Fukuyama semakin tersohor secara internasional sejak dirinya menyanyi dan memainkan show gitarnya di anime Macross 7. Kali ini ANIME SONG PARTY! Mendapatkan kesempatan untuk berbincang asik dengan Yohsiki Fukuyama. GwiGwi, sebagai salkah satu media budaya pop terbesar di Indonesia mengirimkan pertanyaan kepada Yoshiki terkait dengan lagu favorit yang pernah dibawakan oleh Yoshiki Fukuyama dan lagu yang paling berdampak pada karir artisnya.

“Baik, aku akan bercerita mengenai sebuah lagu berjudul Totsugeki Love Heart. Lagu ini merupakan salah satu lagu yang dimasukkan ke dalam anime TV berjudul Macross 7. Aku merekam lagu ini bersama dengan lagu yang lain di sesi rekaman pertama. Aku memutuskan untuk menyanyikan lagu anime tersebut, tapi saat pertama kali membaca liriknya aku berpikir bahwa diriku tidak bisa melakukan itu” jelas Fukuyama sambil tertawa.

Fukuyama kembali menjelaskan, “Aku merasa hampir seperti, ini memalukan! Ketika aku mendengarkan demo, nadanya cukup rendah. Itu sama sekali bukan nada tinggi, kukira produser tidak memiliki cukup waktu untuk mengerjakan bagian itu karena aku tahu kuncinya sangat tinggi dan hampir mencapai batasku”

Baca Juga:  Review Indonesia Biner, Web Series Indonesia Pertama Bertema Cyber War

“Aku diberi tahu untuk menyanyikan lagu ini dan dua hari berturut-turut aku merekam 6 lagu sekaligus. Ini cukup sulit, karena aku merasa bahwa lagu ini mustahil untukku”

Lagu HIT yang mengantarkan kepopuleran Yoshiki Fukuyama

Tapi siapa sangka, lagu yang ia kira mustahil dibawakan dengan apik itu malah membawa kepopuleran untuk Yoshiki Fukuyama. “Aku tidak pernah berpikir bahwa lagu itu akan menjadi lagu yang begitu penting bagiku. Aku sekarang sangat senang dan berpikir bahwa aku telah melakukan yang terbaik meskipun sangat sulit untuk bernyanyi dengan nada tinggi”

Pria kelahiran tahun 63 itu juga mengatakan bahwa saat itu anime belum terlalu populer. Ia bahkan menceritakan bahwa namanya tidak ada dalam anime Macross 7 dan bahkan tidak ada di judul lagu ataupun di CD. “Itu hanya tertera Lagu: FIRE BOMBER. Jadi itu adalah salah satu lagu yang kunyanyikan dari 6 lagu”

Sekarang lagu itu menjadi salah satu lagu terbaik dan HIT dari Yoshiki Fukuyama yang dikenal banyak orang. Sebelumnya Yoshiki Fukuyama tidak berpikiran bahwa lagu ini akan memiliki cerita yang sangat bermakna bagi dirinya sendiri di masa depan. Itulah lagu favorit dan HIT Yoshiki Fukuyama!

Maaf Anda Melihat Iklan
Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Entertainment

Model Fujita Nicole dinyatakan positif COVID-19

Published

on

By

GwiGwi.com – Pada tanggal 5 Februari, model Fujita Nicole (23) memperbarui akun Instagram-nya melaporkan bahwa dia telah dites positif COVID-19.

Maaf Anda Melihat Iklan

Fujita mengambil absen dari program radio setelah dia demam. “Setelah itu, saya mengikuti tes PCR dan dinyatakan positif COVID-19. Saat ini saya sedang memulihkan diri di rumah,“jelasnya.

Fujita mengungkapkan bahwa demamnya mencapai 39°C (102.2°F) pada satu titik, tetapi telah turun sejak itu. Dia juga mengalami batuk, sakit tenggorokan, mual, dan nyeri sendi.

Baca Juga:  GUEST TALK with ASAKA | ANIME SONGS PARTY! (IDN Sub) Part 2

Sumber: (1)

Maaf Anda Melihat Iklan
Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Trakteer

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending

GwiGwi
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x