Tech & life
Review RAZER Nommo Pro, Gaming Speaker yang Bikin Berasa Punya Home Theater!
GwiGwi.com – Siapa sih yang ga kenal Razer? Brand yang fokus utamanya mendukung pengalaman Gamers biar semakin sempurna dengan segudang peripheralsnya? Nah salah satunya tentu aja Audio. Saat ini gw juga lagi nyobain Razer Hammerhead True Wireless Pikachu Limited Edition. Namun yang akan dibahas kali ini adalah saudaranya di kategori audio juga yang lebih jagoan, yaitu si Razer Nommo Pro. Berikut adalah Reviewnya.
Sebelumnya apa sih Razer Nommo itu? Razer Nommo adalah gaming speaker system dari Razer, yang berbentuk silinder pada kedua satelitenya. Nah pada versi pro, Razer memberikan sedikit upgrade lagi dengan menanamkan Tweeter pada kedua speaker utamanya, dan menambahkan subwoofer dalam setupnya.
Design dan Build Quality
By design, ketiga set ini bisa dibilang cukup jumbo. Ditotal beratnya mencapai 13 kilo lebih, dan mungkin tidak selalu cocok dalam kondisi, terutama dalam kondisi meja yang cukup minimalist atau sempit. Untungnya pada meja review kita masih bisa squeze in setup ini, dan Subwoofer berada di atas meja. Idealnya memang seharusnya berada di bawah biar meja kerja atau meja gaming tidak terlalu bergetar. Desaiunnya cukup selaras dan masuk kedalam gaming setup apapun yang kalian miliki. Untuk build quality sendiri, mayoritas bahannya adalah plastik premium, yang dirangkai sangat solid oleh razer. Selain itu ke 3 set ini diberikan finish berwarna hitam doff, dan tidak mudah meninggalkan bekas sidik jari. Sayangnya kalau ruangan kalian mudah berdebu, ceritanya tentu jadi berbeda. Oh yah, gamers, kalian akan sangat dimanjakan, karena Razer juga sudah memberikan RGB Lighting pada base stand kedua speakernya yang memberikan aksen tersendiri. DI subwoofernya, sama masih minimalis juga dengan material dan finish yang sama. Subwoofernya ini memiliki ukuran yang cukup besar dan menjadi central connectivity dari setup Nommo Pro sendiri. Menemani ketiga setnya ada sebuah controller, yang digunakan untuk operasional.
Konektivitas
Di soal connectivity, Razer Nommo Pro punya opsi yang hampir lengkap banget untuk semua jenis perangkat. Yang masih butuh analog, 3.5mm AUX IN tersedia disini. Yang mau digital? Tentu saja ada koneksi via USB dan juga Optic untuk kualitas audio digital terbaik yang kalian inginkan. Yang terakhir, wireless? Nommo Pro juga punya berkat koneksi Bluetooth 4.2 yang bisa terhubung dengan perangkat apapun selama itu adalah koneksi Bluetooth. Tidak hanya input sebenarnya, karena dari Nommo Pro ini juga tersedia output. Kalian bisa menghubungkan earphone melalui 3.5mm Headphone Jack yang terdapat di Controller Pucknya jadi kalian bisa dengan cepat merubah output dari speakernya, ke earphone kalian jika memang dibutuhkan.
Software
Di soal software dan navigasi, Nommo Pro dapat dikendalikan dengan 3 cara. Yang pertama adalah dengan menggunakan Controller Pucknya. Disini ada tombol untuk on off, serta Control Wheel untuk menaikan volume. Mode switch juga bisa dilakukan dengan menekan tombol paling bawah di controllernya, diantara headphone dan aux in. Kemudian yang kedua adalah Via Razer Synapse. Razer Synapse adalah aplikasi Control Panel dari Razer, dan akan otomatis terinstalasi, jika kalian menghubungkan USB dari Nommo Pro ke PC Windows kalian, maupun Mac. Dalam case ini gw koneksikan ke Laptop ROG Strix G17 dari ASUS. Hal paling simple disini yang bisa kalian lakukan adalah mengatur volume, bass, dan juga Audio enhancement. Selain itu kalian juga bisa mengganti mode input disini, walaupun USB tetap terhubung utama ke laptop/komputer kalian. Kemudian kalian juga bisa mengontrol lightingnya disini, serta mengadjust audio profile sesuka hati kalian. Razer Synapse ini juga bisa menjadi hub kalau kalian punya lebih dari 1 perangkat Razer. Yang terakhir adalah via Nommo Pro app yang bisa kalian install melalui smartphone baik Android maupun iOS. Disini mirip dengan synapse, namun terbatas hanya untuk audio control saja, dan tidak bisa mengganti mode input. Namun ini cukup simple dan ringkas jika yang dilakukan adalah untuk merubah volume, bass, dan audio enhancement saja. Pengalaman dengan controll ini dari semua paling simple menggunakan aplikasi saja dikombinasikan dengan control puck. Walau synapse memang lengkap, tapi gw sendiri lebih sering menghabiskan waktu bersama control puck dan nommo pro app saja yang straight to the point.
Audio Quality
Kemudian pastinya tentang audio quality. Hal yang menarik pada Nommo Pro ini tidak sebatas hanya di performa sebagai speaker gaming. Untuk kalian yang masih bosen dirumah dan kangen kualitas film sekelas bioskop, Nommo Pro bisa memberikan itu. Melalui sistem 2.1 Channelnya, speaker ini sudah disertifikasi juga oleh THX dan juga Dolby Audio, 2 kelas sertifikasi paling mainstream di bioskop. Tweeter berukuran 20mm yang dimilikinya mampu mendeliver Highs yang solid, sementara speaker utama memberikan balance antara mids dan highs, dan tentunya low dapat dihandle oleh subwoofer yang berukuran cukup besar ini. Kombinasi ini, kalau sesuai fungsinya untuk gaming, dapat memberikan pengalaman cinematis yang sangat pleasent. Bermain Call of Duty Modern Warfare terkesan lebih nyata dengan setiap dentuman dan hiss dari senjata dapat dideliver dengan baik oleh ketiga pabrik suara ini. Intinya sih memberikan level imersitifitas yang jauh lebih baik ketimbang speaker non gaming standard. Main genshin Impact juga lebih sedap tentunya karena audio dari musik instrumentalnya dapat terdengar dengan sangat merdu. Karena ga terbatas dengan Digital saja, gw pun nyobain untuk main game rhythm di Switch yaitu Musynx, dengan speaker ini berkat koneksi 3.5mm AUX IN nya dan hasilnya tentu saja sangat memuaskan bagi penggemar genre Future Bass. Ngomongin soal musik, tentunya Nommo Pro juga bisa digunakan untuk itu, dan in a good way. Dengan audio streaming service yang baik misal Spotify, Apple Music, atau yang paling standar sekalipun Youtube Music, hasil audio yang dihasilkan akan sangat jelas untuk ketiga sektor audio. Wajar sih karena masing-masing area dihandle oleh spesifikasi yang ditargetkan untuk mengcover spektrum itu. Vocal dan juga Treble dapat tersampaikan dengan baik, dan lows atau bassnya terdengar tetap solid. Cuman mungkin terkada bisa terjadi distorsi yang cukup signifinak, karena penggunaan subwoofer itu sendiri juga dan pantulan suara audionya. Namun tidak hanya musik, karena pengalaman menikmati film pun bisa diberikan dengan experience terbaik oleh Razer Nommo Pro. Contohnya disini 6 Underground di Netflix, setiap dentuman actionnya dapat dirasakan, bak sedang berada di bioskop.
Sample Audio – Video
Harga dan Ketersediaan
Lalu untuk harga dan ketersediaan. Well, to be honest as expected dari Merk Gaming Focused ini, harga yang ditawarkan Razer selalu berada di kelasan premium, dan tentu saja, Razer Nommo Pro dibanderol dengan harga yang premium juga. Ngomongin build dan kualitas yang ditawarkan Nommo Pro memang sangat solid, walau sebelumnya kita memang belum pernah mencicipi performa Nommo yang reguler. Sebagai All-Rounder, Nommo Pro juga bisa dinikmati oleh non gamers. Harga yang ditawarkannya sendiri adalah 9.499 Juta rupiah, berdasarkan harga resminya Razer di Razer Flagship Store pada Marketplace Tokopedia. Harga ini memang cukup tajam, dan mungkin tidak akan langsung menarik bagi sebagian gamers dan penggunanya. Namun razer sendiri yakin bahwa ini bukan hanya untuk gamers, namun buat pecinta audio secara keseluruhan
Kesimpulan
Kalau mau disimpulkan, it's been a while sejak gw melihat aksesoris audio gaming seberani ini. Speaker terkadang tidak selalu menjadi aksesoris yang fundamental, karena kebanyakan gamers pun menyukai opsi untuk memasang headset ketimbang menggunakan speaker. Razer pun memiliki jajaran Headset yang cukup menarik juga, terutama Baracuda X yang belom lama ini dirilis dan sudah menarik perhatian gw. Namun sejak keterbatasan ruang gerak dikarenakan pandemi covid, penggunaan headset berjangka panjang selama bekerja maupun gaming session, terkadang membuat fatigue juga di telinga, dan oleh karena itu, kesempatan mencoba dan mereview si Nommo Pro ini menjadi angin segar untuk gw sendiri dan tidak menutupi kemungkinan untuk kita memasukannya ke wishlist pembelian kita berikutnya. Audio quality yang diberikan oleh Nommo Pro ini above and beyond. Terutama penggemar Musik dengan bermacam genre, maupun user yang banyak menghabiskan waktu menikmati segudang film yang tersedia di netflix. Tweeter, Speaker, dan juga Subwoofernya bekerja secara sinergis dengan baik untuk memproduksi suara yang memberikan experience diatas rata-rata gaming speaker, ataupun speaker home setup secara general. Namun memang ini bukan tanpa kekurangan. Kualitas yang bagus, tentu hanya bisa dicapai dengan space yang cukup besar yang dibutuhkan si Nommo Pro. Mencari positioning dan juga space yang tepat mungkin akan sedikit PR untuk user yang punya space terbatas. Selain itu harga yang dibanderol oleh Razer terutama di Indonesia cukup flagship class, sehingga mungkin tidak jarang user memilih alternatif lain, bahkan termasuk Nommo 2.0 yang juga dirilis oleh Razer sebagai versi lebih sederhananya. Nommo Pro memang bukan untuk semua orang, namun kualitasnya baik secara build maupun audio, dapat memuaskan semua orang, dan menurut gw, itu adalah selling point terbaik yang dapat diberikan oleh Razer Nommo Pro ini.
Tech & life
ASUS Resmi Hadirkan ProArt Display OLED PA27USD dan PA32USD untuk Kreator Profesional
www.gwigwi.com – ASUS resmi mengumumkan kehadiran monitor profesional terbaru mereka, ProArt Display OLED PA27USD dan ProArt Display OLED PA32USD. Kedua monitor QD-OLED 4K ini dirancang khusus untuk kreator konten profesional dengan menghadirkan refresh rate 240Hz, kecerahan puncak hingga 1000 nits, serta dukungan konektivitas 12G-SDI.
Monitor ProArt terbaru tersebut sudah tersedia mulai Mei 2026. Bahkan, model PA27USD berhasil meraih penghargaan CES 2026 Innovation Award dan Red Dot Product Design Awards berkat inovasi dan desain premium yang diusungnya.
Panel QD-OLED 4K dengan Refresh Rate 240Hz
ProArt Display OLED PA27USD hadir dengan ukuran 26,5 inci, sementara PA32USD mengusung panel 31,5 inci. Keduanya menggunakan panel QD-OLED 4K yang mampu menghasilkan kecerahan puncak hingga 1000 nits untuk menampilkan kontras tajam antara area terang dan gelap.
Selain itu, refresh rate 240Hz dan dukungan Variable Refresh Rate (VRR) membuat monitor ini mampu menghadirkan tampilan visual yang sangat mulus, baik untuk rendering maupun pengecekan kualitas konten dalam satu layar. Dukungan HDMI 2.1 dengan output 4K@240Hz juga memastikan visual tetap detail dan responsif.
Akurasi Warna Profesional untuk Editing dan Pasca Produksi
Kedua monitor ProArt ini menawarkan cakupan warna DCI-P3 99%, sRGB 100%, serta kedalaman warna true 10-bit yang mampu menampilkan lebih dari 1,07 miliar warna. Hal tersebut membuat PA27USD dan PA32USD sangat ideal untuk kebutuhan editing video, color grading, hingga workflow pasca produksi profesional.
ASUS juga memastikan akurasi warna tingkat tinggi melalui proses kalibrasi pabrik dengan nilai Delta E < 1. Teknologi grayscale tracking canggih turut digunakan untuk menjaga konsistensi warna dan gradasi agar tetap presisi.

Asus Resmi Hadirkan Proart Display Oled Pa27usd Dan Pa32usd Untuk Kreator Profesional
Dibekali Colorimeter dan Dukungan HDR Lengkap
Salah satu fitur unggulan monitor ini adalah hadirnya motorized flip colorimeter bawaan yang memungkinkan proses kalibrasi otomatis tanpa memerlukan software tambahan. Pengguna bahkan dapat menjadwalkan proses kalibrasi secara berkala melalui menu OSD.
Di sisi lain, ASUS juga menyematkan teknologi Smart HDR yang mendukung berbagai format HDR populer seperti Dolby Vision, HDR10, dan Hybrid Log-Gamma (HLG). Dukungan tersebut membuat monitor cocok untuk kebutuhan produksi video modern maupun konten streaming HDR.
Konektivitas Lengkap dengan Dukungan 12G-SDI
Untuk menunjang workflow profesional, ProArt Display OLED PA27USD dan PA32USD hadir dengan konektivitas yang sangat lengkap. Kedua monitor dibekali dual Thunderbolt 4, HDMI 2.1, DisplayPort 2.1, serta USB hub bawaan.
Monitor PA27USD memiliki satu port 12G-SDI, sedangkan PA32USD dibekali dua port 12G-SDI untuk mendukung transmisi video 4K@60Hz tanpa kompresi. Fitur ini sangat penting bagi kebutuhan color grading profesional, VFX, hingga integrasi capture card di studio produksi.
Selain itu, salah satu port Thunderbolt 4 mendukung Power Delivery hingga 96W sehingga laptop dapat tetap terisi daya hanya menggunakan satu kabel.
ASUS OLED Care Pro untuk Mencegah Burn-In
ASUS juga menghadirkan teknologi ASUS OLED Care Pro untuk melindungi panel OLED dari risiko burn-in. Teknologi ini mencakup berbagai fitur seperti Pixel Shift, Screen Saver, hingga Proximity Sensor yang dapat otomatis meredupkan layar saat tidak ada pengguna di depan monitor.
Harga dan Ketersediaan
ProArt Display OLED PA27USD tersedia mulai Mei 2026 dengan harga US$2199, sementara versi ProArt Display OLED PA27USD Panaro MAX Rugged Case Edition dijual seharga US$2599. Adapun ProArt Display OLED PA32USD dijadwalkan hadir pada Juni 2026 dengan harga US$2699.
Informasi lebih lanjut mengenai produk ini dapat dilihat melalui situs resmi ASUS ProArt.
Tech & life
ZTE dan Telkom Indonesia Teken MoU Strategis untuk Mempercepat Pengembangan Solusi dan Infrastruktur Digital
www.gwigwi.com – ZTE Corporation (0763.HK / 000063.SZ), penyedia solusi teknologi informasi dan komunikasi terintegrasi terkemuka di dunia, secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk untuk memperkuat kerja sama strategis dalam pengembangan solusi dan infrastruktur digital.
Penandatanganan MoU ini menjadi tonggak penting dalam kemitraan jangka panjang antara ZTE dan Telkom, sekaligus mempertegas komitmen kedua belah pihak dalam mempercepat transformasi digital Indonesia melalui penerapan teknologi canggih, termasuk cloud computing, kecerdasan buatan (AI), dan next-generation connectivity.
Melalui kolaborasi ini, ZTE akan memanfaatkan pengalaman dan keunggulan teknologinya di tingkat global dalam bidang infrastruktur digital, solusi berbasis AI, dan platform terintegrasi untuk mendukung Telkom dalam memperkuat ekosistem digitalnya. Kemitraan ini diharapkan dapat mempercepat inovasi, memperkuat potensi layanan, serta menghadirkan solusi digital yang lebih scalable dan aman bagi sektor enterprise dan pemerintahan.
Zhu Yang, Sales Director ZTE Indonesia, mengatakan, “Kami bangga dapat memperkuat kolaborasi dengan Telkom Indonesia, salah satu penggerak utama ekosistem digital di Asia Tenggara. Kemitraan ini mencerminkan visi bersama kami untuk membangun infrastruktur digital yang cerdas, efisien, dan berkelanjutan. Dengan menggabungkan keahlian teknologi ZTE dan kekuatan pasar Telkom, kami berharap dapat menciptakan nilai baru dan mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.”
Dari perspektif Telkom, kolaborasi ini sejalan dengan strategi transformasi perusahaan dalam berevolusi dari operator telekomunikasi tradisional menjadi perusahaan berbasis infrastruktur dan platform digital yang terintegrasi.
Seno Soemadji, Direktur Strategic Business Development & Portfolio PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, menegaskan bahwa kemitraan strategis memainkan peran penting dalam mempercepat agenda pertumbuhan jangka panjang perusahaan. “Kolaborasi ini mencerminkan fokus berkelanjutan kami dalam memperkuat infrastruktur digital sebagai fondasi pertumbuhan di masa depan. Selanjutnya, Telkom berkomitmen untuk meningkatkan kapabilitas di bidang data center, konektivitas, dan platform berbasis cloud, sekaligus menjadikan AI sebagai penggerak utama untuk menghadirkan solusi yang lebih terintegrasi dan bernilai tinggi bagi pelanggan kami. Melalui kemitraan seperti ini, kami ingin membangun ekosistem digital yang lebih tangguh, aman, dan kompetitif di Indonesia maupun di tingkat regional,” ujarnya.
Kerja sama ini juga mendukung upaya berkelanjutan Telkom dalam mempertajam fokus portofolio dan meningkatkan disiplin eksekusi, sehingga setiap inisiatif yang dijalankan dapat menghadirkan nilai tambah yang berkelanjutan serta memperkuat daya saing perusahaan dalam jangka panjang.
Ke depannya, ZTE dan Telkom akan menjajaki berbagai peluang kolaborasi, termasuk pengembangan infrastruktur digital, solusi enterprise, layanan berbasis AI, dan pengembangan kapabilitas untuk mendukung kebutuhan ekonomi digital Indonesia yang terus berkembang.
Tech & life
ASUS Umumkan Kehadiran Kartu Grafis NVIDIA GeForce RTX 5060 dan 5060 Ti
ASUS mengumumkankehadirankartugrafis NVIDIA ® GeForce RTX™ 5060 dan GeForce RTX 5060 Ti (versi 16GB dan 8GB) darijajaran TUF Gaming yang tangguh, Prime yang fleksibel, serta Dual GeForce yang ultra-ringkas. Dengankombinasiarsitektur NVIDIA Blackwell serta hardware canggih ASUS, masing-masing kartugrafisinimenawarkanakses gaming PC modern yang mudah dan menarikkepada para pengguna. Terlepasapakahpenggunamemerlukankartugrafis yang tangguh, SFF-ready, atauopsidengan VRAM yang melimpahuntuk gaming yang lebihserius, ASUS menyediakankartugrafissesuaidenganberagamkebutuhanpengguna.
Teknologi, hardware, dan fiturgenerasiberikutnya
Kesembilankartugrafis TUF Gaming, Prime, dan ASUS Dual GeForce RTX 5060 dan 5060 Tiiniditenagai oleh NVIDIA Blackwell yang menyuguhkankemampuaninovatifkepada para gamer dan kreator. Dengankemampuan AI yang masif, GeForce RTX 50 Series mampumemanjakanpenggunadenganpengalamanbaru dan akurasigrafis level berikutnya. Penggunadapatmelipatgandakanperformadenganteknologi NVIDIA DLSS 4 yang memilikifitur Super Resolution, Ray Reconstruction, dan Multi Frame Generation. Mereka juga dapatmenciptakangambardengankecepatan yang tidakpernahadasebelumnyasertamenyalurkankreativitasnyamelaluifitur NVIDIA Studio.
Lebihdariitu, penggunadisuguhkandenganakseskepadalayananmikro NVIDIA NIM sebagai model AI canggih yang membuat para enthusiast dan developer dapatmembangunasisten, agent, dan alurkerja AI denganperformaterbaik pada sistem NIM-ready. GPU terbaruini juga dilengkapidengan neural shader yang dapatdigunakan oleh para developer game untukmengomprestekstursertamengurangipenggunaanmemori. Semuafiturinimembantukartugrafis RTX 5060 dan RTX 5060 Timenyajikanperformaciamik di atas rata-rata.
Masing-masing liniproduk TUF Gaming, Prime, dan ASUS Dual mengeluarkankartugrafis RTX 5060 8GB dan RTX 5060 Ti (versi 16GB dan 8GB). Semuakartugrafis ASUS RTX 5060 dan RTX 5060 Tidilengkapidukungan Dual BIOS. Penggunadapatmemilihsuhurendahuntukmendapatkanperformatinggiataumengutamakan level kebisinganrendahuntuk gaming bebashambatan. Kartugrafis ASUS RTX 5060 dan RTX 5060 Ti juga menawarkanberagaminovasitermal, sepertikipas Axial-tech denganukuranbilah yang lebihpanjanguntukmeningkatkanaliranudara. Denganteknologi 0dB, kipas juga akanberhentisecaracerdassaattidakdiperlukan, sehingga level kebisingankartugrafistetaprendahseminimalmungkin.
Kartuini juga dilengkapidual-ball fan bearinguntukdayatahan yang maksimalsertavented backplateuntukmenjagatemperaturtetaprendah. Setiap backplate terbuatdari aluminium untukmenambahkesanestetissekaligusmemaksimalkanpembuanganpanas. Setiapkartu juga dibuatdenganteknologi ASUS Auto Extreme. Denganteknologiini, semua proses penyolderandilakukandalamsekalijalanuntukmengurangibebanproduksisekaligusmeningkatkankualitaskartugrafissecarakeseluruhan. Selainitu, ASUS GPU Guard melindungikartugrafisdenganlapisanperekat di keempatsudutnyauntukmencegahkeretakan. Saatpenggunamembelikartugrafis ASUS GeForce RTX 5060 atau RTX 5060Ti Series, sehinggamerekadijaminakanmendapatkankartugrafis yang tahan lama.
Kartugrafis TUF Gaming: kombinasidayadengan hardware kelasatas
ASUS meluncurkan TUF Gaming GeForce RTX 5060 8GB, TUF Gaming RTX 5060 Ti 8GB, dan TUF Gaming GeForce RTX 5060 Ti 16GB untukmemuaskandahaga para pengguna yang menginginkan hardware tangguh dan andal.
Kartugrafisinihadirdengankonstruksikelasmiliteruntukmemastikanketangguhannya, meskisedangberada di bawahtekanan yang paling beratsekalipun. Lebihdariitu, lapisan PCB melindungikartugrafisinidaridebu, serpihan, dan kelembapan. Untukmanajementermal, kartu TUF RTX 5060 dan 5060 Tidilengkapidengan heatsink MaxContact yang dapatmenghilangkanpanassecaraefisien.
Kartugrafisberwarnagunmetal-grayinidirancangsecarapresisidengantampilan industrial khasTUF Gaming berupasuduttegas dan garis miring yang sudahteruji. Selainitu, bagipengguna yang menyukaisentuhancahaya pada hardware berteknologitinggiini, sebuahpencahayaan ARGB pada backplate menyuguhkanwarna-warni yang dapatdisesuaikan. Setiapkartutelahkompatibeldengan Aura Sync, sehinggapenggunadapatmenyesuaikanpencahayaandenganperangkat Aura Sync yang lain untukmenciptakanbattlestation yang tersinkronisasi.
Untukmelengkapikartugrafisini, ASUS merekomendasikancatudayaTUF Gaming 750W Gold. PSU inimemilikisertifikasikelasmiliter dan standardayatahan TUF Gaming. Artinya, PSU tersebutdapatberfungsidenganbaikbersama RTX 5060 atau 5060 Titerbaruini. Dengangaransi 10 tahun, penggunaakanmerasatenangbagaimana pun merekamemaksimalkan PC miliknya.
Kartugrafis Prime: siapuntuk PC gaming SFF
Bagipengguna yang mencarikartugrafisuntuksmall-form-factor (SFF), Prime memilikiberagamopsi di jajaran ASUS RTX 5060 dan 5060 Ti. Prime GeForce RTX 5060 8GB, Prime GeForce RTX 5060 Ti 8GB, dan Prime GeForce RTX 5060 Ti 16GB merupakankartugrafis 2,5 slot dengankonfigurasitigakipas. Artinya, kartugrafisinisiapuntukmendukung PC berbentukringkasdengankemampuanpendinginan yang kencang.
Selaindesain 2,5 slot yang nyaman, kartuini juga cocokuntukmereka yang menyukaikomponendengantampilan modern dan ramping. Tepianbulat dan tampilanminimalismemastikankartu Prime dapatdipasangdenganhampirsemua PC secara pas.
Untukkartu Prime RTX 5060 dan RTX 5060 Ti, ASUS Prime 750W Gold adalah PSU paling cocokuntukdigunakanbersama. Dengansertifikasi Gold 80 Plus, dual-ball fan bearing, dan komponen premium lainnya, PSU inimenghasilkandaya yang stabildalamwaktu yang lama dengangaransi 8 tahununtukmenjaminkualitasnya.
ASUS Dual GeForce RTX 5060 dan RTX 5060 Ti: ukuran minimal,performamaksimal
Bagipengguna yang menginginkankartugrafis RTX 5060 atau RTX 5060 Tiberukuranlebihringkasdibandingkanliniproduk Prime, ASUS menyediakansolusinya. ASUS Dual GeForce RTX 5060 8GB, Dual GeForce RTX 5060 Ti 8GB, dan Dual GeForce RTX 5060 Ti 16GB masing-masing menyuguhkangaming horsepower yang kuatdalamsebuahkartugrafisringkasdengankonfigurasiduakipas.
Setiapkartuhadirdenganwarnahitam-putihkontrasyang menarikuntuk para enthusiast PC yang senangtampilmenonjoldengan PC-nya. DenganaksenfiksiilmiahGolden Age, kartuinimemberikankesan retro-futurisme yang sangat cocokdenganbanyakkomponen ASUS lainnya.
Untukkartugrafisini, ASUS merekomendasikan PSU ASUS Prime 750W Gold. Selainsebagaipasanganestetis yang ideal, PSU iniakanmenyediakantenagatahan lama yang dibutuhkansemuakartugrafis ASUS Dual GeForce RTX 5060 dan 5060 Tiagarmemberikanperformaterbaiknya.
Optimasisetiappengalamandengan GPU Tweak III
Software ASUS GPU Tweak III memudahkanpenggunauntukmemantau dan menyesuaikanperforma GPU denganpraktis. Software inimenyediakaninformasimendalammengenaispesifikasi dan status kartugrafissekaligusmemudahkanpenggunauntukmenyesuaikanberbagai parameter prosesor. Terlepasapakahpenggunainginmengganti mode kinerjakartugrafisataumelakukan overclocking dengansekaliklik, GPU Tweak III membuatprosesnyamenjadi sangat mudah. Selainitu, adanyafitur OSD Wizard terbarumempermudahpenggunauntukmenyesuaikantampilanlayar (OSD) GPU Tweak III, sehingamerekadapatmemperolehinformasi yang diperlukandalam format yang diinginkan.
-
News4 weeks agoGenshin Impact Versi “Candra VII”: Kebenaran di Balik Lembar-Lembar Purana
-
News4 weeks agoPara Pemain “Mortal Kombat II” Meriahkan Tur Global di Jakarta lewat kehadiran di Fan Event dan Red Carpet di Jakarta
-
TV & Movies4 weeks agoGrogu Hadir Di Perayaan Star Wars Day Di Jakarta
-
TV & Movies4 weeks agoReview Film Mortal Kombat II, Semakin Berani Bermain
-
TV & Movies4 weeks agoResmi Meluncur, Xiaomi TV S Mini LED 2026 Standar Baru Hiburan Premium di Rumah
-
TV & Movies4 weeks agoREVIEW FILM FUZE, PERAMPOKAN DI TENGAH TEROR BOM YANG PENUH KEJUTAN
-
Box Office3 weeks agoReview Film Gohan: A Heart That Goes Home, Perjalanan Hidup Penuh Haru
-
Gaming3 weeks agoSiap Tempa Takdirmu: Blades of Fire Versi 2.0 Kini Resmi Hadir di Steam!







