Connect with us

Gaming

Review Game – Uncharted 4 : A Thief’s End, Akhir Kisah Panjang Nathan Drake.

Published

on

GwiGwi.com – Story yang menarik, grafik menawan, character development yang sangat baik, dan juga sisipan Humor yang tidak kalah menarik dari story-nya sendiri, membuat Uncharted 4 : A Thief's End menjadi salah satu game yang kalian wajib mainkan selama weekend ini nih Gwiple! Kisah Nathan Drake, seorang “traveller” yang berkelana mencari harta karun dan juga keberuntungan akan diselesaikan oleh Naughty Dog, pada seri ke-4 Uncharted. Selain story dan juga gameplay singleplayer yang menarik, kali ini Naughty Dog juga mengikutsertakan mode Multiplayer yang menambah bumbu sedap dari Uncharted 4.

Maaf Anda Melihat Iklan

Selama seminggu ini, Tim GwiGwi.com sudah mencicipi “kenikmatan” dan mengagumi keindahan yang memiliki rating perfect Seperti apa keseruan game Uncharted 4 : A Thief's End? Gwiditor siap merangkumnya! Yuk kita simak!

about

About

Uncharted adalah seri fenomenal yang dilahirkan oleh Naughty Dog dan bersifat eksklusif untuk konsol Sony, yaitu Playstation (Playstation 3 dan Playstation 4). Berkisah tentang Nathan Drake, seorang “pengumpul” harta karun yang berkeliling ke berbagai tempat di dunia, untuk mendapatkan harta karun yang diincarnya saat itu. Tanpa memberikan spoiler terlalu banyak, Nathan Drake bersama “guru”-nya Victor Sullivan selalu saja menemui beberapa masalah dalam perjalanan pencarian harta karunnya dimana masalah tersebut adalah rival-rivalnya yang juga mengincar harta karun yang sama. Sepanjang perjalanannya, Nate bertemu dengan beberapa wanita dan salah satunya adalah Elena Fisher yang kemudian menikah dengan Nate dan memulai awal cerita dari Uncharted 4 : A Thief's End.

1530e91a14399430686d088077f6f7a0

Salah satu tempat yang dikunjungi oleh Nate adalah Borneo atau yang kita lebih kenal sebagai Pulau Kalimantan. Lokasi ini menjadi tempat iconic Uncharted pertama, Uncharted : Drake's Fortune. Tentunya ada beberapa scene lucu yang menggelak tawa pemain yang berasal di Indonesia salah satunya adalah saat Drake meminta seseorang untuk membukakan pintu dengan menggunakan kata kasar dari Indonesia.

lol

Bagi Uncharted, Indonesia merupakan salah satu tempat penting dikarenakan asal mula ceritanya yang berlokasi di Borneo masih teringat hingga sekarang. Oleh karena itu jangan terkejut apabila saat membeli Game Uncharted Region 3 di Indonesia, kalian akan menemukan cover art berbahasa Indonesia.

story

Story

Cerita dari Uncharted 4 merupakan pusat perhatian para player kali ini. Sama seperti Uncharted sebelumnya, cerita yang disuguhkan Naughty Dog kepada para fans Uncharted benar-benar menarik. Berbeda dengan Uncharted sebelumnya yang berfokus pada kisah Nathan Drake yang lurus kedepan, di Uncharted 4 terdapat beberapa flashback yang melengkapi beberapa cerita sebelumnya. Selain itu ada sedikit reuni mengharukan yang diberikan oleh Naughty Dog saat Nate bertemu kembali dengan Sam, kakak kandungnya yang (SPOILER ALERT!) diduga sudah meninggal saat mereka melarikan diri dari Penjara di Amerika Selatan.

13173298_10201719354821765_7195628446202031428_o

Selain itu kita juga bisa melihat masa “Tenang” Nate saat akhirnya dia menikah dengan Elena Fisher, dan bekerja untuk seorang pengumpul (recovery) dari suatu kejadian yang berhubungan dengan perairan baik laut maupun sungai. Namun kita juga diberikan sedikit info bahwa sesungguhnya Nate “kangen” dengan pekerjaannya dulu sebagai Treasure Hunter and Collector atau kalau di-translate ke Bahasa Indonesia disebut “Maling”.

13217125_10201719350301652_4427736438021360319_o

Overallstory dari Uncharted 4 tetap semenarik yang dapat kita duga dari hasil karya Naughty Dog. Namun demikian, beberapa fans menyatakan bahwa Story dari Uncharted 2 tetap paling menarik. Walau demikian, Uncharted 4 tetap mendapatkan rating 10/10 dari berbagai review.

Gameplay

Gameplay

Sesuai header, gameplay dari Uncharted sebenernya cukup simpel. Menggabungkan beberpaa konten yang bisa dibilang cukup mainstream seperti Third-Person Shooter, dan Puzzle Solving. Sesuatu yang cukup sesuai untuk game seperti Uncharted 4 ini.

13220598_10201727027053566_235739676433367539_o

Dari segi TPS, Uncharted bisa dibilang mirip dengan game yang juga sedang booming yaitu The Division besutan Ubisoft yang sedikit tergeser di komunitas Playstation 4 dikarenakan perilisan Uncharted 4 : A Thief's End. Bersembunyi dibalik sebuah box atau dinding untuk berlindung, dan Aim-and-Shoot menjadi standar dalam Gameplay Uncharted 4. Yang membuatnya berbeda dengan The Division adalah suatu style yang kita bisa temukan di Uncharted saja. Swing, Drop, and Kill. Begitulah kami menyebutnya. Ini membuat interaksi Drake dengan “Dunia” Uncharted yang luas setiap chapter-nya semakin fluid.

13247921_10201729515355772_7110313349264118744_o

Salah satu point dari Uncharted dalam gameplay-nya adalah adanya Casual Gameplay atau mungkin kita bisa melhatnya lebih sebagai “Puzzle Solving“. Melompat kesana kemari mengikuti langkahan batu yang dapat dilewati, ditambah dengan bergelantungan dengan hook milik Nate, dan juga penyelesaian sejumlah puzzle untuk menemukan clue berikutnya berperan sangat besar disini. Sedikit berbeda dengan Uncharted sebelumnya, Puzzle di Uncharted 4 sedikit lebih memutar otak, namun dalam beberapa kesempatan berkesan diulang-ulang saja seperti salah satunya adalah menarik ataupun mendorong sebuah box yang dipakai menjadi pijakan untuk meraih tempat yang lebih tinggi.

13220545_10201733188967610_3177967460474777769_o

Sebagai tambahan, sekarang kita juga bisa mengendarai beberapa kendaraan yang memang secara story bisa digunakan mengeksplorasi lingkungan sekitar pada beberapa chapter. Walau terbatas dari segi realitas handlingoverall pengalaman mengendarai kendaraan seperti kapal, ataupun mobil Jeep di Uncharted cukup memuaskan walau jangan berharap menjadi drift king disini.

13235645_10201730211973187_8766876858838263774_o

Secara keseluruhan, Gameplay dari Uncharted 4 tetap serupa dengan seri sebelumnya. Perubahan yang terasa adalah di aiming yang lebih baik, dan puzzle yang sedikit memutar otak. Mungkin jika tidak ada tambahan cutscene yang menarik diantara pertarungan atau casual gameplay, Uncharted 4 bisa mendapatkan sedikit penurunan dari point sempurna yang sekarang mereka miliki.

Baca Juga:  Kolaborasi KonoSuba: Fantastic Days x Re:ZERO Kini Dimulai

Graphic

Graphics

Siapa yang tidak jatuh cinta dengan grafis yang menawan dari console next-generation  yang sudah menjadi current-gen sekarang? Tentunya hampir semua orang setuju bahwa nilai grafis adalah segalanya dari sebuah game sekarang.

13244241_10201733187847582_932910274228092509_o

Uncharted 4 tidak akan kalah dalam hal itu. Sebagai salah satu judul eksklusif untuk Playstation, tentu ini kesempatan untuk Naughty Dog dan Sony bersinar melampaui developer third-party. Uncharted 4 mengusung grafik yang sungguh menawan. Dengan detail yang mantap di environment dan juga karakternya, membuat grafik PS4 bisa dibilang top markotop.

Environmentnya disini termasuk rerumputan, bebatuan, salju, hujan, dan sebagainya. Semuanya mendukung detail yang sangat tinggi yang terkadang membuat kita lupa bahwa kita sedang memainkan game, dan bukan menonton film CG yang terkadang menyerupai dunia nyata.

13248509_10201733187687578_3872055831713876141_o

Untuk detail karakternya, bisa dibilang cukup waw. Memang bukan seperti “Kulit Manusia” asli, namun disini membuat karakter yang terbuat dari pixel-pixel digital menjadi hidup dan seolah-olah kita dapat menyentuhnya. Bahkan wajah kasar dari Nate bisa terlihat hingga kita bisa berfikir “Kurang perawatan mz?” walau setelah dipikir-pikir, Nate kerjaannya debu-debuan mulu pantes kaya diiklan salah satu sabun muka di stasiun lokal.

13246350_10201733191527674_899172180871150567_o

Grafik menawan dari Uncharted mungkin menjadi salah satu tombak kekuatan dari Uncharted 4. Namun demikian, kekurangan yang terlihat dari Uncharted 4 hanyalah pada tekstur daun dan rerumputan yang semakin dekat dengan kamera, maka semakin terlihat pixelnya. Ini bukan hal baru dan sudah cukup sering kita lihat di beberapa game lainnya.

multiplayer

Multiplayer

Games nowadays are all about social and multiplayer gameplay! Mungkin kalimat itu bisa menggambarkan perkembangan dunia game saat ini. Sudah mulai jarang game yang menonjolkan story yang WAW tetapi mereka lebih memajukan kemampuan mereka di multiplayer modenya. Salah satu franchise besar yang sudah menekankan multiplayer sejak awal bisa saja disebut seperti Battlefield. Story dari Battlefield tidak terlalu mengesankan (terkecuali Bad Company and so God help me please make EA grant my wish for BC3!) yang menekankan totalitas singleplayer dan multiplayernya.

Naughty Dog tentunya tidak ingin tertinggal dalam segment yang menarik banyak perhatian player. Multiplayer untuk Uncharted 4 bisa dibilang “The Division yang lebih fluid dan menarik dengan bumbu Call Of Duty” – Fery, 2016. Kenapa demikian? Karena sebuah lobby, terdiri dari 12 player, yang akan terbagi menjadi 2 tim dan memperebutkan point sudah cukup menarik! Tetapi sesuai dengan Gameplay Uncharted 4, match “tembak-tembakan” terjadi dalam sudut pandang ketiga atau third-person shooter. Walau demikian, tidak dapat dipungkiri bahwa Multiplayer Uncharted 4 tetap saja menarik perhatian bahkan seorang maniak FPS yang kurang sreg dengan TPS.

Kekurangan dari mode ini, kemungkinan besar malah dari player-nya saja. Mungkin ini lebih personal dan tidak bersifat Global, terkadang yang paling “menggemaskan” dari multiplayer Uncharted 4 adalah saat dimana kita “down” dan teman dekat kita “lupa” atau tidak membantu merevive kita sehingga kita perlu menunggu untuk respawn. Namun demikian, ini membuat permainan lebih menarik karena Final Stand yang biasa di dapat dari Call Of Duty sedikit terasa disini (walau kita tidak menembak musuh). Namun demikian, ini tidak mengurangi sejumlah keseruan dari mode multiplayer.

verdict

Kesimpulan

Uncharted 4 menjadi salah satu game yang paling diantisipasi terutama bagi para player PS4. Dengan gameplay yang dipoles lebih baik dari seri sebelumnya, Grafik yang luar biasa indah, Story yang tentunya tidak kalah seru dengan seri sebelumnya, Perkembangan Karakter yang menarik, dan juga mode Multiplayer yang tidak kalah seru, Uncharted 4 yang sudah mengalami delay berkali-kali bisa diberikan acungan jempol yang cukup banyak.

13217597_10201729514595753_8039476428789073837_o

Namun demikian, tentunya sebuah game tidak bisa terlepas dari beberapa “kejelekan” yang sudah jadi bawaan lahir, ataupun terlahir dari reviewer-reviewer yang skeptis. Uncharted 4 memiliki beberapa kekurangan disana-sini seperti salah satunya adalah munculnya karakter baru, yang cukup penting bagi hidup Nathan Drake, namun tidak pernah disinggung sama sekali di seri-seri sebelumnya. Namun demikian, penambahan ini tidak terlihat “dipaksakan yang penting harus ada” dan ternyata karakter tersebut bisa blend in dengan baik di Uncharted 4.

13244111_10201729516075790_821982190741203311_o

Dengan demikian bisa ditarik kesimpulan bahwa Uncharted 4 wajib kalian miliki apabila kalian merupakan fans dari karya Naughty Dog, ataupun mengikuti seri Uncharted sebelumnya, atau ternyata keduanya. Bagi kalian yang baru saja bergabung dengan seri ini, cukup disayangkan, menurut Naughty Dog ini adalah seri penutup dari Uncharted 4 dan jangan terlalu mengharapkan Uncharted 5 yah~

13220746_10201733189687628_631062675352400579_o

Akan tetapi, walau baru bergabung, jangan lupa juga untuk minimal mempelajari seri sebelumnya supaya kalian tidak blank saat bermain Uncharted 4 sehingga penilaian kalian terhadap masterpiece ini menurun.

Sekian untuk review Uncharted 4 : A Thief's End, dan berikut adalah hasil penilaian dari Gwiditor!

This slideshow requires JavaScript.

[rwp-review id=”0″]

BONUS – Uncharted 4 : A Thief's End (Special Edition Box) !

Maaf Anda Melihat Iklan
Advertisement
Click to comment
0 0 votes
Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Mobile Gaming

Sambut Kolaborasi PUBG Mobile x Gundala

Published

on

By

GwiGwi.com – PUBG Mobile membuat sebuah terobosan terbaru yaitu berkolaborasi dengan Bumilangit Entertainment yang merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang entertainment berbasis IP karakter superhero terbesar di Indonesia.

Maaf Anda Melihat Iklan

Dengan mengusung tema Pahlawan Tanah Air, PUBG Mobile x Gundala menjadi sebuah kolaborasi apik yang dihadirkan demi memenuhi keinginan para komunitas dan para fans untuk memeriahkan semarak kampanye Indo Pride.

“Berkolaborasi merupakan salah satu bentuk terobosan kami untuk membuat PUBG Mobile selalu diminati oleh para fans serta komunitas yang ada di Indonesia.” kata Jenny Zhuang, Country Manager PUBG Mobile Indonesia.
Ia juga menambahkan bahwa dengan berkolaborasi bersama Gundala merupakan langkah yang tepat untuk membawa pop culture di ranah internasional.

“Dengan adanya kolaborasi ini, menunjukkan bahwa PUBG Mobile selalu membuka peluang untuk berkolaborasi dengan industri lainnya.”
Keberhasilan Gundala industri budaya pop tanah air dan kesuksesan PUBG Mobile dalam mengembangkan industri game mobile akan menghasilkan kolaborasi menarik didalam gim PUBG Mobile, mulai dari In-Game Item hingga projek kolaborasi konten video digital.

Selain itu, aktor ternama yang memerankan Gundala, Abimana Aryasatya juga mengatakan, “Sebuah kebanggaan bagi saya sebagai pemeran Gundala, karena dipilihnya Gundala untuk berkolaborasi dengan industri game mobile dan menjadi sebuah kebanggan bagi saya juga menjadi salah satu kolaborator pertama lokal yang bekerjasama dengan di industri ini bersama PUBG Mobile.”

Baca Juga:  OU ditunda hingga 2022 dan rilis trailer kedua

“Kolaborasi ini diharapkan memberi dampak yang positif bagi komunitas, fans, maupun penonton setia Gundala dan juga untuk membuat kita semakin kreatif dalam berkarya!” ujar Abimana Aryasatya.

Dengan adanya kolaborasi ini menunjukkan bahwa PUBG Mobile terus melakukan sebuah terobosan baru untuk bisa memberikan yang terbaik kepada para fans dan juga komunitas, memberikan  dukungan  terhadap  industri pop culture tanah  air, dan juga menandakan bahwasa PUBG Mobile sangat terbuka untuk bekerjasama dengan berbagai industri di tanah air kedepannya.

“Kami selaku perusahaan pemilik IP dari Gundala sangatlah bangga akan akan kolaborasi ini, terlebih Gundala akan menjadi karakter superhero pertama di Asia Tenggara yang akan hadir di PUBG Mobile. Kolaborasi ini kami harapkan dapat menjadi sebuah jalan baru bagi kami para pelaku industri kreatif nasionall untuk tetap semangat dalam berkarya karena karakter nasional juga bisa berkompetisi di dunia internasional.” Bismarka Kurniawan, CEO dan Founder Bumilangit Entertainment.

Bumilangit juga mengharapkan kolaborasi ini akan meningkatkan kecintaan kepada karakter IP nasional sebagai bagian dari pengembangan industri kreatif di Indonesia. Industri kreatif mempunyai peranan penting dalam pembangunan ekonomi dan dapat menjadi salah satu kekuatan ekspor nasional.

Kolaborasi PUBG Mobile X Gundala akan dimulai pada tanggal 3 Desember 2021 serentak di dalam game PUBG Mobile.

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Gaming

Rayakan 20 Tahun Utawarerumono Dengan Game ‘Monochrome Moebius’

Published

on

GwiGwi.com – AQUAPLUS ungkap sedang menggarap game baru berjudul Monochrome Moebius: Toki no Taika untuk merayakan ulang tahun ke-20 dari franchise Utawarerumono. Game ini rencannya akan diluncurkan tahun depan. Belum diungkap platform mana yang akan dibuat.

Penulis kepala waralaba Utawarerumono, Suga Munemitsu dikreditkan untuk konsep dan skrip asli game. Ilustrator mi mendesain karakternya. Desainer karakter Tatsuki Amazuyu dan Misato Mitsumi dikreditkan untuk desain karakter asli. Komposer AQUAPLUS, Naoya Shimokawa sedang menggubah musiknya.

Maaf Anda Melihat Iklan

AQUAPLUS merilis game Utawarerumono asli pada tahun 2002 untuk PC. Game ini menginspirasi serial anime televisi 2006 dan serial anime video asli 2009.

Baca Juga:  Dukung Pertumbuhan Esports di Level Komunitas, UniPin Cari Partner Resmi untuk Bergabung dengan UNITY Tribes

 

Sumber: ANN

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Gaming

Game horor survival open world ‘Wronged Us’ diumumkan untuk konsol dan PC

Published

on

GwiGwi.com – Delusional Studio telah mengumumkan Wronged Us, sebuah game horor survival dunia terbuka yang direncanakan untuk dirilis di konsol dan PC. Direncanakan untuk rilis pada tahun 2023. Konsol khusus tidak diumumkan.

Maaf Anda Melihat Iklan

 

Deskripsi game oleh Delusional Studios:

Game open world horor bertahan hidup orang ketiga.

Wronged Us adalah game berbasis cerita sinematik yang berlatar di kota kecil. Pemain akan menjelajahi kota yang terperinci dan ditinggalkan, menghadapi kengerian psikologis, memecahkan teka-teki, dan melawan monster di sepanjang jalan. Pemain akan bebas menjelajahi berbagai bagian kota dan berinteraksi dengan berbagai NPC.

Baca Juga:  Bandai Namco Mengumumkan 'Dragon Ball: The Breakers'

Menurut situs resmi Delusional Studio, Wronged Us “masih sangat awal dalam pengembangan.” Telah bekerja sebagai proyek pengembangan solo selama satu setengah tahun, dan mempekerjakan staf untuk menyelesaikan proyek.

Pengembang mengutip open world Dark Souls dan desain pencarian NPC, cerita Silent Hill, latar, dan suasana, dan gameplay dan mekanika sebagai inspirasi inti untukResident Evil Wronged Us.

Tonton trailer teaser gameplay di bawah ini. Lihat satu set tangkapan layar di galeri.

Sumber: Gematsu

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Trakteer

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x