Connect with us

PC gaming

Review Game ‘Paradox Vector’, Membawa Kembali Kejayaan Game FPS Retro

Published

on

GwiGwi.com – Membawa kembali Game Retro First person shooter ke abad dua puluh satu tanpa membuatnya terlihat outdated dan tetap terasa fresh, itulah yang coba dilakukan oleh Pengembang indie Schmidt Workshop di gamenya yang berjudul Paradox Vector.

Paradox Vector merupakan game FPS open world classic yang dimana kita akan menyusuri berbagai macam Dungeon untuk mengetahui cerita dan misteri yang ada pada game ini. Design dan Gameplay game ini sendiri terinspirasi dari game game FPS Retro seperti Doom, Battlezone, dan original star wars. Walau style yang digunakan sudah tua dan lama ditinggalkan Schmidt Workshop mencoba membuat gamenya tetap terasa up to date dan tetap terasa fresh di era milenial ini.

Cerita

Menceritakan tentang seorang ilmuwan yang terlempar ke dimensi lain dan hilang ingatan. Selama permainan kita akan mencari tahu sendiri apa yang sebenarnya terjadi dengan menemukan prasasti yang berisi tulisan tulisan yang akan membantu kita mengungkapkan Cerita dari game ini.

Penyampaian cerita secara sedikit sedikit dan terkadang ambigu menambah rasa penasaran dan antusiasme untuk mencari prasasti prasasti yang lain. serta penyampaian cerita seperti ini tidak terlalu mengganggu gameplay yang lumayan bikin pusing.

Gameplay

Untuk gameplay FPS nya sendiri terasa agak mirip dengan Half Life, dan Doom tetapi variasi musuh dari game ini sendiri sangat sedikit sekali, tapi untungnya penempatan musuh di game ini lumayan bagus dan memberi tantangan tersendiri, ditambah level design di setiap dungeon yang benar benar wah sekali. Map pada dungeon terasa seperti puzzle labirin yang sulit untuk diselesaikan dan hampir setiap level dungeon mempunyai variasi puzzle nya sendiri sendiri, ditambah lagi di setiap dungeon memiliki tempat rahasia yang berisi senjata atau prasasti yang dimana untuk menemukanya membutuhkan eksplorasi lebih dan terkadang membutuhkan kunci atau semacam skill seperti double jump untuk mengakses tempat tersebut.

Grafis Vektor yang Menambah kesulitan

Grafis Vektor yang digunakan pada game ini rasanya seperti menambah kesulitan dari game ini dikarenakan tekstur yang terlihat berulang membuat kita jadi terputar putar dan tersesat. Walau begitu penggunaan warna yang pas dan tidak selalu sama di setiap level membuat dunia dari Parodox Vector ini terlihat keren dan tidak membosankan.

Kesimpulan

Paradox Vector merupakan game FPS yang mengutamakan eksplorasi dan penyelesaian puzzle labirin yang cukup menantang dan tidak bikin jenuh. Mungkin diawal permainan grafis vektor terasa membosankan dan bikin kepala pusing tapi lama kelamaan kamu akan terbiasa dan mungkin bisa menemukan keindahan dari grafis vektor ini. Untuk playtime dari game ini sendiri tidak terlalu panjang mungkin membutuhkan waktu 8 jam lebih untuk menyelesaikan 100 persen game ini, jadi mungkin bagi kamu yang tidak memiliki banyak waktu luang dan ingin merasakan keseruan eksplorasi dengan elemen FPS kamu bisa mencoba game ini.

Advertisement

PC gaming

Early Access Assetto Corsa EVO Kini Tersedia

Published

on

By

Assetto Corsa Evo Early Access 5 Kini Tersedia

www.gwigwi.com – Kabar gembira bagi para pecinta simulasi balap! KUNOS Simulazioni dan 505 Games baru saja merilis pembaruan besar kelima (v.0.5) untuk Assetto Corsa EVO di Steam Early Access.

Pembaruan ini tidak hanya menambah konten baru, tetapi juga membawa perubahan arah yang signifikan pada struktur permainan demi memberikan pengalaman berkendara yang lebih murni.

Berikut adalah poin-poin utama dari update v.0.5:

🚗 Konten Kendaraan dan Lintasan Baru

Update ini menghadirkan variasi kendaraan baru yang mencakup mobil jalan raya legendaris hingga mobil balap berperforma tinggi:

  • Mobil Jalan Raya: Audi Sport quattro (1983), BMW M2, Caterham Seven 485 CSR Final Edition, Toyota AE86 (+ versi modifikasi), dan Volkswagen Golf MK1
  • Mobil Balap: Dallara EXP.
  • Kategori GT: Porsche 911 GT3 RS (992).

Selain mobil, terdapat dua sirkuit ikonik baru yang dibuat menggunakan teknologi laser scan untuk akurasi maksimal:

  • Watkins Glen International (4 tata letak/layout)
  • Circuit Paul Ricard (4 tata letak/layout).

🎥 Fitur Kamera Bebas (Free Camera)

Menjawab permintaan komunitas, kini hadir iterasi pertama Free Camera mode. Fitur ini memungkinkan pemain mengeksplorasi mobil dan lingkungan dari sudut pandang sinematik, sangat cocok untuk pembuatan konten dan pengambilan gambar saat replay.

🛠️ Peningkatan Teknis dan Performa

  • DLSS 4.5: Implementasi teknologi terbaru untuk meningkatkan skalabilitas performa dan kualitas gambar di berbagai konfigurasi perangkat keras.
  • Sistem Dinamis: Perbaikan pada Track Limits, logika bendera biru (Blue Flags), antarmuka (UI), serta langkah awal pengembangan sistem lintasan dinamis (Dynamic Track system).

🔄 Perubahan Arah: Fokus pada Keterampilan, Bukan Ekonomi

Salah satu kejutan terbesar adalah keputusan KUNOS untuk menghapus mode Career tradisional dan sistem ekonomi game. Fitur seperti XP dan mata uang dalam game ditiadakan agar tim dapat fokus pada kualitas simulasi yang lebih dalam.

Sebagai gantinya, pengalaman bermain tunggal (single-player) akan difokuskan pada:

  • Driving Academy: Program pelatihan yang dirancang ulang untuk menguasai keterampilan mengemudi.
  • Fitur Kompetitif: Acara khusus berdasarkan papan peringkat (leaderboard), tantangan waktu, dan hotstints.
    +1

Harga dan Ketersediaan

Assetto Corsa EVO tersedia di Steam Early Access dengan harga $39.99 (sekitar €39.99 / £32.99). Tersedia juga paket bundel khusus dengan Assetto Corsa Rally yang memberikan diskon tambahan sebesar 10%.

Apakah Anda siap kembali ke lintasan dengan arah baru ini? Sampaikan pendapat Anda mengenai penghapusan sistem ekonomi game ini!

Continue Reading

Gaming

Apa yang Berubah di FM26? Review Football Manager 26

Published

on

Apa Yang Berubah Di Fm26? Review Football Manager 26

www.gwigwi.com – Football Manager 26 (FM26) hadir dengan⁠ pembaruan revolusioner. Game ini dibangun menggunakan Unity untu⁠k pengalaman yang lebih imersif. Sebagai manajer virtual, kamu akan merasakan perubahan t⁠ekn⁠is dan strategis yang membuat permainan ini s⁠emakin mendek⁠ati realitas.

Dalam review versi beta tester ini, kita bahas enam perubaha⁠n utama yang wajib kamu ketahui. Hal itu lengkap dengan detail teknis dan tips strateginya.⁠ Siap tingkatk⁠an karirmu? Mari kita mulai!

1. Overhauled UI: Antarmuka yang Lebih Intuitif

Pembaruan UI di⁠ FM26 membuat navigasi p⁠ermainan menjadi lebih lancar dan modern. Hal itu menghilangkan k⁠ekakuan vers⁠i sebelumnya. Kamu akan menemukan desain yang lebih bersih, dengan elemen visual mudah diakses. Contohnya seperti squad bar dan ov⁠erview screen yang lebih responsif. Ini bukan sekadar kosmetik, perubahan ini mengoptimalkan alur kerjamu sebagai manajer.

Secara teknis, UI baru ini mengintegrasi⁠kan data hub dengan visual tim yang lebih akurat. Gunakan fitur ini untuk memantau perfor⁠ma pemain secara real-time. Hal itu membantumu menyusun taktik yang adaptif⁠. Dengan UI yang overhauled, karir manajeri⁠a⁠lmu akan terasa lebih profesional dan efisien.

Apa Yang Berubah Di Fm26? Review Football Manager 26

Apa Yang Berubah Di Fm26? Review Football Manager 26

2. Richest Match Day Experience: Pengalaman H⁠ari Pertandingan yang Kaya

FM26 memperkaya pengalam⁠an hari pertandingan dengan grafis dan animasi lebih detail. Hal itu⁠ termasuk broadcast graphics yang mirip siaran TV sungguhan. Kamu bisa merasakan tensi lapangan melalu⁠i v⁠iew taktis yang dinamis, lengkap dengan live table dan la⁠test⁠ scores yang int⁠erak⁠tif.

Teknisnya, ada peningkatan seperti floodlights yang lebih realistis di malam hari, meskipun bug seperti newg⁠en portraits ya⁠ng hilang sementara bisa mengganggu. Dari sisi strateg⁠i, manfaatkan fitur ini untuk menganalisis lawan secara mendala⁠m. Pengalaman ini akan membua⁠tmu lebih⁠ terlibat dan meningkatkan kepuasan dalam membangun dinasti sepak bola.

3. Introducing In and Out of⁠ Po⁠ssess⁠ion Tactics: Taktik Dalam dan Luar Penguasaan Bola

Fi⁠tur baru in⁠i memungkinkanmu menyusu⁠n taktik terpisah untuk fase in poss⁠ession (saat menguasai bola) dan out of possessi⁠on (saat bertahan). Bagian ini cukup revolusioner karena memberikan fleksibilitas lebih besar. Contohnya seperti m⁠engatur pressing tinggi saat bertah⁠an a⁠tau build-up play saat menyerang. Kamu tak lagi terbatas pada satu gaya, semuanya bisa di⁠sesu⁠aikan per laga.

Secar⁠a teknis, integrasi dengan tactics evaluation⁠ card memu⁠dahkan evaluasi. Strategisnya, eksperimen dengan komb⁠inasi ini un⁠tuk counter lawan. Mi⁠salnya, gunakan OOP untuk menutup ruang lawan. Fitur ini akan mengubah caramu berpikir tak⁠tis dan membuat FM26 jadi arena strategi sejati.

Apa Yang Berubah Di Fm26? Review Football Manager 26

Apa Yang Berubah Di Fm26? Review Football Manager 26

4. Debut of Women’s Football: Debut Sepak Bola Wanit⁠a

FM26 memperkenalkan sepa⁠k bola wanita secara penuh. Hal ini memungkinkan user mengelola tim wanita dengan lisensi r⁠esmi dan data akurat. In⁠i membuka karir baru dari liga domestik hingga turnamen internasional, lengkap deng⁠an pemain dan klub secara real. Kamu bi⁠sa beralih antara mode pria dan wanita sehingga menambah variasi dala⁠m permainan.

Teknisnya, in⁠tegrasi ini seamless dengan engine Unity, mesk⁠i data masih dalam approval sehingga beberapa aset mungkin abse⁠n di beta. Fokuslah pada recruitmen⁠t yang unik untuk wanita, seperti menargetkan talenta muda. Debu⁠t ini bukan hanya gimmick, tetapi memperluas horizonmu sebagai manajer.

5. Recruitment Revamp: Pembaruan Per⁠ekrutan dengan TransferRoom

Perekrutan di FM26 direvamp dengan integrasi TransferRoom. Bagian ini memungkinkan penawaran pemain lebih rea⁠listis melalui jaringan agen virtual. Kamu bisa menegosiasikan transfer, pinjaman, atau exchange dengan AI yang lebih cerdas. Bagian itu termasuk target gol yang realistis untuk pinjaman. Ini membuat pasar transfer terasa seperti dunia nyata.

Secara teknis, ada bug se⁠perti delay di loan report atau offering via TransferRoom yang inactive sementara. Gunakan⁠lah recruitment focus untuk scouting global dan prioritaskan pemain deng⁠an atribut tinggi. Revamp in⁠i akan membantumu membangun skuad impian dan mening⁠katk⁠an daya saing di kompetisi panjang.

6. Upgraded Manager Creation Experience: Penga⁠laman kreasi⁠ Ma⁠najer yang Di⁠tingkatka⁠n

P⁠roses kreasi manajer kini lebih mendalam, dengan opsi kustomisa⁠si seperti latar belakang, atribut, dan⁠ tampilan lebih variatif. Kamu bisa mulai dari n⁠ol atau adva⁠nced start, lengkap den⁠gan tu⁠torial portal yang interakti⁠f. Ini membuat awal karirmu lebih pers⁠ona⁠l dan immersif.

Ftur ini mendukung silhouett⁠e icons yang lebih akurat, meski a⁠da overl⁠ap di tutorial. Cobalah pilih atribut yang sesuai gaya bermainmu, seperti taktis tinggi untuk pemula. Upgrade ini memastikan kamu siap menghadapi tantangan.

Apa Yang Berubah Di Fm26? Review Football Manager 26

Apa Yang Berubah Di Fm26? Review Football Manager 26

Kesimpulan

Jika kamu masih bertahan di FM24, FM2⁠6 menawarkan lompatan besar yang sulit diabaikan. Selain grafis dan UI yang j⁠auh lebih bai⁠k, sistem taktik, transfer, dan integrasi sepak bola wanita membuat pengalaman bermain terasa benar-benar baru.

Selain itu, FM26 sangat ramah untuk pemain bar⁠u. Tu⁠torial interaktif, UI lebih⁠ sederhana, serta⁠ fitur FMPedia bisa membantu pemain baru memaham⁠i setiap aspek permainan. Sports Interactive bah⁠kan membent⁠uk tim khusus untuk memastikan pengalaman pemula tetap menyenangkan dan tidak membingungkan. Jangan ragu untuk upgrade dan rasakan sendiri perbedaan⁠nya!

Continue Reading

PC gaming

Review Demon Slayer: The Hinokami Chronicles 2, Adaptasi Setia untuk Seri Demon Slayer

Published

on

Review Demon Slayer: The Hinokami Chronicles 2

www.gwigwi.com – Bulan yang baru, Permainan baru! Kembali lagi bersama Gwimin untuk lagi-lagi sebuah Review untuk Gim terbaru di bulan Agustus. Kali ini kita akan melihat sebuah gim dari seri Anime yang populer, yaitu Demon Slayer atau dikenal juga sebagai Kimetsu no Yaiba. Gim yang akan kita lihat kali ini berjudul Demon Slayer -Kimetsu no Yaiba-: The Hinokami Chronicles 2!

Bagi kalian yang familiar dengan seri Demon Slayer atau Kimetsu no Yaiba mungkin sudah pernah mendengar Gim ini. Iya betul, Gim ini adalah sekuel dari seri pertama dengan nama yang sama. Jadi mungkin saja kalian sudah pernah memainkan gim Demon Slayer yang pertama ini. Tapi jika ini baru pertama kali kalian mendengarnya juga tidak masalah. Kenapa seperti itu? Akan Gwimin jelaskan nanti!

Cerita Demon Slayer

Untuk kalian yang belum familiar dengan seri ini, Gwimin berikan rangkuman singkat mengenai ceritanya. Cerita Demon Slayer mengikuti seorang anak lelaki bernama Tanjiro. Ia dan keluarganya hidup sebagai penjual arang di sebuah desa di Jepang. Namun kehidupan Tanjiro berubah ketika keluarganya diserang oleh para iblis. Tanjiro dan adiknya Nezuko, yang kini juga telah menjadi iblis setelah serangan tersebut, kemudian pergi untuk berlatih dan bergabung dengan grup pembasmi iblis. Tanjiro bersama dengan rekan-rekan baru nya di grup pembasmi iblis, kini bertarung melawan iblis untuk mencegah tragedi yang sama berulang kepada orang-orang lain.

Gameplay

Demon Slayer: The Hinokami Chronicles 2 adalah sebuah gim ber-genre Arena Fighter. Mungkin genre tersebut terdengar cukup menyeramkan bagi kalian yang tidak ahli permainan bertarung. Tapi tidak perlu takut karena gim ini sangat mudah untuk dimainkan bahkan untuk kalian yang tidak biasa bermain gim.

Tiap karakter memiliki Combo yang dapat dijalankan otomatis hanya dengan terus menekan 1 tombol saja dan untuk melakukan serangan spesial, kalian hanya perlu menekan tombol lain dan serangan tersebut akan dijalankan oleh karakter kalian. Mungkin kalian sudah pernah mendengar cara bermain ini.. Dan ya, karena sistem yang digunakan mirip seperti sistem yang digunakan untuk seri Naruto: Ultimate Ninja Storm yang sama-sama dibuat oleh studio CyberConnect2.

Story Mode

Lalu seperti seri Naruto dan gim Demon Slayer sebelumnya, Hinokami Chronicles 2 juga melanjutkan tradisi memiliki mode Story dimana kalian bisa menikmati cerita seri Demon Slayer dimulai dari titik terakhir gim lalu.

Sistem yang digunakan pun sama dimana kalian akan mengontrol Tanjiro untuk menjelajahi area-area dalam dunia Demon Slayer dan melakukan pertarungan pada titik-titik tertentu seiring berjalannya cerita.

Kalau kalian tidak mahir dalam bermain gim Fighting dan hanya ingin menikmati ceritanya, Tidak perlu khawatir! Hinokami Chronicles 2 juga menyediakan fitur Gear yang akan mempermudah perjalanan Tanjiro sebagai Demon Slayer.

Dan fitur ini lah yang dimaksud ketika Gwimin berkata kalau kalian tidak perlu khawatir jika tidak kenal dengan cerita Demon Slayer. Hinokami Chronicles 2 menyediakan mode The path of the Demon Slayer dimana kalian bisa menikmati cerita gim sebelumnya namun tentu dalam format yang lebih singkat. Jadi kalian tidak perlu khawatir jika kalian lupa juga dengan Ceritanya.

Ada juga beragam Minigame yang bisa kalian nikmati dalam Hinokami Chronicles 2 dan hadiah yang kalian dapatkan akan bisa kalian tukarkan untuk beragam hal yang bisa kalian gunakan baik di mode Story maupun mode Versus.

Kesimpulan

Demon Slayer: The Hinokami Chronicles 2 adalah gim yang mudah untuk dimainkan dan juga merupakan adaptasi yang setia dengan format asli dari serinya. Lengkap dengan adegan-adegan ikonik dari Anime-nya, Hinokami Chronicles 2 bisa terbilang sebuah pengganti dari menonton seri Anime Demon Slayer.
Bukan berarti versi Anime nya tidak terbilang bagus namun jika kalian belum pernah menonton seri Demon Slayer, memainkan Hinokami Chronicles berasa seperti kalian menonton Anime-nya!

Jadi jangan ragu untuk membeli Hinokami Chronicles 2 jika kalian penggemar berat seri Demon Slayer atau mungkin kalian penggemar berat salah satu karakter dari Demon Slayer.

Demon Slayer -Kimetsu no Yaiba- : The Hinokami Chronicles 2 akan rilis pada tanggal 5 Agustus 2025 untuk Playstation 4, Playstation 5, XBox Series X|S, XBox One, Nintendo Switch, dan Steam.

Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending