Connect with us

Gaming

Review : Final Fantasy XIII

Published

on

Cepat, artistik, dan linear. Itulah kata-kata yang saya gunakan untuk menggambarkan game Final Fantasy 13. Sebagai salah satu serial game terpopuler, dengan dengan 13 seri utama sejak tahun 1987 (tepatnya sejak jaman Nintendo Entertaiment System), Final Fantasy tidak saja menjadikan RPG sebagai salah satu genre favorit saya, tetapi juga revolusi dari videogame sendiri. Game yang dirilis untuk PS3 dan Xbox 360 ini beberapa waktu lalu juga dijual di Steam loh,jadi kalian yang terkendala masalah konsol bisa membeli game ini di Steam dan memainkannya di PC kesayangan kalian. Seperti apakah game yang satu ini?

Maaf Anda Melihat Iklan

Cepat

Game ini menghadirkan sistem pertarungan baru bernama Command Synergy Battle . Musuh langsung dapat dilihat, memberikan anda pilihan untuk bertarung atau melarikan diri. Ketika dimulai pertarungan anda mengontrol salah satu karakter dan dua karakter lainnya otomatis (1 Party terdiri dari 3 orang). Ketika karakter diam, gauge untuk menyerang akan terisi secara otomatis, dimana gauge ini digunakan untuk membuat opsi seperti menyerang atau mengeksekusi spell maupun skill. Berbeda dengan seri sebelumnya, dimana gauge hanya dapat melalakukan satu opsi – kemudian menunggu penuh lagi, gauge ini dapat diakumulasikan, Misalnya ketika anda dapat menggunakan spell fire kemudian attack, atau melakukan membuat pertarungan jadi lebih cepat dan menarik dari seri sebelumnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Salah satu aspek menarik dari game ini adalah Paradigms. Secara sederhana saya menyebut Paradigms  “job system” yang dapat diatur. Jobs system terbagi menjadi enam yaitu: Commando –  Ravager – Sentinel – Saboteur – Synergist – Medic. Sebagai contoh commando memiliki skill menyerang yang bagus untuk menghasilkan damage tinggi, sedangkan synergist berfungsi seperti support yang menyerang menggunakan spell buff dan Medic berfungsi seperti Healer, yang berfungsi untuk menyembuhkan karakter. Paradigms dapat diganti baik diluar maupun selama pertarungan, sehingga anda dapat mengubah strategi bertarung dengan cepat. Secara keseluruhan sistem ini cukup inovatif dan memberikan pengalaman berbeda dibanding seri sebelumnya.

Baca Juga:  Square Enix Meluncurkan Label Manga BL Baru, 'Gangan BLiss'

 

 

Artisitik

Sebagai seri Final Fantasy pertama di generasi ini, grafis game ini terlihat sangat mengagumkan. Seluruh dunia terlihat sangat detil, mulai dari karakter, kota, bahkan menu screen. Wow! Bahkan detil wajah seluruh karakter terlihat sangat sinkron. Desain monster pun terlihat jauh lebih indah. Square-enix tampak dapat memaksimalkan kualitas grafis sehingga game ini terlihat seperti film berjalan di dalam game.

 

 

Untuk dubbing bisa dikatakan kualitas jempolan, seluruh suara terlihat berkarakter dan sesuai dengan perannya masing-masing (Note: saya memainkan yang versi Jepang).

Musik, meskipun tidak teralu mengenang, battle theme dari Final Fantasy 13 ini bisa dikatakan cukup adiktif dan membuat anda ingin terus-menerus bertarung.

 

Linear

Jika anda menginginkan game dimana terdapat banyak mini-game , maka game ini tidak cocok untuk anda. Selama waktu sekitar 25 – 30 jam, anda hanya dihadapkan pada berjalan di beberapa tempat, melewati kota dengan sedikit cerita, kemudian balik ke pertarungan kembali. Setelah itu, anda baru mendapatkan beberapa side-quest, tanpa mini-game. Sebagai salah satu penggemar serial ini sejak era PS1, tentu saya sedikit kecewa tanpa adanya minigame menantang, seperti Chocobo Racing – FF7, Tetra Master – FF9, atau Blitzball – FF10. Tetapi jika anda tidak menyukai hal yang kompleks dan ingin langsung menamatkan game, hal ini bukan masalah besar.

 

Kesimpulan

Final Fantasy 13 menghadirkan standar kualitas genre RPG yang dengan kualitas grafis memukau dan sistem pertarungan yang inovatif. Akan tetapi untuk penggemar hardcore Final Fantasy, mungkin akan merasa kecewa dengan tidak adanya mini-game serta terbatasnya eksplorasi yang bisa dilakukan dibandingkan dengan seri sebelumnya.

Maaf Anda Melihat Iklan
Advertisement
Click to comment
0 0 votes
Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Nintendo Console

Game ‘Battle Spirits: Connected Battlers’ Akan Diluncurkan pada 20 Januari 2022

Published

on

GwiGwi.com – Pengembang dan penerbit game FuRyu mengumumkan pada hari Rabu bahwa Battle Spirits: Connected Battlers, akan diluncurkan untuk PlayStation 4 dan Nintendo Switch pada 20 Januari 2022. Simak video promosi:

Game ini akan menampilkan lebih dari 1.000 kartu.

Maaf Anda Melihat Iklan

Bandai meluncurkan permainan trading card Battle Spirits pada tahun 2008. Dalam permainan, kartu mewakili naga, setan, burung, serangga, dan roh lain yang dapat dikendalikan pemain dalam pertempuran. \

Sumber: ANN

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Gaming

Produser Marvelous Bahas Kemungkinan Sekuel Game ‘Daemon x Machina’

Published

on

GwiGwi.com – Produser Marvelous Entertainment Kenichirō Tsukuda membahas kemungkinan sekuel game Daemon X Machina perusahaan selama acara streaming langsung ulang tahun kedua untuk game pertama pada hari Selasa. Dalam video (pada menit 1:05:30 dalam video di bawah), Tsukuda menyatakan, “sementara ini bukan pengumuman, saya ingin membuat pernyataan yang kuat … bahwa [kami akan membuat] ‘2' atau bukan pekerjaan berikutnya” untuk waralaba. Dia menambahkan bahwa dia ingin menambahkan karyawan baru ke proyek tersebut, dan mengakhiri pernyataannya dengan mengatakan, “Meskipun pada dasarnya saya telah membuat pernyataan ini, itu akan memakan waktu.”


Maaf Anda Melihat Iklan

Game ini diluncurkan untuk Nintendo Switch pada September 2019. Game ini diluncurkan untuk PC melalui Steam pada Februari 2020.

Studio anime Satelight (Macross Frontier, Aquarion) menganimasikan video prolog untuk game tersebut.

Baca Juga:  Game 'Demon Gaze Extra' Menuju Barat pada 9 Desember

Marvelous Entertainment menggambarkan permainan ini:

Saat bulan terkoyak, langit memerah karena cahaya, mengantarkan era baru apokaliptik…dan untuk bertahan hidup, Anda harus bertarung. Sebagai tentara bayaran, pertahankan Bumi melalui pertempuran berkecepatan tinggi melawan robot yang rusak dalam serangkaian misi dari kokpit Arsenal Anda, mekanisme yang sepenuhnya dapat disesuaikan. Lengkapi Arsenal Anda dengan beragam suku cadang dan senjata, dapatkan lebih banyak dari Arsenal musuh yang jatuh, dan tukar dengan cepat agar sesuai dengan strategi Anda dalam menghadapi ancaman yang terus meningkat.

Shoji Kawamori (Macross) adalah desainer mekanik dan Yūsuke Kozaki (Fire Emblem) mendesain karakternya. Junichi Nakatsuru dan Rio Hamamoto menggubah musiknya. Ken Awata dan Ken Karube mengarahkan permainan. Tsukuda memproduksi game tersebut.

Sources: ANN

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Gaming

Alfred Hitchcock – Vertigo untuk PC diluncurkan 16 Desember

Published

on

GwiGwi.com – Penerbit Microids dan pengembang Pendulo Studios mengumumkan bahwa Alfred Hitchcock – Vertigo akan diluncurkan untuk PC melalui Steam pada 16 Desember ini.

Maaf Anda Melihat Iklan

 

Seperti yang diumumkan sebelumnya, versi PlayStation 5, Xbox Series, PlayStation 4, Xbox One, dan Switch akan diluncurkan pada 2022.

Berikut adalah ikhtisar permainan, melalui Microids:

Tentang

Dalam Alfred Hitchcock – Vertigo, selami jenis thriller psikologis baru, dan berjalan di garis tipis antara kenyataan dan fantasi.

Penulis Ed Miller keluar tanpa cedera dari kecelakaan mobilnya di Brody Canyon, California. Meskipun tidak ada yang ditemukan di dalam reruntuhan mobil, Ed bersikeras bahwa dia bepergian dengan istri dan putrinya. Trauma oleh peristiwa ini, ia mulai menderita vertigo parah. Saat dia memulai terapi, dia akan mencoba mengungkap apa yang sebenarnya terjadi pada hari yang tragis itu.

Baca Juga:  Trailer Game 'Death Stranding: Director's Cut' Menampilkan Konten Baru

Fitur Utama

  • Sebuah kisah eksklusif dan orisinal tentang obsesi, ingatan, manipulasi, dan kegilaan, yang secara bebas diilhami oleh mahakarya Alfred Hitchcock, Vertigo.
  • Nikmati pengalaman naratif yang kuat dengan menghargai teknik visual dan bercerita dari genre thriller.
  • Selidiki melalui visi tiga karakter: setiap orang memiliki cerita yang berbeda untuk diceritakan.
  • Jelajahi beberapa garis waktu untuk memeriksa silang peristiwa dan memisahkan kenyataan dari ingatan yang menipu.

 

Sumber: Gematsu

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Trakteer

CryptoTab Browser

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x