Connect with us

TV & Movies

Review Film Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212, A Big Step to Indonesian movie revolution

Published

on

GwiGwi.com – Wira Saksana (Vino G. Bastian) seorang pemuda yang orang tuanya dibunuh oleh komplotan perampok yang dipimpin oleh Mahesa Birawa setelah diasuh dan digembleng oleh Sinto Gendeng (Ruth Marini) yang mewarisi kapak maut naga geni 212.

Kemudian Wiro pun turun gunung untuk mencari orang yang telah membuat onar di dunia persilatan dan yang membunuh kedua orang tuanya.

Dibantu oleh Anggini dan Bujang Gila tapak sakti mereka mencari Mahesa birawa yang tengah merencanakan sesuatu bersama dengan para pendekar golongan hitam.

Anggini

Akankah Wiro, Anggini, dan bujang gila tapak sakti mampu mengalahkan Mahesa Birawa??

Apa yang sedang direncanakan oleh Mahesa Birawa dan para pendekar golongan hitam?

Film hasil kerjasama lifelike Pictures dan 20th Century Fox Ini merupakan kerjasama Fox untuk pertama kalinya dengan Rumah produksi di Asia Ini. Mampu dieksekusi dengan baik dengan tangan dingin sutradara Angga Dwimas Sasongko Film Ini digarap dengan gak main-main dalam menciptakan semesta Wiro Sableng, bukan hanya menyajikan aksi memukau saja tapi jokes yang disajikan di film Ini memang benar-benar sableng.

Baca Juga:  Review Film Master Z: The Ip Man Legacy, aksi bela diri wing chun yang mengagumkan

Untuk Vino G. Bastian yang memerankan Wiro Sableng merupakan beban yang cukup berat mengingat mendiang ayahnya yang menciptakan novel Wiro Sableng yaitu Bastian Tito yang mempunyai impian untuk memvisualisasikan kembali novelnya ke layar lebar berhasil terwujud.

Penampilan Vino pun disini sangat maksimal Di tambah chemistry dengan Ruth Marini yang berperan sebagai Sinto Gendeng terlihat sangat pecah !!

Film ini juga diramaikan oleh Yayan Ruhiyan, Dian Sidik, Sherina Munaf, Gita Arifin, Yusuf Mahardika, Fariz Al-Farasi, Aghny Haque, Cecep Arif Rahman, Andy /rif, Marsha Timothy, Hanata Rue dan masih banyak lagi cast yang berhasil Tampil dengan apik.

Kemudian salute untuk crew dibelakang layarnya yang juga bekerja keras untuk Film Ini.

Psssstttt…jangan beranjak setelah film selesai Ada mid-credits scene yang merupakan kode Buat sekuel nya nanti.

Memang Film Ini rencananya akan dibuat sekuelnya dan setidaknya dibuat trilogy menurut sang produser Lala Timothy.

Overall, Film Ini wajib ditonton Karena merupakan sebuah langkah besar bagi perfilman Indonesia dan hasilnya pun cukup Luar biasa.

Muridnya Sableng… gurunya Gendeng.

hello i'm an alien, cosplayer, gunplay builder, boardgames player, amateur bassist, movie blogger and a dreamer

Box Office

Review Film Instant Family, lika-liku dalam mengurus anak

Published

on

GwiGwi.com – Namanya juga society, pas sendiri dateng ke acara nikahan ditanya “kapan nyusul?” pas udah nikah lalu hidup bersama pasangan selama beberapa tahun di tanya sama orang sekitar maupun anggota keluarga besar tentang “kapan punya anak?”

Begitulah kehidupan Yyang dijalani oleh Pete dan Ellie pasutri yang bekerja sebagai desain interior rumah. Mereka asik dengan pekerjaan mereka namun belum dikaruniai momongan.

Lantas, mereka memilih jalan untuk mengadopsi anak dari penyalur anak untuk diadopsi. Setelah menjalankan beberapa proses untuk mengadopsi anak, mereka memilih Lizzie yang beranjak remaja bersama kedua adiknya yaitu Juan dan Lita untuk diadopsi oleh Pete dan Ellie.

Disinilah berbagai tantangan baru yang dihadapi oleh Pete dan Ellie.

Film yang disutradarai oleh Sean Anders (daddy’s home) yang diilhami oleh kejadian nyata tentang bagaimana mengurus anak adopsi dan bagaimana pasangan suami istri mendidik anak dan membangun sebuah keluarga harmonis?

Rose Byrne and Mark Wahlberg in Instant Family from Paramount Pictures.

 

Baca Juga:  Review Film How To Train Your Dragon 3: The Hidden World

Dibintangi oleh Mark Wahlberg, Rose Byrne, Isabela Moner, dan Octavia spencer. Film ini berhasil memberikan contoh nyata bahwa untuk mengadopsi seorang anak harus menjalani beberapa proses.

Seperti ada “kursus”-nya untuk mengadopsi seorang anak, dan bagaimana memperlakukan anak Yang bukan darah daging kita karena ada sedikit perbedaan dengan anak yang dilahirkan oleh orang tua kandung dan anak yang diadopsi.

Serta, ada undang-undang negara yang mengurus tentang anak yang diadopsi.

Semua disajikan dengan baik, termasuk berbagai masalah yang mereka hadapi dari tingkah laku anak-anak ini.

Kita juga diajarkan parenting tanpa menggurui penonton, kita langsung diberikan contoh kasus permasalahan yang dihadapi oleh si anak dan bagaimana peran kita sebagai orang tua agar masalah tersebut diselesaikan.

Namun tetap menyenangkan karena dibumbui dengan jokes-jokes ketika pasutri Ini mengurus anak-anak yang mereka adopsi serta momen yang menyentuh hati karena bagaimanapun mereka bisa menjadi keluarga yang utuh.

Secara keseluruhan, film yang bergenre drama komedi ini, mengajarkan kita tentang arti keluarga yang sesungguhnya meskipun dibangun dengan instan.

Continue Reading

TV & Movies

Netflix naikkan harga paket berlangganan

Published

on

By

GwiGwi.com – Netflix baru-baru ini memberitahukan peningkatan harga untuk semua paket berlangganan layanan miliknya. Kenaikan harga ini diadukan memunculkan dua kubu, satu yang tidak berkeberatan dan satu sebaliknya.

Informasi tersebut diadukan perusahaan analisis The Diffusion Group yang menganalisis bersangkutan dengan sensitivitas pelanggan Netflix terhadap penambahan harga. Penelitian ini melibatkan 1940 partisipan orang dewasa di Amerika Serikat. Mereka ditanyai tanggapannya andai Netflix menambah harga sebesar USD1 (Rp14.231), USD3 (Rp42.693), dan USD5 (Rp71.155) per bulan.

Sebagai pengingat, Netflix mendongkrak harga paket berlangganan sangat murah sebesar 14 persen, dari USD7 (Rp99.617) menjadi USD8 (Rp113.848), sedangkan paket lebih premium mengalami eskalasi sebesar 18 persen dari USD11 (Rp156.541) menjadi USD13 (Rp185 ribu). Netflix pun menaikkan paket layanan dari USD14 (Rp199.234) menjadi USD16 (Rp227,696).

Pada penambahan sebesar USD1, sejumlah delapan persen narasumber menyebut layanan ini bakal menjadi opsi terakhir mereka dan mereka akan mengurungkan langganan. Sementara delapan persen menyinggung akan berpindah ke paket berlangganan yang lebih terjangkau.

Baca Juga:  Netflix naikkan harga paket berlangganan

Untuk penambahan USD3, sejumlah 16 persen dan 22 persen responden diadukan masih merasakan keraguan. Namun untuk eskalasi harga USD2 (Rp28.462), selama 12 persen narasumber menyebut akan mengurungkan layanan berlangganannya.

Laporan ini memutuskan bahwa pembatalan paket berlangganan oleh konsumen itu dapat mengakibatkan Netflix berpotensi kehilangan penghasilan sekitar USD37 juta (Rp526,5 miliar) per bulan. Namun Netflix bakal mendapatkan satu dollar tambahan dari 53 persen pelanggan Netflix yang seetia.

Artinya, penghasilan bulanan total Netflix diduga akan bertambah sekitar USD15 juta (Rp213,4 miliar). Sementara itu, harga saham Netflix pun mengalami penurunan sesudah perusahaan ini memberitahukan peningkatan harga tersebut.

Continue Reading

Box Office

Review Film How To Train Your Dragon 3: The Hidden World

Published

on

GwiGwi.com – How To Train Your Dragon 3 atau HTTYD 3 yang disutradarai Dean DeBlois kembali menampilkan petualangan Hiccup (Jay Baruchel)  dan Toothless beserta penduduk Berk yang berkomitmen melindungi para naga dari kejaran pemburu-pemburu. Para pemburu yang berkali-kali dikalahkan oleh Hiccup menyewa seorang pembunuh naga, Grimmel (F. Murray Abraham) yang terobsesi untuk membunuh seluruh Night Fury termasuk Toothless. Di sisi lain, pulau Berk menghadapai masalah populasi naga yang sudah berlebihan sehingga sebagian orang termasuk Astrid (America Ferrera) mengkhawatirkan bahwa lokasi Berk akan ketahuan oleh para pemburu dan akan membahayakan semua penduduknya.

Saat masih belum bisa menentukan apakah harus meninggalkan Berk, tak disangka-sangka Toohless bertemu dengan seekor Night Fury betina yang berwarna putih dan dinamai Light Fury oleh Hiccup dan Astrid. Toothless pun langsung tergila-gila dengan Light Fury dan membuatnya tidak fokus dan ini dimanfaatkan Grimmel untuk menyusup ke Berk. Untungnya Hiccup sudah siap menangkal aksi Grimmel, namun insiden itu membuatnya merasa Berk sudah tidak aman lagi dan mencari lokasi legendaris tempat asal para naga yang disebut The Hidden World yang diyakini tidak akan diganggu oleh para pemburu.  Akhirnya seluruh penduduk Berk bermigrasi mencoba menuju tempat para naga yang lokasinya masih belum diketahui.

Baca Juga:  Review Film I Want To Eat Your Pancreas, satu lagi film anime sedih wajib nonton

Karena belum berhasil menemukan Hidden World, mereka memutuskan berkemah di suatu pulau terpencil, dan ternyata Light Fury juga mengikuti mereka sampai ke pulau tersebut. Hiccup yang menginginkan Toothless bisa bahagia  dengan Light Fury memutuskan untuk melepaskannya dengan begitu ia harus mulai belajar bagaimana mengatasi masalah tanpa bantuan teman kesayangannya itu. Apakah Hiccup dan warga Berk berhasil menemukan Hidden World sekaligus mengalahkan Grimmel? HTTYD 3 sudah bisa disaksikan di bioskop-bioskop dan menjadi penutup yang indah dari trilogi seri ini sehingga kiranya wajib ditonton terutama bagi penggemarnya, sekadar saran lebih baik tonton di IMAX atau 4DX karena banyak scene terbang dengan scenery yang memukau.

Continue Reading

Trending