Connect with us

Box Office

Review Film Bumblebee, Spin Off Transformer Yang Bertema Kekeluargaan

Published

on

GwiGwi.com- Film terbaru seri Transformer arahan Travis Knight (Kubo and the Two Strings, Paranorman) dan diproduseri bersama Steven Spielberg, Brian Goldner, dan Chris Brigham menggunakan pendekatan yang berbeda dari film-film sebelumnya yang disutradarai Michael Bay. Dimana sebelumnya lebih banyak aksi-aksi pertempuran antara Autobots dan Decepticon, pada film kali ini lebih berfokus pada kekeluargaan sehingga minim aksi pertarungan yang mungkin dipengaruhi pengalaman Travis Knight lebih banyak menyutradarai film untuk anak-anak.

Hailee Steinfeld as Charlie and Bumblebee in BUMBLEBEE from Paramount Pictures.

Pada film prequel kali ini (yang dikabarkan sebagai awal reboot seri Transformers), bermula dari kejatuhan Cybertron ke tangan Decepticon. Optimus Prime (Peter Cullen) memutuskan Autobot harus bersembunyi dan memerintahkan Bumblebee (Dylan O’Brien) untuk memantau keadaan di Bumi yang rencananya akan jadi basis Autobot dalam merebut kembali Cybertron, sementara para Autobot melakukan evakuasi, Optimus mengulur waktu dengan menyerang para Decepticon sehingga terpisah dari Bumblebee dkk.

Bumblebee tiba di bumi pada tahun 1987 di tengah-tengah latihan pasukan khusus Amerika yang dipimpin Agent Burns (John Cena). Bumblebee pun hendak ditangkap oleh para pasukan tersebut namun ternyata Blitzwing (David Sobolov) dari Decepticon mengejar Bee hingga ke bumi dan berhasil membuat kerusakan yang parah pada Bee. Pada akhirnya Bee berhasil mengalahkan Blitzwing dan menghindari penangkapan pasukan AS, ia pun bersembunyi dengan menyamar menjadi VW Beetle.

Hailee Steinfeld as Charlie and Bumblebee in BUMBLEBEE from Paramount Pictures.

Di sebuah kota kecil di California, Charlie (Hailee Steinfeld), seorang gadis yang senang dengan mobil karena pengaruh almarhum ayahnya menemukan sebuah VW Beetle di tempat penampungan, ia pun membawanya pulang. Saat sedang memeriksa mobilnya, Bee berubah ke mode robot yang mengagetkan Charlie namun gadis itu melihat bahwa Bee ketakutan sehingga ia memutuskan untuk menyembunyikan dan melindungi Bee agar tidak ketahuan publik terlebih lagi pihak militer. Bee yang kehilangan memori-nya pun mencoba untuk beradaptasi dan mengikuti arahan Charlie.

Left to right: Shatter and Dropkick in BUMBLEBEE from Paramount Pictures.

Ternyata Shatter (Angela Basset) dan Dropkick (Justin Theroux) dari Decepticon berhasil mendeteksi keberadaan Bee serta mengejarnya ke Bumi. Mereka melakukan kontak dengan pihak militer AS dan menjanjikan kerjasama dalam menangkap Bee, Agent Burns yang sebenarnya curiga dengan niat Decepticon terpaksa menuruti keinginan atasannya. Charlie dan Bee akhirnya dikejar oleh militer AS, Bee ditahan sedangkan Charlie dipulangkan. Namun Charlie memutuskan untuk membebaskan Bee serta menghalangi usaha Shatter yang ingin agar Decepticon menguasai bumi. Saksikan Bumblebee yang sudah tayang di bioskop untuk mengetahui aksi Charlie dan Bumblebee dalam menggagalkan rencana Decepticon.

Baca Juga:  Review Film Us, mimpi buruk ala Jordan Peele

Box Office

Review Film Us, mimpi buruk ala Jordan Peele

Published

on

GwiGwi.com – Keluarga kecil Gabe dan Adelaide beserta anak mereka Zora dan Jason, menghabiskan liburan musim panas dengan berlibur di rumah mendiang Ibu dari Adelaide di daerah Santa Cruz.

Alih-alih liburan musim panas yang menyenangkan buat keluarga. Sekonyong-konyong ketenangan mereka segera berubah menjadi ketegangan dan kekacauan ketika sekelompok orang asing yang tidak dikenal menyerang mereka dan bentuk fisiknya bagai pinang dibelah dua.

Apa yang sebenarnya telah terjadi?

Film garapan sutradara Jordan Peele yang berhasil meraih beberapa penghargaan bergengsi lewat film Get Out dan BlacKkKlansman, di tahun 2019 ini memberikan suguhan mimpi buruk versi si sutradara.

Didukung juga oleh cast yang sudah tidak asing lagi seperti; Lupita Nyong’o, Winston Duke, Elisabeth Moss, dan Tim Heidecker. Membuahkan sajian film thriller dengan berbagai misteri dan kejutan di tiap menit filmnya.

“Bagaimana jika kalian bertemu dengan kembaran kalian yang sifat dan perilakunya berbanding terbalik dengan kalian sendiri?”

Bahkan kembaran anda berniat membunuh diri anda sendiri saat Ini dan ingin membuat tatanan dunia yang lebih baru.

Kira-kira seperti itulah premis dari film Ini, disertai dengan beberapa Easter egg dan film ini dengan suguhan adegan gore dan jumpscare ala film horror.

Baca Juga:  Review Film Captain Marvel, compliment menuju Avengers: Endgame

Tetapi film Ini bukan bergenre horror melainkan thriller Karena lebih menitikberatkan kepada misteri yang terjadi di film ini.

Gue rasa juga film ini menunjukkan secara tersirat bahwa orang kulit hitam juga bisa membuat karya yang luar biasa di industri perfilman internasional. Sudah terbukti dengan beberapa contoh seperti ; creed, Black Panther, dsb Yang bisa menjadi trendsetter di dunia hiburan.

Film ini Juga sedikit menyindir isu-isu sosial seperti masalah ras, kelaparan di masyarakat negara miskin, kesenjangan sosial dan masih banyak lagi yang disinggung oleh Jordan Peele yang menulis naskah, memproduseri dan menyutradarai film ini.

Namun, surprise di film ini terlihat mudah sekali ditebak setelah sajian how to survive from the terror. Tapi kita dengan mudah menduga tentang “apa kejutan di film Ini?”.

Hal Ini ditambah lagi dengan pertanyaan “siapa dalang dari Ini semua??” Sayang sekali tidak ditampilkan dan menjadi titik lemah dari film ini.

Secara keseluruhan, film Us berhasil menyuguhkan film thriller yang menegangkan serta penuh dengan misteri di sepanjang film. Namun film ini memiliki beberapa kelemahan dan tertutup dengan sajian misterinya hingga di akhir film dan membuat kita berfikir dan berteori dengan versi kita sendiri.

Continue Reading

Box Office

Review Film Five Feet Apart, kisah cinta muda mudi pengidap penyakit langka

Published

on

Gwigwi – Stella Grant yang menghabiskan masa mudanya di rumah sakit karena mengidap penyakit cystic fibrosis. Maka ia pun harus dirawat dengan intens di rumah sakit sambil menunggu penanganan selanjutnya dari dokter yang menangani penyakit tersebut.

Suatu ketika, Stella bertemu dengan Will seorang pemuda yang terkesan bad boys tipikal anak remaja seumurannya namun ia juga memiliki penyakit yang sama.

Seiring berjalannya waktu, hubungan mereka semakin intens bahkan menumbuhkan benih-benih cinta diantara mereka. Sementara karena mereka sama-sama menderita CF (Cystic Fibrosis) membuat mereka terpisah secara fisik.

Lantas, Bagaimana mereka berusaha memahami keyakinan satu sama lain tentang CF dan cita-cita kehidupannya?

Film yang diadaptasi dari buku yang tulis oleh Rachel Lippincott yang menjadi best seller di beberapa negara ini. Dinahkodai oleh Justin Baldoni sebagai sutradara.

Premis Five Feet Apart sederhana namun kompleks. Ya cinta-cintaan ala remaja namun diberi bumbu dengan sama-sama mengidap penyakit yang berbahaya.

Film ini juga berhasil memvisualisasikan tentang apa yang ada di novelnya yang bisa bikin baper penonton. Disertai dengan humor situasional film ini juga membuat penonton terhanyut dalam sajian filmnya.

Film Ini dibintangi oleh Cole Sprouse dan Hayley Lu Richardson sebagai Will dan Stella. Sebagai pemeran utama adalah Sprouse dan Richardson.

Sepertinya penonton angkatan lama mungkin mengingat Sprouse sebagai salah satu putra kembar Adam Sandler di Big Daddy (1999). Sedangkan para penonton muda kemungkinan mengenalnya sebagai Jughead Jones di serial Riverdale.

Baca Juga:  Trade in Samsung S8 ke Samsung S10 dan langsung Unboxing serta Quick Review

Sebelumnya, Sprouse muncul dalam film fitur sejak 2010 diantaranya adalah Kung Fu Magoo. Sedangkan Richardson, baru-baru ini muncul di film-film profil tinggi seperti film komedi Kelly Fremon Craig dan The Edge of Seventeen. Lalu, film horor psikologis yang disutradarai M Night Shyamalan, Split (2018), serta drama historis Chris Weitz, Operation Finale (2018).

Dalam film ini, selain Sprouse dan Richardson, juga ada Moisés Arias (Pitch Perfect 3) dan Kimberly Hébert Gregory (Vice Principals) sebagai peran pendukung.

Lalu, di film Ini Juga menjelaskan penyakit yang diidap oleh mereka yaitu cystic fibrosis atau fibrosis kistik adalah penyakit genetik progresif yang menyebabkan infeksi paru-paru terus-menerus dan membatasi kemampuan untuk bernapas dari waktu ke waktu.

Menurut gue, keseharian mereka dari tahap pedekate sampe jadian terlalu mendayu-dayu namun datar saja dan sangat disayangkan tidak ada suatu kejadian misal penyakitnya kumat, atau sekarat dsb.

Namun, film Ini juga menyajikan bahwa meskipun mereka mengidap penyakit Yang cukup parah namun mereka bisa menantang dunia dan mereka juga berusaha untuk tetap menerima keadaan tersebut. Dan dieksekusi dengan pas oleh cast-nya.

Secara tidak langsung, film Ini mengingatkan akan film seperti A Walk to Remember, The Fault in Our Star, serta Me Before You.

Overall, film Ini cukup bikin baper tapi gak sampe bikin nangis buat gue. Tapi Film ini dapat menjadi pilihan jika ditonton bareng temen, gebetan, asal jangan pasangan orang.

Continue Reading

Box Office

Marvel rilis Video trailer baru Avengers: Endgame

Published

on

By

GwiGwi.com – Marvel kembali merilis video trailer terbaru Avengers: Endgame. Pada video ini diperlihatkan keputusasaan para anggota Avengers yang tersisa dari kehancuran dunia. Captain Marvel untuk pertama kali muncul disini.

Continue Reading

Trending