Connect with us

TV & Movies

Review Film, Avengers: Age of Ultron, Menghibur sekaligus Menegangkan

Published

on

  • Plot Cerita
  • Sinematografi
  • CGI
  • Kepuasan
4.5

Summary

Rangkaian aksi sang superhero yang memanjakan mata sekaligus menegangkan.

Mengandung Spoiler

GwiGwi.com – Petualangan kumpulan superhero Marvel kembali lagi menghibur setelah 2 tahun sejak film pertamanya. Sekuel dengan judul Avengers: Age of Ultron yang dipimpin oleh Joss Whedon sebagai sutradara, dimulai dengan perang Avengers disebuah kota kecil di Rusia untuk mengambil alih tongkat milik Loki yang disimpan oleh Strucker yang masih ada hubungan dengan jaringan Hydra.

Dibagian ini juga diperkenalkan superhero baru yang akan ikut berperang dalam 2 jam kedepan bersama Avengers. Pietro Maximoff, atau Quicksilver, diperankan oleh Aaron Taylor-Johnson, dan saudara kembarnya Wanda Maximoff, atau Scarlet Witch, diperankan oleh Elizabeth Olse. Mereka adalah sepasang saudara kembar dengan kekuatan spesial yang selamat dari percobaan Strucker. Quicksilver memiliki kekuatan super cepat dan Scarlet Witch dengan kekuatan mengontrol pikiran. Diawal kedua kembar ini memiliki perasaan ingin menghancurkan Avenger khususnya Stark yang menjadi mimpi buruk mereka sewaktu kecil.

Avengers yang dipimpin oleh Tony Stark yang juga menjadi Iron Man yang diperankan oleh Robert Downeys Jr ini akan kembali dengan gaya yang humoris, sombong dan suka pamer. Dalam film ini Stark akan dibuat galau dengan kehilangan sahabatnya. Thor oleh Chris Hemsworth, masih berada dibumi untuk mencari tongkat miliki Loki yang hilang, kemudian ada Chris Evans yang menjadi Captain America, dengan sosok kapten yang baik dan peran yang kuat, dia sempat membuat Thor khawatir, karena hampir mampu mengangkat palu milik Thor.

Sisi lain dari Jeremy Renner yang menjadi Hawkeye akan diungkapkan difilm ini. Dibalik kemampuan panah dengan akurasi yang sangat baik, dia juga memiliki sifat yang baik untuk keluarga yang selama ini disembunyikannya. Dr. Bruce Banner yang juga menjadi Hulk, diperankan sangat baik oleh Mark Ruffalo. Pengembangan karakternya bersama Scarlet Johansson yang menjadi Black Widow dibangung dengan baik disepanjang 142 menit film ini berlangsung. Black Widow yang mempunyai hati kepada Banner, tidak disambut baik oleh Banner yang merasa dirinya tidak bisa menjamin masa depan bersamanya.

Gwimin akan berusaha tidak membeberkan spoiler yang lebih banyak untuk selanjutnya, jika iya maafkan saja. Senang, sedih, pengkhianatan dan saling menyalahkan akan menjadi bumbu menarik yang ada disepanjang film ini. Ultron yang hadir akibat malfunction dari eksperimen Stark, ingin menghancurkan Avengers dan umat manusia untuk menciptakan dunia yang ‘damai’ menurut versinya. Stark sendiri akan menyesal karena kehilangan sahabatnya dalam berekperimen. Ultron dengan keinginannya sendiri mulai menghalalkan segala cara dengan membangun sekutu. Diperankan oleh James Spader, Ultron dibuat dengan image yang kejam, tak terkalahkan dan pintar.

Berbagai scene menarik dan plot twist akan dihadirkan difilm ini. Scene Avengers yang dipecah belah oleh Scarlet Witch yang menghantui pikiran setiap personel Avengers. Duo kembar yang bertukar haluan. Kisah cinta si cantik dan si raksasa, Hulk yang kejam dan kuat juga memperlihatkan sisi lainnya yang rapuh dan penuh rasa bersalah melalui  sosok Banner. Kembalinya S.H.I.E.L.D bersama Avengers. Penampakan Fury yang katanya sudah pensiun. Thor yang mencari jawaban atas mimpinya. Lahirnya dewa dari si baik dan si jahat yang mampu mengayunkan palu Thor dengan entengnya. Kematian salah seorang keluarga.

Yap sepenggal paragraf diatas mungkin sudah spoiler cerita yang ada difilm ini. Bagaimana Avengers bisa mengalahkan Ultron? Apa ending kisah cinta Banner dan Black Widow? Bagaimana sang kembar bisa berpaling ke Avengers? Langsung saja saksikan film ini dibioskop terdekat di kota Gwiple.

Courtesy of Walt Disney Studios Motion Pictures

Advertisements

Chief dan editor, suka nonton anime mainstream yang ga ribet, mulai mendalami yang namanya cameco (cameramen cosplay)

TV & Movies

Anime ‘Yamishibai: Japanese Ghost Stories’ Menginspirasi Serial Live-Action di Bulan September

Published

on

GwiGwi.com – TV Tokyo mengumumkan pada hari Senin bahwa mereka memproduksi adaptasi serial live-action dari  anime televisi Yamishibai: Japanese Ghost Stories yang akan tayang perdana pada 9 September.

Noboru Iguchi, Yūki Kumagai, dan Daisuke Ōno menjadi beberapa sutradara Yamishibai (Iki) (Shadow Picture Show (Live)), dan Iguchi juga salah satu penulisnya.

Produksi tidak akan menggunakan rekaman video biasa, tetapi akan menggabungkan foto lukisan pemandangan dengan foto para pemerannya, dengan gaya anime aslinya. Episode live-action akan menampilkan remake dari cerita populer dari anime, dan cerita aslinya sendiri.

Pemerannya termasuk idola dan aktor dari “drama panggung 2.5D,” termasuk Risa Aizawa, Ryū Ichinose, Rin Kaname, Naoya Kitagawa, Yūki Kimisawa, Hisanori Satō, Hiroki Sana, Atsushi Shiramata, Taishi Sugie, Ryō Sekoguchi, Shungo Takasaki, Toshihiko Tanaka, Yoshiki Tani, Toomi, Akari Nakamura, Shuri Nakamura, Shunsuke Nishikawa, Shōhei Hashimoto, Shōgo Hama, Ui Hinagata, Ryō Hirano, Taiga Fukazawa, Karin Matoba, dan Yu Miyazawa.

Baca Juga:  Film "Sakura" Yang Dibintangi Takumi Kitamura Rilis Video Trailer

Serial anime pendek Yamishibai: Japanese Ghost Stories menampilkan cerita horor berdurasi enam menit berdasarkan legenda urban dalam suasana modern. Anime pendek tersebut mengambil inspirasi dari produksi teater kertas bergambar era Shōwa (kamishibai).

 

Sumber: ANN

Advertisements
Continue Reading

TV & Movies

Kentaro Sakaguchi berperan dalam drama NTV “35-Year-Old Girl”

Published

on

By

GwiGwi.com – Kentaro Sakaguchi berperan dalam serial drama NTV 35-Year-Old Girl (Judul literal) yang dibintangi Kou Shibasaki.

Kentaro Sakguchi akan berperan sebagai Yuto Hirose yang berusia 35 tahun dalam serial drama. Dia pertama kali berteman dengan Nozomi Imamura (Kou Shibasaki) ketika mereka berusia 10 tahun dan dia menjadi cinta pertama Nozomi Imamura. Dia bekerja sebagai guru sekolah dasar di masa lalunya, tetapi dia berhenti dari pekerjaannya karena suatu kasus. Dia bersatu kembali dengan Nozomi Imamura untuk pertama kalinya dalam 25 tahun, tetapi dia bertindak seperti anak berusia 10 tahun.

“35-Year-Old Girl” mengudara bulan Oktober 2020 di Jepang (mengambil alih slot waktu Sabtu pukul 22.00 NTV setelah “Novice Detective”).

Baca Juga:  Anna Yamada & Tina Tamashiro berperan dalam drama TBS-MBS "O Maidens in Your Savage Season"

AsianWiki

Advertisements
Continue Reading

TV & Movies

Sayuri Yoshinaga berperan dalam Film Jepang “Life’s Station”

Published

on

By

GwiGwi.com – Sayuri Yoshinaga, Tori Matsuzaka, Suzu Hirose, Toshiyuki Nishida dan Min Tanaka berperan dalam film Life's Station (Inochi no Teishajo).

Film ini didasarkan pada novel tahun 2020 “Inochi no Teishajo” oleh Kyoko Minami dan disutradarai oleh Izuru Narushima. Kyoko Minami baru-baru ini memiliki novel lain yang diadaptasi menjadi serial drama NHK “Dear Patient.”

Film “Life's Station” akan menampilkan Sayuri Yoshinaga sebagai karakter utama Sawako Shiraishi. Dia beralih dari bekerja di rumah sakit universitas menjadi bekerja di klinik yang menyediakan perawatan kesehatan di rumah di kampung halaman orang tuanya.

Syuting untuk “Life's Station” dimulai pada musim gugur 2020 dan filmnya akan dirilis tahun depan di Jepang.

Sinopsis oleh AsianWiki: Sawako (Sayuri Yoshinaga) bekerja sebagai dokter darurat di rumah sakit universitas. Karena suatu situasi, dia kembali ke rumah ayahnya Tatsuro (Min Tanaka) di Prefektur Ishikawa. Dia kemudian mulai bekerja di Klinik Mahoroba setempat. Dia bekerja dengan direktur klinik Toru (Toshiyuki Nishida), Perawat Mayo (Suzu Hirose) dan staf Seiji (Tori Matsuzaka). Seiji, yang bekerja dengan Sawako di rumah sakit universitas, mengikutinya dan bekerja dengannya lagi.

Baca Juga:  Tanpa Haruma Miura, Seri Drama Jepang “Love Will Begin When Money End” Tetap Tayang Mulai 15 September

Klinik Mahoroba menyediakan perawatan kesehatan di rumah untuk pasien. Sawako mengunjungi rumah pasien dan memberikan pengobatan di sana. Pada awalnya, dia mengalami kesulitan karena sistem yang berbeda. Dia menjadi terbiasa dengan sistem yang berbeda dan menemukan cara untuk berurusan dengan pasien, kehidupan mereka, dan keluarga mereka.

AsianWiki

Advertisements
Continue Reading
MSI Bravo 15 Pre Order

Trending