Connect with us

TV & Movies

Review Film, Avengers: Age of Ultron, Menghibur sekaligus Menegangkan

Published

on

[alert-warning]Mengandung Spoiler[/alert-warning]

GwiGwi.com – Petualangan kumpulan superhero Marvel kembali lagi menghibur setelah 2 tahun sejak film pertamanya. Sekuel dengan judul Avengers: Age of Ultron yang dipimpin oleh Joss Whedon sebagai sutradara, dimulai dengan perang Avengers disebuah kota kecil di Rusia untuk mengambil alih tongkat milik Loki yang disimpan oleh Strucker yang masih ada hubungan dengan jaringan Hydra.

Dibagian ini juga diperkenalkan superhero baru yang akan ikut berperang dalam 2 jam kedepan bersama Avengers. Pietro Maximoff, atau Quicksilver, diperankan oleh Aaron Taylor-Johnson, dan saudara kembarnya Wanda Maximoff, atau Scarlet Witch, diperankan oleh Elizabeth Olse. Mereka adalah sepasang saudara kembar dengan kekuatan spesial yang selamat dari percobaan Strucker. Quicksilver memiliki kekuatan super cepat dan Scarlet Witch dengan kekuatan mengontrol pikiran. Diawal kedua kembar ini memiliki perasaan ingin menghancurkan Avenger khususnya Stark yang menjadi mimpi buruk mereka sewaktu kecil.

Avengers yang dipimpin oleh Tony Stark yang juga menjadi Iron Man yang diperankan oleh Robert Downeys Jr ini akan kembali dengan gaya yang humoris, sombong dan suka pamer. Dalam film ini Stark akan dibuat galau dengan kehilangan sahabatnya. Thor oleh Chris Hemsworth, masih berada dibumi untuk mencari tongkat miliki Loki yang hilang, kemudian ada Chris Evans yang menjadi Captain America, dengan sosok kapten yang baik dan peran yang kuat, dia sempat membuat Thor khawatir, karena hampir mampu mengangkat palu milik Thor.

Sisi lain dari Jeremy Renner yang menjadi Hawkeye akan diungkapkan difilm ini. Dibalik kemampuan panah dengan akurasi yang sangat baik, dia juga memiliki sifat yang baik untuk keluarga yang selama ini disembunyikannya. Dr. Bruce Banner yang juga menjadi Hulk, diperankan sangat baik oleh Mark Ruffalo. Pengembangan karakternya bersama Scarlet Johansson yang menjadi Black Widow dibangung dengan baik disepanjang 142 menit film ini berlangsung. Black Widow yang mempunyai hati kepada Banner, tidak disambut baik oleh Banner yang merasa dirinya tidak bisa menjamin masa depan bersamanya.

Gwimin akan berusaha tidak membeberkan spoiler yang lebih banyak untuk selanjutnya, jika iya maafkan saja. Senang, sedih, pengkhianatan dan saling menyalahkan akan menjadi bumbu menarik yang ada disepanjang film ini. Ultron yang hadir akibat malfunction dari eksperimen Stark, ingin menghancurkan Avengers dan umat manusia untuk menciptakan dunia yang ‘damai’ menurut versinya. Stark sendiri akan menyesal karena kehilangan sahabatnya dalam berekperimen. Ultron dengan keinginannya sendiri mulai menghalalkan segala cara dengan membangun sekutu. Diperankan oleh James Spader, Ultron dibuat dengan image yang kejam, tak terkalahkan dan pintar.

Berbagai scene menarik dan plot twist akan dihadirkan difilm ini. Scene Avengers yang dipecah belah oleh Scarlet Witch yang menghantui pikiran setiap personel Avengers. Duo kembar yang bertukar haluan. Kisah cinta si cantik dan si raksasa, Hulk yang kejam dan kuat juga memperlihatkan sisi lainnya yang rapuh dan penuh rasa bersalah melalui  sosok Banner. Kembalinya S.H.I.E.L.D bersama Avengers. Penampakan Fury yang katanya sudah pensiun. Thor yang mencari jawaban atas mimpinya. Lahirnya dewa dari si baik dan si jahat yang mampu mengayunkan palu Thor dengan entengnya. Kematian salah seorang keluarga.

Yap sepenggal paragraf diatas mungkin sudah spoiler cerita yang ada difilm ini. Bagaimana Avengers bisa mengalahkan Ultron? Apa ending kisah cinta Banner dan Black Widow? Bagaimana sang kembar bisa berpaling ke Avengers? Langsung saja saksikan film ini dibioskop terdekat di kota Gwiple.

Courtesy of Walt Disney Studios Motion Pictures

Advertisement

TV & Movies

Review Film Longlegs, Nic Cage Jadi Pembunuh Ngeri

Published

on

Review Film Longlegs, Nic Cage Jadi Pembunuh Ngeri

Agen FBI, Lee Harker (Maika Monroe) menyelidiki kasus pembunuhan berantai banyak keluarga di berbagai daerah. Pembunuh selalu meninggalkan surat yang bertuliskan bahasa kode dan diakhiri dengan kata, “LONGLEGS.”

Bukan rahasia kalau si pembunuh diperankan oleh Nicolas Cage dan dia di sini mengerikan, jijik dan aneh jadi satu. Akting menggila khasnya dimanfaatkan betul. Ditambah pengadeganan oleh sutradara Osgood Perkins, level ngeri si pembunuh dinaikkan menjadi hal creepy yang sungguh membuat tak nyaman. Yah kadang ada lucunya juga.

Review Film Longlegs, Nic Cage Jadi Pembunuh Ngeri

Review Film Longlegs, Nic Cage Jadi Pembunuh Ngeri

Seakan sutradara paham betul range akting Nicolas Cage dan bagaimana memanfaatkannya sesuai kebutuhan film. Bukan asal minta Nic Cage menjadi gila saja.

Itulah pesona utama filmnya, pengadeganannya. Cerita bisa jadi familiar bagi fans Noir ala CONSTANTINE atau SUPERNATURAL. Mudah sekali membingkai cerita demikian dengan lebih mainstream nan pop, tapi Osgood memilih jalan lebih artsy, slow burn.

Review Film Longlegs, Nic Cage Jadi Pembunuh Ngeri

Review Film Longlegs, Nic Cage Jadi Pembunuh Ngeri

Menginjeksi adegan dengan nuansa kegelapan yang perlahan selalu membayangi protagonisnya. Memperkuat premise creepy nya.

Kamera banyak statis atau bergerak pelan dan membiarkan keanehan dari belakang, sudut frame atau terkadang frontal yang menjadi anomali memecah ketenangan.

Dari segi isi yang nampaknya asik ditelaah lebih jauh adalah motivasi si pembunuh. Entah dia punya kebencian pada eksistensinya sendiri yang selalu dianggap aneh dan dendam pada keluarga normal tapi sepertinya punya perasaan kompleks pada anak kecil yang juga jadi korbannya.

Review Film Longlegs, Nic Cage Jadi Pembunuh Ngeri

Review Film Longlegs, Nic Cage Jadi Pembunuh Ngeri

Rasanya akan menjadi tanah subur yang banyak sekali bisa digali maknanya.

Jaarang sekali hadir noir investigasi thriller supranatural non mainstream seperti LONGLEGS. Apalagi bisa hadir di Indonesia. Mungkin pernyataan kalau sinema tidak sepenuhnya mati terseret ombak franchise dan film jegar jeger kurang ajak mikir. Mungkin.

Continue Reading

TV & Movies

Review Film TWISTERS (2024), KETINGGALAN ZAMAN?

Published

on

By

Review Film Twister (2024), Ketinggalan Zaman?

www.gwigwi.com – Katy (Daisy Edgar Jones) menderita kehilangan teman temannya oleh tornado yang ingin dia redakan dengan eksperimennya. Bertahun-tahun berlalu trauma masih menghantuinya. Datanglah Javi (Anthony Ramos), satu-satunya temannya yang selamat, mengajaknya kembali berburu tornado.

Tak tahan melihat kerusakan akibat tornado, Katy mengiyakan. Kembali ke sarangnya tornado, Oklahoma, Katy bertemu dengan Youtuber berani mati. “Penjinak” tornado bernama Tyler Owens (Glenn Powell)

Sekuel dari TWISTER (1996) film klasik soal bencana tornado yang dibintangi almarhum Bill Paxton, TWISTERS tak memiliki hubungan erat dengan predesesornya dan bisa dinikmati secara utuh buat penonton yang awam.

Review Film Twister, Ketinggalan Zaman?

Review Film Twister, Ketinggalan Zaman?

Barangkali problem paling utama film adalah cerita yang sangat terlalu klasik tipikal Holywood tanpa variasi berarti. Mudah sekali menerka apa yang akan terjadi.

Terkesan cari aman saja filmnya mau dari banyak komedi yang nanggung dan dialog yang kurang ngegas lagi.

Plot terlalu familiar itu juga tidak didukung cara bercerita yang menarik. Seperti menonton film bencana tahun ’90an tapi kurang fun dan inovatif. Membuatnya berakhir berasa ketinggalan zaman.

Review Film Twister, Ketinggalan Zaman?

Review Film Twister, Ketinggalan Zaman?

Daisy Edgar Jones dan Glenn Powell berusaha sebisanya ngangkat dialog yang biasa. Agak aneh melihat karakter Tyler yang bisa dibilang khas Glenn Powell banget, terasa kurang gila. Rasanya kurang memaksimalkan potensial aktor yang sedang naik daun itu.

Sementara Daisy Edgar Jones begitu menyala saat dia akhirnya curhat soal traumanya. Kayaknya dia lebih cocok film drama.

Tornadonya sendiri hmm. Barangkali karena serbuan film superhero dan film berat cg semacam AVATAR, tornadonya tidak seimpresif dulu lagi, apalagi saat bencana di siang hari.

Review Film Twister, Ketinggalan Zaman?

Review Film Twister, Ketinggalan Zaman?

Barulah saat tornado menghitam, khususnya saat malam hari, bencana itu berasa lebih mengerikan. Adegan di kolam renang dan klimaks film adalah highlightnya TWISTERS.

Review Film Twister, Ketinggalan Zaman?

Review Film Twister, Ketinggalan Zaman?

Dengan jarangnya film disaster belakangan ini, TWISTERS sejatinya bisa menjadi penyegar namun ternyata angin tornadonya sama dengan dulu. Tak membawa hal baru berarti.

Continue Reading

TV & Movies

Disney+ Hotstar Merilis Poster Dan Trailer Perdana Untuk Serial Terbaru Marvel Television, “Agatha All Along”

Published

on

By

Disney+ Hotstar Merilis Poster Dan Trailer Perdana Untuk Serial Terbaru Marvel Television, “agatha All Along”

www.gwigwi.com – Pada hari ini, Disney+ Hotstar merilis poster dan trailer terbaru dari serial live-action Marvel Television mendatang, “Agatha All Along”. Serial ini akan berfokus pada karakter yang diperankan Kathryn Hahn, Agatha Harkness, dari serial Marvel Studios favorit penggemar, “WandaVision”, di mana ia memulai perjalanan berbahaya dan misterius, yang dipenuhi cobaan dan tantangan. Jac Schaeffer sebagai showrunner dari serial ini, yang juga merupakan tim kreatif di balik “WandaVision”, akan menjadi sutradara untuk episode pertama.

Dalam “Agatha All Along”, Agatha Harkness kehilangan kekuatannya setelah seorang sosok misterius membantunya terbebas dari mantra yang membelenggunya. Situasi menjadi semakin menarik ketika sosok misterius tersebut memohon pada Agatha untuk membawanya ke jalan penyihir legendaris, sebuah tantangan mematikan bagi para penyihir, yang jika selamat, dapat membawa kembali apa pun yang hilang dalam hidup mereka. Bersama-sama, Agatha dan sosok misterius ini membentuk sebuah perkumpulan misterius untuk menyusuri jalan penuh bahaya ini.

Selain Kathryn Hahn, “Agatha All Along” juga dibintangi oleh Joe Locke, Sasheer Zamata, Ali Ahn, Maria Dizzia, Paul Adelstein, Miles Gutierrez-Riley, Okwui Okpokwasili, bersama Debra Jo Rupp, dengan Patti LuPone, dan Aubrey Plaza. Kevin Feige, Louis D’Esposito, Brad Winderbaum, Mary Livanos dan Jac Schaeffer menjadi produser eksekutif untuk serial ini bersama Jac Schaeffer, Rachel Goldberg dan Gandja Monteiro sebagai sutradara.

 Marvel Television’s “Agatha All Along” tayang eksklusif di Disney+ Hotstar mulai 19 September 2024 dengan dua episode perdana.

Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending