Connect with us

Berita Anime & Manga

Review Fate/Stay Night Unlimited Blade Works Episode 9

Published

on

[alert-warning]Spoiler Alert! Read at your own risk[/alert-warning]

Maaf Anda Melihat Iklan

GwiGwi.com – Episode ini dimulai dengan semua murid yang pingsan di episode sebelumnya dibawa ke rumah sakit. Shirou, Rin, dan Saber yang berada di sekolah berencana untuk keluar lewat belakang agar tidak dicurigai. Saber merasa ada bahaya dan meminta Shirou untuk mundur sebentar. Ternyata yang muncul hanyalah Archer.

Archer yang muncul telat membuat Rin marah dan Archer hanya bisa diam saja. Rin akhirnya menginformasikan Archer mengenai Rider yang telah dibunuh Caster. Archer sendiri cukup senang mendengarnya karena lawannya berkurang satu. Saber menjadi kesal mendengar Archer yang senang karena Saber tau Rider tidak mati sia-sia. Saber yang kesal juga mengajak Archer untuk bertarung tapi Archer tidak diperbolehkan oleh Command Seal milik Rin. Rin akhirnya menenangkan mereka berdua dan mulai mendiskusikan kembali cara menemukan Masternya Caster.

Salah satu keuntungan mereka adalah Masternya Caster ada di sekolah. Rin berpendapat setelah mereka tau siapa Masternya, mereka menyerang sang Master sebelum sampai di Ryuudou Temple. Tapi setelah pertarungan tadi, Rin menyarankan agar mereka semua pulang. Walaupun Shirou masih bisa lanjut, Rin memaksa Shirou pulang karena Rin merasa kalau Archer agak sedikit berbeda. Akhirnya setelah dipaksa, Shirou setuju untuk kembali dan melanjutkan pencarian lain hari.

Di rumah, Saber menyarankan kalau ia ingin tidur di kamar Shirou untuk mencegah kejadian yang sama untuk berulang. Shirou sendiri merasa keberatan tapi alasan yang diberikan Saber cukup masuk akal. Akhirnya, Shirou membiarkan Saber tidur di kamar sebelah miliknya.

Di tempat lain, sosok seorang murid terlihat berada di depan Gereja sang pengawas. Ternyata Shinji datang meminta perlindungan. Sang pengawas juga memberi tau kalau Shinji adalah yang pertama kali datang meminta perlindungan.Tentu saja Shinji kesal mendengarnya dan menyalahkan Servantnya yang ia anggap lemah. Mendengar itu, Sang pengawas bertanya apakah Shinji masi ingin berpartisipasi karena ada satu Servant lagi.

Keesokannya, Fujimura-Sensei menceritakan pengalamannya saat diperiksa dokter dan berkata kalau yang dialami hanyalah Anemia. Sekolah juga akan tetap diadakan. Fujimura-Sensei juga berkata kalau Sakura juga sudah sembuh. Saat di sekolah, Rin menghampiri Shirou dan berkata kalau ketua OSIS agak sedikit aneh. Rin mencurgai kalau ketua OSIS adalah Masternya Caster karena ia berjalan ke sekolah dari Ryuudou Temple. Shirou tidak ingin mempercayai perkataan Rin tapi Rin merasa kalau teori Archer mengenai Caster mengendalikan Masternya benar.

Baca Juga:  Layanan Streaming Anime Baru 'Animeka' Berencana Berekspansi ke Luar Jepang

Rin berencana menyelidiki ketua OSIS tapi Shirou memaksa agar ia saja yang menyelidiki. Shirou akhirnya pergi menginterogasi Issei saat makan siang. Shirou memaksa Issei untuk membuka bajunya dan memang tidak ada tanda-tanda bahwa Issei seorang Master. Untuk memastikan, Shirou juga menanyai Issei apakah ia melihat hal yang aneh di kuil. Issei sendiri tidak melihat hal aneh terjadi di situ. Shirou saat pulang pergi melapor ke Rin tapi Rin sudah pulang.

Saat berjalan pulang, Shirou melihat Rin sedang berdiri di belakang tiang. Shirou menghampirinya tetapi Rin langsusng membawa Shirou ke gang kecil dan menyuruhnya untuk diam. Rin ternyata sedang mengawasi seorang lelaki berambut pirang yang berdiri di depan rumah Sakura. Tiba-tiba, lelaki itu pergi dan mereka berdua keluar dari persembunyian. Rin menanyai apa yang dilakukan Shirou disini. Rin menyangka Shirou akan menjenguk Sakura sebagai Senpai yang baik. Shirou memang berniat seperti itu tapi ia juga ingin melapor kepada Rin.

Setelah melapor, Rin pulang dan Shirou malah mengikuti Rin. Di rumah, Shirou mulai berlatih lagi dengan Saber. Fujimura-Sensei juga terkejut melihat Shirou yang berlatih lagi. Saber pun bingung mengapa Shirou berhenti berlatih dan Fujimura-Sensei menjelaskan ketika ayah Shirou meninggal, Shirou langsung berhenti. Fujimura-Sensei juga menceritakan tentang masa kecil Shirou dan cita-cita Shirou menjadi Pahlawan Kebenaran.

Saber pun bertanya mengapa Shirou ingin menjadi seorang pahlawan. Shirou anehnya tidak bisa menjawab dan malah pergi. Shirou sendiri mempertanyakan mengapa ia ingin menjadi pahlawan. Hanya kenangan mengenai ayahnya dan perkataan Archer yang muncul di kepalanya. Shirou yang kesal akhirnya bertekad mencoba karena tanpa mencoba tidak akan tau.

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/102_zps0c077bd1.jpg

Maaf Anda Melihat Iklan
Advertisement
Click to comment
0 0 votes
Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Daftar Anime

Review Anime Fruit Basket the Final Season: Perpisahan Yang Penuh Emosional

Published

on

gwigwi.com – Fruit Basket The Final selesai tayang pada musim semi 2021. Sejak awal berita adanya remake Fruit Basket, banyak fans lama yang antusias. Hal itu dikarenakan cerita pada versi remake ini akan mengambil keseluruhan cerita dari manga. Sejak tayang pada dua musim pertama, fans fruit basket mulai tumbuh dari berbagai usia dan negara. Bagian tersebut sudah membuktikan betapa kuat cerita pada anime Fruit Basket ini.

Maaf Anda Melihat Iklan

Bahkan, beberapa hari yang lalu netizen cukup dikejutkan dengan rating Fruit Basket the Final bisa ada di posisi pertama berdasarkan situs Myanimelist. Apakah musim terakhir Fruit Basket memang sebagus itu? Kita simak ulasannya di bawah ini.

Perkembangan dan solusi setiap karakter yang emosional

Bisa dikatakan poin inilah yang menjadi pemicu mengap banyak yang menunggu Fruit Basket The Final. Seperti yang diketahui bahwa Keluarga Souma mengalami kutukan sehingga mereka berubah menjadi sesuai dengan Shio bintang. Sang protagonis bernama Honda Tohru pun mencoba menyelamatkan keluarga Souma dari kutukan tersebut.

Karakter Tohru dan Manaka Iwami mengalami perkembangan yang besar pada musim ini. Padahal pada musim pertama karakter Manaka masih terlalu umum dan biasa dibandingkan dengan protagonis prianya. Begitu juga dengan Tohru yang pada musim pertama digambarkan sebagai gadis baik yang mengalami musibah karena tidak memiliki rumah.

Musik, akting, dan nuansa yang terasa sempurna

Tidak hanya dari sumber materialnya saja yang bagus. Namun, akting dari seiyu, musik pengiring, hingga nuansa yang diberikan sangat mendukung untuk memancing emosi penonton. Untuk musik menggunakan sentuhan string yang emosional dan sangat tepat dengan adegan yang dibawakan. Begitu juga dengan seiyu Fruit basket yang dapat membawakan karakternya dengan sangat baik.

Hal itu semakin sempurna dengan gambaran nuansa yang sangat mendukung. Tentunya, setiap adegan bisa membuat penonton manapun (khususnya fans dari manganya) akan sangat tersentuh bahkan merasakan kepuasan tersendiri. Bagian tersebut membuat Fruit basket memiliki nilai tinggi.

Beberapa Pace cerita terlalu cepat

Sebagus apapun suatu anime, tentunya masih memiliki kekurangan. Hal itu juga tidak terlepas pada Fruit Basket The Final ini. Memang secara keseluruhan tidak begitu besar mempengaruhi cerita. Akan tetapi pace pada musim terakhir ini ada yang terlalu cepat bahkan ada yang dilewat. Contohnya bisa dilihat pada Arc Akito yang digambarkan tidak simpatik dibandingkan dengan versi manganya.

Adapun arc yang dilewati adalah tentang orang tua Tohru. Padahal beberapa fans ingin melihat latar belakang keluarga Tohru yang digambarkan sedikit. Untunglah nanti ada OVA yang menceritakan keluarga Tohru sehingga penonton tidak terlalu kecewa.

Kesimpulan

Untuk anime remake yang menjanjikan adaptasi seluruh chapter manga, Fruit Basket The Final ini sudah sangat baik. Terlepas dari beberapa kekurangan kecil sebenarnya tidak berpengaruh besar pada keseluruhan cerita. Pada akhirnya fans lama Fruit Basket bisa terpuaskan dengan adaptasi baru ini dibandingkan veri pertama.

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Daftar Anime

Review Anime Tokyo Revengers: Balas Dendam Yang Manis

Published

on

gwigwi.com- Bisa dikatakan Tokyo Revengers adalah salah satu anime yang sangta dinanti oleh fans, khususnya di Indonesia. Hal itu terasa wajar mengingat Tokyo Revengers menggabungkan genre premanisme dengan konsep perjalanan waktu. Konsep tersebut memang jarang ditemukan dalam industri anime. Apalagi untuk indonesia sendiri lebih kenal dengan Crows Zero untuk film tentang premanisme dari Jepang.

Maaf Anda Melihat Iklan

Mengingat Tokyo Revengers masih berlanjut pada musim panas 2021, apakah anime ini memang layak mendapatkan hype tinggi? Kita simak ulasannya di bawah ini.

Drama, Perkelahian, air mata dan darah

Jika kamu mengira Tokyo Revengers hanya menyajikan tema perjalanan waktu seperti Steins:Gate atau Boku Dake Ga Inai Machi, maka itu salah besar. Anime ini memiliki narasi mendalam yang saling berhubungan dalam tingkatan. Khususnya untuk penonton yang mengetahui dunia pembulian. Ditambah lagi, karakter dalam Tokyo Revengers mengalami pengembangan yang luar biasa.

Setiap episode selalu terasa dampaknya berkat suguhan drama yang luar biasa. Begitu juga dengan adegan perkelahian jalanan yang begitu epic, hingga beberapa episode yang membuat mata melongo. Kisah di dalam Tokyo Revengers tidak bisa kamu lewatkan begitu saja.

Demi Kemenangan Takemichi

Pada awalnya, Takemichi tidak begitu menonjol. Akan tetapi, seiring berjalannya epsiode, dia cukup banya difavoritkan penonton. Bagian yang membuat dia disukai bukan karena sangat OP atau pembawa kesejukan bagi sekitarnya, tetapi karena dia sangat realistis.

Banyak para penonton (khususnya wibu) yang sangat tahu rasanya ditindas namun tidak menyerah. Selain itu, masih banyak tokoh lainnya yang merepresentasikan sosok pria tangguh sehingga para penonton ingin menjadi seperti tokoh tersebut.

Standar baru dalam Perjalanan waktu

Jika kamu pernah menonton anime dengan konsep waktu seperti Madoka Magica, Steins Gate, maupun ReZero, maka pikiran kita akan terlintas “pasti si protagonis akan mati”. Setidaknya hingga episode 13, hal itu belum terjadi. Tokyo Revengers tidak memberikan pilihan mudah untuk Takemichi dalam setiap tindakannya.

Artinya, apapun tindakan Tekemichi sekecil apapun bisa mengubah masa depan. Sampai sekarang belum ada masa depan yang pasti terjadi dengan tindakan Takemichi selama ini. Maka dari itu, para penonton sangat banyak melakukan spekulasi tanpa melihat dari manganya.

Kesimpulan

Tokyo Revengers cukup memberikan aksi, drama, dan pertarungan antar genk yang sangat kuat. Tidak mengherankan jika anime ini salah satu kandidat terbaik di musim semi 2021 maupun secara keseluruhan. Ayo kita lihat kelanjutannya pada musim selanjutnya.

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Berita Anime & Manga

‘Sword Art Online’ dan ‘Made in Abyss’ Akan Gelar Acara Online Untuk Luar Negeri

Published

on

GwiGwi.com – Sony mengungkapkan pada hari Minggu bahwa pameran “Sword Art Online: Ex-Chronicle” mendapatkan versi online baru berjudul “Sword Art Online: Ex-Chronicle Online Edition” yang akan berlangsung dari 20 November hingga 7 Desember. Event direncanakan tahun 2022.

Versi Jepang dari acara ini akan tersedia dengan harga 1.800 yen (sekitar US$16) bagi mereka yang mengakses pameran melalui smartphone atau PC mereka. Pameran ini seharga 2.300 yen (sekitar US$21) bagi mereka yang mengakses acara melalui perangkat VR.

Maaf Anda Melihat Iklan

Pameran fisik sebelumnya diadakan di Tokyo pada tahun 2019 dan di Kyoto pada tahun 2020 untuk merayakan ulang tahun novel yang ke-10.

Demikian pula, situs resmi untuk anime Made in Abyss mengumumkan pada hari Jumat bahwa staf anime akan mengadakan pertemuan penggemar online untuk melihat kembali musim pertama dan film anime sebelum musim kedua mulai ditayangkan. Fan meeting akan tersedia tidak hanya di Jepang, tetapi juga di negara-negara tertentu di luar negeri.

Baca Juga:  Toko Pokémon Center Tutup Sementara Karena COVID-19

Acara “Made in Abyss Online Fan Meeting – Cave Raiders Guild Rally –” akan berlangsung pada 21 November. Tiket akan berharga 3.000 yen (sekitar US$27) untuk penggemar luar negeri, tetapi penggemar juga dapat membeli tiket dengan harga yang sama izinkan mereka mengikuti undian untuk mendapat kesempatan mengajukan pertanyaan selama acara. Tiket akan mulai dijual pada 2 Oktober. Acara ini akan menyertakan terjemahan bahasa Inggris yang jelas, dan juga akan mencakup segmen yang ditujukan untuk penggemar luar negeri. Arsip akan tersedia hingga 28 November.

Sumber: ANN

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Trakteer

CryptoTab Browser

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x