Connect with us

Berita Anime & Manga

Review Fate/Stay Night Unlimited Blade Works Episode 5

Published

on

GwiGwi.com – Episode kali ini dimulai di masa lalu saat Shirou sedang berbicara dengan ayahnya. Ayahnya bercerita bahwa ia dulu ingin menjadi seorang pahlawan tetapi karena ia sudah tua maka sulit baginya untuk menjadi pahlawan. Karena ayahnya sudah tidak bisa, maka Shirou berkata bahwa ia yang akan menjadi pahlawan nanti.

Hari baru dimulai dengan Shirou, Saber, dan Sakura sarapan bersama. Dikarenakan Fujimura-Sensei harus mengerjakan tugas yang diberikan Kuzuki-Sensei, maka ia pergi duluan meskipun ia yang meminta tinggal di rumah Shirou. Setelah sarapan, Shirou pergi ke sekolah. Khawatir Shirou akan terancam, Saber meminta untuk ikut tapi Shirou menyuruh nya untuk istirahat saja. Di sekolah, Shirou bertemu Rin tapi anehnya Rin bersikap sedikit aneh dan langsung meninggalkan Shirou. Saat istirahat, Shirou makan bersama ketua OSIS tapi sang ketua hanya ingin istirahat. Tiba-tiba Kuzuki-Sensei datang dan meminta sang ketua untuk berbicara sebentar. Shirou sendiri tidak tau apa yang mereka omongkan.

Shirou menanyakan sang ketua apa yang mereka omongkan. Rupanya semalam ada keluarga yang menelepon sekolah yang melaporkan bahwa anak mereka belum pulang dari kegiatan Archery Club. Menurut anggota lainnya, Shinji adalah yang terkahir terlihat bersama murid yang hilang. Anehnya, Shinji tidak ikut latihan kemarin tapi saat ada anggota lain kembali ke Dojo untuk mengambil sesuatu, Ia melihat Shinji dan murid tersebut sedang berdebat. Saat ingin dikonfirmasi dengan Shinji, Ternyata Shinji absen. Saat Shirou bertanya siapa yang hilang, Sang ketua menjawab, “Mitsuzuri Ayako, Ketua Archery Club.”

Shirou pun pergi menanyakan Sakura tapi Sakura sendiri tidak tau apa-apa karena kakaknya jarang dilihat olehnya. Setelah pulang, Shirou juga pergi menanyakan teman sekelas Ayako apakah ia masuk atau tidak. Shirou juga pergi menyelidiki dojo tapi terkunci. Saat sedang keliling sekolah, Ia bertemu lagi dengan Rin. Rin semakin kesal dengan tingkah Shirou yang tidak mempedulikan nyawanya sendiri dengan tidak membawa Servant-nya. Shirou sendiri bingung mengapa Rin begitu kesal karena biasanya Master tidak akan bertarung ketika ada orang lain.

Rin akhirnya memutuskan untuk membunuh Shirou sekarang juga. Shirou merasa Rin tidak akan membunuhnya tapi ketika Rin menembakkan Gandr, Barulah ia tau Rin serius. Shirou langsung kabur tetapi Rin tetap mengejar sambil menembakkan Gandr miliknya. Merasa bahwa dirinya benar-benar dalam bahaya, Shirou langsung masuk ke dalam salah satu kelas. Rin datang dan langsung memasang Barrier di sekitar kelas agar Shirou tidak dapat keluar. Mengambil meja, Shirou langsung menggunakan Trace miliknya untuk perlindungan. Rin kemudian menggunakan Sihir yang menembakkan ratusan Gandr ke arah Shirou.

Baca Juga:  Genshin Impact Meluncurkan Event di Pegunungan Alpen untuk Merayakan Ulang Tahun Pertama Perluasan Peta Dragonspine

Setelah berhasil selamat dari serangan Rin, Shirou langsung mengambil patahan besi meja dan meningkatkannya dengan Trace. Tiba-tiba Rin melemparkan sebuah kristal ke arah Shirou yang sepertinya sebuah ledakan. Seorang murid perempuan tiba-tiba keluar dari sekolah dan melihat ledakan tadi dari luar gedung. Murid tersebut tidak tau bahwa ia sedang dalam bahaya. Shirou kemudian keluar dan berhadapan kembali dengan Rin. Rin kemudian memberi pilihan apakah Shirou ingin hidup atau memberi Rin Command Seal milik Shirou. Tentu saja Shirou tidak akan memberikan Command Seal miliknya.

Tiba-tiba mereka mendengar teriakan seorang murid perempuan. Shirou langsung pergi ke arah teriakan tadi, meninggalkan Rin. Rin juga menyusul dan saat sampai disana murid tadi sudah pingsan. Rin bisa menyembuhkan murid tersebut tapi membutuhkan waktu. Saat itu juga, Shirou merasa ada yang mengawasi mereka. Tombak kemudian muncul dari kegelapan dan mengincar Rin. Shirou langsung melindungi Rin dan akibatnya membuat tangannya tertusuk.

Shirou dengan tangannya yang terluka langsung berlari ke arah hutan dan mencari siapa yang menyerang mereka. Sesampainya di sana, Shirou diserang lagi oleh tombak. Ia melihat sekilas sosok yang menyerangnya dan melihat bahwa sosok tersebut adalah Servant. Pertarungan sengit terjadi antara Shirou dan Servant yang tidak dikenal itu. Shirou berhasil menghindari semua serangan Servant tersebut tapi akhirnya Servant tersebut mulai serius. Servant tadi langsung menarik tombak yang tertusuk di tangan Shirou dan menggantung Shirou di pohon.

Saat Shirou hampir terbunuh, Rin datang menyelamatkannya dan Servant tadi kabur. Rin juga membalut luka Shirou. Shirou pun menanyakan apakah Rin ingin melanjutkan pertarungan tadi tapi Rin menjawab tidak. Anehnya, Rin megajak Shirou ke rumahnya untuk diobati lukanya. Selagi disana Rin juga menjelaskan bahwa Master dari Servant tadi menyerang murid sekolah untuk meningkatkan kekuatan Servant-nya sendiri. Rin akhirnya mengajak Shirou untuk berdamai sementara dan mengincar Master lain terlebih dahulu.

Shirou akhirnya menjelaskan bahwa ia dulunya diajarkan Sihir oleh ayahnya tapi hanya sebatas Sihir peningkatan saja. Rin juga mengatakan bahwa ayah Shirou bukanlah Mage karena seorang Mage akan mengubah anak mereka menjadi seorang Mage melalui pelatihan yang berat. Rin mengatakan bahwa ayah Shirou lebih memilih menjadi seorang ayah daripada seorang Mage.

Maaf Anda Melihat Iklan
Advertisement
Click to comment
0 0 votes
Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Daftar Anime

First Impression Anime ‘Girl’s Frontline’

Published

on

Gwigwi.com – Girls' Frontline (Dolls' Frontline) adalah anime militer yang berlatar di masa depan setelah perang dunia ketiga. Perusahaan militer menggunakan ‘boneka taktis' untuk bertarung di garis depan. Tentu saja boneka taktis ini adalah perempuan, mengenakan pakaian minim dan ada juga yang memakai pakaian maid. Saya menduga ada banyak penggemar serial ini. Hal itu merupakan satu-satunya alasan saya dapat melihat anime semacam ini. Sebab, di bawah pakaian unik ada potensi plot untuk dijelajahi meskipun episode pertama sepertinya tidak benar-benar menemukan pijakannya.

Adaptasi Game Untuk Para Player

Ketika melihat judul ini, saya menemukan fakta bahwa Girls' Frontline diadaptasi dari game mobile dan sebenarnya ada anime pendek komedi yang dibuat tentang yang satu ini pada tahun 2019. Dalam banyak hal, karakter-karakter anime ini cukup menggelikan ketika Anda memikirkannya dengan cara yang logis.

Bahkan jika android maju ke titik di mana perang dapat sepenuhnya diperjuangkan oleh mereka, secara sah tidak mungkin mereka akan dirancang seperti karakter-karakter ini. Mereka pastinya tidak akan berpakaian seperti ini. Mengambil pengaturan dengan serius cukup penting mengingat iterasi Girls' Frontline ini tampaknya ingin dianggap serius.  Pemimpin timnya termenung dan menebak keputusannya sendiri di jantung episode ini. 

Cukup Banyak Bagian Belum Maksimal

Tapi bagian di mana Girls' Frontline benar-benar kehilangan minat saya adalah ketika android tipe maid muncul dan harus benar-benar mengangkat rok mereka untuk menyebarkan senjata yang melekat di bagian bawah. Adegan itu benar-benar konyol untuk menganggap siapa pun akan merancang tentara android sedemikian rupa (di luar anime atau tampaknya game mobile).

Hal itu benar-benar bermain seperti mereka mengharapkan mengambil konsep ini dan dunia secara serius. Sayangnya eksekusi pada animenya semua konyol dan itu membuatnya sangat sulit untuk mengambil skenario serius. Selain pemimpin galau yang selalu bertanya-tanya apakah keputusannya benar, kami juga memiliki tim boneka lain yang mereka temui sebelum mencapai tujuan. Rupanya mereka telah ditinggalkan dan berjalan-jalan pada ‘mode stand-by'. Dalam episode ini, tim yang kita ikuti mengaktifkan mereka untuk membantu menahan musuh dan kemudian kita melihat mereka semua dimusnahkan.

Emosi yang Masih Kurang

Jelas Girls' Frontline ingin kita simpati dan berpotensi betapa sedihnya mereka dihancurkan. Tetapi, secara realistis saya belum berhasil berempati dengan mereka. Tentu mereka terlihat seperti gadis anime lucu. Tetapi tidak satu pun dari karakter ini berhasil mengesankan saya bahwa mereka ‘hidup'. Sesuatu seperti Gunslinger Girl melakukan pekerjaan yang jauh lebih baik memunculkan emosi semacam itu. Meskipun perbandingannya salah karena mereka adalah gadis-gadis yang diberi kemajuan cybernetic, namun, anime itu berhasil menciptakan emosi.

Baca Juga:  Anime 'DanMachi' Season 4 Posting Teaser Subtitel Bahasa Inggris

Kesimpulan

Saya ingin anime ini menemukan jalannya dan benar-benar menyempurnakan dunia itu. Sebab, Girl's Frontline memiliki potensi.  Namun, saya mungkin melihat beberapa episode berikutnya. Apakah Girls' Frontline membaik atau tidak, biarkan waktu yang menjawabnya.

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Berita Anime & Manga

Anime ‘Delicious Party Precure’ Menampilkan Yoshiko Miyazaki sebagai Narator

Published

on

GwiGwi.com – Situs resmi untuk Delicious Party♡Precure, anime Precure ke-19, mengungkapkan pada hari Senin bahwa Yoshiko Miyazaki akan memberikan narasi untuk anime tersebut.

Kata kunci dari cerita ini adalah “Makanan membawa wajah tersenyum.” Cookingdom adalah dunia misterius yang bertanggung jawab atas semua masakan di dunia kita sendiri. Cerita dimulai ketika Recipe-Bon, di mana resep untuk setiap hidangan ditulis, dicuri dari Cookingdom. Pelakunya adalah geng Bundoru, yang bertujuan untuk memonopoli setiap hidangan untuk diri mereka sendiri.

Baca Juga:  Anime 'KanColle Season 2' Akan Tayang Musim Gugur 2022

Peri Energi tiba di “Oishii na Town” (Kota Lezat) alam manusia untuk mencari Resep-Bon, dan mereka memberikan tiga kekuatan gadis untuk berubah menjadi gadis penyihir Precure. Gadis-gadis Precure berdiri di depan geng Bundoru untuk mengambil kembali Resep-Bon.

Anime ini akan tayang perdana di Asahi Broadcasting Corporation, TV Asahi, dan 22 stasiun afiliasi lainnya pada 6 Februari pukul 8:30 pagi.

Sumber: ANN

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Film Anime

Film Anime Jujutsu Kaisen 0 Masuk 50 Besar Film Sepanjang Masa di Jepang, 50 Besar Tahun 2021 Secara Global

Published

on

GwiGwi.com – Film anime Gekijō-ban Jujutsu Kaisen 0 telah menjual 6.812.266 tiket seharga 9.310.477.450 yen (sekitar US$81,7 juta) dalam 31 hari sejak dibuka pada 24 Desember. Film ini naik kembali ke puncak tangga lagu untuk akhir pekan 22 Januari -23, pekan kelima di box office.

Film ini sekarang menjadi film dengan pendapatan tertinggi ke-50 dalam sejarah box office Jepang, setelah mengungguli film-film seperti Code Blue, Arrietty, Detective Conan: Zero the Enforcer, dan Star Wars Episode III: Revenge of the Sith. Film ini masih memiliki pemutaran 4D dan Dolby Cinema yang dijadwalkan akan dimulai di Jepang pada 5 Februari.

Baca Juga:  Anime 'DanMachi' Season 4 Posting Teaser Subtitel Bahasa Inggris

Jujutsu Kaisen 0 juga akan menjadi #49 di antara film-film berpenghasilan tertinggi Box Office Mojo yang dibuka pada tahun 2021 di seluruh dunia, di atas The Forever Purge, Candyman, dan Boonie Bears: The Wild Life. (Ini akan menjadi #51 dalam daftar The Numbers untuk film 2021 di seluruh dunia, di atas 1921 dan di bawah Mortal Kombat.)

Sumber:ANN

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Trakteer

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x