Connect with us

Berita Anime & Manga

Review Assassination Classroom Episode 7

Published

on

[alert-warning]Contains Spoilers[/alert-warning]

GwiGwi.com – Siap untuk Episode kali ini? Yuk dimulai reviewnya! Untuk episode ketujuh Assassination Classroom ini, para kelas 3-E akan pergi study tour  yayyy. Tentunya kalau dengar kata study tour pasti menyenangkan. Apalagi untuk Koro-Sensei yang akan pergi bersama muri-muridnya.

Of course meskipun mereka akan pergi study tour, masih perlu diingat kalau mereka masih perlu mencoba membunuh Koro-Sensei. Pemerintah juga telah memberi bantuan berupa Sniper profesional yang jika berhasil akan diberi sebagian dari 10 Miliar Yen. Tentu saja untuk study tour perlu kelompok dong. Nagisa juga sudah membentuk kelompoknya yang tediri dari Kanade, Sugino, Okuda, dan juga Karma. Tapi karena mereka butuh 6 orang, Sugino juga telah mengajak idola kelas mereka, Kanzaki.

Semua murid juga pastinya senang dan sedang sibuk merencanakan tempat-tempat yang akan mereka kunjungi. Apalagi Koro-Sensei yang telah menulis sendiri semua buku travel untuk setiap murid XD. Bahkan Irina-Sensei pun juga akan ikut pergi dengan para murid 3-E. Kemana sih sebenarnya? Seperti semua study tour Jepang, yang paling sering dikunjungi adalah Kyoto ^^.

Tiba harinya para murid Kunugigaoka untuk pergi study tour. Seperti biasa, kelas A hingga D akan mendapatkan perlakuan berbeda dibandingkan kelas E sehingga mereka akan naik kereta First-Class. Tapi mereka masih tidak memiliki guru seperti Irina dan Karasuma-Sensei :D.

Lalu dimana Koro-Sensei? Ternyata ia sedang membeli snack di stasiun dan tertinggal kereta haha. Tapi dengan kecepatan miliknya sebenarnya dia tidak perlu menaiki kereta tapi apa serunya kalau tidak bersama para muird XD. Jadi ia menempel di di luar kereta dan masuk kembali di stasiun berikutnya. Tidak hanya lebih seru bersama-sama, para murid 3-E juga bisa lebih mengenal satu sama lain.

Tapi apa arti anime tanpa adanya konflik? Saat Kanzaki, Okuda, dan Kanade pergi membeli minuman, mereka dilihat oleh sekelompok murid dari sekolah lain yang juga pergi ke Kyoto. Dan incaran mereka sepertinya adalah Kanzaki.

Setibanya di Kyoto, lagi-lagi kelas E mendapat perlakuan yang berbeda. Kalau kelas A-D menginap di hotel bintang 5, kelas E menginap di pengingapan tradisional (saya sendiri lebih prefer yang penginapan XD). Koro-Sensei juga ternyata gampang mabuk dan ia terlihat lemah sekali setelah menaiki shinkansen dan juga bis. Dia juga tidak bisa tidur tanpa bantal miliknya.

Kanzaki juga sepertinya sedang kewalahan. Ia sepertinya telah menjatuhkan panduan study tour miliknya. Di sebuah hotel lain, ada juga sekolah lain yang sedang study tour dan merupakan hotel tempat sekelompok murid yang dilihat Kanzaki dan kawan kawan tadi. Dan ternyata salah satu dari mereka memegang panduan milik Kanzaki.

Keesokannya, mereka semua pergi dengan kelompok mereka masing-masing dan kita akan mengikuti perjalanan kelompok Nagisa. Mereka pun juga tetap memikirkan cara paling efektif untuk membunuh Koro-Sensei tetapi dengan pemandangan dan lokasi yang indah, cukup sulit untuk melakukan hal tersebut. Tapi saat mereka sedang pergi menuju tempat rekomendasi Kanzaki, mereka bertemu dengan murid sekolah lain tersebut.

Kalau menurut saya sih, mereka salah memilih target haha. Tentu saja salah, dengan mudahnya Karma sudah menjatuhkan salah satu murid tersebut. Dan meski memiliki senjata, mereka masih tidak bisa mengalahkan Karma. Tapi saat mereka menangkap Kanade dan Kanzaki, Karma jadi kehilangan fokus dan terserang dari belakang. Sugino dan Nagisa juga mencoba membantu tetapi para murid SMA tersebut dengan mudah mengalahkan mereka dan membawa Kanade dan juga Kanzaki.

Setelah para murid SMA itu pergi, barulah Okuda membantu teman-temannya. Tentu Karma sudah mengenal tipe-tipe mereka dan lebih memilih untuk menghabisi mereka sendiri. Tapi masalahnya adalah bagaimana mereka akan mencari kemana perginya para murid SMA tersebut.

Di lokasi para murid SMA , Kanade dan Kanzaki ditahan dan para murid SMA berencana akan melakukan hal yang aneh pastinya. Tetapi target mereka sebenarnya adalah Kanzaki. Ternyata Kanzaki tidak selalu menjadi murid yang baik. Kanzaki pernah terlihat oleh teman murid SMA tadi di sebuah expo Arcade mengenakan pakaian yang terlihat jauh berbeda dengan sifatnya di sekolah.

Yang pasti Nagisa dan kawan-kawan melihat panduan yang telah ditulis oleh Koro-Sensei. Walaupun berisi hal-hal yang cukup tidak penting seperti merelakan uang setelah membeli souvenir di Kyoto tetapi melihat souvenir yang sama di Tokyo dengan harga yang lebih murah :v. Tetapi mereka juga akhirnya menemukan apa yang mereka perlukan untuk melacak keberadaan Kanade dan Kanzaki.

Tidak lama kemudian, murid SMA yang mengira anggota mereka telah datang ternyata disambut oleh kelompok Nagisa yang siap menyelamatkan Kanade dan Kanzaki. Dan tentu para murid SMA terkejut tapi tidak merasa takut karena mereka juga telah membawa anggota lain yang lebih menakutkan. Sayangnya…Koro-Sensei juga datang dan sudah menghabisi anggota tersebut.

Melihat anggota mereka dikalahkan, para murid SMA pun marah dan bersama-sama mencoba melawan Koro-Sensei. Tentu Koro-Sensei juga marah karena muridnya sudah diculik. Apalagi murid SMA tersebut tidak tau kalau Nagisa dan kawan-kawan tidak sama seperti kelas lainnya. Koro-Sensei dengan mudah pun mengalahkan semua murid SMA tersebut.

Setelah selesai mereka juga akhirnya kembali. Hari pertama mereka di Kyoto penuh kejutan dan berkat insiden tadi, kelompok Nagisa tidak sempat mengelilingi Kyoto tetapi masih ada keesokan harinya haha.

Bagaimana menurut kalian mengenai Episode ini? Memang terlihatnya lebih banyak genre Action ya dibanding comedy tetapi mereka masih sempat memasukkan unsur komedi juga didalamnya. Tetapi makin lama episodenya makin seru saja dan memang menarik perhatian karena lebih banyak juga menampilkan karakter lainnya. Nantikan ya Episode berikutnya.

Advertisement

Berita Anime & Manga

Overgeared Ungkap Trailer Kedua, Visual Baru, dan 6 Karakter Tambahan

Published

on

Overgeared Ungkap Trailer Kedua, Visual Baru, Dan 6 Karakter Tambahan

www.gwigwi.com – Anime Overgeared kembali membagikan informasi terbaru menjelang penayangan perdananya. Adaptasi dari web novel dan webtoon populer asal Korea Selatan ini telah merilis trailer kedua, key visual terbaru, serta enam anggota pemeran tambahan. Anime tersebut dijadwalkan mulai tayang pada 2 Oktober 2026.

Versi anime Overgeared juga telah dipastikan akan tersedia secara internasional melalui Crunchyroll, sehingga penggemar di berbagai wilayah dapat mengikuti perjalanan sang protagonis sejak episode pertamanya.

Cerita berfokus pada Youngwoo Shin, seorang gamer yang kehidupannya tidak berjalan sesuai harapan. Nasibnya mulai berubah setelah ia memperoleh warisan dari seorang blacksmith legendaris di dalam game virtual reality MMORPG bernama Satisfy.

Penemuan tersebut membawa Youngwoo pada sebuah kemampuan dan peluang yang sebelumnya tidak pernah ia bayangkan. Dari seorang pemain yang kesulitan dalam kehidupan maupun dunia game, ia perlahan membangun identitas baru sebagai karakter yang memiliki potensi besar.

Jajaran pemeran utama sebelumnya telah mencakup Tatsumaru Tachibana sebagai Grid, Asami Seto sebagai Yura, Saya Fukuzumi sebagai Euphemina, dan Shuntaro Takayama sebagai Toon.

Sementara itu, enam pemeran baru kini bergabung. Riho Sugiyama akan mengisi suara Jishuka, Masaaki Mizunaka sebagai Toban, Yasushi Bonkobara sebagai Regas, Katsuya Fukunishi sebagai Vantner, Kohei Amasaki sebagai Pon, serta Shunichi Tok sebagai Faker.

Dari sisi produksi, Ayako Kono, yang sebelumnya terlibat dalam Sword Art Online Progressive, dipercaya menjadi sutradara di J.C.STAFF. Komposisi seri ditangani oleh Kenta Ihara, sedangkan Ryosuke Tanigawa bertanggung jawab atas desain karakter.

Musik anime akan digubah oleh Yoshiaki Fujisawa, sementara posisi sound director diisi oleh Yoshikazu Iwanami.

Trailer terbaru juga memperkenalkan lagu pembuka berjudul “SATISFY” yang dibawakan oleh Re:name. Cuplikan tersebut memberikan gambaran lebih jauh mengenai dunia Satisfy serta berbagai karakter yang akan menemani perjalanan Grid.

Overgeared berasal dari web novel karya Saenal yang kemudian mendapatkan adaptasi webtoon oleh Monohumbug dari REDICE STUDIO bersama Team Argo. Popularitasnya membuat seri ini menjadi salah satu karya fantasi Korea yang akhirnya mendapatkan adaptasi anime.

Kehadirannya juga mengikuti meningkatnya jumlah karya fantasi Korea yang masuk ke industri anime. Sebelumnya, beberapa judul seperti Solo Leveling, Tower of God, dan The Beginning After the End telah mendapatkan adaptasi animasi.

Dengan trailer kedua dan jajaran karakter yang semakin lengkap, Overgeared menjadi salah satu anime fantasy berbasis game yang cukup menarik untuk dinantikan pada musim gugur 2026.

Continue Reading

Berita Anime & Manga

Chainsmoker Cat Dihentikan di Hong Kong karena Penggambaran Rokok

Published

on

Auto Draft

www.gwigwi.com – Anime Chainsmoker Cat (Yani Neko) tidak lagi dapat ditonton oleh pengguna di Hong Kong setelah otoritas setempat menerima sejumlah keluhan dari penonton. Pemerintah Hong Kong menilai beberapa adegan dalam serial tersebut berpotensi melanggar aturan mengenai promosi dan iklan produk tembakau.

Setelah melakukan peninjauan terhadap sejumlah episode, pihak berwenang menyoroti kemunculan produk rokok dan merek nyata di dalam anime. Salah satu merek yang disebut terlihat dalam serial tersebut adalah Mevius, yang ditampilkan melalui kemasan produk secara jelas.

Menurut ketentuan yang berlaku di Hong Kong, materi audiovisual yang dianggap mempromosikan penggunaan produk tembakau dapat masuk dalam kategori iklan ilegal. Aturan tersebut dapat diterapkan meskipun kemunculan produk terjadi dalam sebuah karya hiburan atau cerita fiksi.

Persoalan tersebut kemudian berdampak langsung terhadap distribusi Chainsmoker Cat di wilayah tersebut. Platform streaming yang menyediakan serial tersebut akhirnya menghentikan akses bagi pengguna Hong Kong pada 17 Agustus 2026.

Keputusan tersebut membuat Chainsmoker Cat menjadi perhatian karena serial ini sebenarnya menggunakan kebiasaan merokok sebagai bagian dari humor dan satire. Protagonisnya digambarkan memiliki kebiasaan merokok dan berbagai perilaku yang berkaitan dengan gaya hidup tersebut.

Dalam ceritanya, aktivitas merokok tidak selalu ditampilkan sebagai sesuatu yang positif. Anime tersebut justru sering menggunakan kebiasaan sang karakter sebagai sumber komedi sekaligus menggambarkan berbagai konsekuensi buruk yang dapat muncul dari gaya hidupnya.

Namun, pendekatan satire tersebut tidak mengubah persoalan mengenai penggunaan merek rokok nyata. Bagi otoritas Hong Kong, kemunculan kemasan dan produk tembakau bermerek dalam materi audiovisual tetap dapat menimbulkan persoalan hukum apabila dianggap sebagai bentuk promosi.

Kasus ini menunjukkan bahwa karya anime atau film tetap harus mempertimbangkan regulasi lokal ketika didistribusikan ke berbagai wilayah. Sebuah adegan yang dapat dianggap sebagai bagian dari cerita atau parodi di satu negara belum tentu mendapatkan perlakuan hukum yang sama di wilayah lain.

Penghentian akses tersebut juga menjadi contoh bagaimana aturan mengenai produk tembakau dapat memengaruhi distribusi konten hiburan. Terlebih, Hong Kong memiliki regulasi yang ketat terhadap materi yang dianggap mempromosikan penggunaan produk tembakau.

Untuk saat ini, Chainsmoker Cat masih menjadi bahan pembicaraan setelah penayangannya dihentikan di Hong Kong. Belum diketahui apakah serial tersebut nantinya dapat kembali tersedia setelah dilakukan perubahan terhadap adegan atau elemen yang dianggap bermasalah.

Kasus ini sekaligus memperlihatkan tantangan yang dihadapi industri anime ketika membawa karya dengan tema atau elemen kontroversial ke pasar internasional. Penggunaan merek nyata dalam sebuah cerita fiksi tetap dapat menimbulkan konsekuensi regulasi, terutama ketika menyangkut produk yang memiliki aturan khusus seperti tembakau.

Continue Reading

Berita Anime & Manga

The Laid-Off Cheat-Granting Mage Ungkap Trailer Action Jelang Tayang Oktober 2026

Published

on

The Laid Off Cheat Granting Mage Ungkap Trailer Action Jelang Tayang Oktober 2026

www.gwigwi.com – Anime fantasy The Laid-Off Cheat-Granting Mage Enjoys a Second Lease on Life kembali memperlihatkan materi promosi terbaru melalui trailer penuh aksi. Cuplikan tersebut menampilkan berbagai pertarungan serta kemampuan Rein Garland, sang protagonis, menjelang penayangan perdananya pada Oktober 2026.

Anime ini diproduksi oleh P.A.WORKS dan diadaptasi dari versi manga karya Gyomuyomochi. Menariknya, versi manga memiliki sejumlah perbedaan yang cukup signifikan dibandingkan light novel orisinal karya Rokushima.

Cerita berpusat pada Rein Garland, seorang mage yang memiliki kemampuan khusus untuk memberikan peningkatan pada senjata dan perlengkapan. Selama bertahun-tahun, ia membantu memperkuat peralatan anggota guild tempatnya bekerja.

Namun, semua pengabdiannya berakhir ketika Rein justru dikeluarkan dari guild. Alasannya sederhana: seluruh perlengkapan yang mereka miliki dianggap sudah mendapatkan peningkatan darinya. Setelah kehilangan pekerjaannya, Rein memutuskan mengambil kembali seluruh enchantment yang pernah ia berikan kepada mantan rekan-rekannya.

Tindakan tersebut ternyata membuat Rein memperoleh kembali kekuatan yang selama ini ia salurkan kepada orang lain. Dari sinilah perjalanan barunya dimulai. Ia perlahan menyadari bahwa kemampuan enchantment yang dimilikinya jauh lebih luar biasa daripada yang selama ini ia bayangkan.

Dengan kekuatan tersebut, Rein memulai kehidupan baru sebagai petualang dan berusaha menemukan batas sebenarnya dari kemampuannya. Perjalanan tersebut kemudian mempertemukannya dengan berbagai karakter serta situasi yang membuatnya semakin berkembang.

Pengisi suara yang terlibat dalam anime ini cukup menarik. Daiki Yamashita berperan sebagai Rein Garland, sementara Lynn mengisi suara Lily Flambert, seorang petualang peringkat S. Pemeran lainnya mencakup Yoshino Aoyama sebagai Margaret Els, Miyu Tomita sebagai Mirabelle, Megumi Han sebagai Elsie Sora, Konomi Kohara sebagai Nina, Nobuhiko Okamoto sebagai Hanbun, Makoto Furukawa sebagai Cornelius, serta Rie Shibata sebagai Mother of Assassins.

Untuk produksinya, Shu Honma dipercaya sebagai sutradara. Yoko Yonaiyama menangani komposisi seri, sedangkan Tadahito Kiyosawa menjadi desainer karakter sekaligus salah satu kepala sutradara animasi bersama Masami Gohda.

The Laid Off Cheat Granting Mage Ungkap Trailer Action Jelang Tayang Oktober 2026

The Laid Off Cheat Granting Mage Ungkap Trailer Action Jelang Tayang Oktober 2026

Gohda juga bertanggung jawab atas desain karakter pendukung dan elemen komedi dalam anime tersebut. Kombinasi staf ini akan membawa kisah Rein dari seorang mage pendukung yang diremehkan menjadi petualang dengan kemampuan yang jauh lebih kuat.

Manga The Laid-Off Cheat-Granting Mage Enjoys a Second Lease on Life juga telah tersedia dalam bahasa Inggris melalui K-Manga. Dengan trailer action terbaru yang sudah dirilis, anime ini menjadi salah satu judul fantasy yang patut diperhatikan menjelang musim gugur 2026.

Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending